نخستین 200 خط.
Sudah kau periksa isi tasnya?
Sedangku periksa.
Teman-teman, uangnya banyak. Kita kaya raya.
Akhirnya!
Tancap gasnya!
Tenanglah.
Doc...
Tak ada lagi yang bisa menyebut kita bodoh. Akhirnya hidupku akan enak.
Sialan!
Eh, Doc?
Mereka masih mengejar kita.
Tancap gas, Doc! Ngebut! Ngebut!
Kita kehabisan bensin.
Keluar!
Lewat sana.
Di sana. Mereka pergi ke sana.
Mereka telah menembak orang.
- Jatuhkan senjatamu! - Tetap disana!
Jangan mendekat atau kami bunuh mereka. Paham?
Satu langkah saja ku bunuh wanita ini. Jangan bergerak.
Kami serius.
Dasar brengsek! Enyahlah!
Pergi dari sini, kalian keparat!
Haruskah ku gorok lehernya? Itukah yang kalian inginkan?
Kumohon!
Menunduk.
Keparat itu benar-benar melakukannya.
Pergi dari sini! Pergi atau kami bunuh yang ini juga.
- Ayo. Cepat. - Pergi dari sini atau kami akan membunuhnya.
Masuk ke mobil.
Donasi pulsa: 083151195401
Diterjemahkan oleh: SickoDude
Sekarang mereka tahu mobil apa yang kita kendarai.
Mereka akan menangkap kita.
Omong kosong. Kita masih sanggup.
Lepaskan aku. Biarkan aku pergi!
Diam. Diam, jalang.
Ku bunuh kau jika tak diam.
Mereka masih membuntuti kita.
Ayo cepat. Ngebut!
Bagus, bajingan!
Diam di tempat. Jangan bergerak.
Tetap diam atau aku akan membunuhmu. Bergerak sedikit maka kau mati.
Masuk.
Ayo cepat!
Hei, ada anak di sini.
Ada apa dengannya?
Dia sakit.
Begitu. Kenapa dia? Dia seputih hantu.
Dia diberi obat penenang.
Aku... aku membawanya ke rumah sakit.
Mereka perlu melakukan operasi. Ini penting. Tidak ada waktu.
Perhatikan jalannya.
Maaf, tapi kau tak bisa membawa anak itu ke rumah sakit sekarang.
Kau harus antar kami keluar kota dulu.
Hati-Hati. Belok kanan.
Kumohon... Ini masalah hidup dan mati.
Masalah kami juga.
Dan sejujurnya, Aku lebih peduli pada hidupku daripada hidup anak itu.
Para keparat itu telah membunuh teman kami. Mereka ingin kami semua mati.
Ini bahkan bukan uang mereka. Dasar keparat!
Kenapa mereka harus peduli?
Dengar, kenapa kau tidak membiarkanku pergi bersama anak itu?
Akan kubawa dia ke rumah sakit.
Aku akan tutup mulut, aku bersumpah.
Aku bahkan tidak melihat plat nomornya.
Aku bersumpah aku takkan mengadu. Tolong, aku mohon padamu.
Tolong biarkan aku pergi. Kumohon...
Diam, jalang. Mereka menembaki kami seperti merpati saja.
Dan kau ingin kami melepaskanmu, hah? Persetan!
Tahu siapa yang bersama kami 5 menit lalu? Kau tahu siapa tadi di sini?
Seorang pria yang dikenal sebagai Faggio karena dia mengemudi seperti dewa.
Tahu apa yang dilakukan bajingan itu padanya? Kau tahu apa yang mereka lakukan, jalang?
Mereka menembaknya tepat di kepala, satu tembakan,
dan otaknya berhamburan.
Faggio yang malang hancur berkeping-keping.
Tenang. Sudah cukup.
Kau, perhatikan jalan.
Cobalah tenang.
Sebaiknya kau dengarkan dia.
Bagus sekali, itu lebih baik.
Hati-Hati. Ketika kau sampai di sana, lewat jalan tol.
Jika kau terus menuruti kami, kami akan melepaskanmu, dan anakmu juga.
Tapi aku tak bisa berhenti. Cobalah Mengerti.
Jika anak itu mati, itu salahmu.
Kami sudah membunuh empat orang.
Satu lagi tidak akan ada bedanya.
Lagipula kita akan dipenjara seumur hidup. Jadi...
Jadi kenapa kami harus peduli dengan anakmu?
Kau tahu, jika kau membunuh anak di bawah umur mereka mungkin memberimu kesepakatan.
Hentikan, Blade. Biarkan dia mengemudi.
32, maukah kau membunuh anak-anak untuk menyelamatkan dirimu sendiri?
Tentu saja kulakukan! Pasang taruhan mu.
Pertanyaan bodoh.
Membunuh kami tidak akan membantumu.
Kau benar. Kau jauh lebih berguna bagi kami selagi hidup.
Tolong, biarkan kami pergi! Apa yang telah kami lakukan padamu? Lepaskan kami!
Kau ambil saja mobilnya.
Mereka boleh ambil mobilnya, kan?
Hei semuanya! Anak itu mendengkur. Apa artinya itu?
Menurutmu apa artinya? Itu artinya dia sedang tidur.
Jadi siapa nama anak itu?
Agostino.
Nama yang bagus.
Kau memanggilnya Agostino atau Tino?
Tino.
Ini bagus kan Tino sedang tidur?
Dia bisa saja ketakutan, mendapat kejutan yang sangat buruk... Bukankah begitu?
Ya kau benar. Aku rasa lebih baik begini.
Kau rasa lebih baik begini?
Dengarkan aku.
Kau bertingkah agak terlalu tenang denganku.
Kau tak berpikir melakukannya dengan cepat, bukan?
Tidak, tidak sama sekali. Aku hanya ingin menyelesaikannya dengan cepat.
Itu cara terbaik.
Tidak ada tipuan!
Aku ingin mempercayaimu...untuk saat ini.
Kesana. Lewat jalan tol.
Hei cantik, apa bergaul dengan kami seburuk itu?
Kenapa kau menatapku seperti itu?
Kau mencoba memberitahuku bahwa kau menyukaiku?
Berhentilah menjadi menyebalkan!
- Bukankah semua sudah cukup? - Apa hubungannya ini denganku?
Jadi namamu Riccardo?
Sebaiknya ku simpan ini.
Bagaimana denganmu? Siapa namamu?
Maria.
Maria! Seperti Madona.
Ayolah, aku tidak jatuh cinta padanya.
Tidak, kau terlihat seperti aktris di TV itu, orang yang tidak pernah tersenyum.
- Siapa Namanya? - Greta Garbo.
Greta Garbo!
Apa yang dia nyanyikan?
Blade, apa kau ingat?
Lirik yang luar biasa!
Kita akan segera sampai di gerbang tol.
Tetap tenang dan mengemudi perlahan.
Aku hanya ingin memastikan kau tidak melakukan hal bodoh.
Ingatlah bahwa Tino ada di sini,
Jemari 32 dan aku dekat dengan pelatuk.
Bagaimana kau akan menembaknya?
Sangat bagus. Kau benar, temanku.
Tapi Blade dibelakang juga.
Dan dia senyap. Dia seorang ahli.
- Percayalah. - Itu benar.
Kau akan terkejut betapa lamanya orang bertahan setelah mereka ditusuk.
Itu berlaku untuk orang dewasa
dan...untuk anak-anak juga.
Khususnya untuk anak-anak, sebenarnya.
Anak-anak sangat melawan.
Mereka punya darah kental yang bagus.
Ingin lihat?
- Demi Tuhan, jangan! - Diam, Greta Garbo!
Bagaimanapun, itu bukan anakmu, kan?
Bicara apa kau? Jangan ganggu anak itu.
Apa hubungannya dia dengan semua ini?
Itu lebih baik, Riccardo.
Kau membuatku sedikit khawatir tadi.
Seperti kau tidak terlalu khawatir dengan anakmu.
Sudah kubilang padamu, jangan ganggu dia.
Tentu.
Kau tidak perlu khawatir denganku. Selama kau menurut.
Tidak apa-apa jika khawatir.
Awas, Kita akan datang ke gerbang tol. Nyalakan radionya.
Donasi pulsa: 083151195401
Berita terkini.
Aksi Kejahatan mengejutkan kota pagi ini.
Tepat sebelum jam 11..30, empat perampok melakukan perampokan brutal
di Institut Farmasi Boldrini
dan kabur membawa seluruh gaji staf.
Peristiwa tersebut berakhir tragis dengan kematian dari bendahara, Armando Vanzelli...
- Bajingan. -... yang melawan para perampok.
Ada korban lain nya, Satpam Salvatore Capone...
- Bajingan juga. -... yang berusaha mencegah perampok itu
Dan seorang perampok, masih belum teridentifikasi, kehilangan nyawanya dalam peristiwa mengerikan ini.
- Polisi sedang mengerjakan sketsa... - Kau mendengarnya, 32?
Mereka sedang melukis kita.
- Ayo, akui saja, kau suka itu. - Diamlah.
"Diamlah, diamlah ."
Tak bisakah kau katakan kalimat lain?
Jangan lupa kita punya seorang wanita di sini.
Para perampok berhasil menculik seorang sandera wanita.
Wanita satunya dibunuh dengan kejam.
Andai ibuku tahu mereka sedang berbicara tentang aku di radio sekarang,
dia akan sangat senang, wanita malang.
Telegram dari Presiden seharusnya muncul sekarang.
Presiden telah mengirimkan pesan turut berduka cita kepada keluarga korban.
Jadi mereka sudah mengurus semuanya.
Diam!
Dengar, Kita tidak sedang terburu-buru.
- Apa yang harus aku lakukan, melambat? - Ya, benar.
Waktu kita banyak.
Apa yang mereka katakan? "Waktu adalah uang."
Ya, kita punya banyak waktu dan banyak uang.
Berapa banyak yang kau rampok?
Itu hanya perusahaan obat, bukan yang sangat besar,
tapi hari ini hari Jumat, dan tahukah kau apa yang terjadi pada hari Jumat?
Apa?
Pada hari Jumat, Fiat 500 muncul dengan gajinya.
Kau tahu artinya?
No comments yet. Be the first to leave one.