نخستین 200 خط.
Nak, aku sudah memberitahumu berkali-kali. Sekarang, lihat aku.
Jangan main-main
Saat keretanya datang mendekat. Kau dengar aku?
Sekarang, pergi. Menjauhlah.
- Sepertinya dia tepat waktu. - Itu dia.
Harrington!
Oh, biarkan aku membantumu Dengan itu, gadis kecil.
- Terima kasih. - Perhatikan langkahmu.
Ini, nak.
Sekarang, aku harus pergi ke toko. Kau ambil kopernya.
Hati-hati dengan telurnya. Mereka dibungkus kertas.
- Ya, sayang. - Oh, Ben?
ya, sayang?
Aku mau kau menuliskan surat Untuk presiden kereta api ini.
Ada pria yang merokok di ruang tamu. Memalukan!
- Aku telah mengambil nomornya. - Ya sayang.
- Nona Pollyanna? - Ya. Bibi Polly?
Bukan, aku Nancy. Aku bekerja untuk bibimu,
Dan aku datang ke sini untuk menjemputmu
Oh. Apa kabar?
Ini adalah Pak Thomas, Tukang kebun.
- Apa kabar? - Halo Nona.
Oh, tidak, tidak! Thomas akan membawanya untukmu
Taruh di jok belakang. Selamat siang, Nyonya Tarbell.
Apa ini anak Jenny Harrington?
Ya, benar.
Tidak terlihat seperti Harringtons.
- siapa namamu, nak? - Bicaralah.
Pollyanna Whittier, Bu.
Kau adalah seorang gadis kecil yang sangat beruntung.
Kebanyakan anak yang telah Kehilangan orang tuanya
Akan berakhir di panti asuhan
Kau tahu itu kan?
Ya, Bu.
Yah, berterima kasihlah Pada bintang keberuntunganmu.
Sebagai wanita yang baik Bibimu mau mengasuhmu
Ya, Bu.
Ya kita lihat nanti apa kau sungguh Sungguh Mensyukurinya.
Dan jangan buat masalah.
Anak-anak tak pernah menyadari...
- Ed? - Paman Karl!
- Sudah lama sekali. - Senang bertemu denganmu.
Oh, Aku juga.
Bagaimana keadaan di rumah?
Baik saja.
Dia kembali.
Tunggu sampai Polly Harrington mendengar tentang ini.
Duduklah di kursi belakang, sayang.
Itu dia.
Nancy, apa yang kau pandangi?
Oh, tidak ada. Tidak ada sama sekali, tuan.
Apa dia menginginkan mobilnya?
Aku tidak tahu apa dia menginginkan mobilnya atau tidak.
Kau harus menanyakannya sendiri.
Bibimu sudah menunggumu, Nona.
Cepatlah. Aku tidak punya waktu seharian!
Oh, Pak Thomas, tolong letakkan itu di sini.
Baik, Nancy. Baiklah.
Kau tunggulah disini, Dan jangan sentuh apapun.
- Apa kau mengerti? - Ya Bu.
Baiklah, kita punya, Matius.
Markus minggu lalu.
Tapi Yesaya memiliki beberapa bagian yang sangat bagus.
Yesaya?
Ya, itu yang Ada dalam pikiranku.
Ya, Yesaya memiliki beberapa bagian yang sangat bagus.
Ada apa, Nancy?
Permisi, Nyonya. Anak itu sudah ada di sini.
Baik. Suruh dia masuk.
Apa yang anda tunggu?
Tentang khotbahnya, Pendeta.
Ya.
Sekarang, transiensi kehidupan.
uap panas yang singkat itu,
Muncul dan langsung menghilang. Yohanes, Perjanjian Baru.
Rusaknya tubuh fana kita.
Anda ingin saya menenun tema ini ke dalam khotbah saya?
Biar kukatakan apa yang dikatakan Ayahku kepada Pendeta Moffet.
Ya, apa yang dia katakan?
Dia berkata, Anda hanya memiliki jemaat
Hanya untuk satu jam dalam seminggu.
Dan ada enam hari buruk kenakalan.
Bagi mereka sebelum kau Mendapatkan mereka lagi.
Aha! Saya mengerti maksud anda.
Menyerang keras pada hari minggu,
kelebihan dari murka Allah
Dan berharap mereka membawanya bersama mereka selama satu minggu kedepan.
- Persis sekali. - Oh, ya, ya.
Nah, masuklah, Gadis kecil.
Mari kita bertemu.
Aku Bibi Polly-mu.
Apa kabar?
Ini adalah pastor gereja kita, Pendeta Ford.
Apa kabar?
Ya, ada kemiripan keluarga.
Dia terlihat sangat mirip ibunya.
Ibu selalu bilang kalo saya terlihat seperti bibi.
Coba kau berdiri tegak...
Dengan baik,
.
Dari mana kau mendapatkan baju itu?
Dari barel penginjilan.
Barel penginjilan?
Ya, ayahnya adalah seorang pendeta.
- Oh. - Sebenarnya,
Dia adalah pendeta di British west indies.
Ck, ck, ck.
Pollyanna,
Ini akan jadi rumah barumu
Dan kuharap kau akan bahagia bersamaku.
Saya minta maaf untuk gaun ini, Bibi Polly.
Ayah saya berkata ukurannya terlalu besar,
Tapi saya harus bersyukur ini bukan
Celana pria.
Hampir tidak ada yang patut disyukuri.
Yah, Ayah saya selalu berkata kalau...
Tidak usah permasalahkan apa Yang biasa dikatakan ayahmu.
Makan malam jam 6.00 tepat.
Dan tidak ada yang terlambat Untuk makan di rumah ini.
Ya, Bu.
Nancy akan menunjukkan kamarmu.
Saya sangat senang Anda Mau mengambil saya, Bibi Polly.
- Rumah Bibi sangat indah. - Terima kasih.
Itu pasti membuat Bibi sangat senang.
senang?
Karena Bibi sangat kaya.
.
.
Yang benar saja!
Apa aku mengatakan sesuatu yang salah?
Yah, bisa dibilang ada sekitar 611 hal
Yang bisa kau katakan selain itu.
Aku mengurus dapur yang bersih. Jangan ada main-main disini
Dan kau harus membersihkan dirimu Sendiri, kau mengerti?
Ya, Bu.
- Kau yakin itu Doc Chilton? - Nyonya Tarbell melihatnya lebih dulu.
Kembali setelah sekian tahun ini.
Apa dia sudah tahu?
Si mulut besar Tarbell Berniat melakukannya.
Sekarang, hati-hati dengan Apa yang kau lakukan,
Dan jangan menumpahkan susu itu. Sekarang, ikutlah.
Kau juga cepatlah dan ganti bajumu.
Terus kembali kesini. Aku perlu bantuanmu
Baiklah, baiklah.
Dan kalau kau melihat Angelica, Suruh dia turun ke sini juga.
- Oke. - Membiarkan aku sendirian di sini.
Saya sangat senang bertemu dengan Anda, Bu Lagerlof.
- Mmm. - Sekarang ikutlah.
Halo.
Siapa namanya?
Namanya adalah Elizabeth.
Oh, kau betina.
kau cantik
Sekarang, tinggalkan Dia dan ikutlah.
Bagaimana aku harus memanggilmu?
Panggil saja aku Nancy, sama seperti yang lainnya.
Oh, dan ini Angelica. Dia adalah pelayan di lantai atas.
Apa kabar?
Psst! Psst! Di teras belakang.
- Kau tahu siapa. - Sekarang?
Oh, ya ampun.
Oh, Angie, bisakah kau Menunjukkan dia kamarnya?
Oh, aku masih punya dua kamar untuk Dibersihkan. Aku tak bisa...
Aku akan membantumu merapikan Tempat tidur besok pagi.
- Oh, baiklah. Sekali ini saja - Terima kasih.
Keluarlah dari sini. Ayo! Cepat!
Aku punya banyak pekerjaan. Naiklah ke kamarmu
Aku mengalihkan pandanganku sejenak, Dan apa yang kau lakukan?
Kau menghilang.
- Jangan tumpahkan susu itu. - Ya, Bu.
Aku baru saja selesai membersihkan lorong ini.
Ya, Bu.
Apa yang kau lakukan sekarang?
Siapa yang tinggal di semua kamar ini?
Tidak ada yang tinggal di dalamnya.
- Untuk apa? - Begitulah artinya menjadi orang kaya.
Kau ini benar-benar tukang tanya, ya?
Sekarang, cepatlah.
Ayolah. Jangan berlama-lama.
- Ada apa? - Tidak ada.
Oh, pengapnya.
Tidak terlalu bagus ya?
Tapi ini milikku sendiri.
Aku senang karena itu.
Ooh, dan tempat tidurnya empuk!
Dan ada jendela yang indah.
Siapa pria itu di Sana yang bersama Nancy?
Bukan urusanmu.
Pastikan saja kau berpakaian tepat waktu untuk makan malam.
Kau kira dia akan melakukan yg lebih baik Daripada ini untuk keponakannya sendiri.
Tuhan Yang Maha Kuasa, kami Bersyukur atas karuniaMu.
Berilah kami rahmat untuk hidup dalam takut akan Engkau.
Dan berkatilah makanan ini,
Supaya memberi kekuatan bagi kami untuk melakukan kehendak-Mu dalam segala hal.
Amin.
Oh, Aku minta maaf
Nancy, bisa bawakan Segelas susu lagi?
Ya, Nyonya.
Tanganku yang kikuk.
Tidak ada yang terluka.
No comments yet. Be the first to leave one.