نخستین 200 خط.
Tolong katakan sesuatu.
Apakah kalian berdua sungguh berkencan?
Tolong katakan sesuatu.
Se Gye-ssi, bisa tolong katakan sesuatu?
Ambil gambar mereka!
Se Gye-ssi, kalian berdua sungguh saling menyukai?
Tersenyumlah.
Seperti orang yang bahagia.
Apa hubungan kalian berdua?
- Kalian berkencan? - Kalian bilang hanya rekan bisnis.
Akan lucu berpura-pura menyangkal ketika kami tertangkap basah.
Berbisnis di bioskop seperti ini juga aneh.
Yang kalian lihat adalah kebenarannya.
Silakan tulis artikel berdasarkan yang kalian saksikan.
Kami semakin mengenal satu sama lain dengan ketertarikan yang positif.
Apakah itu benar?
- Bisa lihat kemari? - Se Gye-ssi, tolong katakan sesuatu.
Kapan semua ini dimulai?
Se Gye-ssi, tolong katakan sesuatu.
- Kapan itu dimulai? - Apa yang kalian sukai dari diri masing-masing?
Kapan kalian mulai berkencan?
- Tolong lihat kemari. - Se Gye-ssi, tolong katakan sesuatu.
Beri tahu kapan kalian mulai berkencan.
Aku akan mengungkap detailnya melalui sebuah wawancara nanti.
Jika kalian terus mengikuti kami, aku tidak akan mau diwawancara.
Tolong pertimbangkan.
Sebentar.
- Se Gye-ssi. - Sebentar.
Tolong katakan sesuatu.
Tetap liput mereka.
Bagaimana ini?
Ini benar-benar gila.
- Kau menangis? - Siapa yang menangis?
Kau pikir setiap hari aku menangis?
- Kupikir begitu. - Apa sebenarnya maksudmu berkata begitu?
Yang ingin pergi ke bioskop kan kau, Han Se Gye-ssi.
Semua ini gara-gara kau.
Jadi, dengarkan saja aku.
Karena ini salahmu, lakukan sesuai perkataanku.
Orang-orang akan percaya jika kau menyangkalnya sekali,
tapi tidak untuk kedua kali.
Han Se Gye-ssi, kau bisa-bisa dipermalukan.
Jika aku dipermalukan, kau pun akan mendapat dampak yang sama.
Kita tidak boleh membiarkan itu terjadi, sebab itu mari pura-pura menjadi pasangan yang baik.
Mari katakan kita bertemu baik-baik,
lalu berpisah dengan baik pula.
Ah, lihat dirimu dan betapa pintarnya kau.
Mari kita coba.
Pasangan abad ini.
Kenapa dia mendadak meneleponku?
Halo?
Ah, aku dalam perjalanan pulang--
Kapan dia sampai?
- Itu Presdir Yoo. - Manajernya Han Se Gye?
Presdir Yoo, benarkah Han Se Gye berkencan?
- Kami sudah menunggu berjam-jam. - Tolong katakan sesuatu.
- Itu benar? - Kau pasti tahu sesuatu.
Tolong katakan sesuatu.
Apa-apaan ini? Siapa kau?
Lepaskan aku!
Tetap kejar dia.
Kenapa mereka mengejarku?
Aku bisa gila, sungguh.
- Tangkap dia! - Kenapa kalian seperti ini padaku?
Situasi macam apa ini?
Menurutmu?
Pasangan yang tergila-gila oleh cinta sedang kabur.
- Kita? - Kau gila, ya?
Se Gye.
Sejak kapan Grup Sunho menjadi grup yang dapat digosipkan semua orang?
Para reporter menuliskan omong kosong tentang kita.
Kau hanya akan diam dan menyaksikan?
Sumber artikel mereka adalah Sekretaris Jeong Joo Hwan.
Ada yang terjadi di antara mereka berdua.
Cari tahu sebanyak mungkin tentang Han Se Gye, sekarang juga.
Sejauh mana informasi yang Anda butuhkan?
Hubungannya dengan keluarga, teman, dan kekasih.
Segala hal yang berkaitan dengan "hubungan" pribadinya.
Aku ingin tahu segalanya tentang dia dari ujung kepala sampai kaki.
Jangan ketinggalan satupun.
- Kau sudah datang. - Sedang apa kau?
Ada hal penting yang harus aku urus.
Dan kau harus mengurusnya dengan laptopku?
Hei!!!
Kau harus bertanggung jawab atas kekacauan yang kau buat.
Tapi, kenapa harus begini caranya?
Huh?
Lihat kekacauan yang sudah kau buat!
Ibu datang lebih awal dari perkiraanku.
Anda ingin minum kopi?
Aku tidak memberimu posisi itu untuk menawariku kopi!
Aku menyuruhmu menyingkirkan dia,
tapi kau malah melakukan sebaliknya.
Kenapa menyalahkan dia? Aku yang menyebabkan masalah.
Putus dengan dia sekarang juga!
Wanita seperti dia tidak ada gunanya dalam hidupmu maupun pekerjaanmu.
Akan tampak konyol...
...kalau kubilang kami putus sesaat setelah mengakuinya.
Apa kau bahkan tahu berapa banyak pria yang sudah dikencaninya?
Baginya, mengencani pria berbeda...
...lebih mudah dibanding mengubah warna lipstiknya.
Semua orang tahu itu. Jangan bilang, kau satu-satunya yang tidak tahu.
Terus?
Sebab itu, aku ingin mengencani dia.
Ibu selalu bilang ingin aku punya kekasih.
Tapi aku tidak ingin kau mengencani sembarang orang.
Cinta tidak akan menguntungkanmu.
Kurasa, kau tidak tertarik mewarisi perusahaan.
Ingin. Sebab itulah aku melakukan ini.
Cinta ini...
...akan menguntungkan aku.
Dia sudah gila, ya?
Cinta jelas membuatnya gila.
- Dasar gila--kubunuh dia! - Hei, hei, tenanglah.
Lepaskan! Lepaskan!
Kau bilang akan memikirkannya selagi rehat. Katamu kau akan istirahat.
- Hei! Hei! - Bukankah aku menyuruhmu untuk santai saja?
- Kukatakan atau tidak? - Hei! Tenanglah! Tenanglah.
Mereka bilang, berbaik hati membantumu menghindari membunuh orang.
Hei, aku sudah berbaik hati dan sangat sabar padanya!
- Astaga, lepaskan aku! - Unnie, tolong tenanglah.
Tarik napas! Tarik napas!
Kau tahu, aku ke bioskop karena ingin bersantai.
Augh! Augh! Benar-benar!
Hei, sembunyi sana! Jangan menunjukkan wajahmu.
Melihat wajahmu akan membuatnya lebih marah.
Kenapa kau harus ke bioskop dengan seorang pria?
Dan kenapa harus Seo Do Jae?
- Hei! - Sudah kubilang kami tidak berkencan.
Aku juga tidak merasa ini adil.
Aku juga tidak tahu dia akan ke bandara.
Bandara?
Kau pergi ke suatu tempat tanpa memberi tahu aku?
- Aku punya alasan. - Aku tidak mau jadi manajermu.
Lepaskan.
Sesulit itukah menghubungiku sekali saja?
Seberat itukah untuk menghindari masalah?
Lakukan segalanya sendiri jika kau terus seperti ini.
Aku berhenti.
Woo Mi.
Kau tidak memahami dia? Biarkan dia menenangkan diri dulu.
Mengikuti dia hanya akan membuatnya lebih marah.
- Halo? - Aku Ibunya Seo Do Jae.
Kita perlu bicara, bukan begitu?
Kirimi aku alamatmu. Aku akan mengirim mobil ke sana.
- Tapi, masalahnya-- - Mari bicara secara pribadi.
Topan setelah badai.
Kenapa? Ada apa?
- Dia ingin menemuiku. - Siapa?
Ibunya Seo Do Jae.
Maksudmu, ibu mertuamu?
Omong kosong apa itu?
Aku memastikan lagi untuk mengantisipasi.
Kau ingin menjadi bagian keluarga kami?
Minggirlah kalau kau bermaksud bicara omong kosong. Lenganku sakit.
Benar, aku merasa Oppa-mu sangat menjengkelkan.
Tidak mungkin.
Tidak mungkin mereka berkencan.
Aku ingin tahu niat sesungguhnya.
Lihat semua kekacauan ini.
Mustahil untuk mendapatkan ide bagus dengan rumah yang berantakan begini.
"Snail Bride"?
Kafenya sangat sepi.
Apakah karena ini hari kerja?
Aku melarang mereka menerima pelanggan lain.
Rupanya itu keturunan.
Maaf. Hanya saja seseorang juga pernah melakukannya.
Tidak banyak reporter yang mengikutimu kemari.
Kurasa, kau tidak sepopuler yang kubayangkan.
Karena hal itu terjadi secara mendadak.
Jika ada yang ingin Anda katakan, tolong lekas sampaikan.
Saya harus pergi dan menangkap seseorang yang penting.
Siapa? Pria?
- Apa? - Kudengar kau bahkan berkencan dengan orang asing...
...dan memiliki seorang anak.
Lekas putus dengan putraku.
Kau tidak lebih dari sekedar aib baginya.
Kenapa kau tersenyum?
Putra Anda begitu pengecut. Saya bertanya-tanya bagaimana dia bisa seperti itu,
rupanya dia meniru Anda.
- Apa? - Anda benar sekali.
Aku aib Seo Do Jae.
Dan terlalu jahat menyerang aib seseorang.
Begitukah caramu untuk mengatakan tidak akan putus dengan dia?
Maksud saya adalah akan sulit untuk beberapa waktu ke depan.
Maafkan saya.
Baiklah. Aku mengerti maksudmu.
Aku bisa memberimu kompensasi sebanyak yang kau mau.
Saya tidak butuh uang.
Beraninya kau.
Aku tidak peduli kau butuh atau tidak. Kau tidak bisa menolaknya.
Aku sudah memberikannya padamu,
jadi lebih baik lakukan sesuai yang kuinginkan.
Daebak.
Dia pasti belajar cara mengancam orang dari ibunya.
Ini menakutkan.
Bagaimana cara dia mendapatkan informasi rekeningku?
Jangan-jangan, kau menjual informasi tentangku, ya?
- Memang berapa banyak bisa kudapatkan dari itu? - Kau!!!
Lupakan. Hanya 100 juta won.
No comments yet. Be the first to leave one.