Chocolate

Chocolate (초콜릿)

دانلود زیرنویس Indonesian

Specials

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Chocolate (2019) Sub Indo Lengkap
ناشر hanaoki
Credit for Sultan Khilaf

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2020-03-25
تعداد دانلود: 47
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

SELURUH KARAKTER, TEMPAT, PERUSAHAAN, DAN KEJADIAN

DALAM DRAMA INI ADALAH FIKSI

EPISODE 1

Aku sudah berlari lama sekali

untuk datang kepadamu.

Terkadang

aku ingin berhenti.

Terkadang

aku hampir tersandung dan terjatuh.

Dan terkadang

aku tersesat.

Tapi karenamu,

aku sampai sejauh ini.

Setelah sekian lama waktu berlalu,

ini

adalah permulaan kisah kami.

WANDO, 1992

RESTORAN BADA

Baiklah.

Kau menangkap banyak ikan?

Tentu saja! Aku dapat banyak!

Aku tadi takut kapalnya karam.

Terima kasih.

Ibu, masuklah. Sebentar lagi aku menyusul.

Baik. Datanglah ke restoran kami untuk makan siang.

Baiklah.

Kuberi tahu. Ini...

Kudengar ini cokelat Belgia.

Temanku di penangkapan ikan laut dalam membawanya.

Jangan simpan untuk nanti, makan saja semuanya, ya?

Astaga.

Pergelangan tangannya bisa patah.

Aku ingin mengantar ke restorannya.

- Kenapa tak memberitahunya? - Memberi tahu apa?

- "Su-hui! Aku jatuh cinta padamu! - Apa?

Maukah kau menikahiku..."

Astaga, kau bicara apa?

Ayahmu pasti tak akan membiarkannya.

Bagaimana jika dia bangkit dari kubur dan menghajarku?

"Dasar berengsek.

Sadar posisimu. Kubuat kau lompat ke laut!"

Kenapa tak mencobanya dan lihat apa dia akan bangkit dari kubur?

Astaga, Nak. Kau ini bocah pemberani.

Apa yang harus kulakukan denganmu?

Mau lompat ke laut bersama?

HARI INI GURITA, PAUHI, DAN BAWAL SEGAR

- Teri asin. - Apa?

Kudengar dagingnya tak akan hancur

jika menambahkan teri asin di atas halibut saat memanggangnya.

Itu benar.

Itu mengeraskan dagingnya dan mencegahnya hancur.

Ada apa? Apa tidak enak?

Biar kucicipi.

Kau benar. Ini tidak enak.

Kurang sesuatu.

Bukan gula atau sirop beras.

Ubi kering.

Itu untuk sapi.

Ini untuk kita.

Aku iri pada sapi. Mereka bisa makan makanan enak.

RESTORAN BADA

Makanlah.

Tapi aku tak punya uang.

Aku tak memintamu membayar.

Silakan.

Halo.

Silakan masuk.

Siapa gadis itu? Dia temanmu?

Katanya dia belum makan sejak tadi malam.

Astaga.

Dia sungguh tahu cara menikmati makanannya...

Tunggu.

Apa dia menangis?

Kau menggigit batu?

Kau menggigit cabai pedas?

Makanan ini sangat lezat

hingga membuatku terlalu bahagia.

Kau mau tambah nasi?

- Tidak perlu. - Akan kubawakan nasi.

Kembalilah untuk makan siang.

Jika kau kembali,

kubuatkan kau cokelat shasha.

"Cokelat shasha" ?

Aku juga koki.

Kau boleh datang kemari kapan pun kau lapar.

Kau tak perlu membayar, jadi, jangan khawatir.

Hei, Cha-young!

Sedang apa kau di sini?

Semua orang mencarimu.

Kau makan?

Ibu akan sangat marah padamu.

Beratmu naik 1,2 kg.

Astaga, 1,2 kg...

Apa kau sudah gila?

Hei!

Audisinya dua hari lagi. Kau berjuang sangat keras untuk menurunkan berat badan!

Seberapa banyak kau makan?

Dia makan semangkuk penuh nasi, Ibu. Dia menjilat bersih mangkuknya.

Sayang.

Aku membawa ayam goreng.

Aku membuatnya di dapur hotel untuk mengenang masa lalu,

dan semua bilang ini sangat enak. Cobalah sepotong, Sayang.

Cha-young, katamu kau ingin makan ayam goreng Ayah.

Sekaranglah saatnya.

Kau bangga pernah menjual ayam goreng di pasar pinggiran kota?

- Sayang, ini... - Astaga, aku sangat malu.

Kita akan kembali ke Seoul, jadi, nyalakan saja mobilnya.

Liburan selesai.

Cha-young, gosok lebih keras agar bengkaknya reda.

Wajahnya sangat kecil. TIdak bengkak sama sekali.

Ibu, boleh aku menjadi aktor alih-alih Cha-young?

Kembalilah untuk makan siang.

Jika kau kembali,

kubuatkan kau cokelat shasha.

Ayah, menepi. Aku harus makan cokelat shasha.

Kami sudah selesai menyajikan makan siang.

Apa kau Kang?

Ya.

Siapa nama ayahmu?

Namanya Lee Jae-hun.

Kau murid pandai? Apa nilaimu bagus?

Aku biasanya dapat nilai tertinggi atau tertinggi kedua di kelas.

Tapi sering kali, aku dapat nilai tertinggi.

Ibu! Ada pelanggan!

Aku mendengar rumor akhir-akhir ini.

"Lee Jae-hun, yang akan mewarisi Rumah Sakit Geosung,

kawin lari dengan putri pembantu

dan meninggal muda.

Lalu kini, kakaknya, Lee Seung-hun, bertindak seolah

- Geosung miliknya." - Ibu.

Ibu, aku tak tahu siapa yang memberitahumu itu, tapi...

Aku balik nama lahan di Osan

ke nama suamimu untuk membangun pusat jantung,

tapi kudengar kalian berencana menjualnya.

- Itu... - Akan kujelaskan.

Akan menjadi milik kalian setelah aku mati.

Jadi, itu tak terlalu penting.

Kecuali saudarimu, hanya kau,

putra sulungku, yang bisa mewarisi seluruh harta.

Bu, ini salah paham.

Maksudku, Ibu. Aku tak pernah terpikir melakukan hal semacam itu.

Maaf telah mengecewakanmu,

tapi ternyata adikmu, Jae-hun, punya putra.

Jadi, kini aku punya rencana cadangan.

Tolong pikirkan Jun, bukan Seung-hun.

Jun sepertimu, jadi, dia cerdas dan pandai.

Itu benar.

Lupakan aku, Ibu. Tolong pikirkan cucu tertuamu, Jun.

Jun jelas bisa...

Siapa namanya? Kang?

Menurutmu dia bisa mengalahkan Jun, putra mereka?

Aku berencana mewariskan Geosung kepada seseorang yang cakap dan kompeten.

Tolong jauhkan Kang dari pertengkaran keluarga.

Seperti yang kau lakukan selama ini,

tolong teruskan berpura-pura dia tak ada.

Kang dan aku akan hidup

dengan tenang di sini...

Kau pikir aku meminta pendapatmu?

Cucuku telah kehilangan dan menyerahkan banyak hal

karena ibu yang payah sepertimu. Kau sadar itu?

JANGAN SENTUH, SAN SAKIT

ADIK KECIL KANG

Hei, hentikan!

Kubilang, hentikan!

Kau tak bisa baca tulisannya?

San sakit.

Jangan ganggu dia!

Kau mendorongku karena anjing kampung bodoh itu?

Tanganku tergores. Sialan.

Maaf aku mendorongmu. Aku sungguh minta maaf.

Tapi jangan sebut San anjing kampung bodoh.

Dia adikku...

Benar, tinggal saja dengan anjing bodohmu sampai mati.

Kenapa kau membuatku kesal?

Jika kau kemari untuk makan,

makan saja lalu pergi.

KANG, SAN

San, kau pasti ketakutan.

Semua baik-baik saja.

Aku di sini untukmu.

Dasar sial!

INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT GEOSUNG JEONNAM

Kau bisa mendengarku?

Jawab aku.

Kapan Dr. Kim tiba?

- Katanya sebentar lagi. - Sebentar lagi?

- Astaga, kita harus bagaimana? - Astaga.

Tidak apa. Hanya luka kecil, jangan khawatir.

Bagaimana jika dia trauma?

- Astaga. - Tidak. Bagaimana ini?

Kau tak apa-apa. Ada yang sakit lagi?

Jun, beri tahu dokter jika ada yang sakit lagi.

Kau harus memberitahunya. Dia akan memeriksanya.

Mari bersihkan lukanya.

Tak ada yang serius, jadi, jangan cemas. Akan segera kuredakan sakitnya.

- Bawa dia ke ruang operasi. - Baiklah.

- Baik, ayo. - Baiklah.

Ayo, kita pergi.

Dokter!

Bukankah Kang lebih membutuhkan operasi?

More Indonesian subtitles for Chocolate

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left