نخستین 191 خط.
Aduh, duh, duh, duh ....
Apa-apaan kamu?
Di tempat yang harusnya suci ini,
kenapa ada vampir sepertimu?
Tutup mulutmu, dasar sampah pengotor tempat Tuhan!
Tidak akan kuampuni siapa pun yang berani menodai Tuhan kami, Luminus!
Celaka!
Lenyaplah kamu!
Ini ... gawat ....
Katanya kamu sempat kesulitan, ya, Laplace?
Terus, apa kamu sudah mengetahui kebenaran dari Gereja Suci Barat?
Soal itu, eng ....
Itu tidak mungkin karena penjagaannya terlalu ketat!
Kalau begitu, setidaknya kamu dapat petunjuk dari sana, 'kan?
Yah, kupikir aku bisa menjual mahal informasi yang kudapatkan dengan susah payah ini.
Habisnya kamu suka berbohong, sih.
Jahat sekali kamu ini.
Aku jadi kasihan ...
... dengan Slime yang terlibat dalam rencanamu tanpa tahu apa-apa itu.
Kamu memang mengerikan,
orang aneh yang hidup sebagai Grandmaster dengan ambisi gilanya,
Tuan Yuuki Kagurazaka.
Senang mendengar pujianmu,
tapi aku tidak akan menaikkan upahmu, lo.
Aku benar-benar tidak bisa menang darimu.
Jangan bilang begitu.
Aku sudah menyiapkan imbalan yang kujanjikan.
Eh, betulan, nih?
Iya. Jiwa ketua kalian yang ada di dalam diriku sudah kupindahkan ke homunculus.
Akhirnya ... Ketua bangkit!
Di mana dia? Cepat pertemukan aku dengannya!
Tenanglah.
Dari tadi dia ada di sana, kok.
Eh? Maksudmu ... si cantik ini ....
Kenapa pakaianmu begitu?
Hobi baru, ya?
Diam kamu, Laplace.
Apa itu sikap yang pantas kamu tunjukkan di hadapanku,
Raja Iblis Kazaream, setelah dua ratus tahun lamanya?
Selamat datang kembali, Ketua Kazaream.
Semua anggota Aliansi Badut Veteran sudah menunggu Anda.
Aku, Footman, Tear, dan juga Clayman.
Maaf sudah merusak reuni kalian yang sangat menyentuh ini,
tapi kebangkitan penuh Raja Iblis Kazaream masih belum bisa terwujud.
Kamu benar.
Kalau boleh jujur, kekuatanku saat ini masih jauh dari masa jayaku dulu.
Leon Cromwell, benar-benar orang yang menyebalkan!
Setidaknya jangan mengeluh soal tubuh barumu itu, dong.
Harganya lumayan mahal, lo.
Aku tahu, Bos.
Ini barang pesanan dari Sarion, 'kan?
Meski lemah dan tidak cocok dengan seleraku,
setidaknya sekarang aku punya tubuh fisik yang bisa kugerakkan sendiri.
Hei!
Mau sampai kapan kamu tertawa, Laplace?
Omong-omong, bisa langsung ke inti pembicaraan kita saja?
Kamu mengetahui sesuatu soal Gereja Suci Barat, 'kan?
Baiklah.
Karena Ketua memanggilmu "bos", aku juga akan memanggilmu begitu.
Akan kuberitahukan semua yang kuketahui.
Aku tidak menemukan hal yang aneh di Markas Pusat Gereja Suci Barat.
Tempat yang sering dikunjungi umat seperti itu ...
... tentu tidak akan digunakan untuk menyimpan benda berbahaya.
Setelah itu, aku putuskan untuk memeriksa puncak gunung suci.
Kupikir itu adalah tempat paling suci di gereja yang hanya bisa dimasuki oleh Kaisar Suci.
Ternyata, di sana ada seorang kakek vampir sok kuasa yang menembakkan sinar merah ...
... dan menghancurkanku jadi berkeping-keping.
Lah, terus kenapa kamu masih hidup?
Katamu dia menembakkan sinar merah, 'kan?
Iya.
Jurus yang mengubah darah menjadi partikel sihir lalu ditembakkan, Sinar Darah.
Itu adalah jurus andalan Raja Iblis Valentine yang terkenal dengan julukannya sebagai Raja Darah.
Raja Iblis?
Betulan, tuh?
Kabur adalah pilihan yang tepat, Laplace.
Di masa jayaku dulu, dia adalah pria yang kekuatannya setara denganku.
Gila.
Dulu, pertarunganku dengannya selalu merusak parah wilayah sekitar.
Lantas, lahirlah wadah diskusi untuk memutuskan perselisihan melalui pemungutan suara.
Jangan-jangan maksudnya Walpurgis, ya?
Benar.
Tiga suara minimal untuk mengadakannya juga ...
... merupakan peninggalan dari masa kekuasaan tujuh raja iblis.
Baiklah, anggap saja dia Raja Iblis Valentine,
lalu kenapa dia ada di tempat seperti itu?
Kemungkinan besar identitas asli Kaisar Suci adalah Raja Iblis, bukankah begitu?
Di mata Valentine, manusia dan makhluk setengah manusia hanyalah makanan.
Kalau orang seperti dia menyebut dirinya sebagai pelindung umat manusia, berarti ....
Pasti ada sesuatu di baliknya.
Ternyata ini informasi yang cukup berguna, ya?
Kerja bagus, Laplace.
Sebenarnya aku masih ingin menyelidiki lebih banyak soal Gereja Suci Barat,
tapi aku tidak boleh gegabah karena di sana ada Raja Iblis Valentine.
Yah, soal itu, bukannya kita tinggal memancing Raja Iblis supaya dia tidak ada di sana, ya?
Clayman, Raja Iblis Milim, Raja Iblis Frey.
Dengan aliansi tiga Raja Iblis ini, kita bisa melakukan berbagai hal, 'kan?
Kita bisa mengadakan Walpurgis.
Tumben sekali usulanmu bagus.
Iya, 'kan?
Sekarang, apa yang akan dilakukan ...
... si kecil itu?
Mari kita lanjutkan.
Ini sekretaris baru kami, Diablo.
Senang berkenalan dengan Anda sekalian.
Lalu, sebagai pengawas Hutan Jura ....
Saya Treyni sang Dryad.
Sekian perkenalan dari perwakilan Tempest.
Selanjutnya, saya akan memperkenalkan para tamu yang ada di sini.
Dari Negara Bersenjata Dwargon, Raja Gazel Dwargo.
Iya.
Dari Dinasti Penyihir Sarion, Adipati Elalude.
Salam kenal.
Dari para prajurit Kerajaan Binatang Eurazania,
ada Tiga Musketir yang terdiri dari Nona Albis, Nona Suphia, dan Tuan Phobio.
Dari Kerajaan Blumund, Tuan Fuze selaku Ketua Serikat.
I-Iya.
Lalu sebagai perwakilan dari Kerajaan Falmuth di masa depan,
Tuan Grucius, Nona Mjurran, dan Tuan Youm.
Salam kenal semuanya.
Wah, tidak kusangka pertemuannya dihadiri orang sebanyak ini.
Shuna, ada apa dengan Veldora?
Iya, saya memintanya untuk berganti pakaian dulu sebelum datang kemari.
Maaf membuat kalian menunggu.
Wah, pakaiannya cocok sekali dengan Anda.
Ukurannya pun sangat pas, ya?
Iya, 'kan?
Ini benar-benar pakaian yang bagus!
Sebagai pujian, aku akan memakainya.
Terima kasih.
Rimuru, apa dia juga bawahanmu?
Baru kali ini aku melihatnya.
Ah, izinkan aku memperkenalkan teman baikku pada kalian semua.
Dia Veldora.
Veldora?
Vel ... dora?
Aku adalah Veldora Tempest sang Naga Badai.
Tidak banyak makhluk yang punya kesempatan bicara langsung denganku,
jadi kalian semua sangatlah beruntung.
Kalian pasti merasa sangat terhormat.
Walah, dia pingsan.
Tidak heran, sih.
Apa dia terlalu senang, ya?
Bukan begitu!
Hei, Veldora.
Kami akan mengadakan pembicaraan serius, jadi jangan mengganggu, ya.
Aku akan senang kalau kamu mengikuti pertemuan ini sebagai penasihat dengan tenang.
Kalau tidak, kamu boleh berjalan-jalan di sekitar sini, kok.
Dingin sekali temanku ini! Kamu kan sahabatku!
Jangan mengucilkanku begitu, ih!
Rimuru!
Ada yang harus kita bicarakan!
I-Iya, aku juga.
Dengan ini, pertemuan penting yang akan menentukan masa depan Tempest ...
... terpaksa harus tertunda sebelum sempat dimulai.
Kalau begitu, saya permisi.
Apa maksudnya ini? Veldora sang Naga Badai sudah bangkit?
Eng, kalau harus kujelaskan secara singkat ....
Sebelum itu, tolong dengarkan aku dulu.
Ba-Baik.
Aku diberi kuasa penuh oleh Yang Mulia Ratu Dinasti Penyihir Sarion.
Dengan kata lain, ucapanku mewakili sikap dari Sarion.
Atas dasar hal itulah,
tolong jelaskan semuanya pada kami.
Iya, aku mengerti.
Aku bersumpah akan menceritakan yang sejujurnya.
Aku pun menceritakan semuanya dari awal.
Mulai dari aku yang bereinkarnasi ke dunia ini sebagai Slime,
pertemuanku dengan Veldora di Gua yang Tersegel,
juga soal bagaimana aku menjadi Raja Iblis,
membangkitkan rekan-rekanku yang mati,
hingga akhirnya melepaskan Veldora.
Nah, begitulah ceritanya.
Lo, kok?
Aku benar-benar tidak menyangka.
Perubahanmu sebagai Raja Iblis sudah menimbulkan masalah,
dan sekarang ditambah dengan masalah baru yang lebih rumit.
Duh, jadi malu mendengar pujianmu.
Tidak!
Tuan Rimuru, apa dia betul-betul Naga Badai yang asli?
Soal itu, bagaimana, ya?
Tidak, itu sudah pasti, bukan?
Tidak ada manusia ataupun monster yang cukup bodoh untuk berpura-pura menjadi sang naga jahat.
Iya juga, sih.
Tapi ....
Apa tindakan kita?
Mengumumkannya atau menyembunyikannya ....
Mana pun itu, negara-negara di barat tidak akan mempersoalkannya.
Aku juga hanya perlu melaporkan hal ini pada Yang Mulia Ratu Dinasti Penyihir Sarion,
tapi masalahnya ....
Gereja Suci Barat, ya?
Benar.
No comments yet. Be the first to leave one.