Start-Up

Start-Up (스타트업)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Start-Up S01E10 720p NF WEB-DL DDP2 0 H 265-SH3LBY
ناشر MarBot

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
تاریخ انتشار: 2020-11-27
تعداد دانلود: 37
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

EPISODE 10

Pak Han, sebenarnya kau siapa?

Kuharap suatu saat…

Dan siapa Do-san?

…kau akan mengenaliku…

Pak Han! Kumohon.

Katakan sesuatu.

…dan melihatku.

Ya.

Do-san.

Kau ingat tempat kau dan aku menaruh surat 15 tahun lalu?

Di mana itu?

Cepat jawab. Kumohon.

Namun, bukan dengan tatapan begini.

Kenapa tak bisa jawab?

Kenapa Pak Han yang ada di sini, bukan kau?

Penyesalan selalu datang belakangan.

Pak Han, ceritakan semuanya.

Jujurlah.

Jangan bohongi aku lagi.

Aku tak mau dibodohi lagi.

Siapa yang menulis surat

15 tahun lalu itu?

Do-san

atau kau?

Nenek minta tolong kepadaku.

Dia bilang mau memberimu teman.

Karena itu, aku tulis surat-surat itu.

Ternyata semua bohong sejak awal.

Lantas, siapa Do-san?

Kenapa pakai namanya?

Itu tak berarti apa pun.

Di depan kami ada koran,

dan nama itu ada di berita.

Hanya nama dari berita?

Ternyata dia sungguh orang asing.

Lantas, bagaimana Do-san bisa datang ke pesta relasi itu?

Jika perkataanmu benar, berarti aku dan Do-san tak saling kenal.

Jadi, bagaimana bisa?

Aku mencarinya.

Nam Do-san yang di berita itu.

Lalu, aku memintanya menjadi Nam Do-san di surat itu

dan minta dia menghadiri pesta.

Lantas, kenapa Do-san

menuruti permintaanmu?

Padahal dia tak kenal aku.

Waktu itu, keadaan Samsan Tech

sedang sangat sulit.

Ternyata karena uang.

Tidak. Bukan karena itu.

Awalnya memang begitu. Tapi setelah itu perasaannya tulus.

- Aku juga… - Bagaimana kau tahu itu?

Semua bohong sejak awal. Bagaimana aku bisa percaya?

Nona Seo, aku…

LEHER KURA-KURA

Kau bersama Dal-mi? Di mana?

STASIUN PINTU MASUK SAND BOX

Baik.

Ya.

Kau baik-baik saja?

Baiklah. Jangan khawatir. Pergi saja.

Ya.

- Itu Do-san? - Ya.

Akhirnya dia kena kekutu.

Kekutu?

- Nona Seo tahu semuanya? - Ya.

Aku sudah bilang untuk hilangkan kekutu itu dari awal, 'kan?

Apa perusahaan kita akan berakhir?

Kenapa berakhir?

Nona Jung? Tak ada apa-apa.

- Putar ke sini? - Ke arah lain.

Nona Seo tahu apa?

Aku tak bicara apa-apa. Chul-san, kau bicara apa?

Bukan apa-apa.

Cepat katakan kepadaku. Sekarang!

Benar-benar berakhir.

Berpacaran dalam satu perusahaan rintisan harus dilarang.

Kenapa dilarang? Menyukai orang lain bukanlah kesalahan.

Benar. Tidak aneh bagi pria dan wanita

saling menaruh perasaan…

Tak boleh begitu.

Pegawainya hanya ada lima. Bagaimana jika berpacaran lalu putus?

Pasti sangat tak nyaman.

"Mantan pacarku, cek portofolio ini."

"Mantan pacarku, kodenya sudah selesai?"

Tak nyaman.

Bisa saja mereka tak putus dan tetap berpacaran.

Benar.

Bisa saja begitu.

Coba kalian pikir.

Pria yang mengiriminya surat ternyata pria lain.

Pria itu Han Ji-pyeong.

Pria yang kaya, pintar, tampan, dan punya segalanya.

Dal-mi pasti goyah.

Han Ji-pyeong lawan Nam Do-san.

Han Ji-pyeong pasti menang.

Itu akhir ceritanya. Tak perlu dibahas lagi.

Hei! Do-san tak akan mudah dikalahkan oleh Pak Han.

Tentu tak mudah. Tapi, sangat mudah.

Tapi ada sisi Do-san yang lebih baik daripada…

Tidak ada. Sama sekali.

- Astaga, - Menyebalkan.

Harta, pendidikan, dan relasi. Di semua aspek.

Apa itu penting? Apa yang paling penting saat menyukai seseorang?

Yang penting hati!

Benar, itu penting.

Namun, hati yang penting itu terbagi dua.

Cinta pertama karena surat, dan cintanya yang sekarang.

Cintanya terbagi dua.

Namun, yang mana cinta sejatinya?

Menyebalkan.

Ayah, aku dapat surat cinta.

Tulisannya bagus, 'kan?

Katanya kami seumuran. Namanya Nam Do-san.

Namanya bagus, 'kan?

Ini.

Ini kartu namaku.

SAMSAN TECH

SAMSAN TECH, NAM DO-SAN

Karena itu, aku mengikuti jejakmu.

Aku akan memulai bisnis sepertimu, Do-san.

Kita…

berhasil masuk Sand Box.

- Kau serius? - Ya.

Kita bisa berjalan tanpa tujuan.

"Berlayar tanpa peta." Ingat itu?

Dal-mi, jangan menangis.

Kumohon jangan menangis. Ya?

Aku berniat…

mengabulkan permintaanmu sehari itu dan mengakhiri semuanya.

Namun…

Sehari itu sangat indah. Aku tak bisa mengakhirinya hari itu.

Makin aku menundanya,

makin aku tak mau mengakhirinya.

Dal-mi, aku bersalah. Jadi, kumohon maafkan aku…

Jangan minta maaf!

Seharusnya kau menyangkalnya

dan bilang bahwa kau Do-san yang asli.

Kenapa kau minta maaf?

Jika begitu, semuanya menjadi benar.

Lantas, semuanya memang palsu.

Maafkan aku.

Apakah menyenangkan?

Melihat aku senang

seperti orang bodoh karena surat palsu itu.

Kubilang akan berbisnis sepertimu.

Saat dengar aku bicara begitu, padahal aku tak pantas.

Apakah menyenangkan?

Aku tersiksa.

Saat kau melihatku…

Tersenyum kepadaku…

dan mendukungku.

Aku merasa sangat tersiksa karena tahu itu semua bukan untukku.

Aku…

Aku mau menjadi orang yang kau mau.

Tapi aku tak bisa begitu. Itu menyiksaku.

Orang yang aku mau?

Aku tak tahu siapa dia.

Dal-mi sudah sampai.

Dia langsung masuk ke kamarnya.

Tidak. Katanya dia lelah, jadi, tak kuajak bicara.

Jangan khawatir. Dia akan baik-baik saja.

Ya, istirahatlah.

IKUTI MIMPIMU

HARI DEMO

ACARA TEMPAT PERUSAHAAN RINTISAN MENDEMONSTRASIKAN

PRODUK DAN MODEL BISNIS MEREKA KEPADA INVESTOR

Kau sedang apa?

Ini semua berbahaya bagimu, saat matamu makin buruk.

Apa ini saatnya mengkhawatirkan mataku?

Ya. Tentu saja.

Kau tahu apa yang paling menyiksaku?

Aku masih belum memahami apa yang terjadi sekarang,

dan melihatmu membuatku tersiksa,

tapi aku harus ke kantor.

Aku harus ikut Hari Demo, dan harus meneruskan

NoonGil.

Aku harus bekerja seperti biasa

sambil melihatmu dan Pak Han.

Tapi aku tak bisa begitu.

Karena itu, wajahku begini.

Ya.

Untuk sementara, kita bertemu di kantor saja.

BERSATU DAN LAWAN

TOLAK KERJA SAMA DENGAN INJAE COMPANY

Pastikan kau sering sebutkan itu dalam artikelmu.

- Kami menolak! - Kami menolak!

Halo, Pak Oh Yeon-ho.

Hei. Kenapa kau berani-beraninya ke sini?

Kau membawa reporter?

Bisa bicara denganku sebentar?

Tak ada yang mau kubicarakan.

Jika mau bicara, bicara dengan manajer kami.

Baiklah. Di mana dia?

Pak! Orang yang mau merenggut pekerjaan kita datang!

Dia bahkan membawa reporter.

Siapa katamu?

Halo. Aku CEO Injae Company, Won In-jae.

Aku Nam Seong-hwan.

More Indonesian subtitles for Start-Up

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left