Duel to the Death

Duel to the Death (生死決)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Duel To The Death 1983 720p WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
ناشر Fathir Agry
Manual translate

برچسب‌ها

webrip
web
x264
720p
720
BRip
TS
YTS
تاریخ انتشار: 2021-03-19
تعداد دانلود: 69
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Budha memberkati.

Kami sudah menunggu kalian

Aku bisa membaca pikiranmu, tindakanmu.

Kau ingin tahu seberapa bagus Kungfumu?

Kau harus cari jawabannya, pergilah.

Berhenti.

Bagi orang mati, menang dan kalah bukan apa-apa.

Orang-orang Jepang itu menyia-nyiakan hidupnya malam ini.

Jiwa-jiwa yang malang, semoga Budha memberkati mereka.

Ketua, aku kagum dengan Ninja-ninja itu.

Mereka mengabdikan diri

Menyerang biara kita, mereka tahu akan mati.

Maaf, tapi pendekar-pendekar Cina mereka kurang mengabdi seperti itu.

Qingyun, kalau kau bagaimana?

Apa kau mengabdi? kau melakoni duel ini?

Guru, aku sudah berlatih bertahun-tahun

Aku siap, ini saatnya menguji diriku.

Budha memberkati, kau harus berpikir cermat.

Duel bukan satu-satunya cara untuk menang

Jangan lupa

Kungfu meningkatkan rohani dan jasmani kita

Maaf aku tidak setuju denganmu.

Anda adalah biksu sastra, pemikiranmu berbeda

Kami biksu petarung, duel satu-satunya cara mendapatkan rasa hormat.

Ini akan menjadi duel sampai mati, tapi Qingyun sudah belajar semua dari kami.

Dia harus menguji ilmunya di pertarungan

Terima kasih, Tetua. Aku menghargainya.

Memang benar Jepang sangat ingin merebut gelar petarung terbaik.

Tapi aku bertekad menjaga nama baik Shaolin.

Ini bukan soal kau mengalahkan orang Jepang

Kau harus memenangkan gelar itu juga

DUEL SAMPAI MATI

Selamat datang di Biara Shaolin.

Silakan.

Harus kukatakan Cina negeri yang indah.

Kemasyurannya cukup terkenal di penjuru dunia.

Kau harus bangga.

Anda sangat baik, Tuan.

Tapi anda terlalu memuji.

Ambil contoh kungfu Shaolin, terkenal tapi kuno.

dan terkenal kolot.

Kurasa kau akan menemukan beladiri Jepang terkini jauh lebih unggul.

Maaf aku tidak setuju.

Nyatannya Shaolin adalah seni beladiri terhebat di dunia.

Kami sudah mumpuni sejak berabad-abad dan jurus-jurus kami telah meningkat

Aku tidak yakin petarungmu bisa mengalahkan murid Shaolin.

Katanya kungfu Shaolin mempunyai 72 jurus.

Itu sangat mengesankan, kalian punya tradisi hebat.

Aku yakin kau memaksakan diri untuk diperhitungkan.

Tapi aku ragu, murid-muridmu sekarang sama dengan yang lalu-lalu.

Tapi di Shaolin beladiri murni untuk pertahanan dan peningkatan rohani kami.

Kami tidak mencari ketenaran dan kekayaan

Aku paham, kau pikir kalian lebih pandai dari kami.

Kami bukan pendekar bodoh, paham?

Penduduk pertama di Jepang adalah orang Cina.

Jadi sebenarnya kita bersaudara

Kita di bawah matahari yang sama.

Kita tidak harus bertarung, kita harusnya hidup damai.

Kenapa kita selalu harus beradu kekuatan?

Aku mengerti maksudmu.

Tapi jika di negeriku, pemikiranmu takkan bisa diterima.

Tapi cukuplah berbicara, Kenapa tidak tunjukan kemampuanmu?

Aku bukan petarung yang handal, aku pun bukan utusan Cina.

Mungkin di lain hari.

Kita biarkan yang muda-muda membuktikan diri.

Mumpuni? kau sebut dirimu mumpuni tapi kau tidak berani melawanku.

Lihat dirimu, bersembunyi di balik janggut itu, kau pengecut?

Kau mengecewakan aku.

Baiklah.

Maaf.

Budha memberkati.

Kau bertarung dengan baik, kau memang pendekar hebat.

Kau memujiku, terima kasih, Rahib.

Aku beruntung, aku bukan pendekar yang hebat.

Aku beruntung bisa menang hari ini.

Nasib baik berpihak padaku.

Kisanak, kami para biksu tidak bertarung.

Kami tak seharusnya menjamu tamu seperti ini

Utusan kami adalah Hashimotocada.

Dia adalah pendekar terbaik di Jepang.

Dia siap, dia akan menunggu utusanmu di Bait Suci.

Aku mohon diri.

Budha memberkati.

Qingyun, kau mengejutkan Pendeta Jepang itu dengan kekuatanmu.

Kurasa dia akan kaget.

Aku hanya ingin memberinya pelajaran

Kita seharusnya tak perlu ramah padanya.

Itu membuatnya berpikir kita takut dengannya.

Makanya aku turun tangan

Aku tahu kau ingin aku bertindak

Hebat, kau pasti membaca pikiranku.

Guru, kau seperti ayahku, percayalah aku tahu pikiranmu.

Qingyun, kuharap suatu hari kau bisa kalahkan orang bernama Hashimoto itu.

Kuharap begitu.

Aku berangkat pagi ini

Kau harus berpamitan pada gurumu sebelum berangkat.

Bodoh, kenapa kau memukul dengan keras?

Aku tidak sengaja

Bohong, kau incar kepalaku.

Tidak / Ya.

Karena kau petarung yang lemah.

Kata siapa? / Kataku.

Baik tuan.

Lihat, pengecut itu meminta bantuan.

Majulah pengecut.

Paham?

Terima kasih, tuan.

Ayo lawan dia.

Siapa yang pengecut?

Tuan, aku mengalahkannya, Terima kasih atas bantuannya.

Selamat tinggal.

Salam hormat Jendral

Hashimotocada dari Riosan, Siap melayani anda.

Kau harus menangkan duel ini.

Nama baik negeri kita ada di tanganmu.

Aku takkan mengecewakanmu, Jendral. aku akan menang.

Maka pastikan kau gunakan pedang dengan baik

Baik.

Terima kasih, Jendral.

Menarilah

Ayo bersulang.

Guru!

Minumlah untuk kemenangan dan kemuliaanmu membawa nama perguruan.

Baik.

Minum

Untuk kemenangan

Untuk kemenangan

Ayo kita minum.

Tunggu, jangan pergi, kembali

Saatnya pulang, kawan. Lain kali.

Sampai ketemu lagi.

Siapa kau?

Guru?

Jangan bersedih untukku

Ini adalah kehormatan mati dalam pertarungan.

Ya

Ingat, kau harus bertarung demi kemuliaan perguruan kita.

Jangan pernah menyerah.

Ucapkan falsafah perguruan. Ucapkan sekarang!

Baik.

Bertarung untuk menang, tak kenal takut, bertindak kejam, bertindak tanpa ampun.

Bertindak waspada, Bunuh siapa pun penghalang jalanmu.

Meski saudaramu, bahkan Dewa sekali pun.

Jangan iba, yang kuat yang menang, yang lemah pantas mati.

Ingatlah selalu pesan ini, dan kau akan selalu berjaya.

Tatap wajah kematian dan jangan takut

Karena menjadi pendekar berarti bertarung sampai mati.

Itulah kehormatan tertinggi

Naga!

Naga!

Naga!

Naga, dimana dia?

Lekas tangkap aku.

Jangan sungkan

Apa kabar? / Jangan sungkan

Mati kau

Berhentilah menggodanya

Kau akan terima balasannya.

Tidak

Aku bilang tangkap aku.

Apa kau tuli?

Kau bilang jangan dengarkan aku.

Jadi aku tak peduli

Dasar bodoh

Ada apa mencariku?

Oh, bukan apa-apa.

Aku datang menemui Naga, bukan guruku yang pikun.

Kau kejam sekali / Hati-hati

Aku masih muda, para biksu itu yang pikun.

Naga, kemari.

Aku belum pikun 'kan?

Belum, tapi sedikit lagi.

Apa? kau kupecat.

Aku yakin kau tidak bisa.

Aku pamit, rawatlah Naga.

Dengar, jika kau kalah duel, aku takkan bicara denganmu lagi, paham?

Jika aku kalah, aku takkan membicarakannya.

Tapi jika aku hidup, maka sampai nanti.

Tunggu, apa kau yakin para biksu itu sudah mengajarimu semuanya?

Kau kan yang memasukan aku kesana?

Kau masih tidak terima?

Dulu aku masih kecil

Kau punya bakat.

Kuberi kau kesempatan menjadi pendekar, Lihat dirimu sekarang.

Kau bertarung untuk Cina.

Blah, blah, blah, blah / Diam

Jadi kau menyelamatkan aku?

Ya seharusnya kau bangga aku memilihmu.

Dan kini aku bertarung karena aku berutang padamu?

Tentu saja tidak.

Kau bertarung demi negerimu / Aku bertarung demi harga dirimu

Naga, ayo pergi.

Baik kau diam di situ, burung sialan.

Ada apa dengan kalian berdua?

Aku tak ada waktu untuk murid durhaka.

Dasar bodoh, bangsat!

Apa katamu? / Guru!

Guru, kau tak apa-apa? / Jangan sentuh aku

Jangan panggil aku guru.

Guru.

More Indonesian subtitles for Duel to the Death

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left