نخستین 200 خط.
VALLETTA, MALTA
...konferensi Eropa tidak hanya memperbaiki...
...keretakan hubungan transatlantik...
...namun juga memecahkan masalah terkini...
...antara A.S. dan Uni Eropa.
Namun ketegangan masih cukup tinggi seraya Prancis dan Jerman...
...berulang kali menuduh Amerika Serikat...
...mengintensifkan perang mereka melawan terorisme...
...memanfaatkan tentara bayaran rahasia...
...untuk melaksanakan banyak pembunuhan politis di Afrika Utara.
Pihak Amerika jelas membantah semua tuduhan tersebut.
Sepekan terakhir, Presiden Lane mengadakan sejumlah pertemuan empat mata...
...dengan para pemimpin Eropa untuk mengajukan kesepakatan.
Sudah waktunya kita melupakan masa lalu.
Saya hadir untuk membangun hubungan dan membuka peluang...
...bagi seluruh rakyat kita.
Gelombang konflik dan kesalahpahaman harus diredam.
Kepemimpinan saya tidak dan tidak akan...
...mengintervensi urusan negara lain.
Amerika hadir di sini untuk menawarkan solusi bagi sekutu, bukan senjata.
Vaksin, bukan peluru.
Aman!
- Aman! - Aman!
- Aman! - Aman!
- Aman! - Aman!
Sasaran terlihat?
Tidak, Pak. Belum.
Ruang belakang aman, Pak.
Kolonel, ada sesuatu di meja.
HANCURKAN APA YANG MENGHANCURKANMU.
Bagaimana dia bisa lolos dari kalian?
Apa?
Ryder?
Ryder, itu kau?
Ryder, kau harus hentikan kegilaan ini.
Tak ada waktu untuk bersandiwara.
Sandiwara? Lucu sekali itu terdengar darimu.
Ryder, di mana kau? Aku bisa bicara denganmu. Aku bisa menemuimu.
Di mana pun, aku bisa ke sana secepatnya.
Katakan di mana lokasimu.
Bisakah kau tiba lebih cepat dari peluru?
Temukan Ryder Ward!
Arahkan semua satelit ke Valletta!
Dia mengincar presiden!
Waktu makin menipis. Ayo.
Permisi, Pak. Kau tak seharusnya...
Situasi kita sangat buruk. Jangan siakan waktu.
Ayo! Cepat!
- Apa? - Kita punya masalah besar.
- Apa kau bilang? - Agen 3519 lepas kendali.
Dia mengincar presiden.
ENAM BULAN SEBELUMNYA...
Selamat datang di Malta.
Berikutnya.
- Hei, apa kabar? - Baik. Kau?
Bagus. Senang bertemu denganmu.
- Kejutan! - Jelas ini kejutan.
- Apa kabar, cantik? - Baik, kau?
Baik. Lihat dirimu, cantik sekali.
- Luar biasa. - "Luar biasa"?
Hanya itu?
- Bagaimana bisa? - Baik...
Kau ingin kujelaskan prosesnya?
Bisa saja kalau kau mau. Kutahu bagi orang seusiamu...
- ...kau pasti paham. - Orang seusiaku?
Benar.
Syukurlah kau datang, kawan. Ini sangat berarti.
Aku selalu datang, kawan. Selalu.
- Kita sudah sepakat. - Aku tahu.
Ada pekerjaan. Upahnya bagus.
- Baik. - Cukup untuk pensiun.
Aku memang sudah pensiun, dan selalu ada pekerjaan...
...tapi kita sudah sepakat tak akan bekerja untuk bajingan ini.
- Aku tahu, tapi... - Teman-teman, ayolah.
- Dilarang membahas bisnis. Ayo. - Tidak. Ayo.
- Salahkan dia. - Ya, selalu.
Apa yang kau lakukan?
Kau yakin ingin lakukan ini, kawan?
Kau akan punya anak.
Tenang, kawan. Semua terkendali.
Kita pasti bisa.
- Kau harus percaya padaku, ya? - Ya, aku percaya.
- Kau memercayaiku? - Begitulah.
Bagus.
Kau tak masalah dengan ini?
Kau?
SALVA NOS
Kau butuh wanita dalam hidupmu.
Pernah. Tak berhasil.
Menyedihkan. Aku kangen Salena.
Kudengar kini dia punya agensi sendiri di Roma.
Ya, kudengar begitu. Bukan urusanku.
Kau akan suka rumah barunya.
Ada ruang olahraga, kolam renang, pantai pribadi.
Kami namai Benteng. Mirip resor bintang lima.
Terdengar keren.
Ada kamar anak?
Hei! Teman-teman!
Astaga. Yesus, Maria, dan para Rasul.
Kita benar-benar menyedihkan.
- Kini kau tahu apa yang kurasakan. - Benar.
Selamat datang kembali, saudaraku.
Kalian makin gemuk!
Apa kabar? Senang melihatmu, saudaraku.
Aku juga. Kemarilah.
Kalian semua makin gemuk!
Baiklah, dia tiba. Sudah dulu.
ANCAMAN PEMBUNUHAN MUSTAFA KHALID
- Aku bersumpah pernah dengar kau pensiun. - Memang.
Tidak, kuyakin perkataan tepatnya adalah...
"...Kau akan lebih mudah temukan aku mati dibanding jalankan misi lain".
- Misi lain, benar. - Misi lain.
- Ya. - Dan ini misi terakhirku.
- Satu misi lagi. - Ya, benar.
Hei, lihat siapa yang datang.
Setelan yang bagus. Kau mencalonkan diri menjadi gubernur?
Sudah waktunya kau kembali meyakini sesuatu.
Aku sungguh menyesal atas peristiwa Suriah.
Sungguh.
Kami kehilangan banyak anggota.
Sangat disesalkan situasi tak terkendali.
Situasi terkendali, Kolonel.
Kau mengacau.
Kami hampir tak selamat.
Aku akan ikut sekali ini saja, Kolonel.
Demi saudaraku.
Setelah itu urusan kita selesai.
Aku tak ingin melihatmu lagi.
Orang mati tak akan kembali...
...namun yang hidup...
...dapat diselamatkan.
Operasi Belerang.
Seperti biasa, tugas kita adalah memburu mereka...
...yang menyalahgunakan pengaruh dan kekuasaan...
...dan menghabisinya dengan cara apa pun.
Sasaran kita, Khalid Mustafa Atef.
Dahulu seorang petani sederhana, kini menjadi...
...salah satu hulubalang paling berkuasa di Libya.
Terdengar keren.
Menurut intelijen...
...Rusia dan Tiongkok sama-sama berminat atas wilayah ini.
Dia harus dihentikan...
...sebelum kita terseret ke dalam perang proksi.
Baiklah, teman-teman.
Mari kita berburu.
Seperti biasa, masing-masing akan mendapat tugas khusus.
Kalian akan diturunkan 3 kilometer dari sasaran di pinggiran Sirte.
Lokasi pendaratan adalah lokasi penjemputan.
Jika kalian tak kembali hingga pukul 03.00...
...bersiaplah untuk pendakian panjang menuju Tunisia.
Khalid telah mengambil alih Grand Hotel yang dibangun oleh Khadafi...
...untuk menjamu para pemimpin dunia.
Dia ubah hotel yang pernah dibombardir itu...
...menjadi markas pusat militernya.
Satu pertanyaan, bak mandi air panasnya masih berfungsi?
Karena aku ingin mandi air hangat selepas pertempuran ini.
Bukan milisi sembarangan yang akan kalian hadapi.
Intelijen kami telah temukan gudang senjata canggih.
Persenjataan mereka lengkap.
Kalian akan menghadapi satuan tentara profesional.
Tugas pertama kita adalah mengisolasi Khalid.
Kita harus memutus komunikasinya dengan dunia luar.
12 meter di bawah Grand Hotel terdapat bunker miliknya.
Di sinilah kalian akan temukan dia. Di sinilah kalian akan menghabisinya.
Khalid saat ini tengah berperang dengan dua pihak.
Dan sebagian besar anak buahnya sibuk bertempur.
Citra satelit menunjukkan bahwa bunker itu hanya dijaga...
...oleh satuan elit Brigade Sidi Omar.
20 anggota, para radikal bersenjata lengkap.
Rosebud dan Femi, kalian ditempatkan di lantai tiga.
Jaga wilayah sekitar.
Terdapat kamera pengawas di seluruh sudut gedung...
...maka kita perlu Hollywood untuk melumpuhkan...
...gardu listrik yang berada di belakang hotel.
Kita tak boleh terlihat.
Kau yakin ini akan berhasil?
- 100 persen. - Baiklah.
Itu satu-satunya untuk masuk sistem berpengamanan ketat.
Kita harus tingkatkan tegangan pemasok daya...
...pada frekuensi ultrasonik yang diukur oleh tenaga surya...
...dan memindahkan informasi kita.
Sungguh jenius.
Ya, bla bla bla.
Aku sama sekali tak paham. Lakukan saja.
Ini ilmu fisika.
Ruangan aman.
Siap.
Di posisi, ganti.
Tahan. Ada penjaga di atas kalian.
Hollywood, bagaimana? Kita harus lumpuhkan kameranya.
Pertajam anak panah, karena itulah pembalasan Tuhan.
Hei, kawan. Bisa bergerak lebih cepat?
Bapa, ampuni mereka...
...karena tak paham apa yang dilakukannya.
Semua aman.
Satu penjaga di antara kau dan sasaran.
Aku harus perbarui perlengkapanku.
Ada yang tidak beres. Firasatku buruk.
Dan pertunjukan dimulai.
Bergerak!
No comments yet. Be the first to leave one.