Don't Trust the B---- in Apartment 23

Don't Trust the B---- in Apartment 23

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Don't Trust the B---- in Apartment 23-S1 E1 Pilot 2012 WEB-DL 720p Pahe in
ناشر abelhead
Hanya resync dari iflix.

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
تاریخ انتشار: 2016-10-05
تعداد دانلود: 60
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 194 خط.

"Tinggal di New York mengajarkanku bahwa hidup itu penuh kejutan."

"Kejutan itu bisa jadi menakutkan..."

"...tapi jika kau bersikap terbuka, kejutan itu bisa mengubah hidupmu."

- Steven. - Chloe.

Aku tahu hal ini akan terjadi.

Aku juga.

Astaga! Ya.

- Aku suka fotomu yang ini. - Terima kasih.

Astaga, ya!

- Bocah nakal. - Bercinta denganku.

- June. - Apa ini?

Hei... aku bisa menjelaskannya.

Tidak, Steven, aku saja.

June, aku bercinta dengan tunanganmu di atas kue ulang tahunmu.

Aku juga terlambat membayar setengah uang sewa.

"Begitulah. Teman sekamarku tidur dengan tunanganku."

"Di atas kue ulang tahunku."

"Itulah hal terbaik yang pernah terjadi padaku."

Seperti dalam serial "Friends".

Pernahkah kau melihat sesuatu yang sangat indah dalam hidupmu?

Hanya wajah anakku yang baru lahir.

Harus kufoto dan kutunjukkan pada orang tuaku, mereka pasti kagum.

"Ibu dengar roti di sana harganya 4 dolar sepotong."

"Jangan beli roti! Akan Ibu kirimkan!"

Aku tak sabar ingin perlihatkan ini pada Steven, tunanganku.

Dia sedang mengambil gelar Master di jurusan Psikologi Perilaku.

"Begitu aku selesaikan tesis-ku, aku susul kau di New York..."

"...dan kita menikah. Aku menghitung hari, June."

"Kubuat jerapah dari pembersih pipa."

Aku tahu yang kau pikirkan.

Bagaimana aku sampai di sini?

Ini seperti kau berada dalam benakku.

Perusahaan Hipotek Buchwald. Mereka membayar untuk memindahkanku.

Mereka memberiku apartemen perusahaan ini.

Apa kau percaya ini? Umurku 26 minggu depan...

...dan hidupku berjalan tepat sesuai rencana.

Hei! Ada apa?

Kantor ditutup, pemerintah membekukan semua aset kita.

Rupanya pak Buchwald menggelapkan uang investor milyaran dolar.

- Saat ini polisi sedang mencarinya. - Di mana Buchwald?

Kurasa kau tak paham, aku pindah jauh dari Indiana untuk pekerjaan ini.

Kau June Colbern? Aku Mark Reynolds.

Seharusnya aku menjadi mentor asosiasi untukmu.

Sedikit saran, terapkan mental penjarahan.

Lihat? Dia paham. Kau tak akan pernah menggunakannya, Rhonda!

Aku sangat menyukainya.

Rhonda.

Astaga, apa yang terjadi?

Gedung ini adalah aset dari Perusahaan Hipotek Buchwald...

...dan sudah disita oleh pemerintah.

- Namun aku tinggal di sana. - Kurasa tidak lagi.

June Colbern? Kau mau barang-barangmu ditaruh di mana?

Maaf, kau tak bisa duduk di sini.

Aku sudah pesan kopi, katanya aku bisa duduk di sini.

- Jika kupesan kopi, jadi... - June? Ini aku. Mark.

Hei. Aku baru saja dipekerjakan sebagai manajer di sini.

Tak boleh ada celah di resume, 'kan?

Sepertinya baru 4 jam yang lalu.

- Aku tahu. - Baiklah.

Aku punya rencana juga, aku tak akan pulang...

...dan memberi tahu keluargaku bahwa aku gagal.

"Kami sudah menghabiskan banyak uang..."

"...membiayaimu kuliah pasca sarjana."

"Kau adalah investasi kecil kami."

"Kami melalaikan tiga kali pembayaran hipotek..."

"...tapi jangan tertekan, Sayang!"

Aku harus berhasil, aku harus menunggu badai ini berlalu.

Maksudku, kemalangan ini tak akan berlangsung selamanya.

- "Dicari teman sekamar." - (Dicari Teman Sekamar)

Ini Billy, itu Joanne.

Itu Austin, dan itu Karen.

Dia yang paling serius.

Kau percaya aku sudah jadi nenek?

Lihat kedua pahaku. Kencang. Kuat.

Madonna Kuat.

Aku tak suka wanita kasar, berisik, cerewet, atau berambut merah.

Kita jadi atau tak jadi kekasih...

...itu terserah padamu.

Teman sekamarku selama 4 tahun baru saja pindah untuk menikah.

Kukatakan "teman sekamar", tapi kami lebih dari saudara.

Kami saling membantu selama pasang surut kehidupan.

New York bisa jadi tempat menakutkan saat pertama kali pindah.

Kau harus punya sistem pendukung yang bagus.

Sate ayam?

Tiga hal teratas dalam hariku yang sempurna, sate ayam...

...musik Brazil, dan film "Baz Luhrmann".

Juga Pangeran Harry di ranjangku!

Aku perpanjang. Kuperpanjang jadi 4 hal.

Apa itu foto Dawson?

Ya, James Van Der Beek.

Sang Beek dari film "The Creek", "Le beek c'est chic".

Kami berkencan sebentar dan memutuskan lebih baik berteman.

Kami sungguh tak cocok secara reproduksi.

Bayangkan memasukkan mentimun ke dalam dompet koin.

Jadi, sekarang dia seperti sahabat homo-ku, tapi dia normal.

- Pernahkah kau dengar itu? - Kau fantastis.

Kau minum minuman berwarna merah muda.

Aku ingin tinggal di sini.

Ini pertama, terakhir, dan jaminan untuk pindah.

Baiklah. Maksudku, itu semua yang ada di tabunganku, tapi sepadan.

- Baiklah, ayo mulai. - Astaga. Benarkah? Terima kasih.

Seperti serial "Friends".

Kau, kemari.

Kemari, aku berusaha membantumu. Ini informasi penting.

Kau di sini karena iklan teman sekamar?

Ya, sebenarnya, aku...

Jangan percaya wanita murahan yang ada di apartemen 23.

Maaf? Kau sebut hal yang sangat mengganggu...

...kemudian kau banting pintu.

- Halo? - Tak ada orang di rumah!

Hai, Steven. Ini aku.

Kau tak mungkin percaya apa yang terjadi.

Telepon aku begitu kau terima pesan ini, ya? Sampai nanti.

Halo, tetangga. Hai. Aku Eli. Gedung sebelah.

Hai. Aku June. Aku baru saja pindah.

Kau pasti kepanasan karena membawa semua kotak itu?

- Cukup berkeringat? - Ya, kurasa begitu, sedikit pegal.

Ya.

Pegal.

Kau sedang apa?

Tidak.

Tidak, hentikan itu! Aku telepon polisi.

- Aku telepon polisi! - Ada apa?

Hei. Aku bisa melihat penolakanmu.

Jangan ke sini. Ada orang sesat di sana.

- Hei, Eli. - Hei, Chloe.

- Tunggu. Kau kenal dia? - Kami teman lama.

Dia menutup restoran Sushi bawah tanah tempat aku bekerja dulu.

Inspektur kesehatan. Terlalu banyak kotoran tikus, Chloe.

Jadi, bagaimana pindahnya? Tadinya aku mau membantumu...

...tapi aku jadi tak ingin.

Setiap... ya, tak apa.

Aku hanya mengalami pertemuan aneh dengan wanita di ujung koridor.

Dia memperingatkanku untuk tak percaya padamu.

- Itu Robin, dia jatuh cinta padaku. - Baiklah.

Kami bertemu beberapa tahun lalu saat syuting video musik Rap.

Dia asisten produksi. Bokongku disemprot dengan sampanye.

Tahan.

Aku menulis musik Rap saat ikut Perkemahan Kristen.

Judulnya, "Yesus itu keren."

Lucu.

Apa yang terjadi?

Hei, teman sekamar. Kau tepat waktu untuk aksi kecil empat orang.

Lepaskan celanamu. Kuberi jaminan.

- Aku dukung ide itu sepenuh hati. - Satu, aku sudah bertunangan.

Lalu nomor dua, aku ada wawancara kerja besok, jadi...

- Jangan berisik. - Ayolah, kau yakin?

Mereka sangat seksi!

Menyingkir dariku, tidurlah.

- Hei, Tiger Beat. - Hei, wanita murahan, sedang apa?

Tak ada. Hanya nonton TV.

- Kau sedang apa? - "Hanya membaca skenario."

Sesuatu yang Judd Apatow ingin aku lakukan. Dengan jadwalku...

Ada penggemar yang datang? Apa dia menggunakan flanel padamu?

Kami sedang berunding.

"Teman sekamar baru sudah keluar?"

Segera. Kuberi dia 3 hari, puncaknya.

- Kau memang tukang tipu. - Bukan, aku berpaham humanisme.

Benarkah? Seorang humanisme beriklan membutuhkan teman sekamar...

...ambil uangnya, dan membuatnya gila hingga dia keluar?

Nantinya gadis-gadis itu menyadari bahwa mereka tak cocok di sini...

...dan aku hanya membantu mendorong mereka keluar.

Aku bagian dari sistem pencernaan hebat ini, ini New York.

Mungkinkah ini alasan kau tak punya teman perempuan satu pun?

Terserah, aku tak ingin. Perempuan terlalu licik.

- Jadi siapa nama yang satu ini? - "Tak penting siapa namanya."

Dia hanyalah keset lugu dari kota kecil lainnya.

Dia punya tunangan yang sering dia ceritakan.

Tunangannya tak pernah mengangkat teleponnya...

"...dan dia menghabiskan waktunya dengan anak laki-laki usia 13 tahun."

Halo. Ada yang tak benar pada pria itu.

Baiklah, aku harus pergi.

Pekerjaan ini milikmu. Kau hanya perlu ke sana dan ambil!

Jika kau bisa memberikan resume ini pada bos-mu...

- Aku punya gelar MBA. - Nona, kami tak butuh pegawai.

Kubilang padamu jutaan kali.

- Hei! - Kulakukan!

Ada pelari lagi!

Astaga!

"Ada satu pesan baru."

Hai, sayang. Maaf kita jadi susah berkomunikasi.

Banyak hal gila dengan Jeremy. Dia mulai takut pada sepeda...

...jadi kumasukkan dia dalam bilik angin.

Aku akan di sini sepanjang malam. Kucoba lagi besok.

Aku mencintaimu.

Hei. Bagaimana pencarian kerjanya?

- Aku ingin sendiri. - Maaf. Kau sedang merancap?

- Tidak. - Tak apa, aku paham.

Aku punya sejarah seksual yang panjang dengan bak mandi itu.

Seolah aku Jessica Tandy, dan bak mandi itu Hume Cronyn.

Jangan hiraukan aku. Pakai saja Cronyn-mu.

Maaf. Aku tak bermaksud kasar.

- Aku sungguh mengalami... - Kau menyukainya?

Desain Alexander McQueen, kubeli dengan uang sewa lebih yang kau beri.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left