I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

I Live Alone (2021) EP402 1080p WEB-DL AAC H264-MaNoN
ناشر MarBot
Cocok untuk rilisan MaNoN.

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
تاریخ انتشار: 2021-06-26
تعداد دانلود: 19
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

"Pekan lalu, Heo Hoon mengunjungi I Live Alone"

"Pemain andalan yang karismatik di lapangan basket"

"Tersenyum"

"Tapi di rumah, dia penuh sikap manis"

"Kebanyakan atlet memakai baju olahraga"

"Tapi aku tidak ingin melakukan itu"

"Berharap"

"Kepercayaan dirinya terlalu tinggi"

"Kemeja berkerut di atas celana berkerut?"

"Kardigan biru di atas kemeja biru?"

"Dia berdandan"

"Untuk berolahraga"

Kami profesional.

"Jerseinya bergaya"

"Kamu datang untuk peragaan busana?"

Astaga! - Astaga!

Astaga! - Astaga!

"Ayah Hoon, Heo Jae muncul"

"Ternyata seperti kelas terbuka"

"Dia berubah saat fokus pada pekerjaannya"

"Dia keren sekali"

"Latihan keterampilan seperti kelas tambahan"

"Kamu tidak bisa menguasai cara bermain basket"

"Makin banyak belajar, makin sulit"

"MVP bekerja lebih keras"

"Lebih sulit mempertahankan posisimu"

"Apa arti sebenarnya dari bermain basket?"

"Yang akan ditampilkan Hoon?"

Astaga, dia keren sekali.

Kamu akan mendribel masuk dan keluar

dua kali seperti ini.

Kamu harus memakai banyak tenaga. - Aku tahu.

Bersiaplah. Menghadap ke depan.

Siap. Lebih kuat lagi.

Pendek saja.

Astaga. - Pakai lebih banyak tenaga.

Astaga. - Mendribel lebih keras.

Istirahatlah sebentar.

Kali ini, kamu akan mendribel dan keluar dan melakukan crossover.

"Bolanya melewati kedua kakinya"

Masuk dan keluar. Pertukaran.

Ayo.

Tarik dan embuskan. - Ayo!

Dia mengulur waktu. - Ayo!

Benar. - Aku mau In-N-Out Burger.

Ayo! - Yang itu enak.

Ayo! - Masuk dan keluar, crossover.

Langkahmu terlalu lebar.

Mendribel lebih keras. - Dia sangat cepat.

Lebih kuat lagi.

Itu bagus.

Dia keren.

Dia keren sekali.

Setelah mendribel masuk dan keluar,

mendribel di belakang dan berhenti.

Silang dan oper.

Satu, dua, tiga.

Satu, dua. Bagus.

Dia hebat sekali.

Satu, dua, mulai. - Dia tampak paling keren sekarang.

Aku tahu. - Silang.

Satu, dua, tiga. Satu, dua. Bagus.

"Beginilah cara dia menggunakan keterampilan yang dia pelajari"

"Semua menjadi senjata kuat saat menghadapi pemain satu lawan satu"

Lay-up! - Astaga.

Dia melempar bola seperti itu.

Mengerti? - Tolong tunjukkan lagi.

Saat kamu menembak...

Samsak hitam apa itu?

Kamu bisa bermain bertahan,

dan kamu juga bisa menyerang. - Itu untuk berlatih menembak.

Itu berfungsi sebagai layar yang akan membantu seranganku.

"Ada layar yang memberi ruang dengan menghalangi pemain bertahan"

"Dia menerobos begitu ruang terbentuk"

Dorong pertahanan,

menggunakan screen,

dan mengambil dua langkah menembak.

Baiklah.

Satu, dua,

Tiga. Itu dia.

Jangan melihat ke lantai.

"Tidak masuk"

Kamu bilang akan menunjukkan basket sejati.

Astaga, dia kejam.

Dia sangat karismatik. - Dia sangat tegas.

Itu membuatnya sangat kompetitif.

"Akan kutunjukkan apa itu basket sungguhan"

Melangkah dan tembak.

"Setelah mendribel secara berirama, dia menembak"

Dribel dua kali dan tembak.

"Ini dia"

"Tangan kirinya hanya membantu"

Astaga. - Dia hebat.

Tembakan bersih.

"Dia keren sekali"

"Bangga"

Dia akan menahanmu. - Baiklah.

Baiklah. Satu, dua.

"Pemain bertahan langsung menghalanginya"

Satu, dua. Bagus. - Astaga.

"Bergerak melewati pertahanan dengan dribel yang mengubah arah"

Itu dia. Bagus. - Dia menyusul dengan cepat.

"Gol!"

"Lemparan jarak menengah"

"Sering terlihat di pertandingan basket"

Rapi sekali.

"Begitulah cara bermainnya"

Ayo.

"Tidak peduli berapa banyak pertahanan mengadangnya"

Begitu cara mereka bermain? Astaga.

Ada berapa banyak pemain bertahan? - Tembak.

Baiklah. Bermainlah dengan lebih percaya diri.

Itu dia! Terus maju. Bagus.

Itu harus masuk. Baiklah.

"Dia mencetak gol empat kali berturut-turut"

"MVP membuat mereka terpesona"

Keren sekali. Seperti drama. - Ini seperti drama.

Ini seperti drama anak muda.

Baiklah.

Rambutnya terlihat sangat keren

saat mereka membuat klip dalam gerakan lambat.

"Dia sangat keren"

Kurasa dia akan dapat peran

untuk drama basket. - Dia akan menjadi pemeran utama.

"Lempar Bola dengan Biseps-mu"

"Pemain senior klub basket melakukan layup luar biasa"

"Jantung berdebar"

"Dribelnya mencuri hati kita"

"Dengan tembakan tanpa henti yang membuat jantung kita berdebar"

"Banyak penggemar wanita telah berkumpul"

"Kamu suka basket?"

"Berdebar"

Ini untuk tiga poin!

"Kali ini dia mengincar tiga angka"

Tembakan yang bagus! - Bagus.

Baiklah. Ayo!

Maju.

Tembakan yang bagus! - Ayo.

Lari lebih cepat. Bergerak lebih cepat.

"Sepertinya dia tidak akan pernah menyerah"

Bagus. Baik, ini yang terakhir.

"Yang terakhir mirip adegan drama basket"

Ya! Itu dia!

Dia cukup hebat. - Apa?

Kamu mengakui dia hebat? - Dia hebat.

Tentu saja. - Kamu mengakui dia hebat?

Ya, dia sangat hebat.

Aku belum pernah melihat diriku dalam gerakan lambat.

Pemain lain juga bagus,

tapi aku lebih pandai mendribel secara berirama.

"Harga diri yang tinggi"

Kurasa aku jatuh cinta

kepada diriku lagi. - Aku setuju.

Hoon jatuh cinta kepada Hoon. - Astaga.

Kurasa itu penting.

Hoon telah jatuh cinta kepada Hoon.

Aku pandai mendribel secara berirama.

Kita sudah selesai.

"Dia berlatih sangat keras"

Kerja bagus. Terima kasih.

Itu pasti melelahkan. - Dia bekerja sangat keras.

Astaga, keren sekali.

Ini menyiksaku.

"Menyisir rambutnya"

Dia harus berdandan kapan pun dia bisa.

Benar. Aku bisa mengerti sekarang. - Kamu mengerti sekarang, bukan?

Kamu bisa menikmatinya sesukamu. - Aku memahaminya sekarang.

Biarkan dia memakai baju bergaris.

Ya, ayo. - Kami mengizinkanmu.

Terserah kamu saja. - Pakailah sesukamu.

Kamu bisa memamerkan baju berkerutmu.

Terima kasih.

Kamu harus meneleponku

saat kamu pergi membeli pakaian.

Jangan pernah meneleponnya. - Apa itu tadi?

Apa itu tadi? - Dia bilang akan memberi tip.

Akan ada dua teroris mode.

"Ke mana dia pergi selanjutnya?"

Dia harus bersenang-senang. - Benar, dia harus makan sesuatu.

Dia harus makan sesuatu.

Aku lapar sekali.

"Hoon yang Lapar ada di mobil ini"

"Dia mengemudi sebentar dan tiba di restoran"

Lega sekali.

"Restoran galbi sapi"

Astaga.

Tidak mudah makan galbi sapi sendirian.

Aku yakin dia menemui seseorang di sini.

Ayahnya tidak akan datang, bukan? - Ayolah.

Permisi. - Ya.

Aku datang!

Aku ingin memesan. - Tentu.

Tiga porsi galbi sapi,

Baiklah. - dan

aku pesan satu mul-naengmyeon.

Satu mul-naengmyeon? - Ya.

Dan tiga porsi galbi sapi? - Ya.

Kami akan segera menyajikannya. - Pasti ada yang datang.

Mereka harus datang sebelum daging sapi disajikan.

"Pelayan menata meja"

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left