نخستین 193 خط.
ADA YANG BERDASARKAN KISAH NYATA...
DAN TAMBAHAN KISAH FIKTIF JUGA.
Beatrix?
Beatrix.
Oh, maaf, sayang, aku tak dengar kalau ada kamu.
Aku naik. Kau ikut?
Nanti aku menyusul.
Tikus sialan.
Seekor tikus yang penasaran merayap
dari kamar anak ini dalam rumah ini
dan kemudian sadar bila ayahnya ini telah meninggal.
Dia menemui dokter ini sebelum membawa saudarinya ke kamar mayat,
dan dia menyadari kalau tikus dewasa berbohong,
karena dunia ini bukanlah keajaiban.
Seringkali itu terasa tragis menyedihkan.
Tak semua tikus hidup sampai tua.
Jadi saat didera penderitaan,
dia akan menenangkan pikiran,
demi kisah yang ingin dia ceritakan.
Selamat tinggal, Papa,
Selamat tinggal, nak.
Jagalah Mama.
L
LI
LIN
LINK
LINK
LINK K
LINK KH
LINK KHU
LINK KHUS
LINK KHUSU
LINK KHUSUS
LINK KHUSUS
LINK KHUSUS D
LINK KHUSUS DE
LINK KHUSUS DEW
LINK KHUSUS DEWA
LINK KHUSUS DEWAS
LINK KHUSUS DEWASA
LINK KHUSUS DEWASA
LINK KHUSUS DEWASA
LINK KHUSUS DEWASA w
LINK KHUSUS DEWASA ww
LINK KHUSUS DEWASA www
LINK KHUSUS DEWASA w w w . c r o t b a s a h . c o m
Sally!
Sally, ayo sekarang!
Sini!
Kemari, Sally.
Gadis pintar.
Di luar lebih dingin buat wanita seusia kita.
Bukankah begitu?
Anak-anak, saatnya mengucapkan selamat tinggal pada Papa.
Sudah cukup!
Sekarang diam!
Kau dengar tidak? Diam!
Tetap diam, sialan,
agar aku bisa membunuhmu!
Ya, ya, ya, ya, ya, ya, ya, ya, ya, ya!
Ya, ya, oh, tidak!
Baik, terserahlah.
Tapi tak kubatalkan makan malam Natal semudah itu, Sago.
Nanti kau akan lihat.
Jangan menatapku begitu, Tuppenny.
Bebek itu sudah datang selama berminggu-minggu!
Aku tak dengar!
Oh, mau diam, ya?
Selamat Natal, Nona Potter.
Yang benar Nyonya Heelis.
Dan aku akan berterima kasih bila tidak memasuki tanahku.
Lakukan saja hal yang menyenangkan
buat anak-anak saat Natal.
Kurasa aku sudah sering melakukan hal itu.
Sekarang keluar dari tanahku atau kulepaskan anjingku mengejarmu.
Aww!
Demi Tuhan, Fleet.
Selamat Natal, Nona Potter.
Namaku Nyonya Heelis.
"Untuk Papa"
"KISAH JEMIMA SI BEBEK KUBANGAN" Karya: Beatrix Potter
Apa kau sudah masuk?
Begitu ya.
Tak ada yang mengijinkanmu masuk ke sana, Roald.
Begitu berat setelah kehilangan saudarimu.
Sekarang kesempatan kita berpamitan,
jika selamat tinggal adalah sesuatu yang kau inginkan.
Mama mau ikut denganku?
Mau.
Saat kita masuk, Papa di tempat tidur,
tapi, Roald, dia bukanlah Papa lagi, mengerti?
Itu hanya mayat,
jadi kalau kau tak ingin melihatnya,
tutup saja matamu, pejamkan, seperti ini.
Ngerti?
Baik.
Ny. Dahl, apa bisa kita bahas
tentang rute kita ke gereja.
Silahkan.
Papa?
Kau, nak, jauhkan tangan kotormu dari almarhum!
Beatrix!
Ya sebentar!
PEDAGANG ATAU PADUAN SUARA AMATIRAN DILARANG MASUK - perintah manajemen
Maksudku, mengubur anak perempuanmu saja itu sudah menyedihkan,
tapi kemudian suamimu meninggal dan seterusnya,
sebelum lewat sebulan,
terlalu berat bagi wanita manapun.
Ini memang tragedi menyedihkan.
Hmm.
Gangguan mental juga, kudengar.
Tak akan! Siapa yang bilang?
Kau yang bilang, kurasa.
Benarkah?
Pasti benar kalau begitu.
Oh ya, dia akan membawa anak itu ke sekolah
dan kembali ke ibunya di Norwegia.
Masuk akal.
Dia tak bisa urus semuanya itu sendirian.
Mungkin ada kesempatan menikah lagi,
jika dia bisa membawa pergi semua anak nakal itu ke suatu tempat.
Tak keberatan bila aku menawarkan diri.
Kau tak pernah ada masalah 'kan, Butler?
Bagaimana lagi?
Aku pria yang nafsu makannya besar.
Boleh?
Tidak, tidak boleh.
Dia ibuku, dan kau tak boleh bersamanya.
Dan lebih jelas sekarang
atau sekarang? / Sekarang.
Aku tak suka didatangi tiba-tiba, William.
Ini bukan tiba-tiba.
Tn. Entwistle telah baik hati meluangkan waktu datang ke rumah ini.
Kau sepertinya tak sengaja melupakan
janjimu ketemuanmu sebelumnya.
Sekarang atau sekarang? / Sekarang.
Dan berhentilah membuka korespondensi serta menulis surat.
Sekarang atau sekarang? / Sekarang.
Itu karena, kalau kau belum memperhatikan,
aku sedang menulis... / Aku tahu.
Kau sangat sibuk, jangan menulis buku.
Betul.
Dan buku-buku itu tak bisa menulis sendiri, tahu.
Dan lebih jelas sekarang
atau sekarang?
Aku kurang yakin.
Sekarang, atau mungkin sekarang.
Aku, aku tak tahu lagi.
Maaf.
Dan, um,
bagaimana penglihatanmu selama setahun terakhir?
Aku, aku tak tahu.
Semuanya agak terlihat berkabut di musim gugur, akhir-akhir ini.
Selain karena cuacanya.
Bagaimana menurutmu?
Yah, sangat sederhana,
bukti berkurangnya penglihatan karena faktor usia.
Maksudnya mata wanita tua, begitu?
Maksudku, bisa jadi itu glaukoma atau katarak?
Sulit dipastikan tanpa ada pemeriksaan lebih lanjut.
Idealnya, kuingin dia kuperiksa lebih lajut.
Nah, mengingat kau ini sangat, sangat sibuk,
untuk saat ini...
Ya Tuhan!
Kau akan menyuruhku pakai kacamata, bukan?
Mungkin ini bisa membantu.
Aku ada kacamata sementara, kalau kau mau coba.
Kupertimbangkan nanti saja.
Jadi, uh, Tuan-tuan, kecuali ada hal lain,
selain kurangnya penglihatan karena usiaku,
takutnya aku sangat sibuk.
Terima kasih.
Sangat kami hargai jauh-jauh kau kemari.
Bukankah begitu, Beatrix?
Beatrix?
Ya, sangat baik.
Maaf, sebelum kupergi, apa mungkin kuminta
untuk tanda tangan, boleh?
Oh, apa kau punya anak?
Oh, tidak, tidak.
Tidak tahan ngurus anak perusak.
Cuma ingin pajangan di kantor,
diletakkan di dinding, semacam klien selebriti.
Kami punya yang bagus dari Virginia Woolf.
Berikan dia kartu kelinci, William.
Oh, itu bagus sekali!
Lihat ini, wajah kelinci berkumis kecil.
Ya ini bagus. Memang sangat bagus.
Kau harus nulis cerita tentang Peter Rabbit mendapatkan kacamata.
Apa harus?
Ya, um, kasih tahu aku kalau
kau ada ide itu.
Selamat Natal.
No comments yet. Be the first to leave one.