Hu Tu Tu

Hu Tu Tu

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Hu Tu Tu (1999) 720p Webdl Ultra

برچسب‌ها

webdl
تاریخ انتشار: 2025-08-11
تعداد دانلود: 21
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Kau jalan dulu, aku berjaga di sini.

Baik.

Tanya dia, dari tadi belum makan apa pun.

Aku akan lihat.

Kau mau sesuatu?

Kau tak lapar?

Ada kabar soal orangmu?

Belum. Tapi segera kita tahu.

Jangan khawatir, kami akan melepaskanmu begitu dia datang.

Berikut berita utama hari ini.

"Ibu Menteri Utama Malti Barve akan menerima…

…sambutan kenegaraan di Panvel."

"20 orang luka-luka dalam kecelakaan kereta di Yavatmal."

"Ibu Malti Barve, yang kini juga menjadi ketua partai…

…akan menerima sambutan kenegaraan di Panvel hari ini."

"Persiapan sedang berlangsung besar-besaran."

"Keamanan tingkat tertinggi diberlakukan."

"Putri Anda telah diculik."

"Ada kabar tentangnya?"

"Tidak, belum ada. Tapi kami berusaha sekuat tenaga."

"Ada kabar burung bahwa mereka ingin membebaskan…

…orang-orang mereka. Apakah itu sebabnya…"

"Mereka bukan musuh pribadiku."

"Mereka penjahat bagi seluruh negeri."

"Anda tidak khawatir pada putri Anda?"

"Tidak. Kekhawatiran pribadiku jauh lebih kecil dari milik bangsa."

"Setelah cinta dan penghormatan yang kuterima…

…dari rakyat negeri ini."

"Masih pantaskah aku berkata bahwa aku hanya punya satu anak?"

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa." - "Hidup bangsa."

"Kitab suci adalah milikku."

"Sejarah adalah milikku."

"Adab adalah milikku."

"Iman adalah milikku."

"Inilah tanah baktiku. Inilah tanah kelahiranku."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

"Hidup bangsa."

Salam. - Salam.

Malti, ini kepala partai berkuasa kita…

…Bapak Sawantrao Gadre. - Salam.

Silakan semua duduk!

Panna, kau juga duduklah.

Beliau ingin membuat pusat untuk para perempuan pekerja…

…di wilayah ini yang akan bekerja bersamanya.

Tak ada calon yang lebih baik darimu.

Tapi… aku tak mengerti politik.

Tidak, ini tak ada hubungannya dengan politik.

Apa yang kau ajarkan selama ini…

…itulah yang tetap harus kau lakukan.

Datanglah. Kunjungi desa-desa sekitar.

Bekerjalah bersama para perempuan di sana. Kami akan memberi semua fasilitas…

…yang kau butuhkan.

Bukankah ini kerja sosial?

Di mana lagi kau bisa mendapat kesempatan…

…untuk mengabdi pada masyarakat dan negara?

Apa lagi arti kerja sosial? Ya, ini dia.

“Bapak Annasaheb Sawantrao Gadre adalah guruku.”

“Beliau mengajariku bekerja dari akar rumput untuk partai.”

“Berkat beliaulah aku menjadi menteri utama hari ini.”

“Aku mendapat restunya.”

“Untuk membuka pusat bagi perempuan pekerja…”

“Bapak Annasaheb Gadre mengenalkanku…”

“…kepada perempuan di desa-desa terpencil.”

Memang sangat perlu membuat pusat perempuan. - Ya.

Aku akan segera kembali.

Hidup kakak Malti!

Hidup kakak Malti!

Baiklah, sepulang nanti akan kulihat hasil kerjamu. Ayo!

Hati-hati melakukannya. Ada orang seperti kalian…

Sejauh mana pekerjaan sudah selesai?

Ayo, kita pergi sekarang. - Baik.

Siapa itu?

Tidak tahu! Ada sesuatu jatuh dari atas.

Kau tak lihat siapa?

Tidak, tak ada orang.

Kenapa tidak kau periksa?

Tapi memang tak ada orang.

Awasi baik-baik dari mana…

…batu-batu ini datang? - Baik.

Berdiri. - Ya.

Ayo, bangun.

Kenapa kau ke sekolah?

Kapan? Pagi tadi?

Tidak, barusan. Untuk apa kau pergi…

…ke rumah tamu sekolah? - Siapa, aku?

Bohong? Pembohong besar.

Harusnya kau tak lahir dari rahimku!

Malti, kenapa memukul anak malang itu?

Kenapa dia naik ke sana malam-malam begini?

Dan sepatu-sepatu ini? Apa mereka jalan sendiri?

Penjaga memberi ini dari atas atap.

Apa dia berjalan sendiri?

Kenapa? Kamu yang ke sana?

Tidak. Aku ke mana-mana nggak.

Aku tidur jam delapan, dan makan sendiri juga.

Dasar pembohong! Kelakuannya kayak preman kampung.

Aku takut dia bakal jadi apa kalau besar nanti.

Malti!

Dia akan menodai dirinya dan kita. Awasi betul!

Bodoh, tolol, tak tahu malu, bego.

Bodoh, tolol…

…tak tahu malu, bego.

Blackie!

Blackie!

Blackie!

Ayo, kita pindah dari sini.

Ke mana?

Kenapa?

Pergi sana!

Kau berdiri dan putar badan!

Cepat! Ada perintah harus pergi lebih awal.

Siapa itu?

Tutup mulut dan cepat!

Tapi siapa?

Blackie ikut nggak? Anjing kecilku yang lucu?

Iya, ikut.

Dia ikut ke tempat kita nanti?

Tidak, tempatnya jauh.

Ayo, jalan!

Kenapa Blackie?

Tidak apa-apa, jalan tenang saja!

Sini.

Ya, datang.

Shivram, siap-siap tuang ini. - Siap, Pak.

Kasam, sudah siap? - Siap, Pak!

Iya, sudah kelihatan bagus.

Oke, Pak!

Cepat.

Ayah! Ada mobil.

Kasam, ambil ini.

Wah! Mobil dinas negara!

Kau jadi pejabat ya.

Kasih ke aku.

Kopermu juga jadi keren.

Aku dari kota.

Kau boleh pergi sekarang.

Kenapa Sawantrao kirim banyak barang?

Itu untuk semua orang juga?

Itu kan Gudi Padwa! Dia belanja buat keluarganya.

Jadi dia juga beli buat kita!

Apa bedanya buat dia?

Iya? - Tentu saja!

Berapa penghasilannya?

Gajinya nggak ada di situ, - Terus?

Hidup nggak cuma dari gaji.

Ini buat kamu.

Dia ngajak aku masuk kantor partai.

Katanya jadi guru nggak ada untungnya.

Walau aku jadi kepala sekolah..

..buat apa?

Intinya kamu tinggal di kota..

..kita tinggal di sini.

Kenapa di sini? Kita semua ikut ke kota.

Anak-anak bisa sekolah yang bagus.

Panna juga harus kuliah.

Kuliah di mana kamu mau daftarkan aku?

Tenang, aku juga akan daftarkan!

Oke.

Banyak kerjaan di kota.

Maksudmu aku harus tinggalkan usaha sendiri..

..buat kerja di kota?

Politik bukan kerjaan. Itu bisnis besar.

Iya? Kamu sudah ngomong kayak politisi besar.

Ayo naik.

Kenal aku?

Ngapain kamu di sini?

Terus aku ini kenapa di sini?

Kamu penyebabnya?

Jangan banyak tanya.

Nanti juga kamu tahu semuanya.

Kapan?

Orang yang mau kamu bebaskan siapa?

Aku jadi sandera buat siapa?

Kusebutin, aku belum bisa cerita sekarang.

Kapan cerita?

Besok pagi setelah matahari terbit.

Terus apa yang terjadi?

Aku cuma bilang kamu nggak akan disiksa..

..tapi langsung dibunuh.

Aku tahu besok resepsi ibu di kota.

Kalau begitu kamu tahu banyak.

Apa hubungannya sama aku? Acara itu?

Kita harus bawa kamu ke sana.

Hidup atau.. - Hidup!

Kalau orang kita kembali hidup-hidup..

Kalau nggak; kau yang jadi mayat

Orang yang mau kamu balas dendam itu..

Bukan dendam. Ini hitung-hitungan.

Hu Tu Tu subtitles in other languages

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left