نخستین 200 خط.
SERIAL NETFLIX
Apa kau…
bersama Woo-jae?
Apa kau kembali bersama Woo-jae? Begitu?
Katakanlah sesuatu.
Apa yang harus aku katakan?
Walau aku jawab bahwa aku di sini semalaman,
apa kau akan percaya?
Jawablah. Katakan apa pun itu.
Apa aku harus bertanya sejak kapan dan apa yang dia tahu?
Dan meski tahu semua itu,
bagaimana dia bisa memperlakukanku sama seperti sebelumnya?
Haruskah kutanya apa niatnya yang sesungguhnya?
Setidaknya buatlah alasan.
Aku tidak bisa berbohong atau beralasan.
Aku justru mengatakan yang seharusnya kukatakan.
Aku tahu aku salah.
Tapi bagaimana kau bisa pura-pura?
Aku bodoh.
Aku melakukan hal yang sangat buruk.
Semua salahku.
Akulah alasan Hae-won terus menggangguku,
membuatmu cemas,
menyakiti Li-sa dan Ho-su.
Semua salahku.
Semua karena aku.
Aku menghancurkan semuanya.
Kenapa kau melakukan itu?
Itu hanya kesalahan.
Apa pun yang kukatakan hanya dalih.
Tidak ada alasan apa pun.
Aku sedang menebus apa yang kulakukan padamu dan anak-anak kita.
Aku menyesal.
Setiap hari aku menyesal.
Aku tahu itu tidak ada artinya.
Kuharap kau tahu.
Andai aku bisa memutar waktu, aku akan lakukan apa pun.
Pasti sulit memaafkanku. Aku pun begitu.
Aku akan menurutimu.
Jika kau tidak bisa menerimaku,
aku akan pergi.
Kau sendiri? Tidak ada yang datang?
Siapa?
Kau di sini seharian?
Aku sedang bertanya.
Bukankah kau sudah tahu?
Kenapa ke rumah sakit siang ini?
Padahal tak ada jadwal berobat.
Kau menemui Jeong Hui-ju?
Apa yang seharusnya aku lakukan?
Apa kau ingin aku putus hubungan denganmu?
Kau mau itu?
Jika semudah itu, lakukan dari dahulu.
Kau punya banyak kesempatan.
Tujuh tahun lalu, saat mendaftarkan pernikahan,
atau sebelum pesta pernikahan kali ini.
Sekarang kau bilang memutuskanku untuk membantuku?
Lebih baik kau mati saat itu.
Maka aku tak akan membencimu seperti ini.
Kuakui,
di depanku saat ini bukan Woo-jae yang kukenal.
Bagiku, kau sudah mati.
Aku akan coba mengingat
apa kesalahanku.
Aku akan minta maaf sampai kau menerimanya.
Tidak bisa minta maaf padamu membuatku menderita.
Melihatmu hancur karenaku…
menyiksaku.
Memang seharusnya begitu.
Aku berada di samping kalian agar kalian tersiksa melihatku.
MAKANAN DAN MINUMAN
TUTUP
Kapan kau datang? Di dalam ada…
Sudah pergi.
Dia sudah pergi?
Astaga.
Dia hanya memesan segelas
dan diam saja selama lima jam.
Dia merepotkanmu.
Lain kali, aku akan pesan dua kali lebih banyak.
Sepertinya kau ingin minum sekarang.
Kau bisa lihat?
Jika keberadaanku
membuat orang lain tersiksa…
ternyata tidak menyenangkan.
Itu bukan tujuan Kakek merawatku.
Kau tidak senang, orang itu tersiksa.
Untuk apa seperti itu?
Tidak ada cara lain mengatasi amarahku.
Lepaskan seperti ini. Kenapa membiarkan amarahmu?
Amarah tidak ada obatnya.
Menyedihkan.
Kenapa aku menjadi seperti ini?
Jangan marah
pada dirimu atau orang lain.
Itu semua hanya menghancurkan dirimu.
Aku pernah merasakan itu.
Jika kau tidak bisa menerimaku, aku akan pergi.
Beri aku waktu.
Maafkan aku.
Maaf.
Jika seperti ini, aku tak akan mencarimu seperti orang gila.
Hanya kau dan keluarga hasil kerja kerasku selama hidup.
Aku tidak akan melepaskannya.
Jangan pernah…
menghilang dari hadapanku lagi.
EPISODE 12 BELUM NERAKA
Biaya donasi untuk Woo-jae yang aku sebutkan
agak mencurigakan.
Kenapa?
Saat kecelakaan itu terjadi,
Direktur An ada di Irlandia.
Hui-ju dikonfirmasi datang ke pameran seni.
Tapi tidak jelas Direktur An ke mana.
Menurutku…
Aku tidak membayarmu untuk mendengar pendapatmu.
Cari tahu saja, jangan beri tahu pendapatmu.
Beraninya kau menggali anakku.
Aku khawatir ada masalah.
Masalah selalu ada. Yang terpenting, bisa diselesaikan atau tidak.
Jangan makan gaji buta. Lakukan perintahku.
Seluruh kompensasi sudah dibayarkan.
Mereka juga kita beri waktu tambahan untuk pindah.
Saat ini, tidak ada penghuni, tidak ada masalah untuk pembongkaran.
Iklan pencarian tender
untuk perluasan dan mengubah model sudah dipasang.
Apa Ju-yeong masuk hari ini?
Sejak kasus ayahnya, dia bolos.
- Aku akan hubungi lewat wali kelasnya. - Tidak perlu.
Urus jika ada masalah
dengan jumlah absennya.
- Kau boleh keluar. - Direktur.
Pengacara Lee Hyeong-gi mencurigakan.
Dia mencari tahu kecelakaan di Irlandia.
Apa kita harus takut karena itu?
Tidak.
Tidak penting apa pun yang dia lakukan.
Tapi kita harus tahu alasannya.
Baiklah.
Aku pernah baca.
Tentang hinaan.
Orang yang merasakannya
sakit sampai ke tulang.
Tapi tidak ada efek di otak orang yang menghina.
Itu sebabnya dia mengulangnya.
Sakit?
Aku juga sangat sakit.
Karena kita keluarga, kau juga harus merasakannya.
RUANG BEDAH SARAF DOKTER AN MIN-SEO
Kau di sini.
Baru saja mau pergi.
Ada apa? Kenapa tidak bilang dahulu?
Aku datang untuk pengobatan Ho-su,
sekalian ingin bertemu.
Kita tidak sedekat itu.
Keluarlah. Ada pasien.
Kenapa menahannya? Kau wanita cerdas.
Kau tahu apa?
Dia seperti itu karena kau bertahan. Dia terus…
Terus apa?
Menaruh tangannya padamu.
Jangan ikut campur.
- Tapi… - Aku bertahan karena bisa.
Tidak ada masalah lain.
Itu akan menjadi masalah.
Kau bahkan tidak becus menjaga anak, jangan mengajariku.
Kak Min-seo.
Dia tahu dirinya salah,
jadi, setelah itu dia memperlakukanku baik karena merasa bersalah.
Itu bukan karena sungguh merasa bersalah. Dia takut kau tinggalkan.
Kau tahu itu pengecut.
Aku tahu.
Semua orang sama saja. Jadi, aku bertahan.
Kau pikir suamimu berbeda?
Jangan ikut campur urusan orang lain.
Kita keluarga, bukan orang lain.
Keluarga?
Sepertinya kau salah paham.
Jika kau berpisah dengan Hyeon-seong, kita takkan ada hubungan apa pun.
Jangan mencari kekurangan orang lain.
Keluar.
Aku tidak mencari kekuranganmu.
Aku khawatir padamu.
Apakah Bu Gu yang menyuruh?
Kurasa bukan karena kau setia padanya. Lalu kenapa?
Apa dia menjanjikan sesuatu setelah kau bebas?
Kau memercayainya?
Taerim akan lanjutkan konstruksi tanpa masalah.
Lalu,
apa yang tersisa untukmu?
Kompensasi?
Apa itu masih ada?
Kau masih belum paham?
Kau…
diperalat olehnya.
Duduklah.
Duduk dan dengarkan aku.
BANK JINI
Ini kompensasinya.
Ayahmu masuk daftar hitam.
No comments yet. Be the first to leave one.