هماهنگ با نسخه‌های زیر

I am Sorry but I Love You E096 Webrip
ناشر indri danti22

برچسب‌ها

webrip
web
BRip
تاریخ انتشار: 2022-03-13
تعداد دانلود: 17
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Ibu!

Jae Min.

Ibu.

Jae Min.

Mo Ah!

Dari tadi aku mencarimu. Sedang apa kamu di sini?

Apa kamu melihat Jae Min? Dia tadi ada di sini.

Mo Ah, kendalikan dirimu!

Jangan terkejut dengan perkataanku ini.

Do Hoon bukan...

Mo Ah.

Ternyata kamu di sini juga.

Kenapa kamu menatapku seperti itu?

Hanya saja

aku mendadak merasa kasihan kepadamu.

Tolong jangan seperti itu.

Sebenarnya aku kemari untuk meminta maaf.

Do Hoon, kamu melihat Jae Min?

Apa? - Mo Ah.

Jae Min belum meninggal, bukan?

Kamu memalsukan kematiannya seperti yang kamu lakukan padaku.

Berhentilah bermain-main dan bawa dia kepadaku.

Mo Ah.

Nam Koo, ada apa dengannya?

Bawa Jae Min kepadaku. Bawa dia kepadaku!

Mo Ah, jangan. Kamu tidak boleh melakukan ini.

Mo Ah, kenapa kamu seperti ini?

Kendalikanlah dirimu. - Mo Ah, kumohon.

Ini aku. Apa kamu tahu siapa aku?

Nam Koo...

Pergilah. Katakan apa yang ingin kamu katakan lain kali saja.

Do Hoon adalah anak CEO dan aku bukan siapa-siapa.

Sampai hal itu berubah, aku tidak akan bisa menghukumnya.

Tenanglah dan dengarkan aku.

Shin Do Hoon bukanlah...

Jong Dae?

Ada sesuatu yang tidak kamu pertimbangkan soal buta warna.

Apa? - Seperti katamu,

seorang ibu yang buta warna hanya bisa memiliki anak buta warna.

Tapi jika seorang anak buta warna, bukan berarti ibunya juga.

Maksudku Do Hoon masih mungkin merupakan anak kandungnya.

Tes DNA akan membuktikan segalanya.

Berikan DNA Do Hoon kepadaku dan aku akan urus DNA Nyonya Hong.

Ke mana Mo Ah pergi?

Dia tampak baik-baik saja beberapa hari terakhir ini.

Jangan khawatir. Dia bilang dia sedang mencari pekerjaan.

Itu dia. - Hati-hati.

Astaga, apa yang terjadi?

Mo Ah, apa kamu sakit?

Kurasa dia agak pusing. Dia harus berbaring.

Tidak, aku sudah lebih baik.

Terima kasih, Nam Koo.

Kalau begitu, aku akan pergi.

Terima kasih. Hati-hati di jalan.

Mo Ah, apa kamu baik-baik saja?

Ya.

Apa? Mo Ah menjambak rambutmu?

Itu tidak masuk akal. Sekarang dia sudah kelewatan.

Bukan begitu. Sebenarnya, dia bertingkah aneh.

Seolah-olah dia telah kehilangan akal.

Apa?

Tidak mungkin.

Apa kamu mengatakan bahwa dia sakit jiwa?

Bagaimana jika dia datang mencari Young Hwa?

Kamu jangan pernah mendekati Mo Ah.

Apa Ibu pikir dia akan mencoba menyakitiku?

Orang yang tidak waras bisa menyerang siapa saja.

Dia tampak kesal setelah mengetahui kehamilanmu, jadi, berhati-hatilah.

"Bengkel Nam Hui"

Halo, ini aku. - Hai, Jong Dae.

Aku akan meninggalkan kalian berdua untuk bicara.

Terima kasih.

Apa kamu mendapatkan hasil tesnya?

Lihat.

Do Hoon bukan anak CEO Shin.

"Laporan Tes DNA"

Sebenarnya aku merasa kasihan kepadanya.

Dia akan hancur jika mengetahui bahwa dia bukan anak kandungnya.

Apa yang bisa dia lakukan selain kembali ke kehidupan lamanya?

Sementara itu, dia kehilangan istri dan anaknya.

Nasib seseorang siapa yang tahu.

Kamu mungkin harus memberi tahu Mo Ah.

Mo Ah tidak ada di kamarnya?

Tidak. Hanya ada ponselnya.

Mungkin dia pergi ke bengkel.

Halo, Bu. - Apa kamu melihat Mo Ah?

Tidak, aku datang untuk menemuinya.

Ke mana dia pergi dalam keadaan seperti ini?

Kabar Ibu baik?

Ya, dan ibu senang kamu tinggal di rumah.

Jadi, apa Mo Ah menelepon?

Tidak.

Dokter mengatakan bahwa bulan-bulan awal sangat penting,

jadi, tetaplah waspada terhadap Mo Ah

karena dia mungkin akan menyakitimu.

Sekarang mari kita pergi memeriksakan kesehatanmu.

Do Hoon juga ingin ikut, mari tunggu sebentar.

Apa ada seseorang di dapur?

Mo Ah, sedang apa kamu di sini?

Ibu sudah pulang.

Aku sedang menyiapkan makan malam.

Mo Ah, ada apa denganmu?

Young Hwa, kamu juga di sini.

Ibu, ada apa?

Jae Min! Jae Min, makan malam sudah siap.

Young Hwa, pergilah. Pergi ke atas sekarang juga.

Kamu mau ke mana? Aku bilang makan malam sudah siap.

Mo Ah, lepaskan.

Lepaskan dia sekarang juga!

Ayo. Ayo pergi dari sini.

Nam Koo, kenapa kamu kemari?

Maaf, tapi aku lebih suka kamu tidak datang lagi.

Kamu melihat Mo Ah?

Pergi. Pergi sekarang juga!

Kenapa kamu melakukan ini kepadaku?

Aku tidak akan pergi tanpa Jae Min.

Mo Ah, kumohon. Kendalikan dirimu.

Kenapa kamu masih di bawah?

Do Hoon, syukurlah kamu ada di sini.

Bawa Mo Ah pergi dari sini. Dia benar-benar sudah gila.

Aku tidak gila.

Kenapa kalian bilang aku gila?

Jangan hanya berdiri di sana.

Nam Koo, bawa dia pergi sekarang juga.

Mo Ah, ayo pergi.

Di mana kamu menyembunyikan Jae Min?

Jangan coba-coba.

Mo Ah, sudah cukup!

Ayo pergi.

Nam Koo.

Astaga, ibu hampir mengalami serangan jantung.

Young Hwa, apa kamu baik-baik saja?

Astaga. Dia sudah tidak waras.

Dia sudah gila.

Astaga.

Ayo kita pulang.

Tidak, tidak tanpa Jae Min.

Kendalikan dirimu!

Melakukan ini tidak akan membawanya kembali.

Jae Min sudah meninggal.

Jangan bilang begitu karena itu berarti dia sudah mati.

Tapi mana mungkin Jae Min meninggal dan mereka tampak biasa saja?

Jangan seperti ini. Kembalilah ke kenyataan.

Aku juga ingin tetap waras, tapi mereka tidak membiarkanku.

Ini akan membuatmu sadar.

Tidak ada yang akan membuat perbedaan.

Tidak mungkin aku terbangun dari mimpi buruk ini.

Shin Do Hoon bukan putra CEO Shin.

Apa katamu?

Dia tidak punya hubungan dengan CEO Shin.

Hidupmu, Do Hoon, dan Jae Min

tidak perlu hancur seperti ini.

Kamu mengerti?

"Laporan Tes DNA"

Sekarang pikiranmu sudah jernih?

Bagaimana mungkin?

Bagaimana mungkin Do Hoon bukan anak kandungnya?

Siapa orang pertama yang menemukan Do Hoon?

Pamannya.

Kalau begitu... - Dia memalsukan laporan tes DNA.

Tapi aku ingin tahu alasannya.

Dengan kepergian putranya, dia pasti menjadi CEO berikutnya.

Ibu tidak akan menyerah mencari putranya.

Kalau begitu,

dia melakukan semua ini agar bisa mengambil alih perusahaan.

Ibu dan Ayah mungkin tidak tahu.

Mungkin saja.

Kamu mau ke mana?

Untuk menceritakan kabar ini.

Aku harus memberi tahu mereka bahwa Do Hoon bukan anak kandung mereka

dan bayi yang Young Hwa kandung bukanlah cucu mereka.

Kumohon jangan. Kita harus menyelidikinya lebih dahulu.

Tidak, aku tidak akan menunggu lagi.

Aku harus menunggu padahal hidupku dan putraku dihancurkan orang asing?

Putraku meninggal di tangan orang asing.

Jadi, mereka harus tahu.

Mereka harus tahu bahwa anak yang mereka cintai bukan anak mereka.

Aku tidak sabar untuk melihat tatapan dan ekspresi wajah mereka.

Hui Joo bilang tadi Mo Ah datang. Ada apa?

Tidak ada apa-apa.

Omong-omong, aku berniat memberikan semua sahamku kepada Do Hoon.

Setelah kamu pensiun, kita harus membantu Do Hoon menjadi CEO.

Ada apa? Bukankah itu yang kamu inginkan?

Jangan bilang kamu akan memberikan posisi itu kepada Tae Jin.

Sahammu urusanmu, sahamku urusanku.

Masih terlalu dini bagi Do Hoon untuk menjadi CEO.

Sayang!

Sedang apa kamu di sini? Apa lagi sekarang?

Kenapa kamu membuat keributan?

Mo Ah, silakan duduk.

Aku minta maaf atas kejadian tadi.

Semoga Young Hwa baik-baik saja.

Sekali lagi, kuucapkan selamat.

Tidak perlu.

Sejujurnya, aku tidak ingin ucapan selamatmu.

Jadi, kamu ingin bicara soal apa?

Aku ragu itu penting.

Dia mungkin datang untuk berbohong lagi.

Berhenti merusak kebahagiaan orang yang berusaha menjalani hidup.

Sudah saatnya kamu dan Do Hoon melanjutkan hidup.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left