Breeders

Breeders

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 3

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Breeders S03E06-DSNP-WEB-DL
ناشر Sh1Ft3R
𝓓𝓲𝓼𝓷𝓮𝔂 𝓗𝓸𝓽𝓼𝓽𝓪𝓻

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
تاریخ انتشار: 2022-08-24
تعداد دانلود: 29
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Tunggu, cuma itu? Tidak.

Sialan!

Astaga.

Maaf. Sepatu sebelahnya tak ketemu.

-Pukul berapa ini? -07.00.

Ini hari mengerikannya?

Ya. Aku bawa Ibu dan Ayah ke RS,

lalu pergi mengantar berita buruk.

Mana sepatunya?

Pulang makan malam?

Mungkin terlambat lagi.

Bekerja pada Brandon itu seperti novel Dickens.

Hanya saja, Scrooge-nya pakai pelembap dan pernis.

Di situ rupanya, Bajingan.

Astaga.

Lihat diriku. Malaikat Maut pintar yang kasual.

Ide Brandon untuk menggelapkan dana ini.

Seharusnya dia yang bawa kapaknya.

Sabit. Malaikat Maut memakai sabit, bukan kapak.

Patut kucoba.

Empat proyekku akan kehilangan dana mereka. Empat.

Mengerikan. Mereka pasti kecewa.

Maaf.

Proyek komunitas ini amat penting.

Ini berdampak dan menyelamatkan nyawa orang.

Darren pecat satu studio via WhatsApp.

Sisi positifnya,

dia pakai memo suara untuk sentuhan personal.

Ha! Berkelas.

Hei, semoga beruntung.

Terima kasih. Aku harus pamit.

Dah.

Dah.

Kau harus bicara pada Luke

karena aku khawatir pikirannya picik lagi.

-Ally, aku sungguh... -Kau sibuk, tapi aku juga.

Dan kau harus cari waktu untuknya.

Oke, akan kucoba.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

-Hei, ini aku. -Hai, Cinta.

Kau hampir siap, Bu? Aku punya sejam.

Aku cuma merias wajahku, Paul.

Oh! Pakaian bagus.

Sidang pengadilan?

Andai saja.

Cepat jika ingin tumpangan ke RS.

Tidak, aku tak pergi.

-Kenapa? -Chrissy itu teman ibumu.

Aku tak mengenalnya.

Dia lebih baik dalam hal ini ketimbang aku.

Kau tahu wanita suka membicarakan sesamanya.

Ayah, kami tak pesta teh di The Ritz. Chrissy sekarat.

Tepat sekali.

Untuk apa menontonnya mati?

Untuk apa dia ingin begitu?

Aku harus mengecat kayu.

Kenapa lakukan pukul setengah delapan pagi?

Aku bangun pukul 06.00.

Orang tua memang begitu.

Ya.

Oh, kau cantik, Ibu.

Terima kasih, Cinta. Kau juga.

Ya, terima kasih sudah mengantarku.

Aku sudah memesan taksi untuk pulang.

Ya.

Kusampaikan salammu pada Chrissy, ya, Jim?

Ya, katakan aku bilang halo.

-Biar kuambil mantelku. -Ya.

Dapat.

Aku dapat kartunya.

Jadi, tepat pukul 07.30, siaran langsung, dan harus terus kusegarkan.

-Oke? -Oke, semoga beruntung.

Benar.

Dan mulai.

Tidak. Tidak.

Bagaimana itu terjadi? Semua terjual dalam beberapa detik.

Kurasa loket tiketnya memakai algoritma.

Kau dapat?

-Grace juga tak dapat. -Oh.

Kita bicara nanti. Dah.

Kau sangat mau lihat grup ini, ya?

Peach66 menakjubkan,

dan mereka mungkin takkan tur di sini selama dua tahun.

Aku tak bisa janji, tapi Darren mengenal pria ini

yang bekerja membantu produksi suara di Apollo.

Aku bisa tanya jika dia bisa carikan yang gratis.

Boleh? Itu menakjubkan.

Akan kuusahakan.

Omong-omong, bersiaplah sekolah.

Oh, ya. Maaf.

Sebentar.

-Ya, Paul. Bagaimana? -Baik?

-Ya, bagus. -Ya? Ya.

-Nah, lihat itu. -Ya, mereka seperti mesin.

Benar.

Kau tak apa? Mau kopi? Kopi instan...

Tidak, terima kasih, Kawan.

Sebenarnya, Donovan, aku punya kabar buruk

tentang pendanaanmu dari kami.

-Sial. -Ya.

Ditarik?

Ini rumit.

Untuk menstabilkan pertumbuhan di sektor lain,

kami harus evaluasi proyek yang dijalankan...

Paul. Jangan, Kawan, kumohon.

Uang kami hilang, 'kan?

Ya.

Ya, danamu ditarik dan dipakai untuk hal lain.

Percayalah, Kawan, ini bukan ideku. Aku berusaha melawannya...

Ya, aku yakin kau berusaha.

-Astaga, ini kerja bagus. -Ya.

Semua hal ini, pelanggar muda ini.

Kau tahu dampak hal ini pada hidup mereka, 'kan?

Sungguh maaf, Kawan.

Tapi aku minta kopinya jika masih boleh.

-Ya. -Terima kasih.

Teman-teman.

Paul mau beri tahu sesuatu.

Ada apa?

Aku minta maaf.

Astaga, Ibu dan Ayah bercerai?

Tidak!

Aku sungguh minta maaf

karena sudah jadi ibu yang hebat

yang membeli tiga tiket untuk acara Peach66.

-Astaga. Sungguh? -Ya!

Grace pasti gembira sekali.

-Mau dengar musik mereka? -Ya, ya, ya, mainkan.

Bagaimana menurutmu?

Hanya... Ya. Ya.

Terima kasih banyak. Tak bisa dipercaya kita sungguh pergi.

Aku tak sabar mendengar itu langsung, karena pasti menakjubkan.

Hei, Luke.

-Hai, Ayah. -Asta...

Berengsek!

Hari yang baik?

-Ada rencana? -Tak banyak.

Cuma merancang nada bas baru.

Keren.

Jacob tak ada?

Tidak, dia mengantar Ruby melihat pameran Felice Varini

di Tate Modern.

Dia suka ilusi anamorphic .

-Sungguh? -Ya.

Baguslah.

Selalu sulit saat temanmu mulai menongkrong

dengan pacarnya lebih darimu,

tapi kita semua pernah begitu.

Aku dan Jacob, kami berteman,

tapi kami bukan sahabat lagi.

Sayang sekali.

Dia punya Ruby, dan aku punya grup musikku.

Jadi, ya, tak apa-apa.

Aku selalu ada untukmu, Luke. Kau tahu itu.

Terima kasih, Ayah.

Mau berteriak di bantalku lagi?

Tak perlu. Terima kasih.

Sampai jumpa lagi.

-Hai. -Hei.

Dia tampak lumayan.

Kurasa grup musik itu akan jadi penyelamatnya.

Ada sisa makanan?

Tidak, maaf, kukira kau sudah makan.

-Tidak, aku masih kerja. -Aku mengerti.

Ya ampun.

Ini salah satu hari terburuk dalam hidupku.

Astaga. Jika anak-anak yang tak kita bantu sekarang

terkena masalah, atau semoga tidak, menyakiti orang lain, itu salah kita.

Bukan kita, tapi Buffalo Bill.

Entah apa aku bisa terus bekerja untuknya.

Tidak, jangan makan itu. Itu untuk konser Ava.

Konser apa?

Aku dapat tiketnya untuk acara eksklusif itu.

Dia membubung tinggi.

Astaga, berapa harganya?

Wah!

Itu respons pertamamu?

Maaf. Hanya saja, "eksklusif"

tampaknya tak begitu mahal.

Aku harus sif tambahan mati-matian,

tapi setidaknya Ava sudah...

Kenapa kita selalu hanya dapat roti lapis?

Aku punya kesibukan lain, Paul.

Tak punya waktu memprioritaskan membeli ham.

Aku tak mengkritikmu, tapi kita.

Itu seperti untukku.

Aku hanya lapar.

Dan aku lelah.

Ikutlah mengantre!

Kau serius... Ally.

Ally!

Ya.

RUBY Hei! Kau bisa bicara?

Aku ingin putus dengan Jacob.

Sial.

Bagaimana? Aku butuh pendapatmu, Luke.

Oh, sial.

Diam.

Kau sedang apa?

More Indonesian subtitles for Breeders

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left