نخستین 200 خط.
Penerjemah: Ariel Nugie IDFL™ SubsCrew.
Maaf karena ini tiba-tiba.
Aku ...
Aku menyukaimu dari dulu.
Zutto Mae kara Suki deshita.: Kokuhaku Jikkou Iinkai
Aku pergi dulu!
Nacchan, selamat pagi!
- Selamat pagi! - Selamat pagi!
Maaf, kalian lama menunggu?
- Tidak. - Tenang saja!
Kelas pertama apa hari ini?
Inggris, kita ada ulangan harian.
Apa? Sungguh?
Jadi?
"Jadi"?
Tentang Setoguchi.
Kau sudah nyatakan?
Perasaanmu.
Ceritanya begini ...
Aku menyukaimu dari dulu!
Be ...
Be ...
Be?
Be ...
Bercanda!
Tentu saja tidak! Kau kaget?
Natsuki, kau ini ...
Tadi itu hanya ...
... untuk latihan.
Ha? Latihan?
Apa itu membuat jantungmu berdetak?
Jangan lihat aku seperti itu!
Maaf!
Tapi aku serius.
Bercanda!
Pembalasan.
Jadi, pada siapa kau mau menyatakan perasaan?
Tentu aku tak bisa bilang begitu saja.
Hei, bantu aku latihan!
Tak ada pilihan lain.
Yay!
- Dengan syarat, traktir aku ramen! - Apa?
Jadi, kami makan ramen di dekat stasiun.
Ramen yang enak, meski aku yang bayar.
- Oh! - Begitu rupanya.
Itu tidak baik.
Rapatkan kakimu! Karena kau cewek.
Begitu, tidak jadi nyatakan.
Bukan begitu. Itu hanya taktik.
Lalu, bagaimana denganmu?
Aku?
Tidak ada. Normal saja.
Apa maksudnya normal?
Normal yah normal.
Kalau Akari?
Aku ...
Dari pada itu, kita cari cara bagaimana Nacchan nyatakan perasaannya.
Apa yang harus dilakukan setelah kejadian kemarin.
Terima kasih, Akari!
Baiklah! Aku berjuang.
Mengantuk.
Selamat pagi!
Selamat pagi!
Selamat pagi, Akari!
Selamat pagi!
Akarin, selamat pagi!
Hari ini juga, dia seperti malaikat.
Katakan dengan suara keras! "Akarin, selamat pagi!"
Tidak bisa.
Sudah 2 tahun kau menyukainya, 'kan?
Nyatakan saja!
Tidak bisa.
Karena aku tak pernah bicara dengannya, apa lagi harus menyatakan.
Aku pria tak mampu.
Hei, itu siapa?
Apa dia murid di sini?
Dia terlihat tampan.
Siap ...
Selamat pagi!
Itu, jangan-jangan!
Ayase?
Dulu, Ayase terlihat seperti ini. Mirip cewek.
Eh? Ayase?
Rambutmu jadi pendek.
Akarin!
- Kau sudah gunting rambut. - Benar.
Tadi kalian bicara apa?
Dengan Hayasaka?
Sama seperti kamu. Tentang rambutku.
Ayase terlihat berbeda.
Kenapa tiba-tiba berubah?
- Hei. - Hei!
Aku sudah nonton DVD-nya.
Sungguh?
Kau suka hal seperti itu.
Tidak apa-apa kan?
Aku tak menduganya, tapi cukup menghibur.
Begitu.
Ayase juga menyukai seseorang.
Sama sepertiku.
Mochita!
Kau ingat tentang adegan itu? Aku dapat ide bagus.
Boleh aku ubah naskahnya? Akan kuubah.
Bagaimana dengan jadwalnya?
Memangnya bisa buat film jika mencemaskan jadwal?
Hei, Yu! Klub Film mau adakan rapat dadakan!
- Ada apa? - Apa?
Naskahnya mau diperbaiki.
- Jangan! Lepaskan aku! - Ayolah!
Panas!
Rasakan ini, tembakan peluru!
Tak akan kubiarkan!
Yu!
Ya!
Majulah!
Berjuanglah!
Yuki berjuang dengan baik.
Jadi kau suka yang tipe pangeran, Akari.
Hmm.
Apa? Tipe lelaki yang disuka Akari?
Aku mau dengar, tapi tidak mau dengar.
Aku dengar saja.
Jadi, siapa pun yang kau suka menjadi tipemu?
Kurasa begitu. Mungkin.
Siapa pun yang dia suka menjadi tipenya?
Apa dia sudah menyukai seseorang?
Pasangkan saja siapa pun yang disuka Akarin dengan orang lain!
Tidak berjalan dengan baik!
Kau berharap itu kan?
TEPAT SEKALI
Itu harapan terburuk. Tapi ...
Aku tak bisa mendukung Akarin jika dia suka seseorang.
Mochita!
Hei! Kau baik-baik saja?
Hidungmu berdarah.
Dia perlu dibawa ke UKS.
Terkena lemparan bola dan disaksikan oleh orang yang kusuka. Malangnya diriku!
Hei, jangan nangis hanya karena terkena lemparan bola!
Aku tidak menangis.
Benar-benar! Jangan nangis!
Aku tidak menangis!
- Brooom!! - Hentikan!
Ada apa dengan Moshizuki?
Itu terlihat menyenangkan.
Enomoto!
Koyuki.
Kau tambah cakep saja.
Benarkah?
Ya, seperti cowok tampan yang ada di manga.
Ngomong-omong, kau sudah lihat musik video baru itu?
Aku sudah lihat! Sangat bagus! Meski liriknya memalukan.
Benar juga. Aku sudah memesan CD baru-nya.
Pinjam dong!
- Baiklah! - Terima kasih!
Tak sabar menantinya.
Hei, Yu! Kau dengar?
Ya, tentang perubahan adegan.
Tepat jadwal. Kurasa boleh.
Haruki, jemputanmu datang.
Oh, aku pergi dulu! Sampai nanti!
- Sampai nanti! - Ya.
Apa mereka pacaran?
Tidak tahu.
Mochita? Kau kenapa?
Yu...
Cinta yang bertahan di dunia ini hanyalah ...
... cinta sepihak.
Aku mengerti! Tak usah ngomong lagi!
Ayo pergi makan ramen!
Ya.
Jadi, gambaran dan visualnya sangat bagus.
Eh, kedengarannya menarik.
Lain kali, kupinjamkan DVD-nya. Kau pasti menyukainya, Miou.
Sungguh? Tak sabar menantinya.
Hampir saja!
Kau baik-baik saja?
Ya.
Aku pulang!
- Jangan di situ, awas! - Nacchan, apa yang kaulakukan?
Jangan lewat situ kataku!
Apa yang kalian lakukan di kamarku?
Kakak, selamat datang!
Selamat datang! Lama pulangnya, dari mana saja?
Ke mana saja boleh kan?
Tadi itu hanya untuk latihan.
Kau yakin mau ada di kamar cowok selarut ini?
Apa? Kenapa? Kita teman kecil.
Jadi, untuk apa kau datang?
Aku mau belajar denganmu.
Jadi bukan main game?
Tentu bukan.
Kalau ini?
Yang mana?
Yang ini ...
Pakai rumus yang ini.
Oh, begitu.
Hei!
Kali ini apa?
Jika aku dapat pacar? Kau mau bagaimana?
Aku mau bagaimana. Yah ...
No comments yet. Be the first to leave one.