هماهنگ با نسخه‌های زیر

ㅡ너를 닮은 사람ㅡReflection of You E16 NF-360P/720P/1080P
ناشر DD_Movie
[ RT 1:32:17 ] | t.me/ddmoviechannel

برچسب‌ها

720p
720
1080
تاریخ انتشار: 2021-12-15
تعداد دانلود: 14
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

SERIAL NETFLIX

Kak Hui-ju menemuiku.

Dengan harga dirinya itu, dia memohon padaku.

Untuk menghentikanmu.

Sadarlah! Kau tidak menyukaiku!

Kenapa kau seenaknya menilai perasaanku?

Ini bukan cinta!

Tunggu…

Lepas…

Halo, Bu Lee. Tadi aku ingin menghubungimu lebih dahulu…

Bu Jeong,

apakah Pak Seo hari ini…

Apa?

Sepertinya aku menyudutkannya. Dia keras kepala.

Berhati-hatilah.

Baiklah.

Kau minum?

Sedikit.

Karena berat bagiku.

Banyak orang di sini. Pergilah diam-diam.

Kita bicara di galeri besok.

Kenapa tak mengatakannya langsung padaku?

Tak perlu sembunyi di belakang Bu Lee seperti pengecut.

Sebarkan videonya.

Biarkan semua orang menilainya.

Sebarkan saja.

Kau mabuk.

Aku akan panggilkan taksi, jadi…

Kau ingin menjatuhkanku dengan menjadi pria bejat?

Itu rencanamu? Benar?

Kecilkan suaramu.

Kau orang yang penuh ketakutan seperti ini.

Jadi, kenapa kau seenaknya padaku?

Astaga.

Kau bilang aku merencanakannya? Bagaimana bisa?

Bukankah itu kau?

Kau yang mendatangiku seenaknya.

Apa itu rencanaku?

Aku tidak mau menyakitimu.

Aku hanya butuh alasan untuk keluar dari proyek ini.

Alasan untuk meyakinkan Bu Lee.

Apa yang membuatmu sangat ingin keluar dari proyek ini?

Aku mau menghentikan kesalahanku.

Woo-jae.

Relakan aku, Woo-jae.

Hidupmu sebagai seniman dimulai dari sekarang.

Kau bisa melakukan semua yang kau inginkan.

Tapi bukan aku yang seharusnya berada di sisimu. Bukan aku.

Jangan katakan itu kesalahan.

Kau dahulu menyukaiku.

Apa itu kesalahan?

Dahulu aku menyukaimu. Dahulu aku mencintaimu.

Tapi itu kesalahan, jadi, kuakhiri.

Dan aku merasa bersalah padamu.

Saat kubilang aku berharap kau sukses,

aku bersungguh-sungguh.

Tapi mengapa kau membuatnya menjadi rumit?

Siapa yang membuat ini rumit?

Yang meninggalkanku adalah kau.

Tapi aku yakin kau akan kembali lagi.

Aku menunggumu seperti orang bodoh,

tapi suamimu menabrakku dan menjadikannya seperti kecelakaan.

Sampai kapan aku harus bertahan melihat kalian hidup bahagia?

Tidak! Ingatanmu salah.

Hari itu, dia bersamaku.

Kecelakaanmu sangat disayangkan, tapi itu tak berhubungan dengan itu.

Kau bohong.

Itu ingatanku.

Aku akan mengganti rugi waktumu yang terbuang.

Aku akan berikan sebisaku.

Tapi itu saja.

Hubungan kita tidak akan berubah.

Sepertinya sekarang sudah aman.

Apa yang kau takutkan?

Apa itu…

aku?

Kau takut padaku? Hui-ju.

Woo-jae.

Woo-jae! Tunggu. Seo Woo-jae!

Sakit!

Woo-jae…

Woo-jae…

Woo-jae! Tunggu. Seo Woo-jae!

Sakit!

Woo-jae…

Woo-jae…

- Aku takkan melepaskanmu. - Woo-jae…

Jika aku tak bisa memilikimu,

siapa pun tak boleh memilikimu. Begitu baru adil.

Tunggu…

Woo-jae!

Tidak! Hentikan!

Jangan, Woo-jae!

Jangan!

Ho-su, ada apa? Hati-hati, kau bisa terluka.

Li-sa, kapan kau keluar…

Li-sa!

Tunggu sebentar. Li-sa!

Li-sa.

Li-sa.

Buka…

Biar aku saja.

Kapan kau datang?

Kenapa? Ada apa?

Tadi aku memarahinya. Mungkin dia terkejut.

Aku yang harus selesaikan.

Tidak apa-apa. Turun saja.

Ho-su sendirian.

Ayah!

Ya, Ho-su.

Li-sa. Ini ibu.

Kau baik-baik saja, Li-sa?

Bagaimana paman itu?

Ya. Dia tidak terluka parah. Untungnya begitu.

Dia baik-baik saja.

Jadi, jangan khawatir.

Tidur saja.

Kita bicara besok, ya?

Biarkan dia istirahat hari ini.

Seharusnya…

aku tidak memarahinya dan menyudutkannya seperti itu.

Gurunya sudah memperingatkanku,

tapi sulit menahannya.

Pesananmu tiba.

- Ayam goreng! - Terima kasih.

- Selamat menikmati. - Sayapnya punyaku!

Kami pesan ayam goreng untuk makan malam.

Bagus.

Kelihatannya enak. Ayo makan.

Ayo makan ayam kesukaanmu,

ayam kecap.

Pasti enak.

OBAT PENENANG

Kalau kau minum ini, Ho-su juga mau.

Minum ini saja.

Dengar kata ibumu.

Ini juga enak.

Li-sa belum makan malam.

Aku akan siapkan.

Sepertinya besok aku harus temui gurunya.

Kenapa? Dia melakukannya lagi?

Nanti kita bicarakan.

Ayam! Ayah, aku mau ayam!

Baiklah. Biar ayah lepas tulangnya

agar Ho-su mudah memakannya.

Astaga, tampaknya enak sekali.

Enak?

Jangan, Woo-jae! Jangan lakukan itu!

Woo-jae!

Woo-jae.

"Cassandra pernah bilang,

'Jika kau menusuk manusia, kau juga mati.'

Maya mengingat dengan jelas kejadian ini.

Harapan Maya adalah…"

Mau ke mana?

Hati-hati. Bisa celaka. Kau mau mati bersama?

Lihat? Kau tidak bisa kabur dariku.

Hentikan.

Kita selalu bersama.

- Sekarang dan ke depannya . - Hentikan!

- Sampai mati pun . - Cukup!

Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu.

Di danau itu,

jatuh lonceng perak dari biara Sligo.

Sekarang pun terdengar orang yang berjiwa bersih

bisa mendengar suara lonceng dari danau itu.

Kau dengar?

Tidak mungkin aku bisa mendengarnya.

EPISODE 16 SETELAH BADAI MELANDA

Aku tertidur di sini?

Kau tidur lelap.

Astaga.

Sudah lama aku tidak tidur lelap.

Ya.

Kau sangat pulas. Aku membiarkannya karena senang melihatnya.

Ho-su.

An Ho-su.

Ayo bangun!

Kenapa kau di sini?

Ayo sarapan.

Di mana paman itu?

Dia sungguh baik-baik saja?

Dia tidak mati?

Astaga.

Manusia tidak mudah mati.

Tidak mudah membunuh pria dewasa

dengan tusukan dari tangan mungil seperti milikmu.

- Lalu bagaimana? - Dia baik-baik saja.

Dokter bilang tidak ada masalah.

Dengarkan ibu.

Kau begitu untuk menolong ibu.

Dia yang bersalah karena seenaknya datang mengacau.

Kau tidak bersalah. Paham?

Jawab ibu.

Ibu janji.

Tidak terjadi apa pun kemarin.

Tidak akan ada masalah.

Lupakan saja.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left