The Perfect Wave

The Perfect Wave

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Perfect Wave 720p BluRay X264-Japhson
ناشر ObezSubs
Semoga Bermanfaat.. Rate Dan Sarannya Jangan Lupa..

برچسب‌ها

BluRay
x264
720p
720
تاریخ انتشار: 2015-02-20
تعداد دانلود: 35
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Berdasarkan Kisah Nyata

Ian.

Jika kau menutup matamu, kau tidak akan pernah terbangun lagi.

Mereka bilang, peselancar terbaik didunia adalah yang paling mampu bersenang-senang.

Ini bukan soal kejuaraan.

Ini hanya tentang momen.

Ketika kau merasakannya,

Kau menjadi lebih dekat dari menyentuh keabadaian.

Lalu kau mengerti jika kebebasan hanyalah kata lainnya...

...dari tidak takut untuk kehilangan apapun.

Dan peselancar ombak benar-benat tak peduli atas apa yang ada dibumi lagi.

Kau kehilangan segalanya.

Dan disaat itu, kau benar-benar sangat merasa bebas.

Inilah yang aku cari.

Inilah diriku.

Ian, bagaimana selancarnya?

- Cukup bagus. - Hai! Apa kabar?

- Bagaimana, bung? - Apa?

- Ini soal perjalananmu, bukan? - Perjalanan apa?

Hey, semua, kau duluan tiba. Bagaimana kabarmu?

Aku mengenalmu. Kau membantu penggalangan dana dengan ibuku, kan?

- Benar. Aku Roxy. - Senang bertemu denganmu, Roxy. Ian.

Kami telah bekerja seharian, kawan.

- Datanglah dan membantu. - Ya, datanglah, Ian.

Ya. Lain kali.

Kenapa tidak datang besok?

- Ini demi kebaikan. - Besok...

- Aku harus berselancar. - Ya, benar.

Serius, bung, kau harus datang untuk membantu.

Ibu akan lebih menyukainya. Hanya satu sesi.

Hey, Ian.

Bung, tunggu, kita harus membicarakan soal perjalanan ini.

Tidak. Kami akan membantumu.

Kami tidak akan membiarkanmu mengerjakannya sendirian. Tidak.

Ya, akan kami lakukan.

Baiklah. Akan kuhubungi kau besok.

Sampai jumpa.

- Berikan padaku. - Aku mendengar "Kami."

Kau menginginkan kita melakukan apa?

Aku tidak suka ketika kau menguping percakapanku.

Kau tahu, ada makalah yang harus ku nilai.

Kau mau menemaniku?

- Itu terdengar menyenangkan. - Pastinya.

Kuharap Ian akan datang dan membantu besok.

Itu akan bagus untuknya.

Itu tidak akan terjadi.

Dia sedang dalam tahapan memberontak.

Dia sudah berada ditahapan memberontak sejak berumur 13 tahun.

Aku bicara dengan Merv ketika bertemu dipeternakan sapi perah.

Dia bilang akan memberikannya pekerjaan.

- Mengurus sapi? - Ya.

Mungkin bisa menyadarkannya jika hidup memerlukan kerja keras.

Disetiap mimpi para peselancar untuk ditemukan,

Adalah ombak kecil dengan bentuk yang sempurna.

Yang kami sebut sebagai ombak sempurna.

- Kemungkinan untuk menemukannya... - Ian.

Bung, keluarlah. Pestanya sangat meriah.

Ada banyak wanita seksi.

Keindahan Bruce.

Aku selalu bermimpi untuk pergi kesana.

- Kurasa sekarang saatnya. - Kau serius?

Menurutku kita harus merencakannya malam ini.

- Pergi besok pagi. - Ya, teman!

Bung, ini akan luar biasa!

- Kau ikut? - Tentunya!

Hey, semua, siapa yang ikut berselancar malam?

Ya, aku ikut. Ayo, bung.

Beberapa darinya...

Kuhitung terjadi selama 45 menit.

Ya, lakukanlah!

Aku tidak pernah mengharapkan bantuan sebesar itu.

- Para jemaahnya sangat baik hati. - Dia kembali.

Kim, jangan berkata apa-apa.

Dimana mobilnya?

Bagaimana selancarnya? Maksudku, gereja?

Sayang, itu sangat luar biasa. Kami mendapatkan 2,000 dolar.

Ayah berharap kau bisa memikirkan orang lain selain dirimu dan selancar.

Setidaknya kau seharusnya datang untuk mendukung ibumu.

Tapi aku ikut serta dalam semangatnya ibu. Benar, kan, Bu?

Ayolah. Tidak bisakah kau serius sekali saja?

Ayah benar. Aku sudah membuat keputusan yang serius.

Aku akan pergi.

Apa?

Sebenarnya, aku akan bepergian untuk sementara. Berselancar.

Kau bercanda, kan?

Kau pikir siapa yang akan membiayai semuanya?

Aku menjual mobil.

Apa? Kau menjual mobil?

Sayang, kami tidak marah. Kami hanya kaget.

Apa kau pernah memberitahunya?

Ayah tak percaya kau menjual mobilmu.

Aku tidak membutuhkannya ketika perjalanan dan...

Kupikir aku akan pergi hari ini.

Apa?

Saat ini juga setelah aku berkemas.

Biar aku yang bicara padanya.

Dan aku ingin kau mengingat sesuatu...

Kau bukan malaikat yang sesungguhnya untuk seumuran dia.

Bagaimana itu bisa terjadi? Menjual mobilnya...

Hey, kerja bagus.

Ini, bawalah GoPro. Kirimkan beberapa rekaman dari perjalananmu.

- Terima kasih. - Kau benar-benar akan melakukan ini?

- Aku harus pergi. - Ayah sangat marah.

Ya. Dia akan melupakannya.

Aku tidak akan menghentikanmu, tapi aku akan merindukanmu.

- Kau mau ikut denganku? - Perjalanan denganmu?

- Ya. - Ya!

- Sungguh? - Ya!

Ya!

- Tapi aku tak bisa. - Kau menipuku.

Ian, apa kau diatas?

Ibu datang. Semoga beruntung.

Terima kasih.

Ayo kita bicarakan ini.

Ibu, jika aku tidak melakukan ini sekarang, maka tidak akan pernah.

Mengerti?

Baiklah.

- Mengerti? - Baiklah. Ya.

Anak tertuaku keluar dari rumah.

Ibu seharusnya bahagia. Maksud ibu, umurmu sudah 24 tahun, kan?

Ibu seharusnya sudah menyuruhmu pergi.

Ya.

Apa?

Kemana kau akan pergi?

Itulah intinya. Kami belum menentukannya?

- Kami belum punya rencana. - Siapa "kita"?

Greg ikut.

- Ibu. - Ibu sudah tahu.

Apa ini idenya dia?

Tidak. Ini adalah ideku.

Sungguh.

Kau tahu, dia itu pengaruh buruk./ Ibu.

Kita semua tahu itu.

Dia orang yang baik. Oke, bu?

Jangan khawatir. Aku menyayangimu.

Oke?

Disini akan terasa sepi tanpamu.

Ibu, hentikanlah. Tak apa.

10 Tahun Sebelumnya

Pertegaslah, Tuhan, hamba-Mu Ian dengan roh kudus-Mu.

Amin.

Itu tak pernah masuk akal bagiku. Aku tak pernah merasakan sesuatu.

Aku tak pernah merasakan kehadiran Tuhan. Bagiku, dia tidak nyata.

Dan peningkatan harian dalam roh kudus-Mu. Amin.

Amin.

Selamat, Ian. Colin.

Ayah, apa kau pernah mendengar Tuhan berbicara?

Tidak terlalu.

Ibu...

Kurasa ini tidak berguna. Tak ada yang terjadi.

Apa ibu pernah mendengar Tuhan berbicara?

Ya, pernah.

Ketika nenek meninggal dan ibu sangat kesal,

Ibu mendengar Tuhan berbicara padaku.

Dia tak pernah menjawab aku.

Ini bukan untukku, Ibu.

Aku tidak mau datang ke gereja lagi.

Aku tidak percaya jika Tuhan itu ada.

Ian, tunggu...

- Ya, Bu? - Ian....

Jika kau bisa belajar satu hal dari kehidupan ibu,

Ibu ingin kau mengingat satu hal. Satu hal. Mengerti?

Tak peduli seberapa jauh kau dari Tuhan,

Tak peduli kesalahan yang kau lakukan,

Jika kau memanggilnya dari hatimu,

Dia akan mendengarmu.

Dan Dia akan mengampunimu.

Ya, Bu. Akan kuingat itu.

Ayah, aku minta maaf sudah melakukan ini kepadamu.

Aku harusnya bicara denganmu terlebih dulu./ Ian, ayah...

Ayah berharap bisa bicara soal perasaan kepadamu, tapi...

Ayah juga melakukan hal yang sama sepertimu ketika seumuranmu.

Jadi ayah tahu bahaya yang ada. Pesta, narkoba, resiko...

- Itu mudah membuat dirimu tersesat. - Ya, tapi, ayolah, ayah.

Pesta-pesta dan semuanya itu bukan untukku.

Ada yang lebih.

- Kau tahu, ayah berbicara dengan Merv. - Dipeternakan sapi perah?

Ya. Itu tempat yang bagus untuk memulai. Kau bisa selancar diakhir pekan.

Itu akan memberikanmu suatu tujuan atas arah masa depanmu.

Itu semua bukan soal masa depanku.

Ini soal sekarang.

Menyibukan diri untuk hidup, atau menyibukan diri untuk menderita.

Ayah hanya ingin yang terbaik untukmu, Nak.

Ketika aku kembali, aku akan mencari semuanya. Oke?

Rumah, mobil, istri...

Bahkan mungkin seekor anjing.

Ya.

Kurasa ini saatnya.

- Hey, Paman Colin. - Greg.

- Menjauhlah dari masalah. Kau dengar? - Ya, akan kucoba.

- Jangan khawatir, Ayah. - Semoga perjalananmu lancar, Nak.

Jangan biarkan dia menyeretmu kedalam hal lainnya.

Jika dia pikir itu ide yang bagus, jangan dilakukan.

Tunggu! Satu pelukan lagi!

Baiklah. Satu pelukan lagi.

- Kau membawa setelanku, kan? - Ya, sudah kubawa.

Ada dibagasi.

Ibum jangan khawatir, Bu.

Ibu menyayangimu, Ian.

Selamat bersenang-senang, dan kalian saling menjaga.

The Perfect Wave subtitles in other languages

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left