نخستین 200 خط.
"Episode Lima"
"SMA Chungil"
Apa ini?
Bagaimana mereka bisa sangat mirip?
"SMA Chungil"
"Upacara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama"
"Tanggal 29 September 1995"
Tahun 1995.
Mereka tidak mungkin kembar. Itu tidak masuk akal.
Doppelganger?
Bukan.
Ayahnya?
Ya, itu lebih masuk akal.
Tetap saja. Bagaimana mereka bisa terlihat sama?
Bahkan gaya rambut mereka mirip.
"SMA Chungil"
Siapa ini?
Aku dari kepolisian.
"SMA Chungil, SMA Kamikawa"
Apa? Kamu akan memakai itu?
Sepatunya juga sama.
Tolong buka. Aku dari kepolisian!
Keluarlah lewat pintu belakang.
Cepat.
Keluarlah lewat pintu belakang.
Cepat.
Bagaimana dengan kakakku? Di mana dia?
Kita akan keluar dari sini.
Tunggu sebentar.
Jangan menghinaku!
Aku bukan orang berengsek.
Suara apa ini?
Pak Yuk.
Pak Yuk, kamu di dalam?
Apa yang terjadi? Pak Yuk!
Jangan percaya siapa pun.
Jangan pergi ke panti asuhan.
Cepat pergi. Sekarang.
Apa mereka orang yang sama?
Tahun 1995...
"Tanggal 29 September 1995"
Tapi itu mustahil.
"Detektif Park Hyun Soo"
Lalu siapa di dalam?
Apa maksudmu?
Apa kode sandimu?
Kenapa kamu mau masuk ke rumahku?
Terjadi sesuatu di rumahmu. Aku yakin.
Apa yang terjadi di dalam?
Itulah yang ingin kuperiksa.
Apa kode sandimu?
Apa menjadi detektif memberimu hak
untuk menerobos masuk ke rumahku saat aku tidak ada?
Aku sedang bertugas di sini.
Aku akan mendobrak pintunya jika perlu.
Pintunya terbuka. - Apa?
Aku akan meneleponmu kembali setelah memeriksanya.
Halo?
Astaga. Yang benar saja.
Masalah apa yang dia hadapi sekarang?
Tunggu. Kamera pengawas.
"Daftar"
Apa? Kenapa sekarang mati?
"Ki Jeok"
Pak. - Astaga. Maaf membuatmu menunggu.
Astaga, maafkan aku.
Aku ada urusan mendesak.
Aku akan menelepon dan mengunjungimu lagi.
Maaf, Pak!
Aku akan kembali lain kali!
Apa yang terjadi?
Masalah apa yang kamu timbulkan kali ini?
Sesuatu baru saja terjadi.
Ada apa? Apa yang terjadi?
Kamu tahu foto di ruang kerjamu?
Apa itu foto keluargamu?
Ya, benar.
Apa pria di foto itu ayahmu?
Ya. Kenapa kamu menanyakan ayahku?
Kapan kamu pulang?
Apa yang telah kamu lakukan?
Kamu melihat atau mendengar sesuatu lagi?
Semacam itu, tapi sulit menjelaskannya.
Aku akan segera kembali. Jangan ke mana-mana. Tetap di rumah.
Jangan katakan apa pun kepada detektif itu.
Mengatakan apa?
Menurutmu apa? Aku membicarakan rahasiamu.
Meski kamu memberitahunya, dia tidak akan percaya.
Siapa itu?
Siapa yang melakukan ini?
Katakan apa yang terjadi di sini.
Aku sendirian.
Apa ada pintu masuk lain ke rumah ini?
Ke mana pelakunya pergi?
Aku yang melakukannya.
"Upacara Penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama"
Kamu ingat siapa siswa ini?
Maksudmu Kang San?
Kang San? - Ya. Lee Kang San.
Aku wali kelasnya.
Kamu tahu di mana dia dan apa yang dia lakukan sekarang?
Kenapa kamu tiba-tiba bertanya tentang Kang San?
Begini,
aku sedang meneliti
untuk bukuku berikutnya.
Jadi, biar kuperjelas lagi. Kamu melakukannya sendiri.
Tapi kamu tidak bisa memberitahuku alasannya?
Benar.
Kamu berharap aku memercayaimu?
Itulah kenyataannya.
Tapi kenapa kamu tidak bisa memberitahuku alasannya?
Karena itu rahasia.
Rahasia apa ini?
Meski kuberi tahu, kamu tidak akan percaya.
Aku akan memercayaimu. Jadi, katakan saja.
Aku punya kekuatan super.
Kamu pikir ini lelucon?
Lihat?
Hentikan omong kosong ini dan katakan yang sebenarnya.
Ada orang lain di sini, bukan?
Apa dia mengenal Pak Yuk Dong Ju dengan baik?
Pria itu mengancammu?
Sudah kubilang aku yang melakukan ini.
Kamu tidak perlu khawatir. Katakan saja.
Aku akan membantumu.
Aku pernah bertemu ayah Dong Ju.
Menghilang?
Maksudmu dia menghilang?
Benar. Dia menghilang tanpa jejak.
Kapan itu?
Kapan Lee Kang San menghilang?
Kamu pernah bertemu ayah Pak Yuk Dong Ju?
Ya.
Aku ingat pernah bertemu dengannya.
Itu mustahil.
"Keahlian khusus: Mengemudi"
"Informasi Pribadi"
"Ayah, Yuk Chan Sung, Ibu, Cha Young Sook"
"Yuk Chan Sung tewas tertabrak lari pada tahun 1995"
Dia sudah meninggal bahkan sebelum kamu lahir.
Namun, aku ingat bertemu dengannya.
Aku yakin ada yang salah dengan ingatanmu.
Tapi dia yang memberiku ransel itu.
Dia memberikan ransel itu kepadaku.
Ransel?
Ransel yang kubawa saat mengalami kecelakaan mobil.
Kamu membawa ransel?
Ya.
Kamu melihat barang-barang korban di TKP?
Tidak.
Di mana ranselnya sekarang?
Apa ada sesuatu di ransel itu yang bisa menjelaskan identitasmu?
Dia bilang tidak.
Kamu tidak memeriksanya sendiri?
Dong Ju menghilangkannya.
Dia menghilangkannya?
Ya.
Kamu yakin ada ransel?
Aku yakin.
Pria ini memberiku ransel.
Mustahil bertemu orang yang sudah meninggal.
Aku tahu, tapi...
Ini bisa menjadi gejala PTSD.
Tapi sebelum kita membicarakan itu,
tolong jujur tentang kejadian di rumah ini.
Aku tidak tahu lagi mana yang benar.
Apa itu ada?
Apa maksudmu?
Jika kamu tidak percaya,
kebenaran pun tidak akan benar.
Itu sudah lama dihancurkan dan dipindahkan ke lokasi lain.
Panti Asuhan Cheonyoung.
Itu penampungan yang dikelola gereja.
Dia tinggal di sana bersama kakaknya.
Orang bilang kemalangan tidak pernah datang sendirian.
Bagaimana itu bisa terjadi kepada dua bersaudara itu sekaligus?
Novel itu adalah kisahnya.
Akan butuh waktu lama untuk membersihkan semuanya.
Kapan Pak Yuk akan pulang?
Entahlah. - Dia pergi ke mana?
Dia tidak bilang.
Hei, kamu menemukannya?
Baiklah. Aku akan ke sana sekarang.
"Kai"
"Yang mana? Cahaya? Atau kegelapan? Dari Kai"
"Tuhan Sudah Mati"
Aku hendak membantumu bersih-bersih, tapi tidak bisa.
Aku harus pergi.
Kamu tidak perlu bicara dengan Dong Ju?
Aku akan meneleponnya.
Jika ada yang ingin kamu sampaikan
atau jika ada masalah, hubungi aku.
Hubungi aku kapan saja.
Baiklah.
Sampai jumpa.
"Tuhan Sudah Mati"
"Yang mana? Cahaya? Atau kegelapan? Dari Kai"
Novel?
"Tim 3 Unit Kejahatan Kekerasan"
Kebenaran di balik Kasus Danau Sopyung
No comments yet. Be the first to leave one.