نخستین 200 خط.
Kau ingat pertama kali suamimu melihatmu bugil?
Kau ingat rasanya bagaimana?
Kau ingat apa yang dirasakannya?
- Seks yang luar biasa! - Astaga!
- Seks yang hebat! - Astaga!
- Lagi? - Tentu saja.
Sekarang, ini mungkin sedikit lebih sulit.
Kau ingat kedua kalinya suamimu melihatmu bugil?
Annie, kau ikut?
- Kita akan terlambat. - Bangunlah, pemalas!
- Annie! - Sial.
Hey, semua, aku benar-benar kesiangan.
- Baiklah, kau bisa temui kami nanti. - Oke, itu terdengar..
- Aku melihat bokongmu disana. - Benarkah?
Aku belum pernah melihat bokongmu sebelumnya.
Aku tak punya pilihan.
Secara tak sengaja kami membiarkan pintu terbuka.
Bisakah kau bayangkan dunia jika secara tak sengaja kau lupa tutup pintu?
Aku suka bercinta denganmu.
Bercinta denganmu ku suka.
Bagi Jay dan aku,
Beberapa bulan kemudian menjadi kabur..
..atas keseringan bugil, keringat, buruk, seks yang luar biasa.
Baiklah. Aku bisa melakukannya.
Astaga!
Aku mungkin kelaparan setelah ini. Sudah lama sejak terakhir aku makan.
Aku bisa membuatkanmu roti isi.
Kita mungkin bisa membeli Burrito setelah ini.
Baiklah.
Oh, tidak!
Astaga.. Demi..
Akui saja..
Ereksi.
Astaga. Kau ingat ketika ereksi?
Ereksi kapan saja.
Ketika angin berhembus.
Ketika dia makan makanan tertentu.
Ketika dia menonton film apapun.
Ketika dia mengantuk.
Ketika dia bangun.
Selamat pagi.
Kadang, dia ereksi ketika tahu jika aku datang sebelum Jay menyadarinya.
Annie?
Kemanapun kami pergi dan yang kami lakukan, kami selalu melakukan seks.
Apa menurutmu kita seharusnya melakukan ini disini?
Sayang, jujur saja, ku kira tak ada orang yang menyadarinya.
Itu bukan hanya sekedar seks.
Kami tahu jika akan selalu ada seks disetiap tikungan.
Lalu itu terjadi..
Ayah.
Ibu.
Jay dan aku ada kabar penting.
Kami saling mencintai, aku hamil, dan kami akan menikah.
- Ulangi sekali lagi? - Sayang, tunggu. Apa?
- Apa kau yakin? - Ya. Aku sudah melakuan tes 3 kali.
Bukan, sayang. Maksud Ibu, apa ini saat yang tepat?
Kalian masih sangat muda dan siapa yang tahu apa yang terjadi selanjutnya?
Greg?
Jay.
Ya. Dari mana asalmu?
Tn. dan Ny. Grovner, Aku tahu kita baru bertemu.
Dan ketika pertama kali aku bertemu Annie, aku tahu jika dia jodohku.
Dan menurutku, saat kalian sudah mengenalku,
Kalian akan merasa lebih baik soal ini dibanding saat ini..
..karena aku sangat mencintai putri kalian.
Aku mencintaimu.
Astaga.
Sampai jumpa, sex.
- Ayah! - Walt.
- Apa? - Apa?
- Mereka bohong, kan - Ya, tentu saja.
Menurutku begitu.
- Tidakkah kita terlalu muda? - Kita memang muda.
Tapi kita saling mengenal satu sama lain.
Greg, kan?
Ya, aku Greg.
Dengar, begini menurutku, menurutku mereka benar.
Kita tak tahu apa yang terjadi dimasa depan.
Tapi aku juga berpikir jika apapun yang akan terjadi dengan kita,
Mari kita hadapi saja, benar?
- Ya. - Kau tahu..
Tapi bagaimana dengan urusan seks?
Apa kau masih akan bercinta denganku meskipun aku besar, gendut dan hamil..
..lalu kemudian ketika aku telah menjadi seorang Ibu?
- Ya, tentu saja. - Sungguh?
Sayang, penisku bisa melihat masa depan. Itulah kenapa kita menyebutnya Nostracockus.
Bagaimana denganmu? Apa kau masih ingin bercinta denganku?
Ya, aku masih akan bercinta denganmu.
- Benarkah? - Ya!
Kau tahu kenapa aku ingin bercinta denganmu?
- Bokongku? - Karena bokongmu, sayang.
Kami berjanji pada diri kami jika tak ada yang berubah.
Dan kami tidak akan membiarkannya.
Meskipun itu terkadang akan menjadi canggung,
Kami akan membuatnya berhasil.
Bisakah kah sedikit berputar..
- ..kearah kanan.. - Yup.
Ku rasa sudah bagus.
Ku rasa itu membuat perutku terguncang.
Kau tahu? Aku akan memegang payudaramu.
Tapi hati-hati. Payudaraku sedang sensitif, dan sedang tidak bagus.
- Dimengerti, memegang dengan lembut. - Baiklah, yang lembut.
Penisku akan masuk.
Itu akan menjadi judul albumku.
Kami sudah bertekad. Dan seringya, kesuksesan.
Lalu tibalah saatnya.
Astaga!
Kau melakukannya dengan bagus, sayang. Kau melakukannya dengan hebat!
Katakan padanya dia melakukannya dengan hebat!
Anakmu sudah hampir keluar, jika kau ingin melihat.
Ya.
Wow!
Itu salah satu lobang yang serba guna.
Kau jelaskan padaku..
Sejak saat itu, semuanya benar-benar berbeda.
Tidak perlu diragukan lagi.
Aku segera kembali.
Bukannya kami tak mencoba.
Biar aku saja.
Dan jika satu membuatnya sulitm dua membuatnya hampir tidak mungkin.
Sayang,
Mari kita coba untuk bercinta minggu depan..
..ketika Ibuku datang untuk makan siang, oke?
Aku akan membuatmu seperti bercinta..
Sekarang, kau ingat terakhir kali melihat suamimu bugil?
- Jay. - Ya.
Aku butuh sedikit bantuan.
Aku akan terlambat untuk urusanku jika aku tidak kemari..
..dan segera mandi. Bisakah kita bertukar tempat?
Kau tahu, tidak usah dipikirkan.
Pertanyaan utamanya adalah, bagaimana kau mendapatkannya kembali?
Baiklah, semuanya! Ayo berangkat!
Clive, jika kau ingin pakai seragam, kau harus segera ganti pakaian, teman.
Sebentar lagi. Ini benar-benar penting.
Apa yang sedang kau kerjakan?
Ini video presentasi buku tahunanku untuk acara kelulusan hari senin.
Ini benar-benar mengagumkan, sobat.
- Darimana kau belajar melakukannya? - Ini sangat mudah, Ayah.
Hey, simpankan untuk Ayah yang bukan hanya sekedar "Video 1", bisa?
Baiklah. Ini Video 1.
Hey, Clive. Ayah memintamu untuk melakuan sesuatu, kan?
Jangan meremehkanku.
Waktunya berangkat ke sekolah. Aku tunggu Ayah dimobil.
Nell, apa kau sudah siap?
Nanti saja.
- Baiklah, semuanya! Ayo berangkat! - Tungu, sayang. Sebentar!
Aku berangkat!
Aku juga berangkat!
Ibu membuatkanku dua jenis roti isi. Jellu dan selai kacang.
- Ya, sayang. - Wow.
Dah, sayang. Semoga berhasil dengan pertandinganmu.
- Semoga lancar dengan pekerjaanmu, Bu! - Terima kasih, Sayang.
Clive, pasangkan sabuk pengaman untuk adikmu, bisa?
- Sayang, kau sudah mengemas barangya? - Ya, tentu sudah.
Jangan lupa mampir untuk membeli..
Bohlam. Itu priotitasku. Hey.
Pasti akan berjalan lanjar.
Astaga, apa ini benar terjadi?
Apakah aku akan menjual blog-ku demi uang? Mungkinkan itu?
Itu akan luar biasa. Untuk segalanya.
Ayah, aku bisa terlambat lagi!
- Ya! Ayah segera kesana, semuanya! - Ayo!
Ya, Clive! Ayah dengar..
Ini hanya aku atau si sulung memang agak menyebalkan?
Jangan bilang begitu. Sungguh, sayang.
Aku hanya bilang. Dia bertingkah sangat menyebalkan.
Jangan bilang seperti itu.
Hey, kita harus sedikit bercinta secepatnya.
- Aku suka itu. - Ya, aku juga.
Mungkin hari kamis.
Luar biasa. Karena rasanya sudah lama sekali.
- Benar, kan? - Ya.
Terakhir kali ketika kita mendapat handuk itu dari Bed Bath & Beyond.
- Benar. Itu suda lama sekali. - Ya, diskon bahan linen.
Dengar, kita tak bisa membahasnya sekarang,
Karena kita harus segera pergi.
Bukan waktu yang tepat. Harus segera berangkat!
Memang sangat sulit untuk mendapatkan waktu ketika ada anak-anak.
Yang ada dipenghujung hari, kita berdua justru kelelahan.
- Itu benar sekali. - Kau tahu?
Mungkin suatu malam, kita lebih baik bercinta daripada nonton Project Runway.
Kita akan merekam Project Runway di TiVo.
Itu mungkin alasan kenapa TiVo diciptakan. Agar orang bisa bercinta.
Ayah. aku masih tak mengerti.
Kenapa kita beraktifitas setiap hari, lalu tidur dimalam hari?
Dan kemudian, beraktifitas lagi..
Lalu tidur lagi dimalam hari?
Begitulah kehidupan.
Kapan itu berakhir?
Tidak akan.
- Itu akan berakhir ketika kita mati. - Jangan begitu, sobat. Oke?
Bukankah aku bisa menjadi bosan melakukan hal sama terus menerus?
Tidak.
Tapi Ayah dan Ibu merasa bosan.
Itulah yang terjadi dengan pernikahan.
Siapa kau?
Ayah, Nell melakukannya lagi.
Nell, keluarkan jarimu dari bokongmu.
Siapa yang akan membersihkan jarinya?
Hei! Hentikan! Tidak!
No comments yet. Be the first to leave one.