نخستین 200 خط.
Anak-anak, ayo masuk.
Kau yang di belakang...
Yang di belakang, tegaklah!
Bersiap untuk foto.
Anak-anak, tenanglah!
Anak-anak!
Barisan belakang, Jangan bergerak.
Tenanglah!
Kalian yang di sana...
Guru kami pernah memberikan tugas yang lucu:
"Ceritakan, apa cita-citamu
"jika sudah besar."
Nicholas, ini tidak sulit.
Ini sulit, jika kau tidak tau yang kau inginkan dewasa nanti.
Anak-anak yang lain, semuanya tau.
Alceste, contohnya, dia ingin jadi perdana mentri.
Alceste adalah sahabatku, anak gendut yang selalu makan.
Itu daging murah.
Itu pinggang babi.
Yang itu kepala babi.
Itu moncong babi. Kelihatannya tidak enak, tapi enak.
Alasan dia ingin jadi perdana mentri
adalah karena ada banyak perjamuan.
Di rumah ku saat natal,
ada nenek, bibi Dorothy, dan Paman Eugene.
Di rumahku, kami punya saus, kalkun, dan kastanye.
Selanjutnya, Geoffroy akan bekerja dengan ayahnya.
Hello?
Tunggu sebentar.
Ya, hello?
Geoffroy tinggal di rumah yang besar dengan taman yang besar.
Dia bahkan punya kolam renam.
Ayah Geoffroy sangat kaya dan selalu membelikan apa yang ia mau.
Yang paling Geoffroy sukai adalah berganti pakaian.
Karena ayah Geoffroy sibuk bekerja,
ia diawasi oleh seseorang bernama Albert.
Itu Clotaire.
Ia punya sepeda yang payah.
Ini adalah sepeda balap!
Tapi kenapa ada rak-nya?
Aku bilang, ini rak balap.
Impian Clotaire adalah menjadi juara balap sepeda.
Piala Louis XVl telah diambil untuk perancah.
Clotaire!
Apa yang aku katakan?
Clotaire merupakan yang terbawah di kelas.
Perancah?
Untuk apa perancah itu?
Untuk membuat bangunan?
Pergi ke sudut.
Dia selalu mendapatkan hukuman, penyiksaan dan sejenisnya.
Ketika ia menerima rapot, dia disiksa tdk boleh menonton tv dan mendapat kudapan.
Ketika Kepala Sekolah memarahinya, dia bilang:
Orangtuamu menyiksa diri mereka sendiri agar kau mendapat pendidikan!
Tentu saja, menerima rapot
tidak menyenangkan bagi siapapun.
Nicholas...
"Tidak disiplin. Pikirannya mudah terpecah.
"Mampu lebih baik lagi."
Eudes adalah satu-satunya yang tidak pernah takut.
Eudes! "Senang bertengkar dan agresif,
"saat di kelas dan bermain.
"Nilai bagus
"dalam bernyanyi."
Ayahku tidak pernah bilang apapun.
Kau tau kenapa?
Aku menatapnya tepat di mata.
Dan dia menandatanganinya dan begitulah.
Nilai macam apa ini?
Tidur! Dan tidak ada kudapan!
Aku pikir ia kurang cukup menatapnya.
Eudes bilang dia mau mau jadi bandit.
Aku ingin jadi bandit.
Bandit! Itu bukan profesi.
Tentu saja! Kalau saja tidak ada bandit,
ayahmu tidak akan punya pekerjaan dan akan tinggal di dalam gubuk.
Bilang lagi?
Kau dengar aku: gubuk bambu.
Rufus ingin jadi polisi,
seperti ayahnya.
Tapi, dalam meniru seseorang,
dia jagonya.
Hey teman2, aku meniru sebuah monster. Tebak siapa ini?
Frankenstein! -The Mummy!
Belphegor! -Dracula!
Hantu!
Bibiku Germaine!
Bukan! Ini si Kentang Tua!
Kentang Tua adalah pengawas kami.
Dia selalu bilang:
Tatap mataku.
Dan kentang juga punya mata.
Awalnya aku juga tidak mengerti. Tapi kakak kelasku yang menjelaskan.
Kentang Tua sering menyuruh kami menulis beberapa kalimat.
100 kali: "Aku tidak akan menghina pengawasku dengan
"tiruan fantastis yang sepenuhnya tidak nyata."
Agnan adalah satu-satunya anak yang tidak mungkin dihukum.
Agnan adalah peringkat teratas di kelas dan peliharaan guru, tapi selain itu
dia adalah kecoa yang kotor.
Guru! Guru!
Mereka mengobrol.
Kami sangat tidak menyukainya,
tapi kami tidak bisa memukulnya, dia pakai kacamata.
Kau tidak bisa memukulku, Aku pakai kacamata.
Tidak ada yang tau Agnan mau jadi apa dewasa nanti.
Guru! Dia nyontek.
Saat Dad seumurku,
ada banyak hal yang dia cita-citakan.
Dia bilang jika dia tidak menikahi Mom, Dia akan menjadi
jagoan sepak bola...
juara renang...
Semuanya, bersiap
siaga...
Dan bahkan...
Juara balap sepeda.
Juara dunia Mouthmonia (dalam membual) sepertinya lebih pantas.
Itu Mr. Bledurt.
Siapa yang bertanya padamu, Tuan sibuk?
Pergilah menguping di tempat lain.
Semua tetangga dapat mendengarmu, Mulut besar.
Awas kau... -Apa?
Kau tidak membuatku takut.
Dad dan dia saling meledek.
Jangan sentuh aku, Ok?
mouthmania itu olahraga apa?
Pulanglah!
Dan inilah Mom...
Mom! Mom!
Satu hal yang pasti, Mom selalu ingin jadi ibu.
Dan aku tidak ingin dia
Jadi yang lainnya.
Kau mengagetkanku.
Aku tau kenapa aku tidak tau aku ingin jadi apa dewasa nanti.
Karena hidupku sudah sempurna dan aku tidak ingin ada yang berubah.
Siapa yang tau cerita tentang Tom Si Ibu Jari?
Eudes?
Dia kecil?
Ya. Apa lagi?
Rufus?
Dia kecil, jadi dia bisa mencuri barang2 dan kabur.
Tidak tepat.
Alceste?
He tidak mau makan dengan benar, dan dia menjadi kurus.
Kurang tepat.
Nicholas?
OK, silakan, Agnan.
Tom Si Ibu Jari dipanggil seperti itu karena
dia kecil seperti ibu jari.
Dia adalah anak bungsu dari keluarga miskin
yang tidak punya makanan untuk anak2 mereka, jadi orangtua mereka memutuskan
untuk membuang mereka ke hutan.
Untungnya, Si Kecil...
Selamat, Joachim.
Kata Kunci: Joachim punya adik bayi.
Diam!
Clotaire, kau sedang apa?
Ayo, beritahu kami!
Aku tidur lebih awal. Dad datang dan membangunkanku.
Dia lalu berpakaian dan tidak cukuran, dan kemudian tertawa.
Dia bilang aku punya adik bayi.
Lalu?
Dia membawaku untuk bertemu ibuku.
Ibuku di rumah sakit, tapi dia terlihat sebahagia Dad.
dan disebelahnya,
ada adik ku.
Kau tidak terlihat bahagia.
Bagaimana bisa?
Dia selalu berteriak, tapi jika aku menaikkan suaraku
mereka menyuruhku diam dan Dad bilang suaraku membuatnya pusing.
jika aku berada dekat2 dgn ayunan,
mereka menyuruhku menjauh.
sebesar apa bayi itu?
Setinggi ini.
Kasih mainan yg lebih tinggi.
Mereka akan membagi kamarmu dengannya.
Tidak akan, itu kamarku! Itu milikku!
Taruh saja di kebun.
Kami tidak punya kebun.
Buatlah.
Bagaimana kalau garasi? Anjingku tidur disitu.
Aku ingin punya sepeda, bukan bayi.
Dia akan mencuri permenmu dan kau sama sekali tidak bisa protes.
Karena jika kau protes,
mereka akan bilang kau iri dan menghukummu.
Mungkin kau yg akan berakhir di garasi.
Kau dalam masalah.
Kau tidak punya ide?
Tidak. Tapi ini benar, Dad bersikap aneh belakangan ini.
Seperti apa?
Well, dia sangat sangat baik pada ibuku.
Contohnya, dia yg membawakan belanjaan pulang.
Dia bilang, "Sayang, Aku tidak ingin kau kecapean."
Suatu hari, dia bahkan membuang sampah tanpa mengeluh. Tidak biasanya.
Mom? -Ya, sayang?
Bagaimana kau membuat bayi?
Oh lihat, ayahmu pulang!
Kejutan!
"Untuk Nicholas, yang ayahnya bekerja sangat keras. Roger Moucheboume."
Mr. Moucheboume adalah bosnya Dad.
Apa kau menerima pesan yg aku tinggalkan pada sekretarismu?
No comments yet. Be the first to leave one.