نخستین 200 خط.
Saya bersumpah...
...dalam Jajak Pendapat yang digelar oleh...
...Kongres Nasional ini, sebagai saksi...
saya akan memberi pernyataan tanpa menambahkan maupun mengurangi,
berdasarkan nurani.
Bisa saya berdusta, saya siap menerima hukuman..
...atas sumpah palsu.
Kau saat ini bekerja sebagai Jaksa di Kejaksaan Negeri Seoul, bukan?
Ya, benar.
Dan Kandidat Yoon Seung Ro adalah atasanmu?
Ya, benar.
Lalu, mengapa dalam Jajak Pendapat di Kongres ini,
kau menjadi saksi yang melawan dia?
Jelas ini akan berpengaruh negatif terhadap profesionalisme kalian di tempat kerja.
Saya, atas perintah Kepala Kejaksaan,
telah melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum negara.
Hal itu bertentangan dengan hukum dan nurani saya,
sebab itu sekarang saya ingin memperbaikinya.
Memang apa yang sudah kau lakukan?
Saya terlibat dalam beberapa kasus, yaitu Kasus Miseo-dong,
kasus ibu rumah tangga yang hilang, dan juga...
...kasus kematian anak dari atap gedung tahun lalu.
Ketiga kasus itu adalah...
...kasus yang telah lewat namun tengah diinvestigasi ulang.
Memang apa hubungan antara ketiga kasus tersebut?
Ketiga kasus itu dan Kepala Kejaksaan Yoon Seung Ro...
saling berhubungan hingga kemudian ditutup.
Kepala Kejaksaan juga menginstruksikan saya terlibat secara ilegal...
...dalam ketiga kasus tersebut.
Bisa tolong jelaskan lebih spesifik?
Permulaannya, dalam kasus Miseo-dong,
sebenarnya Kejaksaan dapat dengan mudah menangkap pelaku.
Namun, ia mengizinkan pergi Tentara Amerika yang merupakan komplotan...
...dalam kasus tersebut.
Dan baru-baru ini, setelah kami akhirnya menangkap pelaku utama,
bahkan setelah lima tahun, ia menginstruksikan...
...secara pribadi agar penyidikan dihentikan.
Menurutmu, apa kiranya alasan ia memberi perintah seperti itu?
Saya rasa, dahulu dimulai akibat pemilihan presiden.
Ia mungkin khawatir kandidat dari partai berkuasa akan terkena dampak negatif...
...apabila terdapat masalah yang berkaitan dengan Militer Amerika.
Tidak lama lagi, pemilihan presiden akan berlangsung.
Dan partai lawan memiliki pemahaman berbeda...
..akan peraturan keamaan nasional.
Kita bisa terlihat...
...menyenangkan pihak satu dibanding pihak lainnya.
Saya akan berhati-hati.
Apa kau sudah mengambil tindakan dengan mengeluarkan izin terbang kepadanya?
Tidak, belum.
Dia merupakan sosok yang loyal terhadap penguasa...
...sehingga dia mengintervensi peradilan dengan jabatannya.
Begitukah maksudmu?
Maafkan saya,
namun ada alasan kuat sehingga saya yakin begitu.
Komisioner.
kami ingin memohon izin menghadirkan saksi.
Oh Kwang Ho, mantan Jaksa di Kejaksaan Negeri Seoul sudah ada di sini.
Kau mendengar kesaksian dari Jang Do Han?
Ya, saya sudah mendengarnya di ruang ganti.
Bagaimana menurutmu?
Perkataan dari Jaksa Jang...
...bukanlah kebenarannya.
Sejauh yang saya ketahui, Kepala Kejaksaan...
...tidak melakukan kesalahan apa-apa selaku seorang Jaksa.
Menuduhnya terlibat dalam politik...
...tidaklah berdasar. Cukup keterlaluan juga.
Terlebih, Jaksa penanggung-jawab dalam kasus Miseo-dong lima tahun lalu...
...adalah saya.
Dibanding Jaksa Jang, saya lebih mengetahui soal itu.
Saat itu, beliau memang masih Kepala Departemen, namun...
...dia tidak pernah menekan kami dalam penyidikan kasus tersebut.
Dan juga, kepada keluarga korban,
karena tidak bisa menangkap pelaku sebenarnya lebih awal,
kami mohon maaf sebesar-besarnya.
Maafkan saya.
Dia masih berbohong. Dia tidak sungguh minta maaf!
Jaksa Jang,
bagaimana kau bisa mengenal Detektif Nam Byung Jae?
Dalam Tim Investigasi Khusus untuk menangkap Jo Soo Ji,
kami adalah rekan satu tim.
Itu yang terlihat dari luar.
Namun berdasar informasi darimu,
orang itu, atas perintah dari Kepala Yoon,
telah melakukan sesuatu secara rahasia. Bisa katakan apa itu?
Kepala Kejaksaan memerintahkan Nam Byung Jae...
...untuk membunuh Jo Soo Ji,
bukan memenjarakannya.
Saya juga merupakan bagian dari rencana tersebut.
Itu tidak masuk akal.
Baginya yang tengah menjadi kandidat sebagai Jaksa Agung,
Jo Soo Ji merupakan batu sandungan.
Masa lalu Kepala Kejaksaan terus diungkit olehnya.
Sebagaimana rumor yang beredar di internet,
pelaku asli dalam kasus Kim Woo Sung, juga kasus Miseo-dong,
ditangkap oleh Jo Soo Ji.
Itu alasan ia harus dibunuh.
Dia menjadi sandungan untuk melangkah ke kursi Jaksa Agung.
Ya, terima kasih atas pendapatmu.
Namun, Jaksa Jang,
kau membuat tuduhan yang sangat serius saat ini. Kuharap kau memiliki...
...bukti yang mendukung pernyataanmu.
Tidak.
Sebagai pesuruh Kepala Kejaksaan,
saya hanya memiliki diri serta ingatan saya belaka.
Sebagai seorang Jaksa, bagaimana bisa kau menggiring opini seluruh negeri...
...terutama di gedung Kongres ini dengan pengakuan tidak berdasar...
...tanpa disertai barang bukti yang memadai?
Segala sesuatu berkaitan Kepala Kejaksaan...
...pasti akan berakhir tanpa jejak seperti ini.
Sebagaimana dalam kasus Lee Shin Hyuk, saksi yang terbunuh,
Lee Eun Ja-ssi,
oleh Nam Byung Jae, begitulah cara jejaknya dihapuskan.
Kepala Yoon menginstruksikan...
...Detektif Nam Byung Jae untuk membunuh, begitu?
Ya.
Kemudian ketika Detektif Nam ditangkap saat hendak membuang mayatnya,
Kepala Kejaksaan takut Detektif Nam akan membuka mulut,
jadi dia menggunakan anak dan istri Detektif Nam sebagai ancaman.
Bukankah kau...
...sudah beberapa hari tidak mendengar kabar keluargamu?
Istri dari Nam Byung Jae...
...tengah diselidiki dalam kasus penerimaan suap.
Ia kemudian dirancang seolah bunuh diri akibat rasa bersalah pada keluarga.
Orang itu...
...tidak lebih dari polisi korup yang ketakutan...
...bahwa korupsinya akan terungkap, lantas bunuh diri.
Dia menelepon saya meminta tolong,
namun saya sudah menyuruhnya taat pada hukum.
Hati saya terluka akan kematiannya, namun...
...saya menjamin bahwa investigasi kasus korupsinya...
...tetap dilanjutkan.
Komisioner.
Bila kandidat berbohong dalam Jajak Pendapat dalam Kongres ini, dia dapat dihukum atas sumpah palsu,
mohon ia diingatkan akan hal tersebut.
Bukan hanya itu, semua pernyataan yang ia keluarkan,
kemudian dapat menjeratnya secara pidana.
Kandidat Yoon. Jaksa Jang Do Han.
Kalian berdua yakin telah mengatakan yang sejujurnya.
Ya, itu benar.
Ya.
Kalau begitu,
Jo Soo Ji yang merupakan seorang buronan,
mengapa begitu terobsesi akan korupsi Kepala Kejaksaan?
Apakah seperti yang dia katakan...
...bahwa ini disebabkan kematian putrinya bukanlah kecelakaan?
Ya.
Putra Kepala Kejaksaan, Yoon Shi Wan,
telah membunuhnya.
Yoon Shi Wan membunuhnya?
Ya.
Dan Kepala Kejaksaan...
...memerintahkan saya menutup kasus itu tanpa ada masalah.
Dan saya, mematuhi perintahnya.
Saksi itu tidak ada buktinya.
Kasus pun tidak dipersidangkan.
Demi menjatuhkan saya,
nama putra saya lantas dimanfaatkan...
...untuk mengungkit kasus tersebut...
...oleh Jaksa Jang dan Kongres Chae.
Saya sungguh menyayangkannya.
Jaksa Jang dan Kongres Chae.
Kalian berada dalam jajak pendapat.
Banyak orang menyaksikan kita.
Ini merupakan acara yang amat penting.
Kasus yang tidak terdapat bukti maupun saksi...
...kalian gunakan menjeratku, apakah itu dapat dibenarkan?
Komisioner.
Dan semua yang hadir di Kongres ini.
Tidak pernah sekalipun demi memenuhi hasrat pribadi,
saya menyalahgunakan kekuasaan saya.
Saya selalu...
...mendedikasikan diri demi menjaga kepercayaan...
yang telah diberikan oleh rakyat negeri ini.
Sebagaimana klaim kedua orang ini,
bila demi meraih posisi sebagai Jaksa Agung ini...
..saya melakukan satu saja pelanggaran,
atau bila ada bukti konkrit atas hal tersebut,
sekarang juga saya akan mundur dari jajak pendapat ini.
Namun hingga saat ini,
klaim mereka tidak lebih dari teori konspirasi...
...tanpa adanya bukti,
maupun saksi.
Tanggal 5 Mei 2016,
Yoon Shi Wan membawa...
...putri Detektif Jo Soo Ji, Jo Yu Na,
ke atap gedung dan saya menyaksikannya sendiri.
Daejang barusan bilang apa?
Saat Yoon Shi Wan membawa Yu Na ke atap gedung,
Daejang di sana.
Apa kau menyadari yang baru saja kau katakan, Jaksa Jang?
Bila Jaksa Jang berada di TKP,
artinya kau pun bertanggung-jawab karena membiarkan Yoon Shi Wan melakukan pembunuhan.
Kau menyadarinya?
Membiarkan pembunuhan,
kau mengakuinya?
Ya.
Saya...
...bisa saja menghentikan Shi Wan melakukan pembunuhan.
Saya bisa mencegah kematian Yu Na.
Namun,
No comments yet. Be the first to leave one.