نخستین 184 خط.
Begitu rupanya.
Terima kasih.
Terima kasih sudah menunggu.
- Ini kue matcha -nya. - Jadi, dia koki pastrinya.
Lalu…
Itu dia
Kembaliannya 400 yen.
Terima kasih sudah datang.
Aku ingin bertemu koki pastrimu.
Tentu.
Tsubaki!
Ya.
Keik gulung matcha itu cukup lezat.
Kurasa kau lulus.
Apa?
Sebenarnya, ada sesuatu yang ingin kuminta dari Rokuhoudou.
Bagaimana kami bisa membantumu?
Aku ingin kalian masuk TV.
- Apa? - Apa?
- Apa? - Apa?
Kau ini…
Maaf belum memperkenalkan diri.
Aku mediator untuk acara TV.
Namaku Tsunozaki.
Begitu rupanya.
Kalian tahu acara bernama Sweets Collection ?
Aku tahu.
Dua koki pastri membuat penganan berdasarkan tema
dan mereka berkompetisi di acara itu.
Sebenarnya, toko yang akan ikut serta dalam acara ini pekan depan
tidak bisa datang tiba-tiba.
Jadi, aku dalam masalah sekarang.
Suatu kehormatan kau menganggap kami seperti itu.
- Benar. - Itu kabar baik.
Bisa kami jawab beberapa hari lagi?
Apa?
Tidak masalah.
Aku menantikan jawaban positifmu.
Terima kasih.
Aku sudah selesai mandi.
Baiklah.
Saatnya Music Star Show !
Gure, setidaknya kau harus memakai sesuatu.
Aku memakainya.
Sejujurnya, aku juga ingin melepas ini, tapi kalian memintaku memakainya.
Kau tidak kedinginan?
Sama sekali tidak.
Karena jiwaku terbakar.
Pakai saja bajumu. Itu mengganggu!
Baiklah.
Bagaimana dengan undangan Sweets Collection ?
Mari kita lakukan!
Pasti menyenangkan tampil di TV.
Itu bisa menjadi pemasaran bagus untuk kafe kita.
Benar.
Tapi tak perlu memaksakan diri, Tsubaki.
Aku tak keberatan tampil di TV.
Apa? Benarkah?
Kukira kau akan membencinya.
Bahkan, setelah itu…
ROKUHOUDOU
Halo.
Apa? Kenapa?
Aku ingin bicara denganmu sebentar,
jadi, aku menunggu.
Kau tidak suka tampil di TV?
Itu…
Ini acara tengah malam.
Itu bukan masalah besar.
Sehebat apa pun kau,
jika tak bisa membuat orang memakan pengananmu,
semua hidangan lezat itu tak berarti.
Aku menantikan respons positifmu.
Kau koki pastri kecil yang manis.
Dia memperlakukanku seperti udang.
Aku akan menghancurkannya!
Aku tidak tahu itu terjadi.
Selain itu,
akan menjadi pemasaran yang bagus untuk Rokuhoudou.
- Tsubaki kecilku! - Hentikan!
Jangan perlakukan aku seperti anak kecil.
- Kau hebat sekali, Tsubaki. - Kau sangat hebat, Tsubaki.
Hentikan!
- Terima kasih, Tsubaki. - Hentikan!
Kau masih telanjang?
- Anak pintar. - Berhenti!
SANG AHLI TEH
SANG KOKI
SANG KOKI PASTRI
SANG BARISTA
KUCING MASKOT
Mari kita mulai acara ini dengan benar!
Sweets Collection yang ajaib!
Penantang pertama adalah Rokuhoudou.
Koki pastri mereka adalah Tsubaki Nakao.
AYO, TSUBAKI!
Jadi, begini cara mereka membuat acara TV.
Aku bisa merasakan ketegangan Tsubaki hanya dengan melihatnya.
Astaga, seharusnya aku yang menjadi asistennya.
Tidak, kau harus tetap di sini.
Kami tak mau hidangan penutupnya meledak.
Biarkan Gure membantunya.
Mengerti?
Ya.
Dan lawannya adalah
Eastside Grande.
Koki pastri mereka adalah bintang muda yang sedang naik daun dan genius penganan.
Eisuke Tsunozaki.
Meski belum pernah dengar nama Tsunozaki,
kalian mungkin sudah pernah memakan
penganan buatannya setidaknya sekali.
Kita tak akan bisa mengalihkan pandangan dari kompetisi ini.
- Apa? - Apa?
Hai, Teman-teman.
Bukankah dia
mediator untuk acara TV?
Eisuke Tsunozaki, koki pastri bintang tiga itu?
Kau tidak tahu?
Tolong bersikap lembut kepadaku.
Aku ingin mengumumkan tema hari ini.
"Hidangan tak terlupakan dengan stroberi."
Kalau begitu…
mari kita mulai.
Stroberi, ya?
Dia bergerak cepat.
Saksikan karya hebat seorang pembuat penganan karismatik!
- Handuk. - Ya, Pak.
Sekarang, bagaimana dengan Rokuhoudou?
Tsubaki, apa yang harus kulakukan?
Sudah memutuskan apa yang ingin kau buat?
- Itu… - Kau masih sangat muda, Pak Nakao.
Sudah berapa lama kau bekerja di Rokuhoudou?
Apa hidangan penutup terbaikmu? Ada poin khusus?
Jika ada yang ingin kau katakan, katakan dengan keras.
Baiklah.
- Aku… - Kenapa melakukannya dengan caramu?
Kau tak melakukan ini sendirian.
Dia ubah penganan utama
untuk pesta teh hari ini tanpa izin.
Apa?
Dia tak pernah minum bersama kita. Mungkin dia merasa lebih baik dari kita.
Sebelum datang, dia bekerja di banyak toko kue dan penganan Jepang.
Lupakan saja.
Kau dipecat.
Kemasi barangmu dan keluar!
Tsubaki?
Tsubaki?
Begini…
Aku…
Permisi.
Selamat pagi. Aku sang barista, Gure.
Sebenarnya, aku akan tunjukkan sesuatu yang istimewa dari Rokuhoudou.
Ini biseps yang kulatih untuk membuat pastri.
Satu…
Dua…
Lihatlah pose dada samping
dan biseps ganda ini.
Memang benar.
Ototmu memang luar biasa.
Keluar!
Kenapa tak bilang
kau melakukannya untuk anak itu?
Apa?
Permisi.
Aku juga menghadiri pesta teh hari ini.
Ada anak lelaki di pesta yang alergi produk susu, bukan?
Tahun lalu, dia menangis karena ingin makan makanan yang sama dengan orang lain.
Itu sebabnya kau ubah hidangan penutup untuk semua orang.
Anak itu sangat bahagia.
Tunggu sebentar.
Aku punya permintaan.
Aku ingin kau membuatkanku penganan.
Aku?
Selamat menikmati.
Apa ini bunga snowdrop ?
Ya.
Koki yang membuatnya bilang begitu.
Aku penasaran
apakah orang itu tahu tentang operasi Hanako.
Apa?
Kenapa?
Karena snowdrop melambangkan harapan.
Benarkah?
Dia pasti memikirkan perasaanmu.
No comments yet. Be the first to leave one.