Weekend Family

Weekend Family (Week-End Family)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Weekend Family S01E01 Fresh Start-DSNP-WEBDL
ناشر Sh1Ft3R
𝘿𝙞𝙨𝙣𝙚𝙮 𝙃𝙤𝙩𝙨𝙩𝙖𝙧

برچسب‌ها

webdl
web
WEBDL
تاریخ انتشار: 2022-03-03
تعداد دانلود: 14
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Aku Fred. Aku seorang ahli osteopati. Aku tinggal di Paris.

Selamat berakhir pekan, Bernard.

Aku tinggal di atas kantorku. Aku beruntung!

-Ayah! -Kau menakutiku.

Apa kabar, Vic? Bagaimana pekanmu?

Ini putriku, Victorie. Usianya 12.

Dia manis, tetapi ceroboh.

Ini ibunya, Marie-Ange. Bukan nama yang bagus.

Mantan istri keduaku.

Bagus! Aku punya teman baru! Orang tuanya pun berpisah!

-Itu bagus! Kita bisa mengundangnya! -Usianya 53 tahun, penjaga kantin.

Bagus. Kita akan dapat lebih banyak kentang goreng.

-Aku harus pergi. -Baik.

Sampai jumpa, Sayang.

Dia ujian Bahasa Inggris hari Senin.

-Dia perlu belajar. -Aku akan ajari dia.

Aku tahu itu, tetapi jangan lakukan dengan rap.

Itu cara belajar yang baik.

"Hai, di mana... di mana payungku?

Payung ada di dapur..."

-Ada apa? -Aku terjepit.

Terjepit? Bagaimana bisa?

-Buka! -Marie-Ange...

Akan kutambahkan laporan "vandalisme" dalam rapat selanjutnya.

Gunakan tangga, Vic. Saudarimu akan melihatmu.

-Apa kabar? -Kunciku tertinggal di rumah Ibu.

-Luar biasa. -Ya.

Aku terlalu malas kembali ke bawah.

Ini Clara, putri sulungku.

Usianya 15 tahun, pencinta lingkungan.

Putri dari mantan istri pertamaku, Laurence.

Kau tahu?

Lebih mudah jika kau naik lift

atau jika kau izinkan kita naik lift.

Kenapa? Pakai listrik dari pembangkit bertenaga nuklir?

-Kita semua punya kaki. -Kaki yang tua.

Gelang yang bagus, Vic.

-Oh! -Ya! Kuncimu masih ada?

-Romita! -Ayah, bantu aku!

Tulis pidato untuk hari Senin!

Ini Helena, mantan istri ketigaku.

Dia baik, tetapi seorang intrusif.

Dia ibu anak bungsuku, Romy yang usianya 9 tahun.

Pertama, halo. Apa kabar?

Ada kabar bagus!

Romy akan menjadi ketua kelas!

Tidak pasti, karena guru bilang semua murid harus memilih

walau tak menyukaiku!

-Sungguh? -Itu payah, bukan?

-Itulah demokrasi! -Wow!

Sampai jumpa. Sampai bertemu hari Minggu!

Tunggu, Fred!

-Kau tahu tentang audisi peranku? -Apa?

Puji Tuhan, aku dapat peran polisi berusia 25 tahun...

-Luar biasa! -Tunggu! Dia seorang cenayang.

-Wow! -Ya. Aku berjuang untuk peran ini.

Aku tahu! Kau pekerja keras. Ya!

Kau tak pernah percaya aku.

Kau tak percaya kepadaku? Aku tunjukkan kepadamu!

Aku akan menghilangkanmu. Kau ingin aku lakukan itu.

-Tunggu! -Baik.

Kendurkan poros kosmotorikmu.

Sudah kendur.

-Aku bisa rasakan ketegangannya. -Oh!

-Bagaimana jika... -Hai, Helena.

-Ini dia! -Ibu telepon. Penting.

Baiklah.

-Hai, Laurence. Apa kabar? -Hai, Fred!

Ini Laurence, ibu Clara.

Ingat Clara si pencinta lingkungan? Terkadang aku lupa.

Ada klien di kafe, psikiater asal Kanada.

Aku tak butuh psikiater. Apa urusannya?

Hentikan. Bukan untukmu! Untuknya. Lehernya tegang dan sangat sakit.

Bisa kau membantunya?

Aku tak punya waktu. Suruh dia memijat dirinya sendiri.

Tolong, jangan. Dia kesakitan.

Mari bertemu sepuluh menit lagi di kantor.

Terima kasih. Bagus.

-Halo. -Jangan buat aku tertawa. Itu sakit.

Maaf. Ceritakan yang terjadi.

Seorang pria dengan skuter menabrakku! Aku berjalan dan tak melihatnnya.

Tunggu. Kau tak berasal dari sini, bukan?

Tidak!

Dari mana asalmu?

Quebec.

Ini Emma, wanita yang menemani sisa hidupku.

Mari ke kantorku. Aku Fred.

-Ya. Emmanuelle. -Senang bertemu denganmu.

Ya. Apa kau bisa membuatku lebih baik?

Enam bulan kami mencintai.

ENAM BULAN KEMUDIAN

Tak ada yang lain di dunia ini. Kecuali dia.

Ini saatnya perkenalkan dia kepada tiga anakku.

-Banyak cinta! -Kumohon,

-kami akan mengurusnya. -Tidak!

-Ayolah, katakan ya! -Tidak!

Saat kubilang "ambil yang kau mau", maksudnya bukan makhluk hidup.

Itu tentang permainan papan.

Tak boleh pelihara babi di rumah, babi mini sekalipun!

Siapa yang masuk kamarku?

Clara, tenanglah.

Pertama, halo. Kedua, tak ada, karena kau tak ada sepanjang pekan.

-Kau menggunakan alat riasku? -Ya.

-Mari merias wajah Ayah! -Bisa lakukan sesuatu bermanfaat?

-Serius! -Kita punya waktu sepanjang pekan.

Tenanglah. Kita akan berbincang di sofa.

Kita akan mengatakan, "Hai, Ayah. Bagaimana pekanmu?

Apa kabar, Clara? Ya!

Apa kabar, Vic? Bagaimana denganmu?" Seperti itu.

Mau pesan makan malam?

-Sushi! -Piza!

Piza dengan taburan sushi?

Kita pesan dari Sushi Piza 24 Jam.

JUMAT

-Ya? -Ini aku!

Ini Jumat malam.

Tunggu. Punya kembalian untuk taksi? Dompetku dicuri.

Sayang sekali.

Ayolah! Buka pintunya.

Ya?

Aku paham alasanmu tak ingin bertemu di akhir pekan.

Ya, itu karena aku cinta Firaun. Itu alasannya.

-Kau punya 20 euro? -Maaf, untuk taksi.

-Ini! Kau beruntung. -Ini 20 euro! Bagus. Terima kasih!

Kembali, kau sudah di sini.

-Kembali! -Ya!

Karena kau kuberi 20 euro!

Aku bercanda. Bukan tentang uang. Tunggu sebentar.

Itu gila. Kau datang enam bulan lalu di kantorku.

Lehermu kaku. Tiba-tiba kau kembali ke Montreal.

Tinggal bersamamu... Aku tak yakin.

Aku paham tentang musim dingin Aku paham tentang dingin

Aku tak paham jika hidup tanpamu

Wow!

Soprano?

-Jadi... -Jul?

-Ménélik? -Bukan, itu Céline.

-Céline siapa? -Céline Dion.

Ya! Benar!

Aku mengutip Céline Dion sekarang.

Benar.

Ini akhir bagiku.

Ya.

-Ini tak berjalan baik. -Benar.

Aku sudah kirim semua barangku ke Kanada.

-Apa itu Céline Dion juga? -Emmanuelle.

Baiklah.

Semua temanku menungguku di sana.

Di saat yang sama, mungkin kita bisa...

-Pergi! -Ayah, Vic tertawa saat tidur lagi.

Dengar, Romy. Tidurlah lagi.

Kuberikan kecupan selamat malam.

Ya... tetap di sini. Baiklah. Tetap di sini sebentar.

-Tidak. -Bagus.

Aku sangat menyesal.

Tak apa. Sampai jumpa besok.

-Baiklah. -Kuharap kau merias wajah!

Ya. Atau menjadi naga.

-Ayah! -Ya!

-Ayah, di mana kau? -Terakhir...

Baik, pergilah.

SABTU

-Ayah! -Aku datang! Sebentar!

Ayah, ini Vic. Kemari. Ayah!

- Ayah! - Aku datang!

Halo! Aku tak tahu ada bunyi atau tidak.

Omong-omong, Emmanuelle, ini Fred.

Aku melakukannya terbalik.

Aku tak perkenalkan kau dengan putriku.

Mungkin kau bisa lewatkan pesawat hari Minggu

dan tinggal bersamaku.

Jadi...

Salam hormat...

Aku mencintaimu.

Ada apa denganmu? "Salam hormat"?

Lihatlah!

Apa itu cara agar kami mengenalimu di lapangan?

Ya!

Kenapa tak dibangunkan? Aku kacau!

Tenang, Clara. Kelas mengemudi dua jam lagi.

Aku perlu rapikan poniku!

Itu hanya butuh 20 menit.

Kau tak tahu apa-apa!

Aku tahu! Aku punya poni saat muda!

Aduh!

Aku akan mandi.

Ada pesan untukku.

Rapat keluarga! Sekarang.

Mungkin kau bisa lewatkan pesawat hari Minggu

dan tinggal bersamaku.

Jadi...

salam hormat.

"Salam hormat"?

Pertama, dia bohong kepada kita.

Lalu, dia melarang babi mini

dengan alasan tak cukup ruang,

tetapi ada ruang untuk pacar barunya!

-Kurasa baik jika Ayah punya pacar. -Itu tak baik!

Tak baik?

Aku tahu! Tidakkah kau lihat dia selalu tersenyum? Aku bertanya.

More Indonesian subtitles for Weekend Family

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left