Hajjan

Hajjan (هجّان)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

[gganjay]Hajjan 2023 1080p id
ناشر jeffrii

برچسب‌ها

webdl
تاریخ انتشار: 2025-04-06
تعداد دانلود: 58
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Dengarlah kau,

yang suka lagu-lagu indah...

Dengarkan nyanyian melodi ini.

Unta dikagumi oleh jokinya.

Yang sudah pernah melihat tahu akan ini.

Sebelum aku dapat melihat mereka.

Hatiku tertarik oleh mereka.

Mereka sangat anggun di jalur balap.

Berjalan lebih cepat daripada bulan.

Saat kau tawarkan harta.

Matar...

Ayo.

Aku takkan menyerahkan mereka.

Mereka adalah hadiah dari Sang Ilahi.

Untanya mati.

Tapi ia berusaha menyelamatkan anaknya.

Dia mati.

Ayo pergi.

Ayo pergi, Matar!

Dengarlah kau, yang gemar lagu-lagu indah.

Dengarkan lantunan melodi ini.

Unta dikagumi oleh tuannya.

Mereka yang sudah pernah melihat tahu akan ini.

Sebelum aku dapat melihat mereka.

Hatiku tertarik oleh mereka.

Hofira, diam!

Mereka datang.

- Kerja bagus, Ghanim. - Terima kasih.

Dia akan menang di lomba selanjutnya. Kami berharap banyak padamu.

Jika Allah berkehendak, Pak.

Jaketmu robek.

Akan kubetulkan sendiri. Bawa Barak ke kandang.

Kau lihat kakakmu mengalahkan semua orang?

Kalau aku ikut berlomba, semua akan kalah.

Kau menunggangi Hofira?

Tentu saja.

Mataharinya hampir tenggelam.

Kau takut?

Abdallah,

terangi jalur lintasannya.

Mau kupasang talimu?

- Tidak butuh. - Biar kupasang.

- Aku tidak butuh. - Aku akan langsung mengalahkanmu.

Pegang tali kekangnya seperti ini.

- Kalau untamu melaju terlalu cepat... - Ajari dirimu sendiri!

Matar!

Matar!

Matar, tunggu sampai aku naik ke untaku!

Jangan terlalu senang.

Aku tidak bilang apa-apa.

Sejujurnya.

Kau dan Hofira harusnya ikut lomba.

Kau harus mengajaknya ikut lomba.

Daripada menjadi seorang penjahit.

Izinkan aku menulis sajak dan menyanyikan

lagu yang memuji para unta.

Para unta telah kami hormati sejak dulu.

Mereka lari menembus saat aku mendekat.

Seperti secercah cahaya menembus kegelapan.

Selagi para unta mendekat...

Selagi para unta mendekat...

Kau bahkan tidak ingat sajak yang kau tulis!

Biarkan aku sendiri.

Dengarkan sajak ini, dan bilang padaku kalau ini jiplakan.

Ayo, bacakan.

Kau dengarkan juga.

Bunyinya seperti ini...

Mari kita mengenang masa lalu.

Karena apa yang hilang, biarkanlah hilang.

Mari kita mengenang para pahlawan.

Penguasa semua jalur balapan.

Tinggi badannya di atas hewannya, dan bernyanyi.

Lebih cepat dari sambaran kilat.

Ia menerobos halang rintang di jalannya.

Seolah akan melebur jadi asap.

Niat baiknya diganjar keinginannya.

Dan akan dilakukannya lagi, berulang kali.

Ialah sang Hajjan, sang Joki.

Ialah idola kami.

Dan kata-kataku terbukti benar.

Lihat pertandingan yang kami ikuti.

Mereka memanggilnya Safwa, yang agung, setelahnya.

Ia berdiri di garis finis dan bernyanyi.

Sementara yang lain berdiri di garis mula.

Bagaimana dia bisa menang?

Pasti dia sudah mulai dari tiga hari yang lalu.

- Itu cerita kakek kami. - Yang benar.

Semua kakek kami joki terkenal.

Itu semua hanya legenda.

- Mereka menjabat tangannya dan... - Kau yang terbaik dari kelompokmu.

Aku tahu.

Tapi kau tidak mengerti.

Kau masih terlalu muda untuk bercukur.

Tapi tidak terlalu muda untuk ikut balapan?

Balapan lebih baik dari bercukur.

Dengar, Matar,

lelaki sejati tahu dan selalu melakukan hal yang benar.

Bagaimana aku tahu sesuatu itu benar?

Siapa tahu?

Aku tidak suka balapan.

Kau tidak mengerti.

Tidak ada yang mengalahkan euforia kemenangan.

Di masa lalu kita seorang joki,

sekarang kita seorang joki

dan akan selalu begitu.

Kita harus meninggalkan tempat ini.

Ke mana?

Ke kota, Bodoh. Ke rumah Paman Hazza.

- Tapi kita baik-baik saja di sini... - Kita beban di sini.

Kita diizinkan tinggal karena mendiang Ayah.

Balapan di kota uangnya lebih banyak daripada di sini.

Dengar,

hidup tidak berpusat di Hofira.

Ada lebih banyak pengalaman untuk dinikmati.

Kau memperbaikinya! Hebat.

HAJJAN

Dalam nama Allah dan lindungan-Nya.

Aku ucapkan selamat datang kepada kalian semua,

salam untuk kalian.

Di daerah Utara, di mana semua keindahan berada.

Semua orang berkumpul di sini

untuk menonton Balapan Desa.

Salam.

Mutlaq dan Brik Al Abbas.

Nama untanya Barak.

Nama jokinya adalah Ghanim.

Ambil nomor enam.

Terima kasih.

Semoga kau menang, Barak.

Bukankah itu orang yang menang tahun lalu?

Jasser, si begundal.

Kenapa?

Dia curang.

Dia akan melakukan apa pun untuk menang.

Dia necis sekali.

Dia sombong.

Dan siapa bocah dengan kerudung emas itu?

Itu Majd, jokinya.

Dan yang mengenakan kacamata?

Dhiab, jokinya yang lain.

Dan kau akan balapan dengan mereka?

Akan kuajarkan mereka sesuatu yang takkan pernah mereka lupakan.

Di sini tempat keindahan, kesempurnaan.

Ini adalah Utara, tempat keindahan berada.

Dan tantangan balapan unta. Balapan Desa, di mana kemenangan menunggu.

Siapa yang akan jadi pemenang?

Ini dia pengendara yang dijuluki Puma yang Tenang.

Di mana keajaiban berada, tak ditemukan ketenangan.

Seorang joki yang hebat.

Khaled, tenanglah.

Tenanglah.

Dan hari ini kita punya dua saudara.

Mereka berasal dari bagian luar padang pasir.

Mutlaq dan Brik Al Abbas dan joki mereka, Ghanim.

Kami mengucapkan selamat datang ke dunia balapan unta.

Salam!

Allah memberkatimu! Selamat datang!

Ya, dan siapa yang tak kenal Jasser?

Dia cucu Sakkar, sebuah rekor, sebuah sejarah!

Allah memberkatimu! Selamat datang!

Para penonton sudah siap dan bersemangat.

Indah sekali...

Hati-hati, para peserta. Jaga keamanan.

Kita lihat para penonton sudah berkumpul.

Semua keindahan dari daerah Utara.

Di saat-saat terakhir ini, mereka melaju...

Dan ini dia!

Ayo, Hofira.

Balapan dimulai.

Siapa yang akan menang? Ayo saksikan.

Apa yang terjadi, Saudara-Saudara?

Ada yang sudah menyerah.

Arahnya salah, Kawan, putar balik!

Balapan ini terlalu besar untuknya. Ya, balapan ini sangat berbahaya.

Kami bersamamu!

Ayo, Khaled! Allah memberkatimu!

Berjuang sampai menang, Khaled! Menakjubkan, Khaled!

Ayo, Barak.

Dan siapa yang tidak mengenal Ghanim?

Ya, ya, nama legendaris ini.

Nama hebat ini, ayo, Ghanim!

Betul, mereka pendatang baru, tapi kami menyambut mereka.

Lebih cepat, Ghanim, lebih cepat!

Bagus, lanjutkan!

Siapa yang mendorong Khaled?

Kami tidak bisa lihat. Ada yang lihat?

Allah bersamamu!

Dan mereka terus melaju.

Kau sekarang ada di titik kosong. Sendirian di padang pasir!

Tunjukkan kemampuan terbaikmu.

Semakin dekat.

Dan Ghanim menuju posisi pertama.

Jangan lihat ke belakang! Kau sedang memimpin!

Dia balapan dengan angin.

Duet yang mengagumkan. Semuanya membicarakan mereka.

Hampir tiba di garis finis!

Kemenangan ada di tanganmu, Ghanim!

Lebih cepat, Ghanim!

Kau hampir sampai!

Ghanim!

Hajjan subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Hajjan

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left