نخستین 200 خط.
Suatu ketika,
di negara bagian timur yang disebut Jushin, ada agen rahasia yang disebut "Amen Osa".
Amen Osa ini mengembara ke seluruh dunia di bawah titah raja secara rahasia,
menghancurkan pemerintahan yang jahat dan menjadi penyelamat bagi masyarakat banyak.
Dengan kata lain, mereka adalah polisi sekaligus tentara bagi masyarakat di dunia ini.
Setelah itu, dunia menjadi kacau,
dan Jushin pun dihancurkan.
Tapi masih ada satu Amen Osa yang mengembara di dunia yang menyedihkan ini.
Negara kuno, Jushin.
Alkisah ada agen pemerintah yang diutus sang raja,
untuk melakukan perjalanan jauh
agar bisa menyelamatkan orang-orang lemah dari kejahatan.
Orang-orang menyebutnya Amen Osa.
Meskipun Jushin sekarang telah dihancurkan,
masih ada satu Amen Osa yang tersisa,
berkelana mengelilingi dunia yang kacau balau ini bersama abdi cantiknya, SanDo.
Memburu orang di balik kehancuran Jushin.
Kakak, tunggulah aku.
Nessakoumori adalah kelelawar padang pasir.
Mahai (Bahasa Korea) yang berarti "Medali Kuda".
Ketika Jushin dihancurkan, aku mengerti...
Kekuatan kearifan Serpentine tak bisa dibayangkan penjahat manapun.
Raja telah wafat, teman-temanku meninggal, aku kehilangan kemampuan berbicara...
Setelah itu aku berpikir...
Untuk melawan para penjahat, aku harus menjadi lebih licik daripada mereka.
Kalau tak begitu, aku takkan bisa mengemban tugas sebagai Amen Osa.
I-Itu...
Si Tiga Kuda.
Amen Osa telah datang!
ZainuddinAri
mempersembahkan
ZainuddinAri
mempersembahkan
Hausnya...
Halo? Halo?
Air?
Tak perlu buru-buru begitu.
Santai saja.
Segarnya!
Kau ini begitu sembrono menyeberangi padang pasir tanpa unta.
Di sekitar sini juga ada Salinjya.
Salinjya?
Makhluk pemakan daging penghuni daerah ini.
Mereka makhluk yang biadab.
Aku Moonse. Terima kasih, kawan.
Aku dipanggil Monlyon. Sonbi.
Sonbi?
Siswa yang mengambil ujian untuk menjadi birokrat, ya?
Itu burung apa, sih?
Teman kecil yang satu ini namanya Nessakoumori.
Dia mulai ikut denganku semenjak aku mengobati lukanya.
Sebelumnya aku ini dokter hewan.
Dokter hewan?
Kalau kau ini Sonbi yang dulunya dokter, apa kau mau menjadi orang berpengaruh, ya?
Aku baru saja selesai ujian dan mau kembali ke negaraku,
tapi...
Aku telah gagal dalam ujian, yang ketiga kalinya pula.
Padahal aku sudah yakin sekali.
Posisi apa yang kauincar?
Amen Osa.
Menjadi Amen Osa di usia semuda dirimu?
Tampaknya kau punya alasan tersendiri.
Ya.
Sebenarnya ada seseorang yang kucintai di negaraku.
Namanya Tyun Hyan.
Dia orangnya baik.
Tapi, penguasa yang baru telah merebutnya dari tanganku.
Lalu kau mau menjadi Amen Osa untuk menyingkirkan penguasa itu dan menyelamatkan pacarmu?
Itu sih alasan pribadi saja.
Tidak, bukan begitu. Orang itu...
Aku setuju kalau orang yang mengambil perempuan milik orang lain takkan memerintah dengan jujur,
tapi setelah menyingkirkannya, apa yang akan kaulakukan?
Apa kau mengerti kalau Amen Osa tak diizinkan untuk memiliki keluarga?
Kau mampu melepas perempuan itu untuk menjalani petualangan tiada akhir sebagai gelandangan?
Kupikir waktu tiga tahun yang kauhabiskan hanyalah sia-sia belaka.
Amen Osa bukanlah lampu ajaib.
Kau akan kehilangan jalanmu.
Apa maksudmu? Padahal kau tak tahu apa yang telah kulalui selama ini!
Pernahkah kau melihat orang tuamu mati di depan matamu?
Apa kau mengerti bagaimana rasanya orang yang kaucintai diambil darimu?
Orang yang cepat kaya juga akan cepat miskin pula.
Kau bahkan belum mencobanya.
Ini... perlambang Amen Osa, "Mahai".
Sudah tak ada gunanya karena Jushin sudah hancur.
Gantinya. Simpanlah.
Maaf, tapi...
...bisakah kuambil lagi?
Aku jadi kesepian tanpa itu.
Kurasa aku akan berusaha lebih keras lagi.
Oh...
Kau sudah menemukan cara yang baru?
Seiring waktu, aku akan mempelajari bela diri, dan dengan kekuatanku sendiri akan kulindungi mereka-
Hei! Kau tak apa?
Apa-apaan ini?
Setan?
Kalau begini, Pasukan Kegelapan takkan berguna melawan mereka.
Sial.
Hati-hati, aku punya ledakan.
Dengar dan perhatikan baik-baik!
Akan kuberikan mayat ini. Sebagai imbalannya, biarkan aku pergi!
Kalian ini kanibal, 'kan?
Daging anak muda ini pasti enak sekali.
Memang lebih baik mencoba dua-duanya, tapi kalau kalian memakanku, hanya bikin perut kalian sakit saja.
Dan aku sangat yakin bisa menumbangkan setengah dari kalian seorang diri.
Jadi, bagaimana?
Kalau pemicu bomnya kulepas, makanan kalian bakal musnah!
Dasar keras kepala.
Sudah kubilang aku ini bukan lampu ajaib.
Sudahlah, kurasa sedikit kejutan tak ada salahnya.
Tyun Hyan... kalau tak salah nama pacarnya, 'kan?
Mantab, mantab!
Tak bisakah semangat bertarungnya ditambah?
Kalian mengeluh tentang pemerintahanku.
Biasanya, aku akan membunuh kalian sekeluarga.
Tapi karena aku baik hati dan tak sombong, kalian akan kubebaskan kalau berhasil membunuh orang ini.
Bagus, bagus.
Yang mulia, apa tak masalah?
Aku benar-benar puas. Kau bekerja dengan baik.
Berhasil! Aku berhasil!
Kulakukan dengan tanganku sendiri!
Kau sudah berjanji, Byon!
Sekarang lepaskan kami!
Bunuh mereka dan buang keluarga mereka semua ke padang pasir.
Umpan yang sempurna bagi Salinjya.
Kukira dia akan cukup berguna, hanya buang-buang waktu.
Apa orang kuat di dunia benar-benar sudah sedikit?
Kalau begini jadinya, aku harus...
Tuan Byon.
Ada masalah apa?
Mengenai keadaan Nona Tyun Hyan di ruang bawah tanah.
Dia mencoba bunuh diri dengan menggigit lidahnya sendiri.
Kami mengobatinya lalu membungkamnya untuk berjaga-jaga.
Oh...
Seperti yang kuduga.
Berapa kali pun aku memandangmu, kau selalu tampak begitu cantik.
Kau berhenti bicara.
Masih tak cukup melukai diri sendiri, sekarang malah mencoba menggigit lidahmu sendiri.
Tyun Hyan.
Kau ini kenapa?
Padahal kekasihmu akan segera kembali, kau malah mencoba menyia-nyiakan hidupmu.
Kau harus lebih sabar menunggu kembalinya Monlyon sebagai Amen Osa.
Benar, 'kan?
Oh, ya... Aku jadi ingat, bukankah Jushin sudah hancur, ya?
Itu artinya bahwa Amen Osa tak ada gunanya.
Apa kau menggigit lidahmu sendiri karena mengetahui hal itu?
Aku tak menyalahkanmu.
Satu-satunya peluang untuk menyelamatkanmu sekarang telah sirna
karena Monlyon takkan pernah kembali.
Dia mungkin telah melupakanmu dan sekarang sedang bersama pelacur entah di mana.
Bagaimana?
Kau masih bisa mempertimbangkan untuk bersamaku.
Lupakan tentang dirinya dan mulailah menjalani hidup yang baru bersamaku.
Aku bisa saja melakukannya secara paksa kapan pun.
Kenapa tak bisa kau terima saja tuan penguasa baik hati ini yang tak melukaimu?
Cukup gerakkan lehermu ke atas dan ke bawah.
Maka kepedihanmu akan sirna dan kebahagiaan pun akan datang.
Baiklah!
Kalau kau tetap bersikeras seperti itu, maka aku akan menggunakan metode yang tak biasa.
Panggil tukang hipnosis!
Mau sampai kapan begini terus?
Semenjak kedatangan Byon ke sini, taraf hidup kita semakin menurun.
Kudengar kalau Amen Osa muncul di daerah selatan.
Tuan penguasa yang korup kalang kabut ketika dia melihatnya membawa medali.
Kemudian dia muncul dengan ratusan pasukan dan memusnahkan sang penguasa itu dalam sekejap.
Andai saja dia kemari.
Aku selalu bilang pada diriku kalau Amen Osa sudah tak ada lagi,
tapi akhir-akhir ini, aku tak bisa tidur nyenyak.
Apa ini pertanda kalau semua penguasa akan segera kehilangan jabatan mereka?
Semakin baik penguasanya, semakin sering menjadi incaran para pembunuh bayaran.
Maafkan saya.
Ba-Bawa orang ini ke penjara bawah tanah sekarang juga!
To-Tolong maafkan saya!
Kau berani membantahku, ya?
Tidak! Saya takkan pernah berani.
Sudahlah, tadinya aku mau memenjarakanmu selama sepuluh tahun atas keberanianmu, tapi aku berubah pikiran.
Penjarakan dia selama seratus tahun!
Tuan Byon, saya mohon...
Tolong maafkan saya, Tuan Byon!
Mohon maafkan saya!
Hosaka.
Ya?
Kau masih belum juga menemukan orang yang benar-benar kuat untuk melindungiku?
Sudah kami usahakan, kami sudah mencarinya semaksimal mungkin, tapi agaknya...
Apa di dunia ini orang-orang kuat sudah tinggal sedikit lagi?
Kenapa?
Tuan Byon, ada relawan yang menawarkan diri untuk menjadi pengawal Anda.
Dan orang ini berkata kalau dia mampu mengalahkan seratus orang sendirian.
Oh...
Benar-benar menarik.
Kalau begitu kita akan menguji seberapa kuat dia.
Mereka menangkapi orang-orang!
Tangkap tiap orang bertubuh tinggi yang kalian temui.
Siap!
Tyun Hyan.
Tyun Hyan.
Bangunlah, Tyun Hyan.
Waktunya telah tiba.
Tyun Hyan.
Apa kau yakin bisa mengalahkan seratus orang?
Apa-apaan ini?
No comments yet. Be the first to leave one.