نخستین 200 خط.
apa?
kau tahu siapa aku? aku park namhui!
nggak boleh ngredit!
ibuku memang keras kepala
Dia cerewet dan bertabiat buruk.
dia juga tegar
Dia tidak memiliki kasih sayang,
Tapi dia pandai berhemat
dia melahirkanku saat berusia 18 tahun.
dia sendiri yang membuatnya kesusahan
Dia cantik saat ia masih muda.
Apakah dia akan menemukan kebahagiaan dalam hidupnya?
Ini adalah nenekku.
Dia pikun.
dia suka merawat bunga dan
menonton film sepanjang waktu.
Dia selalu menatap di kejauhan seolah-olah dia sedang menunggu seseorang.
aku tak memahami dunianya
3 hari belakangan ini hujan turun begitu deras
Ada lebih dari 1.500 mm hujan di seluruh negeri
itu aku, jang narae
aku cantik, senyumku manis, dan tubuhku bagus
aku begitu sempurna akan jadi apakah aku?
Cuaca di Seoul hari ini...
Hentikan. Apa yang kamu lakukan?
kenapa kau rubah cuacanya sesuka hatimu?
kau mau membuang waktuku?
kau tak lihat kalau hujan?
dia pikir mereka satu satunya akademi.
mereka menyebalkan
aku hanya akan menjadi kelas kedua jika Aku pergi ke akademi kelas dua
ada Berapa akademi di Yeouido?
bukannya ini di Yeouido?
Maksudku Gangnam!
Oh... Tunggu.
Seorang tamu akan membawa kekhawatiran?
Lihatlah mereka... bercanda ajah...
Hati yang Kelam
ambil kembaliannya.
Bukankah itu Narae?
dia selalu naik taksi
Dia mencuri uang dari ibunya dan menghamburkannya di Seoul.
iyakah?
Hello.
halo
kau nggak pernah kelihatan kau pergi ke seoul?
Ya, ada urusan bisnis disana
kudengar kau jadi reporter?
Yah, sesuatu seperti itu.
kau dah sukses
bukan seperti itu kok sampai jumpa
gadis seperti dia bisa saja dia kerja di bar.
Nenek, saya pulang.
nggak ada siapa siapa dirumah
Ini aku, nenek. aku hanya pergi sebulan
Apa Narae?
kau lupa lagi?
Nenek, siapa aku?
Siapa aku?
Oh, kakak
kakak?
kenapa kau terlaMbat pulang?
Oh, tuhan, baiklah
kakak, kau lebih tua dariku
kau harusnya berbicara padaku seperti berbicara pada adikmu.
aku harus tidur siang.
Oh
aku tidur
mari beli apel, pir
semangka dan jeruk.
Buah segar di sini. Beli buah segar.
Hey, berhenti berteriak. suaramu terlalu keras
orang orang tidak akan tahu aku jualan apa kalau aku tidak berteriak
itu masalahmu
dengarkan Ajumma.
Apa, Ajumma?! aku ketua PKK disini.
aku bisa menghentikanmu jualan buah.
Kata siapa?
kau tak tahu betapa kuasanya aku disini?
kau hanya seperti anjing menggonggong.
dasar keras kepala
Apa katamu? kau bilang keras kepala?
Ya, kenapa?
terimalah ini!
Oh, dingin.
datang dan belilah buah segar!
Buah lezat segar di sini!
Pir, apel, semangka, jeruk! belilah buah segar!
- Datang dan belilah buah segar! - Tunggu dan lihatlah
Beli buah segar!
Berani-beraninya dia?
Saya kira kita sama-sama tua.
Sialan, aku tahu kau melakukan itu.
Ini bukan pertama kalinya.
Apa yang kamu lakukan?
cuacanya panas pulanglah dan beristirahat.
kau ingin tumpangan?
bikin frustasi aja
Aku lebih baik berbicara dengan tembok.
lain kali jangan diulangi
kau selalu melakukan hal ini
- Apakah Anda baik-baik saja? - Apa yang terjadi?
Aku bertanya apakah Anda baik-baik saja.
Saya baik-baik saja.
Apakah Anda yakin Anda baik-baik saja?
Siapa kau?
Diam.
Apakah Anda yakin Anda baik-baik saja?
Hidungmu berdarah.
Oh... Saya baik-baik saja.
pergilah kalau begitu
ya
Oh, tidak. Oh...
apa ada klinik yang buka?
Hey!
Apakah dia penipu?
mau kupanggilkan polisi?
Tidak!
Saya baik-baik saja.
Tunggu! Anda harus pergi ke...
Apa ini?
sudah habis
kenapa nggak beli lagi
bau
Apa ini? 50 sen?
ya ampun, ia tidak berubah sama sekali.
Jang Narae mencuri $ 10.000 pada 22 Juli.
ada tamu datang
- ada orang yang datang? - Ya.
Dia bahkan tidak membawa buah apapun.
Siapa itu?
ibu.
kau datang? lama nggak jumpa
Ya.
Apa yang kau lakukan di sini?
Apakah kau tidak senang melihat putrimu?
kau sudah mengambil banyak uang
kenapa kau kembali?
saya nggak ambil banyak kok
apa, nggak banyak? sialan, kuhajar kau...
akan kuhasilkan banyak uang segera
apa? gila kau kurobek mulutmu
Tunggu. Dengarkan aku.
lari, lari, lari
reporter? sadarlah nak!
Berhenti di situ!
Siapa yang akan menjadikanmu reporter?
aku akan jadi reporter, segera
Aku hanya butuh sedikit lebih banyak uang.
- Turunlah. - letakkan sapumu dulu
kau akan mati kalau aku naik. Turunlah sekarang!
Lihatlah dirimu.
siapa yang akan menjadikanmu reporter?
- Aku akan jadi reporter - Turunlah sekarang.
ibu
Siapa itu?
Itu sangat rapi.
Penipu itu... Maksudku, aku menabraknya tadi
Aku tidak pernah melihat hal seperti itu.
kau menabraknya?
Kenapa kau tidak membawanya ke rumah sakit?
Aku hanya memberinya tumpangan saja
Tunggu.
Hey!
permisi
Kenapa kau datang ke sini?
Dia tamuku
Ibu! Hentikan itu.
pergilah...pergi.
- Dia pacarku - Jangan mencoba mengancamku dengan cedera tadi
atau Aku akan memanggil polisi.
aku tidak mudah digertak
- sialan itu.. - Pergilah.
dasar orang aneh
Aku minta maaf!
pergilah sekarang!
Oke, aku akan pergi
dah siap kemarilah tidur!
kubilang...
besok akan hujan dasar bodoh
ya ampun
Oh, ini dia hasilnya
Aku akan bertemu orang yang mulia?
Siapa pun itu, semoga membawa banyak uang.
kapan dia akan dewasa?
Aku harus pergi.
Ibu, saya akan bekerja.
bawa orang itu kemari
Mengapa begitu panas?
Oh, lenganku!
Apa yang kamu lakukan di sana?
Dia bertanya apa yang kau lakukan!
Aku hanya duduk di sana.
Tangkap pencuri ini!
dia membuatku kaget setengah mati
diamlah
Siapa namamu?
dia tanya namamu
jangan pura pura bodoh siapa namamu?
berikan KTPmu
No comments yet. Be the first to leave one.