نخستین 200 خط.
Tenang!
Hei, hei, hei, hei.
Tenanglah. Tenanglah.
Rileks. Kau tak apa...
Kau tak apa.
Lihat aku.
Syukurlah. Aku sangat khawatir.
Tanda vital aman.
Kau tak melakukan hal gila, 'kan?
Apa aku melakukan hal gila? Aku tidak tahu.
Apa kau ingat bagaimana kau berada di sini?
Tidak.
Apa kau ingat mengalami kecelakaan mobil?
Tidak.
Kau ingat aku tanyakan hal yang sama kepadamu kemarin?
Kau menderita amnesia pasca-trauma.
Bisa kau beritahu aku namamu?
Tentu saja.
Namaku...
Siapa namamu?
John.
Namamu Cain. John Cain.
Jangan khawatir. Semua akan kembali. Oke?
Kami berusaha semampunya.
Hal terbaik untukmu saat ini yaitu untuk istirahat.
Aku akan berada di sini.
Maaf, tapi...
Kau siapa?
Aku istrimu.
Kau istriku?
Cobalah untuk istirahat. Oke?
Apa yang kau lakukan?
Saline isotonik, untuk mengatasi darahmu yang hilang,
Dan juga morfin untuk rasa sakitnya.
Kau pasti menyukainya.
Bisa kita lepaskan ini sekarang?
Arizona
Di Sekitar Perbatasan
Ini sangat kacau.
Apa itu Cain?
Sulit dipastikan. Mayatnya terbakar parah untuk diidentifikasi.
Kami memeriksa catatan giginya.
Kita akan segera mengetahuinya.
Ya.
Apa ini?
Jalan memasuki terowongan saluran listrik kota.
Pesta ini butuh bulanan untuk direncanakan. Mungkin tahunan.
- Apa kalian tahu soal ini? - Tidak, pak.
Kerja bagus. Kerja yang sangat bagus!
Aku akan pecat kalian semua!
Kau ingin kami bagaimana soal ini?
Aku mau kau temukan bajingan itu!
Maafkan aku.
Situasi sedang sulit.
Itu akan sangat bagus untuk tahu apa saja yang kau lakukan.
Bagaimana aku tahu itu? Aku bahkan tak tahu siapa aku.
Maksudku, kapan aku lahir? Apa aku punya orang tua?
Dr. Garza bilang semua pada akhirnya akan kembali.
Cobalah untuk rileks, oke?
2 Desember 1972.
Kau lahir di Boulder, Colorado.
Nama ayahmu Ernie. Dia di Paris,
Akhirnya pergi liburan ke Eropa.
Aku bicara dengannya semalam.
Dia berusaha untuk datang ke sini.
Ibuku?
Ini hanya kau dan aku, Cain.
Ini hanya kita.
Dimana cincinmu?
Ini dia.
Bagaimana kabarmu, kawan?
Cain, ini Eddie.
Kau ingat dia?
Aku rasa tidak.
Ya, Anna beritahu aku kau memiliki masalah ingatan.
- Belum ada perkembangan? - Belum.
Bagaimana aku mengenalmu?
Kau orang yang sangat kacau.
Aku tak mengira seburuk ini.
Biasanya, kau orang yang paling cermat.
Oke. Biar aku perkenalkan diriku sekali lagi.
Aku Eddie. Cain, senang bertemu kau.
Kau sudah seperti saudaraku.
Dan percayalah jika aku akan berusaha semampunya...
...untuk membuatmu membaik.
Kau tahu kenapa?
Karena kau berutang padaku.
Sekitar $5 dari permainan poker.
Benar begitu, tertawalah!
- Bagaimana kabarmu? - Baik.
Oke, semua akan segera jelas, Cain.
Aku datangkan yang terbaik untuk membantumu.
Kau tahu? Aku akan membuatmu kembali normal,
Agar kau bisa mengingat semua yang perlu diingat,
Secepatnya. Aku janji.
Bisa kita bicara sebentar?
Sebenarnya, aku harus pergi. Tapi aku akan hubungi kau nanti.
Temanku.
Permisi.
Dia terlihat kacau. Bukan ini yang aku bayarkan.
Aku sudah bilang, dia belum siap.
Waktu habis, Garza.
Jangan terlalu banyak berpikir. Jangan ragu.
Cukup lakukan yang dikatakan.
Tolong dengarkan...
Kau sudah lupa apa yang terjadi kepada kolegamu?
Aku butuh koper itu.
Jadi aku berpikir mengunjungimu untuk mengingatkanmu,
Bahwa seluruh hidup kita bergantung pada ini.
Ingatlah satu hal.
Siapa yang menyayangimu?
- Ya. - Tidak, tidak, tidak.
Aku mau kau mengatakannya. Siapa yang menyayangimu?
Eddie menyayangiku.
Tentu saja!
Aku sayang orang ini.
Aku tahu.
Aku sangat menyayangimu,
Aku bahkan mengirimmu emotikon hati di pesan teks kita.
Suasana hatiku sedang buruk, Eddie.
Oke. Siapa yang mengirimmu pesan sekarang?
Seseorang yang menyayangimu.
Kau lihat?
Kau tahu, aku...
Kita sudah coba cara pengobatanmu,
Tapi itu jelas tak berhasil.
Jadi sekarang kau akan gunakan semuanya dan apa saja,
Hingga ingatannya kembali!
Itu anakmu?
Sangat tampan.
Jangan khawatir, Garza. Aku takkan sentuh dia.
Kau tahu itu bukan gayaku.
Gayaku lebih dingin dari itu.
Aku lebih suka membunuh ayahnya sekarang juga.
Anak ini takkan memiliki kesempatan.
Tanpa ayah, dia akan tumbuh kurang kasih sayang dan kebingungan.
Dia akan mencoba menjual narkoba, tapi dengan cepat tersadar,
Bahwa narkoba tak menghasilkan banyak uang.
Dia akan beralih ke cara yang lebih buruk untuk hasilkan uang.
Lalu dia akan menangis sendirian hingga tertidur setiap malam,
Karena dia dan ibunya tak mampu untuk penghangat atau makanan.
Tapi yang terpenting, pria kecil ini akan menangis...
...karena dia tak mengerti, kenapa ayahnya menghilang.
Kenapa ayahnya tak cukup menyayangi dia,
Untuk meninggalkan surat,
Sebelum dia menghilang.
Lakukan yang diperintahkan.
Ayo.
- Sini. - Tidak, aku bisa.
Biar aku bantu.
Kau sangat cantik.
Kau tak ingat apa-apa?
Ya.
Aku ingat makanan RS rasanya tak enak.
Wow. Aku ingat itu.
Kau tak pernah biarkan aku melakukan ini.
Apa, menyuapiku? Kenapa aku membiarkan itu?
Ini yang pertama.
Aku ingin tahu apa yang terjadi.
Bagaimana itu terjadi.
Kau menghilang berhari-hari.
Aku pikir...
Aku pikir mungkin kau berubah pikiran.
Berubah...? Kenapa aku berubah...
Siap untuk latihan bergerak?
- Oke. - Oke.
- Siap? - Ya. Ya, ya, ya.
Oke, tarik napas dan lakukan perlahan-lahan.
- Oke. - Oke.
- Kakimu duluan. - Astaga.
Oke. Tarik napas.
Oke.
- Oke, apa kau merasa mual? - Aku tak apa.
Itu karena saline, oke? Terkadang itu berefek seperti itu.
Bagus.
Oke. Oke.
Bagaimana keadaanmu?
- Baik. Waktunya untuk tes? - Bukan.
Ada apa, dokter?
Apa maksudmu dengan itu?
Siapa aku?
Kau bersuara, aku tembak kepalamu. Kau dengar?
Sekarang kau sebaiknya beritahu aku apa yang terjadi.
Ini hanya akan membuat keadaan makin memburuk.
Keadaan apa?
Mereka orang-orang berbahaya. Oke?
Bukan hanya mereka yang perlu kau khawatirkan.
Ya? Apa itu termasuk kau?
Masuk.
- Kau harus mengerti ini. - Aku sangat mengerti.
Kau bukan istriku.
Dia di sini. Kami turun ke lantai tiga.
Bajingan!
Dia di lift.
Sial.
Kita tak bergerak.
Apa yang kau lakukan?
Entahlah.
Aku tidak tahu.
Lift utama tak berfungsi. Mereka takkan ke mana-mana.
No comments yet. Be the first to leave one.