نخستین 200 خط.
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Kara no Kyoukai
paradoks spiral
paradoks spiral
no
kara kyoukai
Tomoe, matilah.
Hmm... Apa itu?
Ya, itu kasus yang sangat aneh.
Pada akhirnya, tak ada jasad sama sekali.
Apa ada maling sinting yang merampok apartemen kosong melapor ke kantor polisi dengan cerita karangan?
Aku juga berpikir begitu, jadi aku memeriksanya.
Yang dia katakan itu terlalu detail untuk sekadar cerita karangan.
Aku juga menanyakan ke rumah tetangganya, tapi tak ada apa-apa.
Mereka bilang itu sama seperti biasanya.
Itu saja.
Ini cerita yang aneh.
Kenapa maling itu masuk ke apartemen itu?
Ya, pada dasarnya dia itu tinggal seperti tunawisma.
Kudengar dia biasanya pergi ke kompleks apartemen terdekat dan tidur di kamar yang tak dikunci.
Soalnya ada juga penghuni yang tak mengunci pintu apartemennya.
Biasanya dia juga mengambil uang selama dia ada di sana.
Hei, apa ada yang aneh tentang kasus ini?
Ah, tidak! Aku hanya penasaran.
Boleh kutanyakan satu hal lagi?
Satu-satunya yang dia lihat adalah jasad suami-istri, 'kan?
Menurut catatan keluarga, seharusnya mereka mempunyai seorang putra.
Ya.
Aku mengerti.
Ah, tidak. Maaf sudah mengganggu waktu Anda.
Sampai nanti.
Ya, maaf mengganggu.
Apa-apaan ini?
Sedang melihat apa?
Hanya laporan tentang apartemen kosong yang kemalingan.
Kau ini penasaran sekali, ya.
Padahal bukan kau yang ditugaskan untuk itu.
Kasusnya seperti apa?
Itu-
Hei, kami menemukan jasad yang kedua!
Apa itu dari kasus sisa itu?
Ya. Cepatlah.
Waktunya bekerja.
Minat pribadimu bisa nanti lagi.
Aku tahu.
Tomoe Enjou, ya?
Daisuke!
Aku datang!
Berhenti!
Kalau soal kabur, dia itu selalu cepat!
Minggir!
Setelah kau berhenti sekolah, apa kami jadi orang asing bagimu?
Bagaimana, Tomoe?
Sedang apa kau, bodoh?
Berhenti!
Enjou!
Kubunuh kau!
Enjou!
Kau tak akan mati hanya dengan itu.
Bukankah ini sudah keterlaluan, Tomoe?
Apa kau sudah tak peduli dengan kami?
Kami hanya bertanya apa kau bisa meminjamkan kami uang.
Kau ini kejam sekali, ya.
Padahal kami sudah membangunkanmu saat kau tidur di jalanan.
Kenapa kau malah memukul kami lalu kabur?
Bunuh.
Hei, jangan ke sini.
Sial.
Sudah kubilang jangan ke sini.
Kau tak punya kuping?
Sial, orang keras kepala yang kepalanya keras.
Ini milikmu, 'kan?
Tunggu.
Tunggu sebentar, kau...
Apa? Kau tak menjatuhkan apa-apa lagi.
Oh, jangan khawatir. Tak ada yang mati.
Atau apa sebaiknya kupanggilkan bantuan?
Jangan.
Kenapa?
Pokoknya, apa kau bisa membawaku ke tempat yang tak bisa ditemukan orang lain?
Kau ingin aku menyembunyikanmu?
Itu mustahil.
Tak ada tempat di kota ini yang tak bisa ditemukan orang.
Satu-satunya tempat agar kau tak ditemukan mungkin hanya rumahmu.
Aku memintamu karena aku tak bisa kembali ke sana!
Bisa tidak kau menyembunyikan aku di rumahmu saja, dasar bodoh?
Baiklah.
Itu mudah.
Aku telah membunuh orang.
Tomoe, matilah.
Hei.
Kelihatannya kau tak melakukan itu.
Aku tak bohong!
Barusan aku membunuh orang!
Aku menusuk dan mengurai perutnya dengan pisau dapur!
Besok aku akan jadi orang terkenal!
Jadi karena itu kau berpakaian begitu.
Aku pikir itu gaya zaman sekarang.
I-Ini karena aku kena cipratan darah.
Apa kau tak takut?
Kenapa?
Aku benar-benar seorang pembunuh.
Tak juga.
Karena aku juga sama.
Sama?
Baiklah. Ikuti aku.
He-Hei!
Kenapa aku mengatakan itu?
Mayatnya masih belum ditemukan?
Layanan kunci lakukan-semua yang melegakan Asahi Lock Service
Silakan hubungi
Harga rendah!
Kunci Hilang Membuka & Mengunci Sistem Keamanan
Penggantian, Pemasangan, Reparasi dan Penjualan
Kunci.
Tomoe, matilah.
Apa? Hari ini kau datang lagi?
Kau mau ini?
Aku tak suka yang dingin-dingin.
Kenapa kau membantuku?
Kau tak punya tempat untuk tidur, 'kan?
Kau boleh menggunakan rumahku untuk sementara.
Mikiya juga untuk sementara tak akan datang.
Apa kau bersungguh-sungguh?
Apa kau orang yang berbahaya?
Kau ini orang yang aneh, ya.
Berbahaya?
Itu bagus juga.
Tapi kau juga seorang pembunuh, 'kan?
Kalau begitu tak masalah, 'kan?
Hei! Aku ini laki-laki dan kau ini perempuan.
Membiarkanku tinggal itu artinya kau menginginkan itu!
Hah?
Bukankah laki-laki membawa perempuan ke tempat lain kalau ingin melakukan itu?
Tidak, makanya...
Aku akan tidur di sini.
Tak masalah, kan?
Ya. Kalau memang mengganggu, aku akan mengatakannya.
Oh, ya.
Ini.
Kemarin malam kaubilang kalau kau tak punya kunci, 'kan?
Aku menggantinya dengan yang baru.
Bagaimana caranya?
Dulu aku bekerja di perusahaan pemindahan.
Aku diam-diam mencurinya.
Sudah kubilang aku tak butuh.
Rumah tanpa kunci
bukanlah rumah.
Siapa namamu?
Shiki Ryougi.
Aku Tomoe Enjou.
Sekian berita malam untuk 16 Oktober.
Tomoe, matilah.
Sial!
Ryougi, kau sudah kembali?
Kau juga tak bisa.
Aku pergi untuk membunuh orang.
Tapi aku tak bisa menemukan orangnya.
Tadi kupikir kalau kau bisa, tapi ternyata tidak.
Itu tak ada artinya.
Aku benar-benar mengira kalau kau akan membunuhku.
Aku ingin merasakan kalau aku hidup.
Suatu saat aku akan membunuh seseorang tanpa arti.
Kau ini kenapa, Ryougi?
Bertahanlah.
Aku sudah bertahan.
Saat musim panas, aku juga merasa seperti ini.
Saat itu...
Hei, Ryougi.
Apa kau memiliki teman?
Aku punya.
Punya teman?
Kau?
Ka-Kalau begitu, ini akan lebih mudah.
Temuilah orang itu dan limpahkan semua masalah kepadanya.
Mudah sekali.
Sekarang dia sedang tak ada.
Dia pergi ke tempat yang jauh.
Lagi pula, dia itu egois.
Dia masuk ke rumahku sesukanya,
dan yang dia berikan padaku hanyalah nomor teleponnya.
Saat musim panas, dia juga menginap selama sebulan.
Kenapa aku harus kesal karena masalah seperti ini?
Jadi aku tak bisa, ya?
Kaubilang sesuatu?
Bukan apa-apa.
Hei, apa temanmu itu kenalanmu dari SMA?
Ya, dia itu orangnya seperti penyair.
Apa alasan kau pergi keluar malam-malam adalah dia?
Bukan, aku...
Tapi, mungkin itu karena aku suka membunuh.
Bodoh!
Kau tak seperti itu.
Sekian berita malam untuk 18 Oktober.
Apa mungkin mayatnya masih belum ditemukan?
Ryougi.
Siapa dia?
Ada yang mengikutiku?
Oh begitu.
No comments yet. Be the first to leave one.