نخستین 200 خط.
TAYANGAN BERIKUT MENGANDUNG UNSUR TINDAKAN BUNUH DIRI YANG MUNGKIN MENGGANGGU ATAU MEMPENGARUHI PENONTON. TONTON DENGAN HATI-HATI.
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
♣ BANDAR36 ♣ ♥ Bandar Slot Terkuat ♥
PEMBUNUH ONLINE
1 BULAN SEBELUMNYA
Hey sayang. Jangan lupa makan siangmu ada di kulkas.
Bu, sampai kapan terus simpan
surat penerimaan ini?
Oh, sampai bingkai yang ibu pesan datang.
Ibu bercanda.
Apa?
Apa ibu tak boleh senang kalau putrinya
diterima di kampus Ivy League?
Tentu boleh, tapi kami belum tahu diterima atau belum.
Mereka belum mengumumkan penerima beasiswa.
Ayolah sayang. Kau tentu diterima.
Selain itu tak banyak saingan.
Hanya saja siswa lain masuk ke Kenzer.
Enam siswa lain yang kukenal
semua IPK dan resumenya mirip denganku.
Itu mungkin benar, tapi karakter mereka tak sama denganmu.
Ibu pasti bilang begitu. Kau ibuku.
Tak sepenuhnya mesti benar.
Kalau aku tak diterima, tetap di negara bagian
dan pergi ke Palm Vista sama Scott juga tak mengapa.
Kami mengerjakan semuanya bersama sejak umur 5 tahun
jadi, mengapa perguruan tingginya harus beda?
Oke, kalau kebetulan
ada kekeliruan administrasi
dan kamu tidak mendapatkan beasiswa penuh
ibu akan cari cara.
Aku tak menginginkan bantuan keuangan, bu.
Kita sudah bahas ini.
Itu hampir tak bisa membiayai semuanya.
Kita akan ambil surat gadai kedua rumah ini.
Atau ibu akan kerja shift ekstra sampai usia 50 tahun.
Kamu akan masuk ke kampus impianmu, paham?
Yakinlah saja.
Baiklah.
Itu Scott, aku harus pergi.
Oh, ini. Jangan lupa ini.
Terima kasih. / Mm-hmm.
Aku sayang ibu. / Ibu sayang kamu.
Ya Tuhan, aku mencintai ibumu.
Bagaimana rencana kuliahmu?
Bagus, huh?
Kacamata yang bagus. / Apa?
Mau menggaet cewek-cewek hari ini?
Maksudku, ya. Mungkin. Entahlah.
Diamlah.
terjemahan broth3r max
Kamu terlalu pilih-pilih.
Hey, tak ada salahnya punya standar.
Tidak, bukan, tapi tak ada seorang gadis
di planet ini yang sesuai dengan standarmu.
Tentu saja ada.
Sampai nanti.
Hannah, kepala sekolah Edwards ingin bertemu denganmu di kantornya.
Maaf membuatmu menunggu.
Silahkan duduk. / Apa semua baik-baik saja?
Yah..
...seperti yang kau tahu, salah satu alumni sekolah kami yang paling bergengsi
Elaine Hemmingsworth, mendanai beasiswa setiap tahun
melalui yayasannya, dan memberikannya pada salah satu senior kami.
Tahun ini adalah kompetisi terberat yang pernah kami lihat.
Ada 11 siswa yang memenuhi syarat
dan itu persaingan yang sangat ketat.
Jadi tak ada yang harus merasa kalah.
Karena diterima di Universitas Kenzer saja sudah merupakan kemenangan besar.
Ya, aku mengerti.
Karena itu, aku senang bisa memberitahumu
bila yayasannya menuliskan namamu
sebagai penerima beasiswa.
Apa?
Ya ampun! Terima kasih! / Selamat ya.
Ya Tuhan. Hannah. Aku sangat bangga padamu.
Itu luar biasa! / Terima kasih.
Jujur, rasanya kayak beban berat telah terangkat.
Aku tak menyangka aku bisa diterima.
Apa yang kalian gosipkan?
Hannah. Dia mendapat beasiswa Hemmingsworth.
Apa? Kamu bercanda? / Mm-hmm.
Itu sangat mengagumkan. / Terima kasih.
Maksudku, tidak luar biasa kalau kau meninggalkanku.
Oh, ya ampun, aku tidak meninggalkanmu.
Kita bisa tetap berhubungan.
Aku tahu. Aku cuma menggodamu.
Minimal, masih ada Jane buat kusiksa.
Ya, syukurlah ibuku meninggal
pas waktunya buatku jadi pengganti Hannah untukmu.
Bukan itu yang kumaksud. / Aku bercanda, Scott.
Becandaan orangtua yang meninggal.
Itulah anggapanmu aku nanti
patuh padamu selama 4 tahun ke depan.
Kukira kau menyukai Palm Vista?
Betul, tapi aku masih nunggu
dengar lagi pilihanku yang lain
termasuk almamater orangtuaku.
Baiklah. Apa pilihan utamamu?
Aku tak mau bilang karena nanti membawa sial.
Dan aku juga tak tahu apakah nanti sanggup membiayainya, jadi..
Saat kamu diterima, yang aku tahu kamu pasti diterima,
beri tahu kami dan kita akan merayakannya!
Setuju! Bicara soal merayakan.
Yuk keluar malam ini untuk merayakan berita besarmu.
Oke. Kedengarannya bagus. / Ya?
Ya.
Ibu, ibu, ibu, ibu, ibu!
Aku mendapat beasiswa. / Kamu berhasil!
Sudah ibu bilang, kamu pasti mendapatkannya.
Oh! Siapa itu?
Hai. / Hai, um..
Namaku Josh, aku tetangga barumu.
Oh, ya, hai, namaku Marianne Davis.
Dan ini putriku Hannah.
Senang berkenalan dengan kalian berdua, um..
Senang berkenalan denganmu.
Aku diberitahu ada paket...
Ya ampun, ya. Sebenarnya ada di sini.
Paketnya datang beberapa minggu yang lalu sebelum aku pindah sini.
Bagus. / Ya.
Bagus itu, um..
Aku tak ingin mengganggu waktu kalian.
Uh, senang bertemu kalian berdua.
Um..
Kalau kau butuhkan sesuatu, hubungi saja.
Baik. Terima kasih. Sama-sama. / Ya. Oke.
Dah. / Da-dah.
Dia baik.
Mm-hmm.
Apa?
Tidak, tak apa-apa.
Sikap macam apa itu?
WINNETKA BOWLING
Perhatikan caranya, nona-nona.
Wow. Ya. Itu bagus, kau harus mengajariku itu.
Tanganku licin tadi. / Ya.
Jane, apa kamu percaya? Jane?
Apa? / Apa maksudmu apa?
Kamu melihati ponsel terus sejak kita tiba di sini.
Maaf, kudengar beberapa anak di sekolah hari ini
membicarakan aplikasi Clique baru ini.
Jadi kumau melihatnya.
Dan memang membuat ketagihan.
Clique? Apa itu? Situs kencan?
Bukan. Ini lebih bagus dari situs kencan.
Kayak semacam ruang obrolan buat orang-orang
ngobrol di forum
atau di aplikasi ini menyebutnya "Cliques".
Tempat kamu bisa membahas minat tertentu kayak
musik, hobi, olahraga.
Dan ada juga Cliques perguruan tinggi yang beda.
Jadi kau bisa bahas sama orang-orang sebelum kau pergi ke sana.
Tunggu, itu ide yang bagus.
Apa mereka ada forum untuk Universitas Kenzer?
Oh, kuyakin ada, tapi biar kulihat dulu.
Ya. Lihat. Mereka ada, kau harus ikut gabung.
Keren. / Hey, aku punya ide.
Ketimbang nyari teman online
bagaimana kalau kalian berdua letakkan ponsel
dan perhatikan teman luar biasa yang sedang berdiri
di depan kalian, menunggu kalian main bowling.
Sekarang giliranmu. Ayo.
Sini, berikan ponselmu.
Akan kubantu mengunduhkannya.
Terima kasih.
Sekarang, kuyakin, beginilah caranya.
Tidak, tolong.
Jangan berhenti gara-gara ada aku.
Gerakanmu bagus, Davis.
Dan itulah akibat kalau kau sombong.
Giliranmu, Jane. / Nih.
Aku buatkan nama-pengguna untukmu.
Dan kupakai foto profilmu yang biasanya.
Kau pasti bercanda.
@All_The_Good_Names_R_Taken?
Serius, Jane. / Apa?
Aku sudah tahu kau nanti milih nama yang membosankan
dan pasti menarik perhatian orang
dengan sesuatu yang agak lebih menyenangkan.
Terserahlah. Akan kurubah.
Jangan! Itu pembuka obrolan, ngerti.
Percaya padaku.
Oke, baiklah, Saat ini kubiarkan saja.
Sekarang, "begitulah" caranya.
Eli? Kau mengagetkanku.
Kukira ada orang mengejarku.
Oh, ya. Kamu yakin tak lari karena kamu pengecut
dan tak mau menghadapiku?
Kau ini bicara apa?
Jangan berlagak bego. Kamu tahu yang kumaksud.
Beasiswa itu.
Kepala Sekolah Edwards memberitahuku kalau aku urutan dua
yang kita berdua tahu itu tidak adil.
IPK-ku lebih tinggi darimu.
IPK-ku 4.0, sama sepertimu.
Ya, tapi kamu tidak mengambil pelajaran kalkulus kayak aku.
Sekolah lain memberi bobot semua pelajaran yang beda...
Itu satu palajaran saja.
Dasar beasiswa ini lebih dari sekedar akademisi.
No comments yet. Be the first to leave one.