Vivo

Vivo

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Vivo 2021 NF WEB-DL-ION10-CMRG
ناشر Kang_Ritel
Retail from Netflix

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
تاریخ انتشار: 2021-08-06
تعداد دانلود: 67
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Asere, ¿qué bolá?

Croquetas frescas!

Kau siap, Vivo?

Baik. Mari kita bekerja.

Hei, Hadirin sekalian Pertunjukannya di sebelah sini

Di sebelah sini

Hei, kami sudah siapkan untuk kalian Penampilan yang memikat hati

Di sebelah sini

Jadi, berkumpullah, Teman-teman Mari kita mulai

Mempersembahkan satu-satunya Vivo!

Apa ini menyala?

Berkumpullah. Ayo!

Penonton sedikit Ini masalah kecil

Begitu pertunjukan dimulai Penonton akan ramai

Dua blok dari rumah Tempat yang biasa

Kami tampil di plaza Saksikan aksinya

Hadirin sekalian Aku Vivo Kinkajou

Apa itu kinkajou?

Kurasa kau siap belajar hal baru

Lihat aku berayun dan bernyanyi Semua hal yang terpikir

- Untuk membuatmu menjerit - Hei

Lo le lo lai, lo le lo lai, lo le lo lei

- Lai le lo lei - Itu Andrés. Dia bernyanyi…

Hei

Lo le lo lai. Lo le lo lai, lo le lo lei

Lai le lo lei

Kau dan aku, kita memang istimewa

Menjaga irama, setiap saat

Oye! Kami bagian dari tradisi

Waktu dan presisi Dua musisi yang terbaik

Saat kami bersaing Waktu terus berjalan

Kuentakkan irama clave Lihat

Saat orang melempar peso Kami lakukan ini seharian

Setiap hari, jadi dame un beso

Cium aku

Aku segera kembali, lihat ini.

Hei

Lo le lo lai, lo le lo lai, lo le lo lei

Lai le lo lei

Kau dan aku, kita memang istimewa

Menjaga irama, setiap saat

Kau mungkin berpikir

Kenapa kinkajou bermain musik di Kuba?

Rumahmu di hutan hujan, 'kan?

Mungkin aku jatuh dari peti kemas

Aku pun sampai di tempat baru Chorusnya baru

Aku ingat aku lapar Dan lari dari orang yang lebih lapar

Mengejarku ke pohon ini, tapi tebak Siapa yang menolong membawa tres- nya?

Andrés. Ya. Dan dia memainkan musiknya untukku

Dari mana asalmu, chiquito ?

Kau sangat suka musik, ya?

Turunlah dari pohon

Kau bisa tinggal bersamaku

Tapi siapa sebaiknya namamu?

Kau suka musik dan penuh semangat. Aku punya nama yang cocok untukmu.

Vivo!

Jika kalian suka, isi topinya

Ayo teruskan, isi topinya

Jika kalian suka, isi topinya

Aku Vivo Lebih cepat dari kucing biasa

Jika kalian suka, isi topinya

Ayo teruskan, isi topinya

Jika kalian suka, isi topinya

Ya, aku sudah beradaptasi

Kau dan aku, kita memang istimewa

- Menjaga irama - Menjaga irama

- Tepat pada waktunya - Tepat pada waktunya

- Hei! - Lo le lo lai, lo le lo lai, lo le lo lei

Kami suka, jadi kami isi topinya Ayo teruskan, kami isi topinya

Kau dan aku, kita memang istimewa

Menjaga irama, setiap saat

Tepat pada waktunya

Lai lo lei lo lai lo lei lo le lo le lai

- Lo lai - Tepat pada waktunya!

Teman-teman, itulah caramu hidup di Havana, Kuba.

Presisi, pengaturan tempo, tak ada momen sia-sia.

Meskipun Andrés dan aku punya bahasa berbeda,

bila menyangkut musik, kami sangat selaras

sampai kami saling melengkapi frase musik.

Pertunjukan bagus seperti biasa, Vivo. Kau lapar?

Kau mau croqueta ?

Mungkin mangga?

Ada yang suka mangga.

Kau mungkin berpikir bila melihat kami, "Hidup mereka sempurna."

Dan kau mungkin benar. Tapi…

sampai surat itu datang.

Baiklah.

Kau

mendapat surat.

Marta?

Tapi bagaimana?

Marta? Siapa Marta?

Siapa Marta?

"Kata-kata apa yang bisa kutulis di surat setelah bertahun-tahun kita berpisah?"

"Saat aku bersiap untuk pensiun, aku dibanjiri kenangan

akan musik indah yang pernah kita ciptakan bersama.

Entah apa kau bisa memaafkanku yang tanpa kabar

sejak kita berpisah bertahun-tahun lalu.

Tak ada yang lebih berarti bagiku selain kita bernyanyi bersama lagi."

"Konser perpisahanku tanggal 16 Juni di Mambo Cabana di Miami.

Jika kau datang membawa tres , aku tahu kau merasakan hal yang sama.

Semoga ini belum terlambat. Amor , Marta."

Aku tak percaya ini. Marta Sandoval!

- Kau bilang Marta Sandoval? - Pertunjukan terakhir Marta?

- Tunggu. Siapa Marta? - Kau akan ke Miami?

Tidak. Kami pergi dari apartemen ke plaza. Itu rute kami, dua blok.

Kau harus pergi, Andrés.

Akhirnya kalian bisa tampil di Miami bersama.

Apa? Tidak! Di sinilah penonton kami.

- Aku tak bisa ke Miami. Aku sudah tua. - Bagus. Sadarilah batasanmu.

Teman-teman, ayo patungan. ¡Suelta el billete!

Andrés y Marta. Qué romántico.

Jangan terbawa suasana.

Siapa Marta?

Halo?

Hei! Siapa Marta?

Tunggu.

Ini kau?

Kukira kau selalu tua.

Jadi, kalian seperti duet?

Marta.

Dia adalah bintang di Havana.

Dia punya suara paling merdu di seluruh Kuba.

Dan dia juga cinta sejatiku.

Tapi aku tak pernah mengatakan perasaanku.

Semua orang tahu kelak dia akan menjadi bintang besar.

Mi canción

Suatu malam,

setelah penampilan sukses lainnya, aku tahu momenku tiba.

Akhirnya aku menemukan keberanian untuk menyatakan perasaanku.

Tapi saat itu kami disela oleh promotor dari Amerika Serikat.

Dia menawarkan Marta kesempatan tampil di Mambo Cabana di Miami.

Marta berbunga-bunga.

Mimpinya akhirnya terwujud.

Dan, pada saat itu,

aku sadar jika aku memberitahunya isi hatiku,

dia mungkin tak akan mengikuti impiannya.

Jadi, aku merahasiakan perasaanku

dan diam saja.

Tanpa dia, Havana terasa hampa.

Begitu pula denganku.

Semua cintaku, semua kesedihanku,

kutuangkan ke dalam lagu.

Itu lagu yang terlalu menyedihkan untuk dimainkan.

Sebuah lagu

yang tak akan pernah didengar Marta.

Inilah lagunya, Vivo.

Lagu terakhir yang kutulis.

UNTUK MARTA

Wah. Dia tak pernah sempat mendengarnya.

Menyedihkan sekali.

Tapi sekarang, Temanku, aku mendapatkan hadiah terbesar.

Kesempatan kedua!

Apa yang kedua?

- Kita akan pergi ke Mambo Cabana! - Mambo apa?

Ada sebuah tempat

Berkilo-kilo meter jauhnya Tempat irama mengentak keras

Dan tak pernah berhenti Dari situlah kau tahu

Kau sudah sampai di Mambo Cabana

Jantungmu akan berdebar

Horn akan mulai ditiup Dan melenyapkan keinginan untuk tidur

Ini kesempatanku untuk menari bersama lagi

Di Mambo Cabana

Mambo Cabana…

Pelan-pelan, semua ini terlalu cepat

Kita tinggalkan kampung halaman Membawa catatan dari masa lalu

Tidak!

Tetaplah tinggal dalam hidup yang kita bangun

Dengan lagu yang kita bawakan

Vivo, jangan takut!

Ini belum terlambat

Ini belum terlambat

Ini belum terlambat

Apa yang terjadi?

MAMBO CABANA

Aku bisa melihat Dan mendengar semuanya, Temanku

- Menghibur di aula itu, bersamamu - Apa? Tunggu!

Dan Marta bernyanyi dengan sangat merdu

Tapi melodi yang dia nyanyikan adalah milikku…

Ini belum terlambat

Andrés!

Ini belum terlambat

Ke la Cabana

Ini belum terlambat

Ini belum terlambat

¡Vamos mañana!

Mambo Cabana

Aku tak percaya kau mempertimbangkan ini.

Vivo, kau juga senang, ya?

Tidak! Aku tak senang.

Kita bukan orang Miami. Kita dari kota kecil.

- Kita penyanyi plaza. - Tenang. Semuanya akan baik-baik saja.

Tangkap!

Hei!

Dengar, Vivo.

Aku harus mengantarkan lagu ini ke Marta.

Dia harus tahu aku mencintainya.

Hanya satu lagu.

Aku membutuhkanmu, Nak!

Hei, Vivo, kau mau ke mana?

More Indonesian subtitles for Vivo

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left