نخستین 170 خط.
Subtitle oleh DramaFever Diterjemahkan oleh INDRAUPIK
Orang-orang bilang kau akan menemukan sesuatu yang baru saat liburan.
Apa ayah sedang kabur?
Kadang-kadang kita tersenyum melihat betapa sudah tumbuh besarnya mereka.
V, V, V!
Kadang-kadang kita terkejut melihat ada sesuatu yang baru dari anak-anak kita.
Seo Eon!
Apa hari ini kamu belum makan sama sekali?
Tolong bukakan ini untukku!
Mereka akan tumbuh seberapa jauh saat liburan ini?
Kentangnya siapa itu?
Ibu, ayah.
Ini lebih menyenangkan karena kita bersama orang-orang yang kita cintai.
Dan entah bagaimana, kita jadi lebih akrab berkat liburan ini.
Tentu saja, masalah-masalah yang harus dihadapi ayah saat pergi dari rumah.
Apa yang terjadi di saat liburan mereka?
The Return of Superman- Episode 85
'Let's Go On Vacation.'
Si kembar pergi berlibur ke Busan.
Beri ayah sebuah pijatan bahu.
Rasanya enak.
Sangat enak!
Ayah!
Seo Jun sudah bangun, ayo./Iya.
Kami datang, Seo Jun!
Seo Jun, kemarin kita pergi kemana?
Kita ada di Busan./Iya.
Saat kita tiba di sini, kamu bilang ini menakutkan.
Apa kau ingat itu?/Iya.
Lihat, ayah akan nyalakan lampunya.
Kemarin kamu bilang takut.
[Itu handuk-handuk menakutkan yang di gantung di tembok]
Eh?/Kemarin kamu bilang takut.
Jadi ayah lakukan ini untukmu. Lihat.
Ayah menutupinya dengan handuk dan selotip.
Ayo kita lihat laut.
Kita akan pergi melihat laut.
Satu, dua, tiga!
Buka tirai!
Itu lautnya!
Lautnya...
Hujan!
Ayah rasa telah salah memilih hari.
Hari ini hujan. Ah, yang benar saja.
Wow, masih saja ada orang yang berselancar di cuaca seperti ini.
Kamu naik ke papan dan berselancar mengarungi ombak.
Seo Eon, Seo Jun, hujan ini tak akan...
tak akan mempengaruhi liburan kita. Iyakan?
Kita akan pakai sesuatu yang agak tebal. Seperti seorang pria sejati, iyakan?
Yah?
Haruskah kita pergi ke sana?/Iya.
Ini./Kita akan pergi melihat orang berselancar?
Iya, bagus!
Berperilaku baik./Berperilaku.
Berperilaku./Hah?
Di sebelah sana./Mobil?
Bukan, di sebelah sana./ Apa kau mau pergi ke sana?
Iya./Oke.
Seo Eon, apa yang kau lakukan?
Apa-apaan ini?
Silahkan buka pintu, ayah mau masuk.
Bagaimana ini?
Seo Jun, kau harus tinggal di sini bersama ayah.
Seo Jun, Seo Eon. Haruskah kita minum yogurt di sini?
Iya./Oke, ayo kita ganti baju dulu.
Seo Eon, kau harus pakai sesuatu.
Kemarilah.
Terima kasih.
Itu kelihatannya seperti apa?
Itu apa?
Kemarilah!
Air, air.
Wow!
Air./Wow!
Mereka bermain bersama-sama.
Bagaimana kalau itu?
Dan ini?
Aku suka!
hati-hati! Jangan terlalu keras!
Yogurt pagi hari, sambil memandangi lautan. Bersulang!
Bersulang!
Ini pagi pertama kita di Busan.
Apa kalian ingin keluar melihat laut?/Iya.
Apa kalian mau lihat burung camar?/Iya.
Kalian sudah besar sekali. Kalian bahkan tak mencari ibu kalian lagi.
Kamu lebih suka ibu atau ayah?
Ayah.
Kamu lebih suka ibu atau ayah?
Ay.../Ayah?
Iya.
Ibu yang malang, sekarang apa yang akan kita lakukan?
Aku merasa tak enak dengan ibu kalian.
Kita harus bagaimana dengan ibu?
Seo Jun./Hm?
Siapa nama ayah?
Lee Hwi Jae./Lee Hwi Jae?
Siapa nama ibu?
Moon Geun Young.
Moon Geun Young./Moon Geun Young?
Geun Young, aku minta maaf.
Wow!/Wow.
Ini sarapan ala Amerika yang kalian pesan.
Mau mencobanya sedikit?
Siapa yang mau makan ini?/Aku!
Aku!/Jadi anak yang manis.
Apa aku manis?
Manis, manis.
[Mereka sudah berjuang keras untuk dapat sosis]
Tidak ada isinya./Tidak ada isinya.
Tentu saja... Ada!
Karena sekarang kita makan
sarapan gaya New York.
Jadi bagaimana kalau kita pergi ke New York?
Ke laut?/Iya.
Seo Jun, kamu mau melihat laut atau New York?
Laut atau New York?
Keduanya./Keduanya?
Apa kau barusan bilang keduanya?
Hati-hati. Seo Jun, hati-hati.
Hati-hati. Satu, dua, tiga!
Satu, dua, tiga!
Seo Jun./Iya?
Apa rambutmu habis dikeriting?
Air, air!
Lari, lari!
Wow, ada ombak besar datang!
Wow, wow!
Wow!
Seo Eon bermain-main sendiri.
Seo Eon sangat cocok di Busan.
Burung!/Burung?
Mana? Wow!
Kenapa merpatinya hanya ada satu di sini?
Dimana burung camarnya?
Ini aneh.
Kita menyewa tempat ini. Di sini tidak ada siapa-siapa.
Ini sih kebangetan.
Ini kebangetan, iyakan, Seo Eon?
Lempar!/Apa itu menyenangkan?
Hah?
Bersihkan.
Nanti ayah akan bersihkan./ Bersihkan!
Lagipula, ayah tak bisa bersihkan sekarang. Apa kamu tak suka pasir?
Seo Eon baik-baik saja pegang pasir! Kenapa kamu sok bersih!
Ayo. Seo Eon anak tangguh!
Seo Eon, itu bagus. Kamu harus menyentuh pasirnya.
Iya, anak pintar.
[Seo Jun dengan berani mengambil segenggam pasir]
[Kalau Seo Eon melakukannya, aku juga akan melakukannya]
Kau akan melemparnya, iyakan?
Kamu bisa melempar bola dengan baik.
Seo Eon, hati-hati! Seo Jun mau melemparimu!
Dia akan melemparnya!
Terima ini!
Aku sudah mengira ini akan terjadi. Ayah sudah menduga kau akan dapat masalah.
'Siapa yang menabur angin akan menuai badai'.
[Tiba-tiba, ayah Hwi Jae punya senyuman di wajahnya]
Seo Jun...
ini adalah sebuah cabai
Kamu belum pernah mencobanya 'kan?
Saat sup nasi dan dagingnya datang, kamu makan pakai sendok.
Dan pakai tangan yang satunya kamu makan cabainya.
Aku, juga./Seo Jun, juga.
Pegang ini. Siap.
Benar seperti itu.
Kenapa kamu makannya terbalik? Itu tidak pedas 'kan?
Di Busan, kamu harus coba sup nasi dan daging babinya.
Wow!
Wow!
Wow!
No comments yet. Be the first to leave one.