نخستین 200 خط.
Aku sedang mengadakan turnamen.
Dan aku mengundang para pengemudi terbaik untuk bertanding.
-John? -Ssst?
Kami menyebut diri kami The Dolls.
Jurang pemisah antara orang dalam dan luar
semakin besar setiap hari.
Aku akan ikut turnamen itu.
Aku akan berharap bisa meruntuhkan semua tembok kota.
Keadaan di luar parah, John. Dan makin buruk.
Monster ini mengejarku. Siapa dia?
Sahabatku!
Sayangnya, kau meleset dari semua organ vitalnya.
Saat kau jadi penyintas terakhir,
semua orang akan tahu Sweet Tooth yang terbaik.
Dengar, aku kepikiran, ikutlah denganku.
-Kebetulan aku lagi senggang. -Ah!
Kudengar kau dan Quiet pasangan yang hebat.
Seperti masa lalu.
John dan aku akan ambil jalan memutar.
Namaku Mayhem.
Kau sedang melihat pengemudi terbaik
-di Pantai Barat. -Buktikan.
Kau sama sekali tak tahu apa yang sedang kau lakukan.
Apa-apaan itu?
Ini tidak ada di ujian akhir!
Kalau kalian mau menang,
kalian butuh senjata khusus.
Dan senjata spesial paling mematikan
hanya bisa ditemukan di Diesel City.
Bagus sih, tapi kita tidak punya uang.
Kita akan mencurinya.
Kau mau mencuri banyak senjata dari tempat ini?
Sepertinya kau butuh rencana untuk itu.
Kebetulan aku punya.
Jadi begini aturannya.
Aturan utama di Diesel City adalah tanpa kekerasan.
Belasan penembak jitu di sana menjamin hal itu.
Kau mati, pasti karena peluru mereka.
Diesel City hanya untuk pembeli.
Jadi berapa pun bensin yang kau bawa
akan ditukar dengan mata uang mereka.
Dan meski pasar itu punya banyak senjata keren,
yang super keren,
senjata paling mematikan hanya bisa ditemukan
jauh di ruang pribadi Kaisar,
terkunci di dalam brankas dan memang ada alasannya,
ini senjata pengubah permainan,
senjata spesial kelas-S, barang paling kejam.
Mereka punya kaisar di sini? Keren.
Rintangan terbesar adalah membuka brankas itu.
Saklar yang mengendalikan pintu
ada di atas sana, di menara gagak.
Jadi bagaimana kita masuk ke ruang pribadi itu?
Hanya pelanggan dengan bayaran tertinggi yang boleh masuk.
Dan orang-orang dengan uang terbanyak
adalah perwakilan dari kota orang dalam.
Aku rasa istilah resminya adalah sekumpulan bajingan tolol.
Kau menyamar bersama mereka,
dapatkan tanda pengenal,
boom, kau sudah masuk.
Biar aku yang pimpin kali ini.
Serius? Kamu?
Ya, aku.
Aku dulu pernah tinggal bersama orang dalam.
Aku tahu cara kerja otak mereka.
Kau bahkan tahu apa itu hors d'oeuvres?
Dan kau takkan percaya bagaimana mereka mengeja itu.
Dengar, bagaimana kita bisa menyamar?
Maksudku, kita kotor sekali.
Aku bahkan tak tahu ini darah siapa.
Nih.
Tuan dan Nyonya Tolol siap bertugas.
Oke, jadi saat kalian berdua mencari brankas,
aku akan menyelinap ke menara gagak dan membuka pintunya.
Kalian punya 30 menit untuk sampai ke sana.
20 menit, ya.
Apa? 30 menit.
Ya, itu maksudku.
Kalian harus cepat masuk keluar, oke?
Mayhem, kau tetap di sini.
Kalau keadaan kacau, kita butuh sopir kabur.
Oh, tentu saja!
Aku pasti bisa bawa kita keluar dari sini.
Dia siap untuk ini?
Ya.
Kunci, dasar tolol!
Terima kasih.
Oke.
Kalian siap menampilkan koleksi musim semi terbaru?
Wow.
Kau terlihat seperti kotoran longgar.
Astaga.
Kita siap?
Ya, siap.
Baiklah, ayo.
Dadaah. Jangan mati di dalam.
Persembahan untuk Kaisar?
20 keping masing-masing.
Selamat datang di Diesel City, tempat perdagangan tercipta
dan konflik tidak ditoleransi.
Selamat berbelanja.
Ingat, pintu brankas, 30 menit.
Pilihan yang berani.
Ksatria Nebraska.
Kudengar mereka mengambil alih Topeka
dan lalu membunuh sisa penegak hukum di sana.
Kurasa mereka boleh pakai topi tolol sesuka hati.
Jadi ini Diesel City.
Astaga.
-Delapan untuk semua ini? -Mmm-hmm.
Dan kalau kau tertarik, aku sedang diskon peluru kaliber .40.
Hei, mereka punya granat. Boleh ambil beberapa?
Kita sudah punya granat di truk.
Tidak, tapi granat ini ada potongan logam kecil di dalamnya.
Aku janji takkan minta apa pun lagi.
Tidak untuk kali ini. Terima kasih.
Aku tahu kau bersemangat,
tapi kau harus sedikit tenang, oke?
Ingat, ini tentang kita menang turnamen,
bukan tentang kau belanja sesuka hati.
Aku memang mau menang turnamen.
Tepat. Dan peluru-peluru yang kubelikan ini,
ini peluru penembus armor.
-Keren, kan? -Ya, kurasa begitu.
Percayalah, kau akan punya banyak mainan
untuk dipakai. Oke?
Lihat, itulah kenapa aku suka kerja sama denganmu, Stu.
Kau yang merencanakan. Aku yang membunuh.
Ngomong-ngomong, aku tahu membunuh di sini sangat dilarang,
tapi aku cukup yakin aku bisa lolos.
Maksudku, takkan sesulit itu.
Berhenti, pencuri!
Sial.
Oh!
Woo! Mantap!
Kau benar-benar bikin dia jadi kabut.
Wah, gila!
Makanya kau harus bersikap baik.
Mereka selalu mengawasi.
Kalau ada badut yang rela,
selalu ada cara untuk membunuh. Paham maksudku?
Dengar, kenapa kau tidak pilih
sesuatu yang spesial untuk turnamen?
Nih.
Ambil apa pun yang kau mau, asal berguna.
Oke? Selamat bersenang-senang.
Dan jangan membunuh.
Siap, Stu.
Oke. Kita perlu dapatkan lanyard tanpa ribut.
Ada ide?
Tidak.
Wah, bagus sekali pimpinannya.
Itu dia orang dalam datang. Oke.
Kurasa aku harus keluarkan jurus pamungkas.
Halo, cowok-cowok.
Astaga, kau bercanda, kan?
Lihat, kau... kau cewek manis, Quiet,
tapi kau terlihat seperti sedang berusaha kentut sekarang,
Ngapain kau di sini?
Kau seharusnya di mobil.
Yah, aku sedang membantu pantat canggung kalian.
-Itu yang kulakukan. -Sial.
Eh, dari mana kau dapat itu?
Aku minta baik-baik, dan mereka langsung memberikannya.
-Bagaimana menurutmu? -Tidak buruk.
Kerja bagus, May.
Tidak. Mustahil. Orang ini bahkan tidak mirip denganku.
-Dia pakai kacamata. -Oh. Sudah kusiapkan, bos.
Ini tidak akan berhasil.
Hah, kenapa semuanya terlihat begitu jelas?
Maksudmu apa?
Kau tahu dunia biasanya buram?
Dengan ini, jadi...
Kau harus coba ini.
Maksudku, matamu selalu warnanya begitu?
Yah, tugasku sudah selesai.
Hei, tugasmu itu sopir kabur.
Kau balik ke mobil, kan?
Oh, ya. Pasti.
Kacamata.
Berfungsi.
Selamat datang kembali, Tuan Davis.
Ya, tentu saja.
Nona Tomaso.
Dan salam sejahtera untukmu
dari orang-orang Spokane.
Tentu, terserah
Spokane go bragh.
Oke.
Kita bisa bilang ke Mayhem kalau kita menemukan Pulau Bajingan.
Eh, lihat, ada minuman.
Wah, rasanya memabukkan.
-Wah, manis sekali. -Mmm-hmm.
Biasanya itu artinya penuh alkohol.
Oh, ya, benar.
Itu dia Yang Mulia.
Ya, jadi ada yang membunuh tukang pelumas-ku.
Gila. Siapa yang tega bunuh pekerja penting?
Aku yakin brankas ada di belakang sana.
Sungguh kasar.
No comments yet. Be the first to leave one.