نخستین 200 خط.
Dimana kekasihmu?
Kenapa kau harus memulai obrolan seperti itu, Chris?
Kebiasaan?
Katakan saja rekanku
tak tertarik pada pandanganmu sepertiku.
Jadi, sekarang kau sudah memutuskan untuk percaya
aku tak membunuh pecandu itu?
Kenapa kau mengaku?
Paksaan.
Tidak, jangan salahkan aku.
Yang kumaksud bukan kau.
Kau tak menganggap tawaran bagus dari Jaksa Penuntut
sebagai paksaan?
Baik, jika kau tak membunuh Neyers
lalu kenapa kau positif dikenali
oleh dua saksi yang kuwawancarai sendiri?
Kenapa mereka harus berbohong?
Beritahu aku siapa mereka dan akan kuberitahu kau alasannya.
Aku tak bisa melakukan itu.
Kau bersikap keras pada mereka seperti yang coba kaulakukan padaku?
Ini berbeda.
Mereka mengadukanmu. Katanya mereka melihatmu.
Bukan pada saat kejadian.
Aku tak berniat mengatakan
aku orang paling disukai di lingkungan itu
tapi aku salah satu orang yang paling dikenal.
Menjadikanku sasaran empuk.
Baik. Jadi, kau adalah korban.
Tak perlu menyindir.
Kenapa kau kemari kalau tak mau mendengarkan?
Aku mendengarkan.
Baik. Aku mau tanya sesuatu padamu, Inspektur.
Jika aku membunuh si bodoh itu dalam perselisihan bisnis
seperti yang kaupikirkan, kenapa kutinggalkan produkku?
Fentanyl sangat mahal. Kau tahu itu.
Kau tergesa-gesa saat itu.
Pistol .357 sangat bising.
Jelas tak cukup untuk mencegahku datang dengan membawa pistol.
Karena orang itu masih sehat ketika aku pergi.
Tapi orang sepertiku
perlu membuktikan tak bersalah melampaui keraguan masuk akal.
Semua jawaban sudah disiapkan.
Tapi tak berarti itu benar.
Siapa peduli? Tidak ada. Kasus ditutup.
Aku di sini.
Aku menghormati itu. Sungguh.
Tapi kau tak bisa mengubah apapun.
Hanya membuat perasaaan kita berdua semakin buruk.
Sync and corrections by explosiveskull Diterjemahkan oleh mifae :)
Aku tak setuju denganmu, Warren, karena kau salah.
Berapa banyak sidang pembunuhan yang sudah kautangani?
Kau melakukan semuanya selalu dengan cara yang sama.
Kau membayarku untuk itu.
Tapi kau tak pernah punya klien sepertiku.
Bajingan kaya? Kurasa itu keahlianku.
Aku mau kau mengizinkanku bersaksi.
Hentikan ini.
Negara berhenti tanpa membuktikan kasusnya.
Kita unggul dan hanya harus tetap di sana.
Takkan kubiarkan kau mengubur dirimu
hanya karena kau bodoh.
Hanya aku yang bisa beritahu juri
kejadian sebenarnya antara aku dan Hannah.
Dan itu bukan pemerkosaan.
Aku sudah menyatakan itu bohong.
Kau tak melakukannya.
Aku mendengarkan setiap kata.
Kau bertanya apakah mungkin
ia memakai seks suka sama suka sebagai upaya mencari uang
dan ia berkata tidak.
Juri perlu mendengar dariku bahwa ia pembohong.
Kecuali kau meyakinkan mereka bahwa kaulah pembohongnya
karena kau tak punya insentif untuk bicara jujur.
Bagaimana kalau karena memang itu kebenarannya?
Jika kau tak mengizinkanku bersaksi
aku akan dihukum karena seks.
Karena itu satu-satunya bukti fisik yang mengaitkanku.
Tapi aku bisa jelaskan kenapa itu berarti aku tak membunuhnya.
Ya, Tuhan.
Aku belum dengar rencana lebih bagus dari kalian.
Ini hidupku, bukan kalian.
Ya, Erich dan aku sudah berencana
bertemu di rumahnya pada pukul 21:00
untuk bicarakan hasil tes terakhir sebuah produk baru.
Apa tidak aneh bagi eksekutif dalam bisnismu
untuk bekerja pada waktu selarut itu?
Tidak sama sekali. Itu efisien, tak ada gangguan.
Apa kau tepat waktu?
Pukul 21:00 tepat, sesuai teleponku.
Tak pernah mau membuat atasanmu menunggu.
Tidak.
Bagaimana suasana hati Erich saat kau tiba?
Ia santai, senang.
Hidup baik-baik saja.
- Apa ia menyebut Cindy? - Ya.
Katanya ia dan Cindy berciuman, bercinta
dan Cindy akan kembali bekerja keesokan paginya.
- Keberatan. - Itu kondisi pikiran Erich, Yang Mulia.
Tolong biar kuselesaikan pernyataan keberatanku.
Kukira kau sudah selesai.
Silakan.
Kabar angin, Yang Mulia. Beralih menyerang.
Pernyataan Erich pada saksi menunjukkan
kondisi kejiwaannya saat itu
dan niatnya melanjutkan mempekerjakan Cindy.
Aku menghitung ada dua pengecualian kabar burung.
Ditolak.
Nn. West, kau baru saja bilang "berciuman dan bercinta".
Jadi, kau jelas tahu bahwa Erich dan Cindy
punya hubungan pribadi. Apa itu benar?
Ya, walau mereka berusaha merahasiakannya
menyembunyikan cinta itu sulit.
Saat kau menyebut terdakwa
sebagai atasanmu, Nn. West
itu bukan gambaran lengkap
hubungan kalian, kan?
Bahkan, kau menjalin hubungan seksual
- dengan terdakwa, kan? - Ya.
Ia pembimbingmu.
Karirmu tergantung padanya, kan?
Tidak sama sekali.
Pertanyaan yang sangat kuno
dari pria dengan atasan wanita.
Aku yakin kau berkata takkan pernah
menipu juri dengan melindunginya.
- Bukankah itu benar? - Aku tak coba melindunginya.
Melindungi terdakwa berarti melindungi masa depanmu, kan?
Keberatan, Yang Mulia.
Aku sudah coba duduk diam
tapi ini bersifat argumentatif bahkan bagi Tn. Stiletti.
Diterima.
Apa kau dan Cindy berteman?
Kami berteman.
Apa kau pernah memberitahunya
tentang hubungan seksual yang kaujalani
dengan kekasihnya, terdakwa?
Tidak. Itu berlebihan.
Berlebihan?
Setelah kalian berbagi pria?
Keberatan! Tak relevan dengan kasus ini sama sekali.
Yang Mulia, itu menunjukkan
pola perilaku menipu dari saksi ini
dan mengacu pada kredibilitasnya.
Pembohong pasti berbohong.
Itu sebabnya aku tak punya pertanyaan lagi untuk Nn. West.
Dialihkan. Tn. Daniels.
Cepat sekali, Yang Mulia.
Nn. West.
Apa ada rencana penggantian resmi di Applsn
jika Erich perlu digantikan
karena alasan apapun sebagai Kepala Eksekutif?
Untuk meminimalisasi resiko atas pemegang saham, ada.
Jadi, jika Erich dihukum dalam kasus ini
misalnya, siapa yang akan menjadi CEO?
Aku.
Kau?
Ya.
Itu tak memberimu banyak insentif
untuk melindunginya sekarang, ya?
Tidak.
Terima kasih.
Aku siap untuk saksiku yang berikutnya, Yang Mulia.
James Salter, Kepala Keamanan Applsn.
Berapa lama kau sudah mengemban posisi itu?
Jalan lima tahun bulan depan.
Awas. Aku melewatkan sesuatu?
Serangan tengah untuk Stilleti.
Pil merah atau biru, menurut kalian?
Apa yang kaukatakan?
Film-film "Matrix". Ayolah.
Pil merah berarti kau menelan kebenarannya.
Pil biru berarti terus bohongi dirimu.
Kapan situasinya pernah semudah itu?
Erich dihubungi oleh kenalan
yang menawarkan menjual narkotik kelab populer
dengan harga sangat rendah, tepatnya MDMA
yang juga dikenal sebagai ekstasi atau Molly.
Ia menduga ia dijebak polisi
dan memintaku menyelidiki.
Dari pengalaman pribadimu
sebagai Kapten di kepolisian
apa itu tampak tak masuk akal bagimu?
Tidak sama sekali.
Lalu apa yang kaulakukan selanjutnya, jika ada tindakan?
Aku meminta Erich merancang pertemuan dengan kenalannya
seolah mau melakukan pembelian.
Lalu aku pergi ke sana sendiri untuk melihat apa yang terjadi.
Apa yang kau lihat di sana?
Inspektur English dan opsir narkotik lain dalam penyamaran
yang menunggu di kendaraan komando penyamaran
bersama enam unit lainnya
termasuk dua juru foto.
Apa itu prosedur standar
untuk operasi semacam ini?
Bukan, Pak.
Apa yang terjadi selanjutnya?
Aku menyela operasi itu
dan menentang Inspektur English
tentang upayanya menjebak Tn. Blunt
dengan dakwaan narkotik palsu yang pada dasarnya
No comments yet. Be the first to leave one.