نخستین 200 خط.
SERIAL NETFLIX
Wanita langsing semua sama. Wanita gemuk bermacam-macam.
TAK DIKENAL
- Halo. - Hai, Orang Asing.
Tebak ini siapa.
Pooja.
Arya, kau hebat.
Pria sejati tak akan lupa suara mantan pacarnya.
Sebab itu aku terkejut.
- Kau telepon dari mana? - Aku di Gurgaon. Sektor 46.
- Mau bertemu? - Ya.
Arya? Kau di sana?
- Kutelepon lima menit lagi. - Baik.
- Lihat. Ini yang kupakai malam ini. - Lalu?
Lihat baik-baik.
Kau tahu pendapatku?
Kurasa kau ingin aku melarangmu memakai gaun ini.
Kau takut.
Tidak. Aku akan memakainya malam ini.
- Belum pernah kulihat. - Tak pernah kupakai.
- Kegemukan? - Malu.
- Kini tidak lagi? - Aku siap.
- Siap untuk apa? - Siap memakai gaunnya.
Aku tahu rencanamu.
Apa, Arya?
Membuat pria tergoda.
Tepat sekali. Benar.
Hanya pria muda.
Seberapa muda?
Usia 25-26, mungkin?
Catatan pribadi.
Saat pria paruh baya punya pacar berusia 25,
itu berarti kesuksesan.
- Sebab itu istriku berpikir… - Mantan.
Mantan istriku mengira jika punya pacar berusia 25,
maka artinya dia masih seksi.
Dia lupa bahwa pria berusia 25 mau meniduri siapa pun yang gratis.
Paman.
Dengar, aku hanya ingin punya hubungan singkat yang liar
dengan pria muda yang tampan. Itu saja.
Seseorang yang antusias dan bersemangat.
Seseorang yang seksi.
Ya, semua tentangnya begitu… seksi.
Apa maksudmu dengan "seksi"?
Lihat? Anak… Pria usia 25 tak akan tanyakan itu.
Dengar, novelis pria yang sukses akan lebih mudah
mendapatkan kekasih muda dan seksi.
Kau tak kenal wanita seksi sebelum aku.
Aku kenal banyak wanita seksi sebelum kau.
Ayolah, aku pernah melihat mereka.
Lihat saja apa yang bisa kulakukan, Bibi.
EPISODE 5 SANG MANTAN KEMBALI
Selamat pagi!
Pagi yang sangat menyenangkan.
Selamat pagi, Pak Basu.
Panggil saja Dr. Basu.
Maaf. Dr. Basu.
Baik. Anak-anak, ini adalah hari…
Hari Selamatkan Bumi!
Kalian adalah aktivis lingkungan!
Menarik sekali. Masuklah.
Tidak. Masih banyak yang harus kami datangi, jadi…
Untuk Hari Selamatkan Bumi,
kami meminta warga kompleks mematikan semua lampu
dari pukul 19,00 hingga 20,00.
Inisiatif yang bagus, Dr. Basu.
Untuk selamatkan bumi dan membuatnya lebih baik
untukmu, untukku…
dan anak-anak kita.
Bukan lampu saja.
Namun, semua perangkat yang memakai listrik.
Kulkas juga?
- Ya. - Kalau pembeku?
Akan ada pertemuan kecil di taman pada pukul 18,55,
untuk menghitung mundur acaranya.
Kau dan Rohini harus datang.
Kami pasti datang, Pak Basu.
Kenapa kau bohongi mereka, Basu?
Kau naik mobil ke tempat berjarak 300 meter,
kau mencari sekolah ber-AC sentral.
Berapa liter air dihabiskan untuk membuat sekilo cokelat?
Dua puluh ribu liter.
Aku bukan melarang hidup enak,
tetapi kita harus memilih. Menjadi biksu atau hidup enak.
Keik cokelat, selamatkan Bumi.
Jika memilih keik cokelat, maka jangan mengkhawatirkan Bumi.
Makan saja keiknya. Tidak apa-apa.
Sampai jumpa.
Hai.
Hai.
Kau yakin tak mau mampir? Aku mau pamer ke istriku.
- Kapan-kapan saja. - Baik.
Banyak rapat di klub.
Lihat dirimu. Masih sama seperti saat kau campakkan aku.
Aku menyesal. Lihat, kau kini terkenal.
Sedang apa di Gurgaon?
- Urusan pekerjaan. - Sebagai apa?
- Pemilik rintisan. - Maaf. Kau pengangguran.
Kau tak berubah.
Penghasilanku lumayan.
Aku di sini beberapa hari, bertemu investor.
- Butuh pendanaan? - Sedikit, tetapi boleh juga.
Dengar, temuilah istriku.
Dia penanam modal dan bekerja di Fountainhead.
Ya. Aku pernah dengar. Siapa namanya?
Namanya Shruti Sharma.
Kutelepon dia sekarang.
- Baik. - Sebentar.
- Ya. - Ya, dengar.
Aku bersama kawan lama, pemilik perusahaan rintisan.
Pemain golf berusia 45 tahun
yang mengira punya inovasi mengantar makanan?
Tidak, dia sangat cantik.
Hati-hati,
dia dan aku pernah punya rasa semasa kuliah.
Namanya Pooja Chopra.
- Dia di sebelahmu? - Ya.
Nama gadisnya mungkin sudah berubah sekarang.
Namamu tidak.
- Kurasa namanya masih Pooja… - Pooja Jain.
- Ya, dia… - Aku dengar.
- Apa nama perusahaannya? - Nama aplikasinya…
- Aapgrade. - Aku juga bisa dengar.
Dengar, kalian harus bertemu.
Dia butuh pendanaan. Sedikit, tetapi dia tak keberatan.
Bagaimana?
Undanglah dia ke pesta malam ini.
Banyak orang kaya di sana.
Baik. Terima kasih.
Coba tebak.
Istriku dan miliarder Korea investornya
mengadakan pesta besar di klub golf malam ini.
Kurasa kau harus datang.
- Baik sekali. Terima kasih. - Sama-sama.
Kau memang pria yang baik.
Yang kadang bersikap tak terlalu baik.
Dengar, mungkin malam ini aku akan berbuat baik.
Selain memamerkan mantan pacarku yang seksi dan cantik ke istriku.
Sampai nanti malam.
- Sampai jumpa. - Baik. Dah.
Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88
Jadi, Pooja salah satu wanita yang fotogenik dari pinggang ke atas.
Ya. Menyedihkan melihat wanita yang pernah kita tiduri seperti ini.
Bayangkan perasaan dia.
Nanti malam, Shruti akan tahu kau tak akan dapat lebih baik dari dia.
Jangan sampai Shruti melihat wanita ini.
Kau bisa sembunyikan wanita di pesta?
Hanya sembunyikan separuh wanita.
MASHA AJAK AKU KENCAN, TN. ARYA IYER.
Hei.
- Ingat Masha? - Ya.
- Pramugari itu? - Ya. Dia menggodaku.
Bajingan, bagaimana kau bisa dapat?
Penulis adalah orang menarik.
Mereka tak tahu banyak, tak mungkin membosankan.
Kecuali dia wanita panggilan kelas atas.
Kau tahulah.
Mereka goda pria paruh baya hingga merasa seperti George Clooney,
lalu mereka sebutkan tarifnya.
Makin mudah. Rapi dan tak rumit.
Kau tak mau gadis muda tergila-gila?
Pujiannya yang berlebihan,
mendengar semua ceritamu?
Pertengkaran kecil, dan gairah seksnya yang liar.
Aku menunggu-nunggu kau menjelaskan bagian seksnya.
Coba kita lihat.
Gadis muda cantik yang suka aku, tetapi memujaku berlebihan,
dibanding seks kilat tanpa macam-macam?
Tidak masalah.
Namun, cinta adalah seks oral tanpa kondom.
Ini. Ingat itu.
- Aku butuh bukti dia wanita panggilan. - Caranya?
Aku belum pernah kencan di dalam limosin.
Kenapa memilihku?
Kenapa tidak?
Ya.
Apa ini?
Dari mana datangnya?
Baru kali ini kulihat uang muncul dari bokong.
Ya. Harus kusimpan di mana?
Sebentar.
Kau seperti mesin ATM.
Mungkin dengan menekan tombol akan keluar uang lagi.
Taruh saja, tetapi jangan sampai lupa.
Baiklah.
Omong-omong, kau mau pegang?
- Tidak. - Tidak.
- Hai. - Hai.
Hai.
Maafkan aku.
- Aku pangling. - Sudah kuduga.
- Terima kasih sudah datang. - Kau cukup…
- Keren. - Terima kasih.
- Kau mau topi? - Tidak usah.
Maaf. Itu jadi bahan lelucon semasa kuliah,
dan kini aku sadar masa-masa itu sudah lewat.
Ya, kurasa begitu.
Tidak apa-apa. Sampanye jadi penebusnya.
Bagus.
KEPOLISIAN GURUGRAM
No comments yet. Be the first to leave one.