نخستین 146 خط.
JODHA BAI DIKENAL SEBAGAI HARKA BAI DAN HEER KUNWAR. SERIAL INI TIDAK MENJAMIN SOSIAL APAPUN TAU TRADISIONAL KEBUDAYAAN DILAKUKAN OLEH KELUARG
TUJUANNYA ADALAH TIDAK MELUKAI SETIAP BAGIAN DARI MASYARAKAT.
Itu Sujamal! tangkap dia! jangan biarkan dia kabur!
- Dia kemari untuk membunuh kaisar. - Apa masalahnya?
- Siapa pria itu? - Itu adalah Sujamal.
Bawahan penyamaranku mengenali dia.
- Itu kenapa Sujamal membunuhnya. - Apa yang Sujamal lakukan disini?
Disana hanya ada satu alasan kenapa dia disini.
Dia mau membunuh kau.
Atgah Khan, jangan biarkan Sujamal kabur dari Agra. Aku mau Sujamal bagaimanapun caranya.
Yang Mulia, aku punya informasi.
Bahwa Abu Mali akan menyerangmu dengan sekutunya.
Tapi aku tak tahu bahwa Sujamal sudah membantu Abu Mali.
Cari setiap sudut dan tempat. Aku mau lihat dia mati!
Dia kemari dengan keinginan membunuhku.
Ya, Yang Mulia. Penjaga, ikuti aku!
Aku tak bisa percaya bahwa Sujamal mencoba untuk membunuh kaisar.
Aku tak bisa percaya dia mencoba melukai suamiku.
Jodha, kenapa kau tak bisa percaya bahwa Sujamal mencoba membunuh kaisar?
Tidak. Aku takkan bisa percaya ini.
Sujamal bukan hanya kakakku, dia juga Rajput.
Rajput tak pernah menyerang orang dari belakang.
Dia tak akan pernah berbohong pada siapapun.
Sujamal berjanji padaku bahwa dia selalu akan melindungi suamiku.
Dia takkan pernah biarkan siapapun melukai kaisar.
Moti, disana tak ada satupun yang tahu Sujamal lebih dari aku.
Dia punya jiwa sejati Rajput. Sujamal bisa serahkan hidupnya tapi tak bisa langgar janjinya.
Jodha, Shafuddin katakan itu. Dia melihat Sujamal mencoba menyerang Yang Mulia.
Aku tak bisa mengerti kenapa.
Shaffuddin berbohong.
Sha?fuddin adalah seorang yang membantu aku menyelamatkan hidup Yang Mulia.
Sujamal berjanji padaku bahwa... Dia akan tinggalkan Agra setelah bertemu aku.
Kemudian, kenapa Sujamal hadir dalam perayaan?
Itu berarti, kau sudah bertemu Sujamal!
Ya, Moti.
Dia datang dalam penyamaran dan bertemu aku di kuil.
Dia mau lihat bagaimana keadaanku.
Aku tak bilang tentang pertemuan ini ke siapapun.
Aku tak mau meresikokan hidupnya.
Jika Sujamal seharusnya pergi, kenapa dia berada disini?
Aku tak punya jawaban pertanyaanmu.
Tapi aku tahu kita sudah di sesatkan oleh seseorang.
Dan Sujamal berakhir membayar dari salah paham ini.
Dan kaisar tak akan mengampuni dia.
Moti, aku harus pergi bertemu kaisar.
AKu harus beritahu dia kebenarannya. Aku harus buat dia mengerti.
Sujamal tak akan pernah sakiti dia.
- Aku harus pergi, Moti. - Tunggu, Jodha.
Kau membuat kesalahan.
Apa yang kau maksud?
Cobalah mengerti keadaan situasi ini.
Sujamal adalah kakakmu tapi kau adalah Ratu Mughal.
Apa Kaisar takkan marah jika kau beritahu dia bahwa kau sudah bertemu Sujamal?
Tidakkah dia akan tanya kau kenapa tak beritahu dia tentang musuhnya?
Apa jawaban yang kau berikan pada kaisar?
Hubungan kau dengan kaisar sudah berkembang. Dia mulai mengerti kau.
Juga, aku tak tahu apapun. Untuk membahayakan hubungan kau dan Yang Mulia.
Kaisar mulai mempercayai kau.
Dan kau akan merusak kepercayaannya jika kau beritahu dia tentang Sujamal.
Ini tak akan membantu siapapun.
Kemudian apa yang harus kulakukan, Moti?
Berdoa pada Tuhan bahwa hal berbalik dan lebih baik dan melindungi hubunganmu.
Disana tak ada akhir untuk ini. Kenapa ini menjadi rutinitas.
Kaisar diserang dimanapun dia melangkah diluar istana?
Ini berarti keamanan disekitar kaisar gagal dalam tugasnya.
Meskipun, kepala penjaga untuk kaisar tak mampu.
Jika kau mencoba mengatakan Atgah Khan tak mampu. Kemudian kau sepenuhnya salah.
Menurutku, Atgan Khan dan penjaga yang mampu dia.
Mengatur menghindari bahaya dan menyelamatkan kaisar.
Itu kenapa keinginan penyerangan kaisar gagal.
Bagaimana kau bisa katakan ini?
Aku tak mengharapkan kau menjadi sangat tak peduli.
Kau tak mengerti beratnya situasi ini.
Pelindungan kaisar adalah masalah yang sangat penting.
Atgan Khan juga memenuhi kewajiban tanggung jawab dia.
Dari serangan apapun ke kaisar. Tapi penjaga dan mentri harus meniadakan serangan ini.
Maham Anga, Atgan Khan berhasil menjaga aman kaisar.
Bersama dengan Shanfuddin.
Masalah pentingnya adalah.. Bagaimana pembunuh bayaran berhasil mendekat ke kaisar.
Hal penting catat adalah, pembunuh bayaran tak bisa serang kaisar walapun dia sudah dekat.
Aku lebih senang tentang kenyataan bahwa Jalal tak terluka.
Orang yang disalahkan dalam serangan ini, adalah suadara ratu Jodha, Sujamal.
Aku sedih untuk tahu bahwa Jalal masih percaya ratu Jodha.
Bahkan walapun Sujamal menyerang Mewat dan kemuian mencoba membunuhnya.
Dia masih pikir bahwa ratu Jodha tak bisa disalahkan.
Maham Anga, kau adalah perdana mentri. Kirim penjaga menangkap Sujamal dan penjarakan dia.
Kau benar. Aku akan mengikuti perintahmu dan tangkap Sujamal dan berikan dia hukuman tegas.
Terima kasih, aku senang kau bisa mengerti kekhawatiranku.
Aku butuh beristirahat.
Aku punya banyak hal di urus besok.
- Selamat malam. - Selamat malam.
- Jodha, pelayan ingin bertemu kau. - Suruh mereka masuk.
Masuk..
- Apa masalahnya? - Kami mau berterima kasih padamu, ratu.
Dan akhirnya kami bebas.
Aku datang kemari untuk ini.
Aku sungguh berterima kash padamu, dan yang mulia juga.
- Kami bersyukur. - Ini adalah hak kau.
Kau manusia juga, kau butuh bebas dan tidak diperbudak oleh manusia lain.
Aku hanya mencoba yang terbaik untuk kebaikan.
Yang mulia, kau sangat baik. kuharap Tuhan memberkati kau dan segalanya.
- Kami berdoa untukmu. - Terima kasih kalian semua.
Perhatian semua orang! Hormat pada Yang Mulia.
Panjang umur kaisar!
Terima kasih, Yang Mulia.
Kenapa pelayan berterima kasih padaku, ratu Jodha?
Bahkan aku mau berterima kasih padamu, Yang Mulia.
Aku tak pernah pikir bahwa kau akan mendukung aku dalam masalah ini.
Kenapa kau harus berterima kasih padaku?
Kenyataannya, aku mengerti realitas hanya karena kau.
Kau seorang yang beritahu aku tentang penderitaan dari pelayan.
Itu karena kau aku bisa akhiri perbudakan.
Aku bangga padamu, Ratu Jodha.
Kenapa kau bangga padaku?
Kau sudah selamatkan aku dari hukuman Tuhan.
Setelah kau beritahu aku tentang perbudakan. Aku pergi ke rakyat dalam penyamaran.
Dan aku sadar bahwa perbudakan adalah memalukan kerajaan Mughal.
Apa kau pergi diantara rakyat jelata?
Ya. Aku ke sana hanya karena kau.
Kau membuatku menghadapi kenyataan. Bahwa aku bisa singkirkan perbudakan.
Menurutku, kau adalah manusia yang paling terhormat.
Dan kau ternyata adalah administrasi hebat. Aku sudah membuat keputusan salah.
Dia mau membuat wilayah provinsi yang bebas diperintah.
Aku tak bisa percaya bahwa Sujamal akan mencoba menyakitimu.
Kau sangat mempercayai Sujamal!
Ya, itu karen Sujamal adalah kakakku.
Dan tak ada yang lebih tahu dia daripada aku.
Dia punya jiwa Rajput sejati dan selalu bertindak atas kewajibannya.
Dia sudah berjanji padaku bahwa dia akan selalu melindungi suamiku.
Sujamal tak pernah akan menyakitimu.
Aku tahu bahwa dia adalah saudaramu. Tapi, kau perlu mengerti bahwa dia prajurit juga.
Setiap pria dalam medan perang adalah prajurit. Itu satu-satunya yang prajurit mau adalah kalahkan musuhnya.
Dan dia bisa lakukan apapun untuk itu.
Ratu Jodha, kau tak percaya aku. Ibuku sangat mencintai aku dan pertimbangkan aku..
Untuk menjadi manusia yang baik.
Dia tahu aku lebih baik daripada siapapun.
Tapi jika dia melihatku di medan pertempuran, dia akan menolak mengakui aku sebagai anaknya.
Itu karena dia tak akan bisa toleransi kemarahanku, agresif ku, dan amarahku di medan perang.
Saat aku pergi berperang.
Di medan perang, itu sangat penting untuk prajurit menjadi kejam.
Menurutku, Sujamal adalah prajurit sejati juga.
Ratu Jodha, putra bisa mengambil hidup ayahnya untuk kekuasaan.
Dan Sujamal bukan hanya kakakmu tapi prajurit, juga.
Ini akan lebih baik jika kau tak mencoba membenarkan Sujamal.
Maafkan aku, ratu Jodha. Kau tak bisa kabur dari kenyataan.
Aku akan membawamu pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.