نخستین 193 خط.
Dibalik Senyumanmu
Suruh Lin Man untuk keluar!
Aku sangat membutuhkan uang.
Jika kau berotak, pergilah! - Suruh Lin Man untuk keluar!
Angin utara dan matahri. Pernah mendengar pepatah itu? (Angin dan matahari bersaing untuk membuat seorang turis melepas jasnya.)
Jangan kesini!
Aku pikir aku sangat beruntung. Setiap kali aku memerlukan pertolongan, kau datang.
Jika Qianni adalah angin utara yang dingin... (angin yang mencoba melepas jas seorang turis.)
Sekarang kau yang bertanggung jawab untuk menemukan cincinku.
...dan akulah matahari yang hangat. (matahari menghangatkan turis jadi dia melepas jasnya.
Kau sangat baik terhadapku.
Aku adalah seorang aktris, tidak pernahkah kau berpikir kalau aku bersandiwara di depanmu?
Nanti malam, aku akan memintamu untuk pergi membayar uang sewa. Orang yang punya rumah ini sangat menjengkelkan.
Dia adalah seseorang yang busuk.
Perasaan dan emosi... semua itu tidak penting sama sekali.
Kudengar dari ayahku kau telah setuju untuk menghadiri pestanya. Aku datang kesini untuk melihat apakah kau sudah belajar untuk berdansa.
Aku sudah menemukan gurunya.
Apakah kau kesepian?.
Aku adalah penuntut yang menangani kasus transaksi ilegal ibumu, Lin Man.
Tolong datang bersamaku untuk membantu dengan investigasi kasus ini.
Mengapa kau baik pada Lei Xinyu?
Dimatamu, apa aku seperti menolongnya?
Segmenting dan terjemahan dibawakan oleh Tim Senyum Misterius@ Viki
Silahkan tanyakan padaku.
Bagaimana penuntut tahu untuk menemukan Nona Lei di restauran? Apakah Nona Tang melaporkannya?
Mungkin.
Bahkan aku tidak memperkirakan dia akan melakukan seperti ini.
Lalu, apakah kita akan menyelamatkannya?
Bukan hari ini.
Tidakkah kau ingin dia menjadi matahari sehingga dia akan menghangatkanmu?
Cuaca harus dingin sekali kala dirimu merasa kehangatan matahari.
Benarkah?
Kau masih tidak mau bicara?
Aku ingin pengacara.
Aku sudah bilang padamu,
kami tidak datang menuntutmu. Kau disini karena ada hubungannya dengan sebuat tuntutan.
Anggota keluarga tidak membutuhkan pengacara. Ini adalah tugas seorang warga negara sebagai seorang saksi.
Cepat dan katakan pada kami dimana ibumu.
Aku tidak tahu.
Kau tak tahu?
Taiwan, USA, Jepang, atau Eropa?
Jangan berpikir kami tidak bisa menemukan dimana dia! Jika kami harus mendeportasi ibumu, situasi akan menjadi buruk.
Aku benar-benar tidak tahu dimana ibuku.
Operasi perusahaan, investasi,
aku tidak pernah berpartisipasi.
Berhenti berpura-pura!
Bagaimana kau tidak tahu kalau kau mempunyai 10% saham perusahaan Lei Sheng?
Dan sangatlah kebetulan! Pas dimana harga saham Lei Sheng paling tinggi,
Saham-saham dibawah namamu dengan ajaibnya terjual.
Aku mempunyai saham?
Aku bahkan tidak tahu aku mempunyai saham, bagaimana aku bisa menjualnya?
Baiklah.
Aku akan berpura-pura kau tidak tahu sama sekali dan kau tidak menjual saham-saham itu.
Jika itu bukan kau, ibumukah?
Kapan ibumu menjual saham-saham itu? Kapan dia merampok dari Lei Sheng dan memperbodohkan investor perusahaan?
Aku tidak tahu. Aku benar-benar tidak...
Omong kosong!
Pas setelah sesuatu terjadi, orang-orang kaya sepertimu langsung semuanya tidak tahu dan menghindari semua tanggung jawab!
Orang-orang yang miskin dan tidak bersalah telah tertipu oleh ibumu.
Mereka harus memulai hidup mereka dari awal lagi. Apakah kau tidak peduli sama sekali?
Biarkan aku memberi tahumu.
Aku pasti akan menyelesaikan kasus ini.
Walaupun aku memberimu kesempatan,
Kau lebih baik memberi tahu yang sebenarnya.
Aku...
Kau akhirnya mau berbicara.
Aku menolak interogasi di malam hari.
Aku tahu aku mempunyai hak ini.
Disaat kau merasa bimbang, kau bisa mencariku.
Ibu telah menjual saham-sahamnya...
Itu pasti karena ibu memerlukan uang.
Mengapa kau harus melakukan semuanya sendiri?
Tidak tahukah kau kalau aku kuatir karena itu?
Ibu...
Dimanakah kau?
Masuk.
Apa yang kau lihat? Dada besarku?
Ada yang tidak benar dengan otakmu?
Wu Shanhong!
Diam.
Pak Polisi, bisakah kau meminjamkan sebentar ponselmu? Aku mau menelpon pacarku.
Kau sedang bercanda?
Tolonglah! Tolong, tolong... Hanya satu panggilan, aku takut dia akan kuatir.
Kau sangat menjengkelkan.
Ini. Telpon sendiri.
Panggilanmu telah dikirimkan ke voice mail.
Telponnya mati.
Coba aku libat, pasti salah nomor! Bisakah aku telpon lagi?
Cukup!
Sama saja, biarkan berapa kali kau menelpon, sepertinya pacarmu tidak mau bersamamu lagi.
Tidak, itu tidak benar. Pak Polisi, Pak Polisi! Pak Polisi! Hey!
Mereka gila. Aku hanyalah kambing hitam
Aku percaya dengannya disaat dia mengatakan dia akan mencari seorang pengacara untuk menolongku.
Sangat bodoh! sangatlah bodoh! Bodoh!
Wu Shanghong! Apa yang kau lakukan? Jangan bertingkah!
Lei Xinyu, seseorang datang untuk melihatmu.
Alangkah bagusnya situasi ini.
Kau ternyata sangat cocok ditempat ini.
Hey, apakah aku harus memanggil teman-teman SMA kita untuk reunian disini?
Mereka bisa datang dan melihat situasi ini.
Aku hanyalah relatif dari tertuduh.
Seorang relatif dari tertuduh secara tidak langsung adalah seorang tertuduh. Apakah kau tidak tahu itu?
Lei Xinyu, kau ternyata masi bodoh, belum berubah.
Apa yang kau sedang lakukan disini?
Aku hanya mau menjelaskan kepadamu kalau aku punya banyak rencana-rencana untuk membuat hidupmu sulit.
Ternyata kau...
Ya, aku yang melaporkan.
Tetapi, melihat kita adalah teman lama, aku akan memberi kau satu kesempatan.
Jika kau mengemis didepanku, aku akan mengeluarkanmu.
Walaupun aku mengemis didepanmu, kau tidak akan menolongku.
Aku tahu kau tidak suka denganku.
Sampai sekarang, aku pikir kau hanya tidak suka denganku.
Tetapi ternyata kau sangat benci padaku.
Kau mau aku mengemis didepanmu, karena kau mau aku terlihat jelek, benarkan?
Karena kau telah membuang jauh jauh hubungan kita waktu sekelas dulu,
bagaimana kau benar-benar mau menolongku?
Aku tidak akan mengemis didepanmu
Baik.
Lei Xinyu, kau bilang sendiri,
jadi jangan mengatakan aku tidak mencoba untuk menolongmu.
Ada apa?
Apa? Kau mau dia untuk datang dan pergi terserah dengan kehendakmu?
Apakah kau yang punya kantor polisi ini? Jangan mengira kau bisa berbuat sekehendakmu karena kau kaya.
Apa yang kau katakan? - Aku kasih tahu,
Disaat aku keluar dari sini, setiap kali aku bertemu denganmu aku akan meninjumu.
Aku akan mengingat wajahmu!
Lei Xinyu! Aku akan kembali!
Aku mengenal wajahmu! Aku mengenal wajahmu! Hey!
Apa yang kau lihat?
Lei Xinyu... kau benar-benar tidak mau mengemis didepanku?
Lei Xinyu, kau sekarang boleh keluar.
Aku benar-benar boleh keluar sekarang?
Ya.
Didalam tidak terjadi apa-apakan?
Tidak terjadi apa-apa.
Yang penting kau baik-baik.
Ayo.
Tunggu.
Boleh aku bertanya apakah dia seorang pengacara?
Bisakah dia menolong wanita yang di dalam sel itu?
Sepertinya dia disini cuma karena pacarnya menyalahkannya.
Aku akan bertanggung jawab dengan pembayarannya.
Aku akan menggunakan uang yang kudapat dari penjualan baju-bajuku -Tidak perlu.
Roger, tolong bantu aku.
Aku mengerti.
Terima kasih sekali lagi untuk pertolonganmu.
Mengapa kau tidak menelponku?
Karena kita bukan relatif atau teman dekat.
Lalu, bagaimana dengan perempuan yang di dalam sel tadi?
Apakah kau mengenalnya?
Kau mau aku untuk menolongnya?
Karena dia terlihat membutuhkan pertolongan.
Seseorang yang membutuhkan pertolongan itu adalah kau.
Seseorang yang seharusnya menelponku itu adalah kau.
Seseorang yang mengatakan kita adalah sahabat itu juga kau.
Mengapa kau tidak menelponku?
Kau tidak takut kalau aku menelponmu
itu akan memberimu kesulitan?
Aku menunggu telpon darimu.
Kau tersenyum.
Apa yang membuatmu senang?
Aku tidak senang.
Aku hanya penuh dengan harapan.
Hari itu disaat perusahaan ibuku dalam kekacauan, aku berjalan di jalan raya tanpa uang.
Aku tidak mempunyai uang sama sekali dan aku tidak mempunyai ide untuk berbuat apa-apa.
Aku sudah pasti ditakdirkan untuk mati.
Aku bahkan tidak tahu apa yang harus kulakukan untuk esok hari.
Tetapi,
Kau muncul.
Xiaoyue muncul.
Apakah kita mengenal satu dengan lainnya? Tidak sama sekali.
Tapi kalian berdua dengan baiknya menolongku,
Sama saja seperti wanita yang di dalam sel itu.
Walaupun dia agak kasar,
Dia mengetahui kalau aku kedinginan, dan dia memberi jaketnya kepadaku.
Karena kalian berdualah,
aku bisa berpikir kalau di dunia ini masih ada harapan.
Ini juga membuat aku percaya
Kalau aku bekerja dengan keras, aku bisa terus hidup.
Khususnya karena kau.
Setiap kali aku kehilangan harapan, kau muncul.
Seperti kali ini, kau menolongku lagi.
Aku kira... kau seperti matahariku.
Aku bukanlah mataharimu.
Kau tidak memerlukan pertolonganku.
Selama kau jujur dan mengatakan kepada penuntut itu tentang situasi ibumu, kau bisa pergi kapan saja.
Aku tidak akan mengkhianati ibuku.
Jangan mengatakan aku tidak tahu dimana ibuku.
Jikalau aku tahupun, aku tidak akan memberi tahu.
Aku percaya kalau ibuku bukanlah orang yang jahat seperti yang semua orang katakan!
Bagaimana kau tahu?
Seberapa baiknya kau mengenalnya?
Aku mengenalnya seumur hidupku.
No comments yet. Be the first to leave one.