نخستین 200 خط.
Sejak ratusan tahun lalu,
para nelayan sering berbagi cerita mitos hiu di pesisir pantai Baja.
Salah satunya kisah para dewa,
yang membawa manusia ke ambang kegilaan...
dengan melihat kematian.
Kaum-ku, menyebutnya 'El Demonio Negro.'
Menurut legenda mahkluk itu akan datang jika terpanggil.
Nacho, ada rencana cari pekerjaan baru?
Aku sudah berhenti berenang dengan lumba-lumba.
Fotografi erotis, atau apalah...
Kita sudah terlalu tua untuk pekerjaan ini.
Baiklah, lagipula...
Cek radiomu.
Bergabunglah ke sini di Radio Sardine bersama penyelam terbaik Baja, Nacho.
Dia tak muda lagi atau paling tampan, tapi dialah orang yang kau cari.
Macan kumbang laut sudah siap.
Dia sudah bersiap, menarik napas dalam-dalam...
Diamlah!
Terpaksa kami batalkan.
Bom sudah dijatuhkan!
Radio Barracuda menghubungi Nacho.
Nachorater..... Dengarkan lagu ini, kawan.
MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA.
MAINKAN SEKARANG JUGA
Nacho...
Kau baik saja?
Balas, kawan.
Nacho?
Ayolah, jawab, kawan.
Nacho, cek.
DITERJEMAHKAN | YOYONG MASAMBA
- Kau cium bau itu. - Enak sekali.
Katakan anak muda,
kau lihat kapal bajak laut di dekat pantai?
Negatif, Kapten, tapi sepertinya kita sudah sangat dekat.
Hei, kau mau mencecar kami pertanyaan sepele lainnya?
Ya, mari kita ulangi lagi.
Baik...
- fakta menarik No. 32. - Ya Tuhan.
Hei. Hentikan.
Spesies ikan paling penting...
di sepanjang semenanjung Baja?
Oh, tunggu. Kurasa aku tahu yang ini.
Sayang, apa ada pertanyaan yang mudah?
Bagaimana jika kita memainkan sesuatu lainnya?
Aku sudah muak dan apa lagi kita belum sampai.
- Ikan salmon. - Ayo. Ikan salmon.
Aku tahu tidak ada ikan salmon di Baja.
Kusebut saja "Ikan Todak".
Tommy, apa itu ikan todak?
Mungkin... atau bisa jadi ikan kelelawar berbibir merah!
- Oh, benarkah? - Ya, bisa jadi.
Tuna sirip kuning. Tuna bersirip kuning. / Akhirnya terjawab.
Ikan marlin setrip.
Duh.
Duh? Duh?
Kau mulai kesal dengan kami, sobat?
Jadi dia diperbolehkan bilang 'duh'?
- Selalu saja aku disalahkan. - Audrey...
- Jangan ada yang bilang 'duh.' - Ini sangatlah tidak adil.
- Sayang... - Aku tidak suka 'duh.'
Kalian memilih sesukanya. Tak bisa dipercaya.
- Aku tidak percaya. - Tenanglah.
- Tega sekali. - Luar biasa, kalian.
Sebenarnya, Tn. Fun Fact,
Bahia adalah liburan pertama kita sebagai pasangan sebelum menikah.
Ya, memang.
Aku mau muntah.
Ayahmu begitu romantis kala itu.
- Sekarang pun masih. - Tidak, kau tidak lagi romantis.
Sudah berapa lama itu?
Kakakmu sudah berusia 15 tahun, jadi 15 tahun lalu.
Dan 9 bulan.
Benar sekali.
Kau juga cukup membuat syok kami, sayang.
Aku merasa begitu istimewa sekarang.
Hei. Kau istimewa.
Tunggu, apa?
Lagipula...
Bahia adalah tempat kudapatkan pekerjaan instalasi pertamaku dengan Nixon Oil.
Membosankan.
Tidak, itu tidak membosankan, karena setelah itu...
secara finansial, Ayah yakin...
akan mampu menghidupi keluarga...
dan menikahi wanita yang Ayah cintai.
Maksudmu, menikahi wanita yang Ayah hamili?
- Oh, sialan! - Hei, hentikan!
- Tak ada habisnya. - Hentikan. Ya.
- Kenapa kita harus punya anak? - Aku tak tahu.
Aku cuma berharap kita bisa melihat bajak laut.
Bajak laut itu murahan, Tommy.
Kau sendiri yang malah.
Bajak laut yang kau kenal itu cuma ada di botol Kapten Morgan.
- Diam, Tommy! - Tommy!
- Audrey! - Itu tidak benar!
- Semoga saja. - Apa maksudnya?
- Apa maksudnya itu? - Tommy....dia bohong.
- Kau masih 15 tahun. - Kau tahu apa soal Kapten Morgan?
Kau memang pembohong, Tommy.
Ayah, kurasa aku melihatnya. Itukah dia?
Ya, sobat. Itu dia. El Diamante.
Ayah mau menghancurkanya?
Penghancuran, memang jenius.
Aku tak tahu, sobat.
Tergantung apa dia bisa melewatinya, kau tahu,
langkah pengamanan, fungsionalitas sistem, kuota kilang.
- Ayah mau dia, mencobanya lagi dalam bahasa Inggris? - Oh, Audrey.
Ayah akan hancurkan kilang El Diamante itu...
jika kita tidak bisa mencobanya. Seperti...
Membunuhnya.
Ayah akan menghancurkanmu!
Dan aku harus menghabisi kalian!
Tidak, jangan lakukan itu.
Diam.
SELAMAT DATANG DI BAHIA AZUL
Hei, kau sudah lihat pemandangan lautnya?
Paul... kau sudah pesan, kan?
Sayang, hotel ini jarang penuh.
- Ayah dalam masalah. - Tommy...
Hei, aku tak tahu. Kurasa akan menyenangkan jika tinggal bersama.
Hei, di mana sih ini?
Costa Azul. Hotel terbaik di kota.
- Makanan callo de hacha mereka enak. - Ya benar.
Pasangkan dengan margarita dingin dan istrimu akan senang.
Aku mau nacho.
Karena kita ada di Meksiko, bagaimana kalau kita berbicara bahasa Spanyol.
Sebenarnya, ada restoran hotel kecil yang bagus di sini.
Ya, Ayah. Terlihat keren. Pilihan bagus.
Ayah penasaran apa yang terjadi?
Hotel terbaik di kota? Benarkah, Ayah?
Sudah banyak yang berubah sejak terakhir kali kita kemari.
Jelas tidak penuh.
Tentu saja. Kayaknya aku harus telpon?
Pak, halo. Permisi. Bisa berbahasa Inggris?
Pak, bisa berbahasa Inggris?
Dia tak bisa berbahasa Inggris.
Tidak?
Malah, dia sama sekali tak bisa bicara.
Kau sangat jauh dari rumah, kawan.
Aku kemari cuma mau liburan bersama keluargaku.
Keluarga bukan cuma kemari untuk berakhir pekan.
Kau pengusaha minyak?
Ya.
Ya, aku bekerja di Nixon Oil. Aku yakin kau pernah mendengarnya.
Maksudku, kami hampir membangun tempat ini.
Lihatlah sekelilingmu, bodoh.
Bangga dengan pekerjaanmu?
- Namamu... - Namanya El Rey.
Senang bertemu denganmu.
Ini suamiku, Paul.
Dan itu anak-anak kami.
Audrey dan Tommy.
Maksud suamiku adalah kami lagi liburan bersama anak-anak...
Aku lahir di Puerto Vallarta...
Dan kami pikir itu ide yang bagus. Agar mereka tahu asal-usul mereka.
Kau punya anak?
- Ya. - Jadi, kau tahu yang kumaksud?
Ini....buat masayarakat sini.
Bisa kau tunjukkan dimana restoran terdekat disini?
Atau warkop?
Bantuanmu sangat membantu kami. Tolong.
Tolong?
Aku akan panggil anak-anak.
Apa itu?
Siapa peduli? Jalan saja terus.
Aku tak menyadari itu.
Tlaloc. Dewa Aztec.
Kenapa ada di sini?
Pelindung.
Dimana Tommy?
Tommy.
Ayo. Sayang.
Sayang.
Tommy.
Ayo. Tetap bersama kami.
Ini tempatnya.
Terima kasih.
Oh iya, tadi, saat kau bilang... pelindung.
Apa maksudmu? Pelindung terhadap apa?
El Demonio.
El Demonio? Setan?
Tunggu! Pak El Rey!
Ini buatmu.
Itu perbuatan terpuji.
Tak kusangka kau mau berikan penutup mata bajak lautmu sama dia.
Itu fantastis.
Terima kasih banyak.
Tidak. Aku...mengerti. Itu bosnya.
Baiklah, aku akan ke sana sekarang.
Baik, aku mengerti.
- Baiklah, sampai jumpa. - Oke, teman-teman.
Kita harus cari tempat lain...
karena kita tidak akan tinggal di kota ini.
Siapa itu, sayang?
Perusahaan.
Entah kenapa, mereka mendukungku menyelesaikan pemeriksaan ini secepatnya.
NRT siap membantu kita.
Jadi, aku akan pergi ke Diamante, aku mau lakukan inspeksi.
Sementara aku pergi,
pesanlah tempat lain di Ensenada, tempat yang bagus. Oke?
No comments yet. Be the first to leave one.