فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Dalah Death and the Flowers S01 2025 NF WebDL 1080p x264 DDP5 1 DR1VEN
ناشر dr1ven
NF Retail

برچسب‌ها

webdl
تاریخ انتشار: 2025-04-29
تعداد دانلود: 41
مخصوص ناشنوایان: No
FPS: 24

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

DEATH AND THE FLOWERS

BUNGA LAYU MEMBAWA AROMA

- Hati-hati, masih panas. - Baik.

- Cepat hidangkan. - Baik.

- Pete, kau pengar? - Iya, pusing.

Hari ini ada pernikahan.

Tapi bukannya bangun pagi untuk membantu,

kau tetap bangun kesiangan. Menantu macam apa kau?

Kau, 'kan, rajin bangun pagi. Sudah bantu apa saja?

Oh, ya, kau membantu

menghabiskan sarapan.

Prapha, sedikit saran, ya.

Kalau sudah bangun pagi, makan yang cepat

dan bantu persiapannya. Jadilah menantu idaman.

Terima kasih, Jib.

Aku sudah membantu tadi malam.

Pa, soal bunga sudah kuatur.

Hanya tulip besar yang dipakai

dan mawarnya dikurangi agar jumlahnya setara.

Terima kasih.

Mawarnya juga kuremas-remas sedikit.

- Kenapa tertawa? - Serius?

Itu supaya bunga kita lebih mencolok.

Wah, hebat sekali.

Pantas dinobatkan sebagai menantu terbaik.

Jib, fokus ceramahi putramu saja

supaya putramu sesukses putri kami.

Dan supaya keluarga ini punya masa depan.

Sudah siang belum bangun.

- Didikan macam apa itu? - Adikmu juga belum muncul, Sak.

Karena kita akan punya keluarga orang Tionghoa,

tiba-tiba jadi ingin bubur, ya?

Ini karena Bi Lamduan tahu kami pengar.

Tn. Muda Pete dan Tn. Sit muntah-muntah terus tadi malam.

Kalian ke mana semalam?

Sampai kusut begini.

Kami keliling ke banyak bar di Thong Lo.

Pertama, aku diajak ke bar ini,

lalu kami mencoba bar ini.

Paginya ingatanku kacau balau.

Minum itu seni.

Kau lebih suka apa? Bir? Wiski? Brendi?

Bourbon? Atau gin?

Pasti gin, ya? Kau menenggak banyak gin tadi malam.

Jangan memengaruhi putraku, Paman.

Mendiang Ayah pasti malah bangga.

Jangan begitu, Pop. Aku tak seberapa dibanding Ohm.

Pam, pelan-pelan makannya.

Pam, wajahmu kenapa?

Habis jatuh.

Di studio bunga?

Lain kali hati-hati.

Bi Lamduan, bisa tolong obati lukanya?

Lamduan. Astaga.

Aku bisa sendiri.

Omong-omong, Ohm sudah ke hotel, ya?

Dia belum kelihatan.

Kenapa Risa belum muncul?

Padahal ini hari pernikahannya.

Kris juga tak ada.

Mereka berdua selalu kompak.

Aneh, ya? Bisa sedekat itu.

Risa itu bibinya Kris. Apa anehnya?

Mereka terlalu dekat, 'kan?

Ada-ada saja kau.

Cicitku.

Kalungnya cocok denganmu.

Kalau begitu, untukmu saja.

Nenek pintar memilih kalung.

Baru membahas apa?

Kudengar namaku disebut.

Kami penasaran saja.

Di mana bibimu?

Oh, dia berangkat pagi-pagi untuk dirias.

Mungkin di hotel.

Pastikan riasan cucuku tidak abu-abu, ya?

Permisi sebentar.

Halo.

Kenapa terdiam, Kris?

Aku cuma penasaran.

Kami saja tak tahu di mana Risa,

tapi kau tahu semua gerak-geriknya.

Kenapa begitu?

Ada apa, Pop?

Malah, kau lebih tahu banyak tentang Risa dibanding Ohm.

Aneh, 'kan?

Kenapa kau panik? Ada apa?

Ohm bisa dihubungi?

Ayah, ada apa?

Ada yang tahu di mana Risa?

Aku mengingatkan saja. Lebih baik berhati-hati.

Jawab, ada apa?

Polisi menelepon…

Aku tak lebih tahu tentang Bibi Risa, kok.

Tapi setahuku di hari pernikahan,

pengantin akan dirias dulu paginya.

Apa lagi, 'kan?

Polisi bilang…

- Mustahil. - Serius?

- Ada apa ini? - Kenapa bisa begini, Pop?

Aku kelelahan dan tidur pulas tadi malam.

Lalu Jae Som menelepon.

Katanya jasad Pak Anusorn ditemukan di studioku.

Pukul berapa dia meneleponmu?

Sekitar pukul enam pagi?

Lalu?

Lalu aku menelepon Risa, calon istrinya.

Tapi tak diangkat sampai sekarang.

- Cepat cari. - Siap, Pak.

Saya ke sana. Keluarga korban ingin lihat jasadnya.

Ada apa di dalam?

- Pak Ekapop, tolong jawab. - Pers dilarang masuk.

Tolong jawab.

Ada luka tembak di perut. Itu penyebab kematiannya.

Tak ditemukan senjata api di TKP.

- Tunggu di mobil. - Dik Ohm.

Siapa pelakunya?

Luka di lengan dan wajah korban masih harus diperiksa tim forensik.

Kita harus ikuti prosedur, Pak.

Serahkan kasus ini ke yang kompeten.

Ini wilayah hukum saya, Pak.

Masa bodoh.

Montree.

NEWS MINUTE BERITA TERKINI

Terjadi tragedi dini hari tadi.

Dr. Anusorn Uathepa ditemukan tewas.

Beliau kandidat PM dari Partai Masyarakat Thailand

dan putra tunggal Ekapop Uathepa, mantan Sekjen Kemenlu.

Reporter kami melaporkan dari TKP.

- Keraskan. - Mari kita simak liputannya.

Hai, Thapana. Bagaimana situasinya?

Polisi memeriksa sejumlah orang yang terlibat dengan studio bunga.

Motifnya masih belum jelas.

Pernikahan akbar antara Dr. Anusorn

dan Dr. Narisa rencananya digelar hari ini.

- Ada apa? - Lihat.

Mew, lihat berita!

Kira-kira apakah motifnya pribadi?

- Astaga. - Atau politik?

Risa.

- Risa. - Kau sudah lihat berita?

Buka. Kau baik-baik saja?

LEK

Tidak diangkat Noomnim.

Pa.

Ohm meninggal.

SIAPA PELAKUNYA? SADIS.

SEDIH. OHM MASIH MUDA.

KITA SEMUA KEHILANGAN.

Jenazahnya kini diautopsi.

Belum ada pernyataan dari Partai Masyarakat Thailand,

tapi kasus ini jelas akan berimbas besar pada partai.

Mari kita tunggu penyelidikan polisi.

- Apa partai akan usung calon baru? - Belum tahu.

Kami belum bisa menjawab.

Pak, apa pendapat Anda atas tragedi ini?

Sebagai ketua dan perwakilan Partai Kemakmuran Thailand,

saya berbelasungkawa pada keluarga Uathepa

atas wafatnya Pak Anusorn dalam pembunuhan tragis ini.

- Bangsa kita kehilangan putra terbaiknya. - Saya belum siap diwawancara.

Kabar yang mengejutkan seluruh negeri.

Dr. Anusorn Uathepa adalah harapan generasi muda.

Kampanyenya banyak menarik perhatian.

Meski dia punya citra pembawa harapan, jangan lupakan perannya

dalam perencanaan mal komunitas di Uathepa Square.

Apa bisnis kita terdampak?

- Pong? - Itu…

Tidak, Pa. Lahannya sudah diserahkan sebagai mahar saat lamaran.

Begini malah bagus

karena kita tak terbebani karier politiknya lagi.

Kini kita bisa mengabaikan unjuk rasa dan membangun mal.

Betul sekali.

- Aku bisa mengurus uang dukanya. - Jib.

Soal uang, serahkan pada yang lebih tua.

Pha benar.

Akan Papa bicarakan dengan mereka.

Omong-omong, ada yang tahu di mana Risa?

Oh, ya. Kris sedang mencarinya.

Tak perlu cemas.

Justru makin mencemaskan.

Dia masih di dalam?

Ya. Sudah berjam-jam. Ponselnya juga mati.

Di situ.

- Noomnim. - Risa.

Noomnim, ini aku.

Tenang saja, Tn. Muda Kris. Nona Risa hanya ingin sendiri.

Masih kekanak-kanakan.

- Pak. - Halo, Pak.

- Beliau dibunuh? - Tanggapannya?

Selamat pagi. Ke arah sini, Pak.

- Pak, tolong jawab. - Polisi korup.

- Beri jalan. - Pak.

Pak.

Boleh minta foto?

Silakan, Pak. Dia menunggu di dalam.

Pagi, Pak.

Nn. Dalah Rose.

Anda tak dengar suara aneh tadi malam?

Ada suara trafo listrik meledak.

Lalu aku tidur.

Dalah: Death and the Flowers subtitles in other languages

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left