نخستین 200 خط.
Para pekerja Malden Mills, yang menanggulangi Kebakaran hebat pada tahun 1995,
Salam Hormat bagi para pendaki Everest,
yang telah menghadapi rintangan yang sulit diatasi dalam pencarian mereka menuju puncak.
Film ini didedikasikan untuk pahlawan (tersebut) dimanapun mereka berada.
Ada tempat yang menjulang tinggi di atas yang lain ...
sebuah tempat dimana mimpi-mimpi dikejar di atas awan,
sebuah tempat dimana hanya yang kuat dan beruntunglah yang bisa bertahan.
Atap dunia, dimana angin terdahsyat menerjang
adalah tempat yang terpencil dan mematikan, dimana manusia tidak dapat hidup.
Tiap helaan napas membakar paru-paru seperti api yang dingin..
Banyak yang telah tewas disana, di gunung yang dikenal dengan sebutan Everest.
Saat aku masih kecil, Ayahku bilang padaku...
bahwa gunung tertinggi di dunia adalah tempat tinggal dewa-dewa..
Kaumku, orang-orang Sherpa, adalah pemeluk Buddha.
Kami menyebut Everest dengan sebutan "Chomolungma," pada dewi yang bersemayam di puncak.
Selama 50 tahun atau lebih, mereka yang berusaha mendaki puncak gagal atau tewas.
dan pada tahun 1953, dua pendaki pertama telah mencapai puncak...
Edmund Hillary dan Ayahku, Tenzin Norgay.
Saat aku berusia 5 tahun,
Aku menyalakan lilin-lilin untuk menghormati dewa gunung,...
yang melindungi Ayahku di puncak gunung.
Ia bilang gunung-gununglah yang memberinya kekuatan lebih.
Kurasa dialah orang yang paling berani di dunia.
Sekarang, 43 tahun usai pendakian hebatnya di Everest,
Aku berlatih untuk upaya pendakianku sendiri.
Kurasa ini sudah mengalir dalam darahku.
Hal pertama yang kupelajari adalah menopang diri.
Ini satu-satunya cara untuk menghentikan dirimu bila terjatuh...
dan meluncur ke bawah pada lereng curam yang licin.
Ayahku adalah seorang pahlawan.
Sebelum beliau meninggal, Ayahku memperingatkanku akan bahaya di Everest.
Namun aku merasa ada semacam dahaga untuk menghidupkan legenda-nya kembali,
makanya aku ingin mencobanya.
Musim semi ini, Jamling akan bergabung dengan sebuah ekspedisi Everest ...
yang dipimpin oleh Ed Viesturs dari Seattle.
Ed telah mendaki Everest empat kali.
Ia berlatih setiap hari, bahkan saat dia sedang liburan di Utah.
Well, Aku mengumpulkan tim yang terdiri atas pendaki berketrampilan tinggi...
untuk membantu seorang ilmuwan yang mempelajari geologi di wilayah Everest.
Tahun ini, Paula, tunanganku, yang akan jadi manajer Basekamp kami.
Kami akan ke Everest dua minggu usai pernikahan kami.
Kubayangkan kalau Everest akan jadi tempat yang murah untuk bulan madu kami.
Perbedaan antara aku dan Ed adalah...
saat kami bersepeda selama 4-5 jam, aku menyebutnya sebagai latihan serius.
Ia menganggapnya sebagai pemanasan.
Pendaki ketiga dari tim Everest ini adalah...
akan dilakukan oleh pemanjat muda dari Barcelona.
Araceli Segarra telah mendaki gunung tinggi sebelumnya,,
namun ia lebih terkenal karena keterampilannya sebagai pemanjat tebing.
Aku suka pergi ke pantai dan hang-out biasa,
tapi aku lebih menyukai panjat gunung.
Aku tidak berusaha untuk membuktikan sesuatu. Aku hanya suka memanjat..
Beginilah hasratku, itu saja..
Jika dia berhasil mencapai puncak Everest,
Araceli akan jadi wanita Spanyol pertama dalam sejarah yang melakukan hal tersebut.
Bahkan saat dia berlatih di Meksiko,
Tujuan utama Araceli terletak separuh jalan di belahan bumi lainnya
Gunung Everest adalah sebagian dari rentetan pegunungan tinggi di dunia..
Himalaya, yang membujur 1,500 mil melintasi Asia.
Jauh dibawah puncak licin Himalaya...
berdirilah ibukota Nepal, Katmandu,
yang berjemur di lembah subtropis yang hangat..
Aku cinta kota ini.
Pada tahun 1953, Katmandu adalah titik pemberangkatan..
Ayahku dan Hillary.
Pada 15 Maret, aku dan rekan setim-ku berkumpul disini untuk membahas rencana akhir.
Para pendaki harus datang ke Katmandu...
untuk membantu seorang ilmuwan dari Inggris, Roger Bilham.
Roger ingin tim-nya untuk meletakkan alatnya di ketinggian Gunung Everest...
agar ia bisa mempelajari geologi-nya.
Sumiyo Tsuzuki dari Jepang akan mendokumentasikan ekspedisinya.
Aku tidak tahu apa aku cukup kuat.
Aku belum pernah mendaki Everest. Aku harus menyaksikannya.
Kami punya 3 ton perlengkapan secara keseluruhan,
dan mungkin separo atau 2/3-nya berupa makanan.
Ini sudah jadi mimpiku, kau tahu, sejak aku masih kecil, untuk mendaki di atasnya.
Besok kami menumpang helikopter sampai lereng kaki gunung Everest.
Sumiyo bergabung denganku memutar roda sembahyang...
untuk melantunkan doa akan bahaya yang terbentang di depan.
Saat aku melihat helikopter Rusia usang yang telah Ed sewa,
Kurasa kami butuh untuk berdoa sebanyak yang kami bisa.
Helikopter kargo ini tidak bisa terbang sama tingginya dengan Base Kamp,
namun ia mampu memberi start permulaan, hingga 9,000 kaki.
Dari sana, kami akan berjalan sepanjang 30 mil menuju basis gunung Everest.
Aku suka mendaki gunung tertinggi di dunia.
Banyak dari mereka yang terbentang di sini, di Himalaya.
Hasrat Araceli adalah mendaki gunung-gunung tinggi.
Misi Roger Bilham adalah memahami bagaimana mereka (gunung tinggi) terbentuk.
Benua-benua sebenarnya bergerak, dan saat 2 lempeng daratan besar bertubrukan,
semua bebatuan tersebut harus bergerak ke suatu tempat, dan karenanya mereka pun naik.
Dan tabrakan itulah yang mendorong pegunungan Himalaya.
Sekitar ratusan juta tahun yang lalu, daratan yang kita sebut sebagai India...
mulai bergerak ke utara, menuju Asia.
Karena benuanya bertumbukan dengan pelan, India terselip di bawah Asia.
Bebatuan yang ada diantaranya terhimpit dan tertimbun ke atas, membentuk Himalaya.
India masih mendorong jauh di bawah lempeng Asia,
jadi tiap tahun, Gunung Everest tumbuh sekitar seperempat inci lebih tinggi.
Di ketinggian 29,028 kaki,
Gunung Everest menjulang 5,5 mil di atas permukaan air laut.,
membuatnya jadi gunung tertinggi di Bumi.
Gunung-gunung tinggi terbentuk oleh banyak pergerakan kecil...
yang akan Roger coba catat dengan penerima Satelit G.P.S.
Roger itu, uh...
Ia gembira saat ia menjelaskan apa yang ia tahu padamu.
Itu adalah hidupnya, geologi.
Dorongan bawah tanah yang kuat mendorong pegunungan ini...
setinggi 5 mil juga menyebabkan gempa yang hebat.
Di desa seperti Khumjung, beberapa rumah dibangun untuk bertahan dari getaran semacam itu.
Kami tak bisa meramalkan gempa, tapi mungkin,
jika tim kami berhasil melakukan pengukuran GPS di atas Everest...
yang akan membuat data gempa kami jadi lebih akurat.
Di atas punggungan bukit nyaris di ketinggian 13,000 kaki...
berdiri sebuah biara Buddha terpencil yang diketahui bernama Thyangboche.
43 tahun yang lalu, Ayahku...
berhenti di biara ini untuk meminta restu untuk mendaki Gunung Everest.
Orang-orang Sherpa meyakini bahwa dewa gunung...
melindungi mereka yang menghormatinya,
namun kebanggaan dan keangkuhan bisa membuat mereka murka...
dan dapat meyebabkan penderitaan yang hebat, bahkan kematian.
Dengan gerombolan 60 Yak untuk membawa peralatan kami...
kami menuju Base Camp, 5,000 kaki dari sini.
Karena para pendaki mendaki lebih tinggi, mereka beresiko terkena penyakit ketinggian.
Namun jika mereka naik secara bertahap,
tubuh akan beradaptasi dengan sendirinya pada daerah beroksigen rendah.
Ini yang disebut dengan "Mengaklimatisasi."
Jumlah sel darah merah menggandakan diri makanya darah dapat menyimpan oksigen lebih banyak.
Hanya bertahan di ketinggian 29,000 kaki saja adalah sebuah tantangan untuk memecahkan fakta medis ini.
Seorang manusia yang datang langsung dari ketinggian laut menuju puncak Everest...
akan tidak sadarkan diri selama beberapa menit, dan dia akan mati sesudahnya.
Mereka yang telah meninggal di Everest...
dihormati dengan monumen batu yang disebut dengan "chortens."
Kau berjalan ke Khumbu, kau akan melihat banyak chorten.
Kau memikirkan tentang orang-orang yang meninggal di gunung yang akan kita daki.
Well, ini membuatku berpikir akan keselamatanku sendiri
Pada 2 April, kami mencapai kaki gunung Everest.
Di gletser besar inilah, kami mendirikan basekamp.
Bersebelahan dengan tenda kami adalah lusinan dari ekspedisi lain,
semua dengan tujuan yang sama...
sebuah puncak yang 2 mil lebih tinggi lagi.
Ed khawatir dengan banyaknya tim yang ada di gunung,
dan beberapa dari mereka menunjukkan amat kurangnya pengalaman.
Dari basis operasi ini, Jamling bertugas untuk mengelola perbekalan...
dan mengrimnya ke atas dengan orang Sherpa terkuat ....tim summit.
Kebanyakan orang Sherpa seperti aku bisa membawa muatan berat disini...
tanpa merasa kesakitan atau kesulitan bernapas.
Darah kami membawa lebih banyak oksigen.
Jadi saat kubilang, " Mendaki sudah ada dalam darahku," aku tidaklah bercanda.
Saking banyaknya aku menyukai setiap orang yang ada di tim,
entah bagaimana aku tidak pernah menyangka akan membawa 30 orang dalam bulan maduku...
30 orang yang kelaparan.
Kepala kokinya dipanggil Chyangba.
Ia selalu bernyanyi dan tertawa...
dan ia orangnya benar-benar lucu.
Beberapa kali dalam sehari di Basekamp...
kau mendengar gemuruh longsoran salju.
150 orang telah meninggal di Everest.
Sekitar sepertiga dari mereka tewas akibat longsoran salju.
Diharapkan kami mengikuti rute yang sama...
seperti yang ditempuh Ayahku dan Edmund Hillary pada summit di tahun 1953.
Ada 3 zona utama bahaya.
Yang pertama adalah air terjun es Khumbu,
dimana menara-menara es raksasa bisa tumbang tanpa peringatan.
Diatasnya lagi adalah permukaan Lhotse yang curam dan licin,
yang naik terus tanpa henti sepanjang 4,000 kaki.
Zona bahaya ketiga adalah punggung gunung tenggara, dekat dengan puncak.
Air terjun es-nya adalah sungai yang membeku, dalamnya sekitar 500 kaki,
yang mengalir pelan ke bawah hampir 4 kaki per hari.
Beberapa dari bongkahan es raksasa beratnya mencapai 40 ton lebih,
dan jika mereka tiba-tiba bergerak mereka bisa melibasmu dalam hitungan detik.
Di atas air terjun es, kami banyak menggunakan tangga
yang mana cukup memakan waktu agar terbiasa.
Aku mending memilih jatuh agak lebih dini,
karena untuk selanjutnya aku tidak mau terjatuh lagi.
Saat kau memandang je bawah, "Sedalam apa celah gletsernya?"
Well, aku tidak ingin tahu.
Orang Sherpa bilang jika kau terjatuh di atas celah gletser,
kau akan jatuh hingga menuju Amerika.
Usai kami mendaki melewati air terjun es,
kami menuju kamp Tengah, dimana kami harus tinggal selama beberapa minggu untuk melakukan aklimatisasi.
Jika kau naik terlalu ke atas terlampau dini, kau berisiko terkena edema
dimana paru-parumu mulai terisi dengan cairan dan itu bisa membunuhmu.
Di kamp Tengah, para pendaki diharuskan untuk lebih banyak meminum air,
yang mana mereka peroleh dengan melelehkan salju.
Udara kering menghisap embun dari tiap helaan napas dan juga dapat menyebabkan batuk bagi mereka
Batuk tiba-tiba telah membuat 2 tulang rusuk Sumiyo retak.
Manakala porter menuju ke Paula di bawah, di basekamp,
mereka membawa video pada Paula karena ia ingin tahu kalau aku baik-baik saja.
Lagipula, ini adalah bulan madu kami.
- Mari lihat apa yang kita punya. - Ya, mungkin kita akan memasak...
mungkin daging panggang iris tipis...
disajikan dengan mustard.
Ini terlihat seperti sarapan di, uh, Basekamp. Dan itu amat membosankan.
Aku sekarang mulai memikirkan es krim...
dengan coklat.
dan sedikit krim di bagian atasnya
kayaknya enak.
Khas cewek.
7 Mei. Usai 5 minggu di ketinggian 22,000 kaki,
tim sudah melakukan aklimatisasi.
Tiap tetes darah sekarang mampu membawa lebih banyak oksigen.
No comments yet. Be the first to leave one.