Beauties in the closet

Beauties in the closet

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Beauties in the closet eps 5
ناشر indraceli

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2018-04-04
تعداد دانلود: 41
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 183 خط.

Dust by Chen Jieyi

Subtitle ini dipersembahkan oleh INDRA CELI

Yang Mulia, aku sudah menyiapkan makan, silahkan anda makanlah.

Yang Mulia, makanlah. Tadi anda belum makan.

Mungkin ini yang disebut sibuk sampai lupa makan

Banyak urusan negara yang harus diselesaikan,

Aku belum lama naik tahta, masih banyak yang harus dikerjakan

kerja sih boleh boleh saja tapi jangan sampai lupa makan

kalau Telat makan juga tidak baik untuk kesehatan

Dia mau sehat atau tidak, apa urusannya denganku?

Wajahnya terlihat sangat lelah. seperti jadi kaisar cukup melelahkan

Nyonya terus memohon. Selama beberapa hari ini, Yang Mulia

kerja terlalu lelah. berharap anda bisa sedikit bersantai.

Aku akan.. ! Sudahlah. Aku mengerti akan niat baik kamu

Selir Sien untuk tarian ini, pasti sudah mempersiapkannya dengan baik

Juga sudah menghabiskan banyak waktu untuk berlatih'kan'?

Asalkan Yang Mulia suka, sesulit dan secapek apapun, aku rela

Yang Mulia ! Beberapa hari yang lalu, kamu pernah bilang jika kurang Enak Badan, apa kamu berbohong padaku?

Yang Mulia ! Aku sudah memaafkanmu,satu kali

ini yang kedua kali nya, tidak akan ada yang ketiga kalinya

Ya, Yang Mulia, aku tahu aku bersalah

Kukira dia memanjakan selir sien, dan tergoda olehnya, ternyata jika tahu yang sebenarnya

sungguh keren

Sudahlah, berdirilah. Memandang niat baik mu, hari ini,

aku memang sudah lelah. Malam ini kamu nginap disini saja

Terima kasih, Yang MuliaI ! dasar tidak tahu malu segala cara di lakukan untuk mendapatkan perhatian darinya

selir Sien, aku tidak akan membiarkan kamu berhasil

Yang Mulia ! Fu Cien!

Cepat

Cepat semprotkan pewangi ke dalam. Dan suruh tabib obati selir Sien ! Baik..

Yang Mulia, maksud-mu aku yang kentut

Aku tidak menyalahkanmu. Lebih baik kamu pulang saja.

Aku permisi dulu

Aku mau tahu, apa kamu masih mau berbuat yang macam macam

Yang Mulia, di dalam masih bau, kita disini dulu

atau kita istirahat di tempat lain saja

Baiklah. Selir De lagi hamil., Aku tidak mau mengganggu dia

kita pergi ke istana Che Lan saja

wah ini cocok sekali , Harus cepat kembali dan bersiap

Yang Mulia tiba

kenapa sudah Malam masih berdandan. Apa kau tahu aku mau datang, atau kita punya kontak batin ?

Siapa yang punya kontak batin denganmu, dasar tidak tahu malu

aku anggap saja aku tidak mendengarnya. kalau tidak, kamu akan ku hukum lagi

jangan di lihat. kenapa cermin ini begitu kuning, wajahku kan jadi kuning.

Yang Mulia, malam malam begini, ada apa datang ke istana Ce Lan? mencari aku atau adik?

benar juga. dimana Hu Cie Yi? kenapa aku tidak melihat dia?

adik...adik lagi di luar menikmati bulan

hari ini tid ak ada bulan ! jika tidak ada bulan, mungkin melihat bintang

aku ingat, sebelum aku naik tahta, kita bertemu di taman dibawah sinar bulan

dan kini tampaknya keadaan tidak begitu baik

kamu berulang kali mempermainkanku, kau bilang aku seperti musang kuning.

juga bilang aku seperti kedelai. memberi aku pangkat tingkat lima, lebih rendah dari adik

itu karena kamu yang suka melanggar peraturan

istana punya peraturan. jika aku tidak mengajarimu

aku kuatir nanti kamu akan kesulitan

Yang Mulia benarkan semua itu demi kebaikanku ? kamu tidak percaya padaku ?

percaya...aku percaya apapun yang kamu katakan

kamu benar benar percaya atau pura pura percaya ? kalau percaya, kok mukanya cemberut

tidak. aku tidak akan cemberut lagi dihadapan Yang Mulia lagi

baguslah

matamu

aku tahu mataku ini jelek sekali. Yang Mulia pernah bilang mataku seperti musang kuning.

karena itulah , aku bisa tetap mengingatnya, aku suka ! apa ?

aku bilang, aku suka

kakak

Hu CieYi

mau kemana ? lepaskan

berhenti!

kakak.. ! kenapa kamu sudah kembali ? aku mau pergi, tapi dia tidak mengijinkannya

aku perintahkan kamu, malan ini, kamu dilarang keluar istana Che Lan

maksudmu, aku dan Fei Luan melayani kamu, kita main bertiga ?

aku tidak mau, kakak. ! adik.. ! Hu Cie Yi tetap disini. kamu boleh pergi

apa kamu bilang ? aku menyuruhmu pergi, jangan mengacau disini

baik, aku akan pergi

tapi aku akan mengingat sikap mu ini ! kakak !

Li Han, kamu sungguh kurang ajar! kamu membalikan wajah lebih cepat daripada membalikan buku

setiap kali adik muncul, dia seperti kerasukan, matanya hanya ada dia.

kamu menipu ku. jika aku mempercayai mu lagi, aku bukanlah manusia !

kamu takut padaku ? kenapa ? itu karna kamu bisa membunuh orang

bunuh Liu Ke Ming

juga orang lain. pedang kamu memenggal kepala mereka..

aku juga tidak ingin membunuh orang, juga takut membunuh orang. tapi

jika kamu tidak membunuh orang saat itu, orang lain yang akan membunuhmu

aku tahu, tapi apakah menjadi kaisar itu baik?

kamu benar. aku juga tidak bersedia menjadi kaisar

lalu kenapa kamu masih berebutan jadi raja dan membunuh orang?

karna aku punya satu impian. jika sudah tercapai, aku akan mengundurkan diri, lalu hidup bebas

akhirnya kamu tertawa juga, ayo.! aku takut dan belum siap

tenang saja, jika kamu belum bersedia, aku tidak akan memaksamu.

aku hanya ingin kamu duduk disini

kalian berdua bersaudara , tapi kenapa sifat kalian sama sekali beda

kami bukan saudara kandung, tapi kami lebih dekat daripada saudara kandung

kamu sudah mengantuk?

kalau ngantuk, istirahatlah

aku akan pergi mencari kakak. ! tidak perlu aku akan menyuruh orang mencarinya

terima kasih

sampai ketemu

apa yang di tangisi ? menangis lagi..kamu memang tidak berguna

tapi aku ingin sekali menangis

terima kasih,

seharusnya berterima kasihlah pada Yang Mulia

aku sudah berterima kasih, dan sudan memakainya, terserah mau ambil atau tidak.

tadi aku baru terpikir, aku sudah bersikap tidak sopan padamu

tidak sopan? keterlaluan..!

aku minta maaf.! tidak ada maaf bagimu. aku juga tidak akan percaya perkataanmu lagi

berhenti ! aku sudah tidak tahan melihatnya

kamu kira kamu siapa ? beraninya kamu begitu terhadap Yang mulia

seluruh anggota keluarga mu bisa dihukum mati

aku berbuat begini , tanyakan saja apa yang telah dia perbuat padaku !

apapun yang dia lakukan, dia adalah kaisar, sedangkan kamu bukan siapa siapa

peraturan istana harus ditaati

kamu ! sudahlah

kita kembali ke istana saja

kakak

kakak, kamu marah denganku ya?

kakak

kakak, kamu bicaralah dengan ku

apa baiknya dirimu? sejak kecil, semua orang menganggapmu seperti jimat. ada kamu tidak ada aku

ibuku begitu, semua orang begitu, sekarang Li Han juga begitu

seharusnya aku yang dibela

ternyata kamu marah padaku. maaf

aku tidak marah padamu. aku marah pada nasibku yang malang

kakak, maaf. aku benar tidak menyukai Yang Mulia.

aku juga tidak akan membiarkan Yang Mulia menyentuh aku

jadi apa yang kamu pusingkan ?

Yi Shi tidak datang

dia tidak melihat suratmu? aku yakin dia melihatnya, juga yakin dia pasti akan datang

tapi dia tidak datang, aku tidak tahu kenapa, hatimu merasa cemas

apa kamu merasa telah terjadi sesuatu padanya?

aku tahu aku tidak boleh berpikiran buruk. tapi

entah kenapa, aku terus terpikiran soal itu

jangan terlalu dipikirkan , mungkin saja dia punya urusan yang tidak bisa di tinggalinnya

setelah selesai urusannya baru pergi menemuimu

tidak, aku sudah menunggunya dari siang sampai malam

walaupun ada urusan, seharusnya dia hanya terlambat

benar juga. jangan jangan dia mengalami kecelakaan?

tidak! aku harus keluar istana mencari dia ! lebih baik tunggu saja dia masuk istana

bagaimana jika dia tahu aku tidak ada di istana?

kamu jangan banyak pikir, aku punya ide

pokoknya, kamu tidak perlu terburu buru mencari Yi Shi, jika dia baik baik saja, kamu

jalan lagi dengannya. jika dia dalam kesulitan bantulah dia dan tidak perlu buru buru kembali

Yi Shi...Yi Shi !

ternyata kamu ! kenapa kamu disini?

kemarin, aku pergi mencari-mu tapi kamu sudah pergi.

makanya aku kesini siapa tahu bisa bertemu denganmu

bagaimana jika aku tidak keluar istana? sebenarnya kemarin, aku menunggumu

maka, semalaman tidak bisa tidur

Fei Luan

aku akan membawamu ke suatu tempat ! tempat apa ?

nanti kamu juga akan tahu, ayo

dulu, aku juga seorang tuan muda. sekitar 7-8 tahun lalu

rumah dan tanah milik keluargaku disita oleh pejabat setempat.

sejak itu, aku mulai hidup seorang diri

tanah dirampas orang,, bagaimana dengan orangtua-mu?

mereka tidak rela ditekan. sejak itu, mereka jatuh sakit dan meninggal.

maaf. aku mengungkit masa lalumu yang menyedihkan

maka dari itu seberapa sulit hidup ini, aku akan berusaha keras setiap hari belajar.

berlatih kungfu. berharap suatu hari nanti, bisa jadi orang sukses

aku percaya kamu pasti bisa menjadi orang sukses

ini untukmu. semoga kamu bisa lulus ujian

ini sangat berharga, aku tidak boleh menerimanya

hadiah tidak bisa di ukur dari mahal atau tidaknya , saat aku sedang

memikirkan-mu, giok pemberianmu selalu menemaniku

aku berikan ini padamu , berharap di saat kamu

sedang memikirkan aku, anggap saja ini penganti diriku

anggap saja ini sebagai tanda cinta kita

aku tidak tahu. aku hanya tahu saat aku bersamamu, sungguh membahagiakan

saat aku tidak melihat-mu, aku jadi merindukanmu

Fei Luan ini sebagai tanda cinta kita. giok ini membuat kita tidak akan berpisah

kamu bersedia memberikan hatimu padaku?

aku

bagaimana denganmu?

akhir akhir ini banyak wilayah mengalami bencana, rakyat sangat menderita.

aku sebagai kepala negara, mulai sekarang akan mengurangi semua pengeluaran yang tidak penting

berusaha membantu rakyat, mengatasi semua kesulitan

apa Yang Mulia kuatir kan ? bencana ada dimana mana, tidak mungkin aku tidak kuatir.

aku akan segera mengirimkan 20 ribu tael ! maaf, ada yang ingin aku sampaikan

Huai Nan memang mengalami bencana, tapi tidak seburuk yang dilaporkan

Yang Mulia, pejabat Huai Nan, terus meminta bantuan dana

tapi sesungguhnya memberikan 20 ribu taels untuk

orang sendiri, agar bantu bicara hal hal yang baik baik saja

semua dana itu sudah disita dan dikembalikan ke kas negara.

semua dana itu untuk bencana

Beauties in the closet subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Beauties in the closet

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left