Big (ë¹…)

Big (ë¹…)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Big E06 720p HDTV x264-HANrel
ناشر VA11OE
just resync. credit to CaIVter. please vote and comment =)

برچسب‌ها

HDTV
hdtv
x264
720p
720
HD
تاریخ انتشار: 2012-06-22
تعداد دانلود: 34
مخصوص ناشنوایان: Yes

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 198 خط.

Diterjemahkan Oleh : CalVter

Maaf aku terlambat!

- Selamat sudah lulus ujiannya. - Selamat!

1, 2, 3

- Tolong beri aku tiket makan. - Teman-teman pengantin pria lumayan juga.

Kita harus pergi ke pesta syukuran rumahnya bersama-sama, oke?

Aku lapar. Ayo kita makan.

Topiknya sekarang bukan makanan...!

Wow... Semua teman pengantin pria begitu tampan! Lumayan juga!

Aku bahkan belum sarapan. Aku lapar. Aku mau makan dulu.

Oke?

Itu... Yoon Jae...?

Gyung Joon...

Kang Gyung Joon...

Yoon Jae...?

Gil Da Ran... Lama tidak bertemu.

Kau mau masuk, tidak?

Hah...?

Ya...

Kau... Gyung Joon, kan?

Kau hampir membuatku bingung.

Kau berpura-pura menjadi Yoon Jae karena banyak orang di sekitar kita?

Tapi kenapa kau tak pernah menghubungiku sekalipun?

Kapan kau kembali? Kenapa kau datang ke sini?

Karena ini pernikahan salah seorang temanku.

Kau benar-benar...

Yoon Jae?

Belum begitu lama sejak terakhir kali aku melihatmu...

Tapi kau sudah kelihatan tua.

Sepertinya keriputmu juga semakin banyak.

Kau sudah tidak cantik lagi.

Kang Gyung Joon, ini kau.

Pertama kali aku melihatmu...

Kau begitu cantik... Hingga aku mengikutimu.

Yoon... Jae...?

Karena aku sudah banyak berubah... Kulihat kau bahkan tidak bisa mengenaliku dengan baik.

Uh oh...

Gangguan mental.

Kau Kang Gyung Joon!

Da Ran! Da Ran!

Da Ran... Kau tahu barusan aku lihat siapa?

Kurasa aku baru saja melihat Yoon Jae!

Apa dia sudah kembali?

Ya...

Jadi kau juga sudah melihatnya!

Itu dia!

Sejak kami berpisah... Dia banyak berubah.

Dia jadi lebih tampan.

Dia melihat ke sini.

Da Ran... Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja. Tunggu sebentar.

Kurasa dia masih ada perasaan padanya.

Kau Kang Gyung Joon, kan?

Kau pasti sangat bingung.

Dulu kau bisa memastikannya dengan benar.

Aku benar-benar khawatir... Senang bisa melihatmu.

Biar kulihat dirimu. Kau sudah baikan?

Selain belum berubah kembali dan tetap di dalam situasi ini...

Tidak ada masalah.

Aku tidak tahu akan memakan waktu selama ini.

Disaat teman-teman Seo Yoon Jae dan temanmu ada di seluruh ruangan ini,

menurutmu tidak apa-apa kita begitu akrab seperti ini?

Kau terus memintaku untuk berakting sebagai Yoon Jae-mu yang berharga...

Tapi kurasa sekarang kau lupa hubunganmu dengan Yoon Jae sudah berubah.

Saat aku melihatmu, aku melihat Gyung Joon...

Tapi aku yakin saat orang lain melihatmu, mereka melihatmu sebagai Yoon Jae...

Apa yang kulakukan?

Semua orang memperhatikan dengan serius pada pasangan yang sudah berpisah.

Disaat-saat seperti ini...

Orang yang pertama berdiri akan tetap mendapatkan kehormatan mereka.

Benarkah?

Secara diam-diam... Ayo kita berdiri pada hitungan ketiga.

Oke?

- 1... 2... - 3!

- Da Ran, kau baik-baik saja? - Kau baik-baik saja, Da Ran?

- Apa yang terjadi? - Tidak ada apa-apa.

- Kau ditolak lagi? - Apa? Jangan bicara begitu!

- Kau baik-baik saja, kan? - Kau baik-baik saja?

Akan kuhitung sampai tiga.

1...

Kau tidak mau berdiri?

2...

Ini yang terakhir.

3!

Ayo kita pergi.

Da Ran!

Aku bisa menjadi lelucon di depan gadis-gadis tadi...

Ini benar-benar melegakan.

- Menurutmu itu melegakan? - Tentu saja!

Kau tidak tahu mereka sering bergosip saat pernikahanku dibatalkan.

Uh oh...

Kurasa mereka akan bergosip tentang kita sudah kembali bersama.

Kau tidak bisa memahaminya?

Saat kau berdiri pada hitunganku yang ke tiga,

kita berdua sudah berhubungan lagi.

Kau mengikutiku keluar.

Sambil berpegangan tangan.

Kau benar!

Kenapa aku tidak bisa memikirkan itu?

Dengan kemunculanmu yang begitu tiba-tiba, aku tidak mampu berpikir jernih!

Tapi...

Kenapa kau tiba-tiba muncul di sini?

Aku datang untuk membawamu pergi.

- Aku? - Ya.

Situasinya telah tiba di mana aku membutuhkanmu.

Situasi seperti apa?

Aku disuruh menikah.

Aku akan... benar-benar berterimakasih jika kau mau tetap tinggal di sisi Yoon Jae.

Entah kenapa dia jadi begitu dingin...

Mungkin itu karena perasaan Yoon Jae belum kembali padaku.

Karena kalian berdua sudah lama saling kenal sejak kuliah...

Aku ingin kau lebih agresif mendekatinya.

Maaf sudah membuat permintaan seperti ini.

Kenyataannya... Saat Yoon Jae berkata ia akan menikah,

Aku menyesal tidak mempedulikannya dan tidak merebut dia.

Jika sekarang aku bisa berhasil dengan berusaha...

Kali ini... Aku tidak mau kehilangan dia.

Dia terus menyodorkan Lee Se Young padaku.

Kurasa dia mengira jika berhasil dengan Se Young, aku akan kembali menjadi Yoon Jae yang dulu.

Jadi aku bahkan tak bisa terus bersikeras untuk menolak.

Kurasa...

Karena ibu Yoon Jae tidak tahu kau hanya seorang anak 18 tahun...

sudah pasti dia ingin kau menikah.

Beri aku kepercayaan.

Aku seorang anak berusia 19 tahun.

Bagaimana kita melakukannya?

Itu sebabnya aku datang padamu karena aku membutuhkanmu.

Aku? Kenapa?

Satu-satunya orang yang mengenalku dengan baik adalah kau.

Jadi jika aku benar-benar harus menikah, aku hanya bisa menikah denganmu.

- Apa mungkin... kau masih menyukaiku? - Aku beda dengan aku yang dulu.

Waktu itu aku masih sangat muda.

Kau memang masih muda.

Aku bukan memintamu untuk sungguh-sungguh menikahiku.

Sama seperti aku berpura-pura menjadi tunanganmu saja.

Kali ini, aku ingin kau lakukan itu untuk membantuku.

Sehingga dia tak bisa menyodorkan wanita manapun padaku termasuk Lee Se Young.

Kau harus jadi tamengku.

Bukan itu. Aku tak bisa melakukannya.

Banyak mata yang memperhatikan kita karena ini acara pernikahan.

Nanti kita bertemu lagi jika sudah sepi.

- Aku melihat mereka keluar bersama-sama. - Benarkah?

Tidak mungkin!

Kenapa kau datang lagi? Pergilah!

Yang benar saja...!

Da Ran! Apa yang kau lakukan?

Dia bilang dia mau memberiku tumpangan dalam perjalanan pulang...

Jangan salah paham...

Apa yang terjadi?

Hei, anak nakal...

Kau sengaja muncul hari ini, kan?

Sudah kubilang aku datang untuk mendapatkanmu... Kau tidak pernah mau mendengarkanku.

Jika kau menginginkan seseorang, kau harus cari yang seusia denganmu.

Kau menyuruhku mencari gadis seusiaku dengan keadaanku yang seperti ini... Yang benar saja?

Kurasa jika aku masuk penjara, aku tidak perlu menikah.

Tidak boleh begitu.

Lalu harus bagaimana?

Kau lihat? Bahkan bila kau memikirkannya, tidak ada orang lain selain kau.

Tapi tetap saja aku tidak bisa.

Kau tahu betapa sulit bagiku untuk melupakan Yoon Jae...

Bagaimana aku bisa berada di sisimu dan melihatnya lagi?

Kau masih menyukai Yoon Jae sebesar itu?

Apa sungguh menyiksa jika kau melihat wajah ini?

Cukup untuk hari ini. Keluarlah.

Pokoknya... Aku tak bisa lakukan seperti yang kau minta.

Tapi jika ada hal lain yang ingin kau bicarakan denganku,

kau boleh menghubungiku kapan saja.

Karena aku satu-satunya yang tahu kau Kang Gyung Joon, bukan Seo Yoon Jae.

Bagaimana keadaan restoran pangsitnya?

Apa yang kau lakukan tadi tidak boleh kau lakukan di restoran.

Karena di mata keluargaku, kau Seo Yoon Jae, menantu mereka.

Jika kau kepergok, mereka akan memukulmu seperti adonan pangsit.

Guru Gil...

Sebut namaku.

Kang Gyung Joon. Kang Gyung Joon. Kang Gyung Joon.

Bagus... Keluarlah.

Sampai jumpa, Gyung Joon.

Aku merindukanmu.

Satu-satunya orang yang memanggilku Kang Gyung Joon.

- Makan yang banyak. Kau butuh banyak vitamin. - Aku pulang.

- Oh... Bagaimana pernikahannya? - Hai.

Ya.

Anak kita... Kurasa dia semakin membaik.

Dia bahkan pergi untuk bertemu teman-temannya sekarang.

Tentu saja harus begitu.

Jika dia masih memiliki perasaan pada seseorang yang tidak bertanggung jawab, itu sangat bodoh.

Haruskah kita menyuruhnya berkencan buta?

Setelah dia lulus ujian, sudah ada permintaan untuk kencan buta.

Kenapa kau tidak diam-diam mengaturnya?

Aku tidak akan pernah membiarkan seorangpun bermarga Seo.

Bahkan aku tidak mau mengucapkan kata "menantu Seo" dengan mulutku sendiri!

Diterjemahkan Oleh : CalVter

Ini.

Berarti kau sudah baikan sekarang?

Belum sepenuhnya, tapi tidak seburuk dulu.

Jadi kau akan kembali bekerja sekarang?

Segera.

Aku hampir selesai mengisinya.

More Indonesian subtitles for Big (ë¹…)

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left