نخستین 200 خط.
Julia.
>Lihat apa yang kau lakukan.
Lihat apa yang kau lakukan lagi.
Kenapa kau tak bisa melakukan sesuatu dengan benar?
Kau menyedihkan, Julia.
Maafkan aku, Ibu.
Aku takkan menjadi menyedihkan.
Aku janji.
Aku putri yang baik.
Hijau - Mudah. Biru - Menengah. Hitam - Sulit.
Hei.
Di mana Ibuku?
Luke?
Apa kau melihat obatku?
Aku sudah keluarkan itu.
Sial.
Luke?
Luke?
Ada apa?
Aku mau kau ke apotek untuk belikan aku obat.
Aku tak bisa. Aku sudah telat kerja.
Kau serius?
Akhirnya datang juga. Kau telat satu jam.
Setidaknya aku datang.
Sepatu yang bagus.
Apa yang kau pakai?
Bung, kita mendaki.
Itu yang kita lakukan?
Kau tahu, aku menerima memonya.
Itu tepat setelah aku mengucapkan sumpahku,
Lalu pendamping dan pembawa cincinku hilang di pernikahanku.
Itu sebabnya kau tak memakainya?
Aku senang kau disini, kawan.
Aku hargai itu.
Omong-omong...
Apa yang terjadi dengan bulan madumu di Fiji?
Restoran membutuhkanku,
Dan Celine harus bekerja Fashion Week di Paris.
Jadi tak masalah.
Mari lakukan ini. Mari menikmati alam.
Kau mungkin sebaiknya tutupi kakimu itu.
Serangga akan sangat suka kulit putih pucat itu.
Semoga matanya seperti matamu.
Aku serius.
Aku tak suka mataku.
Apa yang kau bicarakan?
Kau memiliki mata yang indah. Intens.
Semoga dia memiliki senyummu.
Oke./ Ya, senyum yang itu.
Aku takut.
Ya, aku tahu, aku juga.
Terima kasih./ Terima kasih.
Tidak, maksudku, aku sangat takut.
Mungkin wanita di keluargaku...
...kehilangan semacam gen keibuan atau sesuatu.
Sayang, kau tak seperti Ibumu.
Aku bisa menjadi begitu kejam.
Ayolah. Kau harusnya lebih tahu soal itu.
Kau bukan kejam.
Kau seorang pejuang.
Lihatlah...
Sekedar ingin tahun, kapan terakhir kau ke sini?
Aku pernah ke sini sekali./ Kapan?
Kapan?
Ingat instruktur yoga?
Tidak... Tidak, tidak, tidak, tidak...
Itu tak termasuk. Cerita Busac, benar?
Dimana kau mabuk dan pingsan,
Lalu gadis hippie tak bisa membangunkanmu.
Mereka harus memanggil polisi hutan?
Terlepas dari situasiku, dan kegagalan sepatumu,
Aku rasa kita bisa tangani jalur menengah.
Aku lebih suka jalur "hijau". Bisa kita lewat jalur mudah?
Di sini indah, bukan?
Ini jelas sangat hijau.
Astaga.
Serius?
Itu hanya sisa.
Aku menyimpannya di mana-mana.
Dengar...
Aku hanya perlu tahu itu ada, oke?
Aku harus tahu itu disana./ Kenapa?
Agar aku tak panik.
Bung, aku baru keluar dari rehab.
Cal, kau melewatkan pernikahanku karena ini.
Aku tahu.
Ini tetap ada.
Terima kasih.
Sekarang, bantu aku dengan tasku.
Dasar pria tua.
Psychedelic Furs.
Tahun '77.
Tidak mungkin./ Jelas mungkin.
Kau percaya itu tahun '77?
Seolah kau makin memburuk,
Perlahan-lahan lebih buruk dengan ini.
Kau bisa berangkat kerja.
Sementara aku menyerahkan seluruh hidupku,
Karirku, untuk memiliki anak sialan ini.
Jangan sebut dia begitu. Tolong./ Aku bisa memanggilnya itu. Kau tidak.
Kau tak punya hak.
Ke mana kau pergi?/ Jauh.
Aku bisa melihat itu. Ke mana?
Aku harus melakukan sesuatu. Sendirian.
Kau tahu, kau tak harus melakukan semuanya sendiri, 'kan?
Kelihatannya aku harus.
Julia?
Julia?/ Apa?
Apa?
Aku tak bisa lagi melakukan ini.
Kau tahu?
Aku juga tidak.
Aku tak bisa menjadi orang yang kau inginkan.
Tidak lagi.
Jika kau berhenti menutup diri dariku,
Aku bisa berusaha memahamimu.
Kau tak bisa.
Kau tak bisa.
Kau serius?
Dengar, kau ingin kembali, maka jalanlah.
Maksudku adalah, jalan keluarnya...
...mungkin lewat jalan kita masuk.
Kau bilang itu jalur yang ditandai mudah.
Ya, aku tak begitu yakin saat gelap.
Hei.
Halo.
Kami...
Hai.
Tunggu dulu.
Julia Jordan?
Ya.
Caleb, Caleb Gray.
Benar./ Kau pasti bercanda.
Serius? Kalian saling mengenal?
Ya, ya.
Wow. Dunia memang kecil.
Aku dengar kau pindah ke kota setelah lulus.
Itu benar. Kau?
Mungkin di bus berikutnya.
Ini... Kau sering ke sini?
Di pikiranku, selalu.
Kau?/ Tidak cukup sering.
Tidak pernah. Dia tak pernah ke sini.
Jadi apa masalahnya?
Kami tersesat./ Kami tersesat.
Kami tersesat. Dan lihatlah dia.
Astaga, kau kelihatannya tahu apa yang kau lakukan.
Bisa kau tunjukkan kami jalan menuju parkiran...
...agar kami bisa pergi?/ Tunggu dulu.../Oke...
Apa maksudmu, parkiran? Kenapa?
Apa maksudku?/ Ya.
Tak ada senter atau tenda...
Bung, tak mungkin...
...aku mau tidur di alam terbuka./ Tunggu... Maaf, kau tak punya senter?
Soal itu...
Sinar matahari akan hilang dalam 6 menit lagi.
Tak mungkin kau bisa kembali gelap-gelapan.
Oke, berarti kita tetap disini.
Di mana tendamu?/ Semuanya di sana.
Ya, aku tidak merencanakan itu.
Oke, ikut aku.
Ayo./ Aku tak mau tidur disini.
Julia Jordan...
Kau punya pembuka kaleng?
Pisau Swiss Army?
Apa saja? Tidak ada? Bagus.
Bagaimana denganmu gadis pramuka? Apa yang kau punya?
Karena aku punya kerang Spanyol ini,
Diimpor dari Spanyol Utara.
Aku sangat ingin mencoba ini.
Kantong sisi luar./ Bagus.
Kemenangan!
Apa saja kesibukanmu beberapa tahun ini?
Selama 20 tahun terakhir?
Tidak banyak.
Sungguh?
Aku pikir kau sudah menikah dan punya tiga anak sekarang.
Tidak.
Kenapa kau di hutan ini sendirian?
Kau benar-benar ingin tahu?
Tentu.
Aku ingin temukan sesuatu yang disebut Pohon Harapan.
Pohon Harapan?
Di mana itu Pohon Harapan?
Itu tempat spesial yang sering aku datangi saat kecil.
Membuat harapan, selalu membuatku merasa lebih baik.
Omong-omong...
Kau tahu, saat kecil,
Aku sering bayangkan seperti apa rasanya berumur 20, 30-an.
Aku punya begitu banyak mimpi.
Aku rasa saat kecil, kita tahu segalanya.
Tidak...
Jika seseorang beritahu aku pada waktu itu,
Hidup takkan pernah terjadi seperti yang aku harapkan,
Apakah aku akan melakukan sesuatu secara berbeda?
Mungkin cobalah agar tak terkena kanker.
Tak penting apa yang kau lakukan atau tidak lakukan.
Kadang sesuatu terjadi begitu saja kepadamu.
Aku tahu satu.
Aku punya satu yang bagus.
No comments yet. Be the first to leave one.