هماهنگ با نسخه‌های زیر

A Good Day to Be a Dog S01E10 VIU WEB-DL
ناشر Luh_Fil

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
تاریخ انتشار: 2023-12-13
تعداد دانلود: 64
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

"Cha Eun Woo, Park Gyu Young"

"Lee Hyun Woo"

"A Good Day To Be A Dog"

"Sponsor produksi"

"Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, KOCCA"

"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"

"Dalam drama ini hanyalah fiksi"

"Semua hewan direkam di bawah pengawasan ahli"

"Selamat sudah tidak menjadi anjing. Tidak apa-apa. Kini kamu manusia"

Kalau begitu, apa itu artinya kamu benar-benar mengencani Matematika?

Jangan terlalu sering tersenyum dan memberikannya.

Kamu bilang belum mau memberi tahu sekolah.

Bisakah kita berhenti di sini dan kembali?

Mereka berdua harus menghadapi kekalahan seperti aku.

Mereka harus menderita seperti aku.

Mereka pasti saling mencintai.

Apa mereka harus menunjukkan kasih sayang di depan umum di sekolah?

Ini tidak ada hubungannya dengan kita.

Astaga. Tentu saja. Sudah lebih dari seabad

sejak DNA kencanku diaktifkan.

Kenapa wajahku ada di dinding itu?

Kenangan itu. Mungkinkah itu ingatanku?

Hari ini, aku di sini sebagai manusia, bukan anjing.

Rasanya sangat berbeda.

Yul tidak ada di rumah sekarang?

Dia menginap di rumah temannya.

Sebenarnya aku meninggalkan sesuatu di sini kali terakhir aku datang.

Biar kucari itu.

Kenapa ini tidak terbuka?

Pasti rusak.

Tekan saja lebih keras.

Kamu mau menonton film?

Ada satu yang ingin kutonton.

Bu Han. Aku baru sadar kita bukan di sekolah sekarang.

Kalau begitu, boleh aku melakukan apa yang kuinginkan?

Aku pingsan beberapa hari lalu.

Aku harus tahu kenapa itu terjadi.

Kamu meninggalkan ladang rumput karena wanita yang sudah mati.

Hanya untuk menjalani hidup tanpa tujuan di sini.

Tapi wanita yang sudah mati itu bahkan tidak menginginkannya.

Bo Gyeom.

Sepotong besi yang pernah merasakan darah

terus ingin merasakan darah lagi, jadi, itu terus menarik darah.

Tapi aku tidak yakin bagaimana perasaan sang majikan.

Ada apa denganmu?

Kamu punya mainan yang bagus.

Pergilah sekarang.

Baiklah.

Aku akan pergi.

Tapi Pak Jin pria yang baik.

Apa ini benar-benar perlu?

Darah Cho Young bahkan belum kering.

Lagi pula, kamu roh gunung.

Tugasmu bukan menghukum orang.

Kamu harus mengawasi yang hidup...

Aku sudah meninggalkan gunung.

Aku bukan lagi roh gunung.

"Episode 10"

Pasti enak.

Kamu tidak mau makan?

Aku akan makan setelah mengelap bibirmu.

Kamu masih membawanya.

Omong-omong,

kamu menyadari Bo Gyeom bersikap aneh belakangan ini?

Pak Lee?

Aku melihatnya sekilas kemarin.

Rasanya aneh. Seolah-olah dia orang yang berbeda.

Apa terjadi sesuatu dengannya?

Tunggu.

Mungkin dia kesal karena kamu ke sana dengan tangan kosong.

Mungkinkah begitu?

Kamu baik-baik saja?

Minumlah ini.

Jika ada tempat yang ingin kamu tuju, kita harus pergi ke sana.

Kalau begitu, kita harus pergi ke Sungai Han.

Kita juga harus berkemah.

Astaga, ke mana lagi? Ke mana kita harus pergi?

Hei, ada apa?

Aneh.

Ada apa?

Biasanya, anjing berlari ke arahku karena mereka menyayangiku.

Tapi belakangan ini, aku merasa mereka menghindariku.

Mungkin karena kutukanmu telah diangkat.

Ya! Ayo ke taman hiburan juga.

Bagaimana kalau besok? - Tentu.

Kamu yakin tidak apa-apa? - Ya. Aku baik-baik saja.

Kurasa kamu tidak baik-baik saja. - Tidak.

Hei.

Suhu tubuhmu di atas 39 derajat Celsius.

Kamu tidak boleh ke mana-mana dengan kondisi seperti ini.

Aku ada kencan. Kami akan ke taman hiburan.

Sempurna, bukan?

Halo?

Halo. Namaku Jin Seo Won.

Ya. Halo.

Bagaimana keadaan Bu Han?

Kurasa dia terserang flu.

Tapi dia bersikeras untuk pergi berkencan.

Aku tahu permintaanku banyak, tapi aku harus meneleponmu.

Tolong jaga dia baik-baik.

Aku sudah terlambat sekarang.

Kita harus makan bersama Hae Na kapan-kapan.

Baiklah.

Hampir lupa.

Sepertinya aku akan pulang sangat larut.

Selamat bersenang-senang.

Semoga berhasil.

Pacarku tampan bahkan dalam mimpiku.

Kamu mau berbaring denganku?

Apa?

Cepat.

Di sini hangat.

Lenganku sakit sekarang.

Ranjangku terasa sangat nyaman sekarang.

Pacarku juga wangi.

Kamu mau ke mana?

Kemarilah.

Di sini terasa nyaman.

Ini dari masa lalu. - Astaga.

Kita sedang karyawisata atau di pekan mode?

Kamu terkena flu?

Menjauhlah dariku.

Ayolah.

Lihat. Ini jurnal perjalanan dari Dinasti Qing.

Bapak baik-baik saja?

Bapak terkena flu? - Bapak baik-baik saja?

Bapak baik-baik saja.

Kamu menularkan itu kepadanya, bukan?

Tidak. - Begitukah?

Ini peta kuno.

Begitu rupanya. Kuning sekali. - Benar.

Pegunungannya tampak sangat bulat.

Benar sekali. - Benar.

Lihatlah gunung di sini.

Teruslah melihat-lihat, Anak-anak. - Baiklah.

Bukankah mereka terlalu kecil?

Benar sekali. - Benar.

Hei, kita harus ke arah mana? Lihat ini.

Buka.

Muridmu, Tuan Muda Soo Hyun, datang.

Pak, ini Soo Hyun.

Mak Soon.

Kemarilah.

Baik, Nyonya.

Bayiku bergerak.

Astaga.

Menarik sekali, Nyonya.

Benarkah? - Ya.

Min Ji A.

Mereka?

Kejadiannya sudah lama.

Firasatmu bagus sekali.

Tapi mereka bilang itu rahasia untuk saat ini.

Rahasia apa?

Mereka berdua berkencan.

Kamu tidak tahu? - Tidak.

Hei.

Jadi, anjing ini. - Apa maksudmu?

Anjing dengan cerita yang melibatkanmu.

Aku... Apa?

Hei.

Itu sepatu untuk mayat.

Sepatu yang dipakai saat mendandani mayat.

Jika aku tahu ada sepatu untuk mayat,

aku juga akan membelikan sepatu yang bagus untuknya.

Kenapa kamu terus mengepel lantai rumah kosong ini?

Agar aku bisa pindah ke sini.

Kamu rubah. Bersikaplah seperti itu. Kamu harus pergi ke sarangmu.

Di sarang dingin.

Tunggu.

Apa ini tempat yang hangat?

Astaga. Lantai ini hangat sekali.

Aku takjub bagaimana manusia bisa memikirkan hal-hal baru seperti itu.

Kamu akan membakar bulu di ekormu.

Apa? Apa ekorku keluar lagi?

Astaga. Tidak keluar.

Omong-omong,

aku tidak tahu ini untuk apa.

Kenapa kamu menyimpannya jika tidak tahu apa itu?

Begitu menguasai kemampuanku untuk berubah menjadi manusia,

aku akan turun ke tempat manusia tinggal.

Ttaeng Pal.

Manusia tidak tahu terima kasih dan kejam.

Jangan berpikir untuk bergabung dengan mereka.

Tapi kapan kita akan mendapatkan batu itu? Apa itu disebut batu api?

Sudah lebih dari setahun.

Dia pasti sudah lupa. Tidak perlu menunggu.

Aku tahu dia diam-diam menunggunya.

Berhenti!

Minggir!

Berhenti!

Jangan menghalangiku.

Berhenti! - Minggir!

Minggir!

Perhatikan langkahmu.

Berhenti!

Kamu baik-baik saja? - Aku baik-baik saja.

Lewat sini!

Datanglah setelah kamu menaruhnya. - Baiklah.

Oleskan ini pada lukamu dari jatuh tempo hari.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left