هماهنگ با نسخه‌های زیر

Still Loving You E124-125 END
ناشر indri danti22
credit to VIU

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2017-06-16
تعداد دانلود: 21
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"Still Loving You"

"Episode 124"

Kalian melihat apa?

Aku CFO Kim Bit Na.

Aku ingin memberi tahu kalian kebenaran tentang rumor

mengenai masa lalu Bu Oh Eun Soo.

Saat aku masih SMA,

aku melapor ke polisi dan departemen pendidikan

bahwa aku menerima hukuman yang tidak adil

dari guru wali kelasku, Bu Oh Eun Soo.

Karena perbuatanku, Bu Oh dianggap sebagai guru yang kasar

dan dipecat dari pekerjaannya.

Tapi, itu semua terjadi karena aku berbohong.

Bu Oh tidak pernah menggunakan kekerasan

terhadapku.

Pengacara Kim, aku mendapatkan dokumennya.

Terima kasih atas pekerjaanmu.

Aku akan meneleponmu lagi nanti.

Duduklah.

Bit Na,

kenapa kamu memasang itu?

Apa yang kamu pikirkan?

Seharusnya akulah yang menanyakan itu kepadamu.

Kamu tidak tahu bahwa orang menganggapmu guru yang kasar?

Namamu sudah dibersihkan.

Kenapa kamu diam saja saat orang memperlakukanmu seperti kriminalis?

Maksudmu,

kamu mengaku karena aku?

Bagaimana kalau kamu tidak betah bekerja di sini?

Aku hanya perlu menjelaskan bahwa aku tidak bersalah,

tapi apa yang kamu pikirkan?

Selama delapan tahun,

kamu disalahkan atas perbuatan yang tidak kamu lakukan.

Setidaknya aku tidak menerima tuduhan palsu.

Itu perbuatanku, jadi, aku akan menghadapinya.

Kamu benar-benar... - Aku

menyerahkan diriku.

Apa?

Aku pergi ke kantor polisi dan mengakui perbuatanku.

Aku ingin mengakhiri kejadian delapan tahun lalu.

Selain itu,

ini dokumen yang kamu perlukan untuk kembali mengajar.

Jangan menyerah tentang impianmu.

Dahulu kamu guru yang hebat.

Kenapa

kamu melakukannya setelah selama ini?

Hari itu

saat kamu minta maaf kepadaku,

aku memutuskan untuk melupakan kejadian di masa lalu.

Itulah alasanku tidak menuntut... - Itu bukan hanya karena kamu.

Separuhnya

adalah untukku.

Lebih tepatnya,

aku melakukannya untuk bayiku.

Aku tidak mau anakku malu kepadaku.

Jika saat dewasa

dia mengetahui perbuatanku,

aku tidak akan bisa menghadapinya.

Aku ingin menebus perbuatanku

dan hidup dengan hati nurani yang bersih.

Ya. Ayah sudah dengar?

Benar. Bit Na yang memasang pengumuman itu.

Ayah, aku akan menceritakan detailnya saat aku pulang.

Baiklah.

Kamu tahu?

Masalahnya bukan hanya pengumuman di luar.

Dia juga menyerahkan dirinya.

Ya, aku tahu.

Kenapa kamu tidak mencegahnya?

Dia bisa divonis penjara.

Aku menghormati keputusannya.

Aku juga percaya bahwa

dia mampu melewati apa pun yang dia hadapi.

Dia punya aku

dan juga bayi kami yang akan segera lahir.

Dia juga memiliki keluarga kita.

Di mana aku menaruhnya?

Aku yakin menaruhnya di sebelah kepalaku saat tidur.

Bibi melihat ponselku?

Tidak.

Astaga.

Ya ampun.

Kenapa Ibu mengambil ponselku? Kembalikan.

Ibu menyitanya.

Jangan menghubungi pria itu, dan bahkan jangan ke kantor.

Ibu menelepon Pak Lee dan menyuruhnya menutup klinik.

Kenapa Ibu bersikap seperti ini?

Ibu tidak merasa sikap Ibu keterlaluan?

Lihat siapa yang berbicara.

Astaga, kamu bersikap sok pintar, tapi tidak tahu apa-apa.

Sadarlah sebelum kamu menyesal.

Ibu melarangmu keluar rumah sampai kamu meninggalkannya.

Suruh aku mati saja.

Aku akan mati jika itu keinginan Ibu!

Apa?

Apa katamu barusan?

Teganya kamu berkata begitu kepada ibumu?

Ibu menyuruhku melupakan menjadi ibu.

Teganya Ibu berkata begitu kepada anak Ibu?

Soo Min, sudah cukup.

Anak kurang ajar.

Teganya kamu menghancurkan hati ibu seperti ini?

Ibu juga menghancurkan hatiku!

Mulai hari ini, aku tidak mau makan apa-apa.

Aku akan mati kelaparan.

Kurang ajar! Beraninya kamu... - Astaga, Kak Seon Young.

Kak, tolong tenanglah.

Kamu tidak dengar apa katanya? Katanya dia mau mati.

Bagaimana dia bisa begitu tidak punya hati?

Kak Seon Young,

seharusnya kamu membiarkan dia melakukan keinginannya.

Kenapa kamu memihaknya?

Bukankah kamu harus pergi bekerja? Pergilah.

Baiklah.

Soo Min! Buka pintunya!

Soo Min, sebaiknya kamu membuka pintunya sebelum bibi marah.

Dia mengunci pintunya?

Ya.

Hei, Soo Min! Buka pintunya!

Aku mau mogok makan!

Kamu tidak melakukan perbuatan yang membanggakan.

Silakan melaparkan diri. Ibu bahkan tidak peduli!

Kamu bahkan tidak bisa melewatkan makan. Mogok makan?

Kelaparan atau tidak, terserah kamu saja!

Astaga.

Buka pintunya!

Ibu tidak bicara serius tadi.

Ibu hanya mengatakannya karena marah.

Ibu tidak akan pernah berpikiran buruk karena punya kalian berdua.

Kalian memercayai ibu, bukan?

Sial.

Aku tidak mungkin sudah lapar.

Bagus, aku punya cokelat.

Bertahanlah. Meski kalian lapar.

Hanya ini yang bisa kulakukan saat ini.

Ibu melakukan ini demi kita semua.

Kalian bisa melakukannya, bukan?

Ibu seorang dokter, jadi, kalian tidak perlu khawatir.

Ibu pasti akan melindungi kalian berdua.

Eun Soo.

Ya? - Maafkan aku.

Aku memberi tahu semua orang bahwa kamu bukan guru yang kasar,

tapi Ji Eun dan Nona Park...

Pak Lee.

Kapan aku berkata begitu?

Aku jelas-jelas berkata aku tidak yakin rumor itu benar...

Sejak awal, aku berpikir itu tidak masuk akal.

Tidak apa-apa. Kalian tidak perlu mencemaskanku.

Astaga. Eun Soo pengertian sekali, bukan?

Sudah pasti. Begitulah dia bisa memaafkan

seseorang yang memberinya tuduhan palsu.

Aku tidak tahu Nona Kim mampu melakukan hal semacam itu.

"Milikku"

Hei, Soo Ho.

Hei, kamu baik-baik saja?

Kenapa tidak?

Aku frustrasi karena tidak bisa mengatakan yang sebenarnya,

tapi masalahku tiba-tiba selesai dalam satu malam.

Bagaimana keadaan Bit Na?

Dia tenang sekali sampai rasanya aneh.

Dia memberiku beberapa dokumen.

Katanya jika aku menyerahkannya,

aku bisa kembali mengajar.

Bukan berarti aku tidak pernah melakukannya karena tidak tahu.

Soo Ho, aku merasa aneh.

Apa maksudmu?

Seharusnya aku senang, tapi aku malah tidak senang.

Aku mendapatkan kembali semua yang hilang karena Bit Na,

tapi aku sangat mencemaskannya sampai merasa akan menjadi gila.

Dia memasang pengumuman dan menyerahkan dirinya.

Emosi dia yang sangat tenang membuatku marah.

Bagaimana dia bisa tidak keberatan dianggap sebagai kriminalis?

Dia tidak tahu betapa buruknya hal itu.

Dia tidak tahu apa-apa.

Apa rencananya sekarang setelah semua menjadi kacau begini?

Eun Soo.

Dia jelas mahir membuatku kesal.

Eun Soo, apakah kamu benar-benar manusia?

Bagaimana kamu bisa berhati sangat baik? Kamu malaikat?

Kamu pasti menyembunyikan sayapmu.

Aku sedang tidak ingin bercanda.

Jika menjadi kamu, aku akan membencinya meskipun dia keluarga.

Kamu bukan hanya sudah memaafkannya,

tapi kamu juga menganggapnya sebagai adikmu.

Benarkah?

Tidak. Sama sekali tidak.

Lalu kenapa kamu sangat marah dan khawatir?

Seharusnya kamu senang dan lega.

Jadi, begitu kejadiannya.

Nenekmu tahu tentang ini?

Tidak.

Dia pasti sudah mencoba mencegahku jika aku memberitahunya dahulu.

Itulah sebabnya aku tidak bisa memberitahunya.

Kamu baik-baik saja?

Ya.

Ayah dan Soo Hyun

mirip sekali.

Soo Hyun menanyakan hal yang sama.

Still Loving You (The Shining Eun Soo / Bitnara Eunsu / 빛나라 은수) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Still Loving You (The Shining Eun Soo / Bitnara Eunsu / 빛나라 은수)

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left