نخستین 154 خط.
Subtitle oleh DramaFever Diterjemahkan oleh Indraupik
The Return of the Superman, episode 106.
"Hadiah yang dibawa oleh kesabaran"
Halo, ayah!
Ayah!/Iya?
Iya?
Dingnong dimana.
Hah?/Dingnong.
Buku Dinosaurus.
Buku Dinosaurus?/Iya.
Di dalam kamar kita.
Ayah, tidak ada di sana.
Tidak ada?/Tidak.
Biar aku carikan untukmu.
Seo Jun akan mencarinya untukmu.
Seo Eon, Seo Jun. Kalian ingin ayah buatkan nasi goreng?
Tidak.
Aku menemukannya ayah!
Bermainlah dengan Seo Jun.
Ayah!/Iya?
[Dia turun dengan santainya, menghindari pandangan mata ayah]
Ta-da!
Siapa yang mengambil telur? Lee Seo Jun!
Ayah...
Hei!
Lihat apa yang terjadi!
Hei, kalian...
Hei!
Kemari, hentikan!
Siapa yang akan kena pukul?
Siapa yang memecahkan telurnya?
Kemarilah./Bukan aku.
Kamu yang memecahkan telurnya, iyakan?/Iya.
Seo Eon, juga, memecahkan di lantai.
Biar ayah lihat tanganmu.
Semangat, ayah!
Ini akan jadi lebih parah.
Ayah Hwi Jae melanjutkan memasaknya.
Ini terlihat lezat. Bagaimanakah rasanya?
Makanlah.
Enak tidak?/Iya.
Lee Seo Jun, kau tidak mau memakannya?
Aku akan memakannya./Cobalah.
Ini enak./Enak!
Rasanya enak? Ayah yang membuatnya.
Tidak. Ini enak.
Ah.
Bagus!
Seo Eon, kalau makan pelan-pelan.
Ayah, aku sudah selesai makan.
Aku rasa ayah Hwi Jae bukan seorang penjahat memasak lagi.
Oppa!/Jeong!
Oppa, bagaimana kabarmu?/ Baik-baik saja, kamu sedang sibuk apa?
Aku sedang memberikan snack ke putriku.
Dia sangat cantik.
Nona Jeong. Ayo pergi bersama-sama...
Aku mau pergi ke kafe anak-anak bersama Seo Woo.
Bisakah kau datang ke sana?
Akan sangat bagus jika kita bisa bertemu di sana.
Iya, ayo kita kongkow di "Kica."
Dan setelahnya makan daging kaki babi.
Tunggu sebentar!
Seo Woo, ini Paman./Paman!
Iya, ini Paman Hwi Jae. Sampai ketemu nanti!
Sampai ketemu nanti di Kica.
Tok tok!
Mereka imut sekali!/Halo!
Seo Woo, dia Paman Hwi Jae. Bilang halo.
Halo.
[Dia langsung memeluk Hwi Jae segera setelah bertemu dengannya]
Bagaimana kabarmu?/ Baik-baik saja, kamu sendiri?
Menurutku oppa berat badannya turun./Tidak.
Aku puas dengan kehidupanku./Iya, benar.
Anak kedua Jung Si Ah dan Baek Do Bin, Seo Woo.
Dimana bunga Seo Woo?
Aku bermimpi tentang hantu.
Bunga bermekaran.
Aku memperlakukan dia seperti keluarga bukannya formal.
Aku kenal dia sejak dia masih muda.
Aku bertemu dia di pernikahan seseorang, dan dia bilang Seo Eon sepertinya terlihat menyukai kaki babi.
Putrinya juga suka kaki babi.
Jadi, dia bilang kita akan makan kaki babi bersama-sama.
Itulah sebabnya kita bertemu dengan bawa anak-anak.
Lee Seo Eon, sapa Tante dengan sopan.
Halo.
Hormat./Halo!
Seo Jun, kamu dimana?/Aku di sini.
Kemarilah dan sapa Tante.
Ayo turun!
Lee Seo Jun!
Turunlah!
Na na na na boo boo!
Dia lucu sekali.
Seo Jun, turunlah. Sapa mereka.
Sapa Seo Woo.
Halo, halo!
Sapa aku!/Hormat yang sopan.
Halo.
Mengemaskan sekali!
Seo Jun.
Seo Woo, berapa usiamu?
4 tahun./4 tahun?
Aku 3 tahun!
Seo Jun, berapa usiamu?/Tiga.
Kamu lebih muda dari Seo Woo, iyakan?
Iya.
Apa kami terlihat cocok bersama?
Kalian berdua cocok.
Benarkah?/Kau terlihat seperti ayahnya.
Seo Eon, lihat!
Dia tidak peduli.
Mereka suka tempat semacam ini.
Anak laki-laki benar-benar membuatmu lelah secara fisik.
Anak perempuan sedikit berbeda secara emosional.
Mereka sangat berbeda.
Dimana mereka?
Kalian!
Ayo main kejar-kejaran.
Tangkap aku kalau kalian bisa!
Dia akan menangkapmu!
Dia menangkapmu!
Kalau begitu, aku akan menangkapmu.
Tangkap Seo Jun! Tangkap dia!
Larilah, Seo Jun!
Tangkap aku!
Aku akan menangkapmu!
Aku menangkapmu!
Dia sedang membaca sebuah buku.
Seperti seorang pelajar dari "The Paper Chase."
Tangkap Seo Jun!/Dia akan menangkapmu.
Aku ada di sini.
Dik, kemarilah!
Ayo tangkap aku!
Kena!/Kamu menangkap dia!
Apa kau sudah siap?
Kalian ada di sana!
Dia menemukan kita cepat sekali!
Seo Woo seorang tuan putri yang enerjik, dia tak pernah kelelahan.
Si kembar bersenang-senang bermain bersama Seo Woo.
Mereka sama-sama mendapat teman baru.
[Ini pertama kalinya kita melihat Seo Jun bertingkah seperti ini!]
[Untuk menghilangkan rasa panas, mereka makan es krim]
Terima kasih atas es krimnya!
Terima kasih!
Terima kasih atas es krimnya!
Punyaku yang rasanya jeruk.
Punyaku... rasa pisang.
Es krimmu rasanya pisang?
Punyaku rasa coklat./Benar.
Punyaku rasa coklat./Itu rasa coklat?
Dia berusaha melawak.
Bayi, coklat.
Ini bayi coklat?
Bukan, kakaknya coklat./Kakaknya coklat?
No comments yet. Be the first to leave one.