نخستین 200 خط.
School 2021 Episode 1
Diterjemahkan oleh "Sekolah Online Team"
Bersiap, mulai!
Aku terjatuh.
Aku bisa bangkit, tapi...
aku kehilangan arah.
Gong Ki Joon.
Cho Yi Hyun sebagai Jin Ji Won
Kim Yo Han sebagai Gong Ki Joon
Choo Young Woo sebagai Jung Young Joo
Hwang Boreum-byeol sebagai Kang Seo Young
[Episode 1: Apa yang harus aku lakukan sekarang?]
Tidak ada lagi pemecatan yang tidak masuk akal dan tidak adil!
Kami ingin terus belajar dengan Kim Moo Kyung Sonsaeng-nim!
Apa kalian melihat alasan pemecatan Moo Kyung Ssaem secara jujur?
Ini tidak masuk akal.
Ini pemecatan yang ti-dak ma-suk a-kal!
Tidak ada lagi pemecatan yang tidak masuk akal dan tidak adil!
Apa?
Katanya akan turun hujan.
Jangan ikut campur.
Aah~ jinjja...
Ya!
Kamu... mau sekeren apa lompatanmu?
Kenapa?
Seo Young sedang memantaumu.
Aku tahu.
- Ayo semangat! - Kalem, bro!
Sial!
Anjir :(
Dia ngapain sih?
Lihat tuh!
Malu banget! :(
Bangun woy!
Bangun woy!
Sungguh tidak apa-apa pergi tanpa pamitan dengan anak-anak?
Perpisahan terakhir? Terdengar geli!
Kalau mau pergi, ya tinggal pergi saja.
Aigoo! Kim Moo Kyung Sonsaeng-nim, ternyata belum pergi.
Ya, Pak.
Kerja bagus, jaga kesehatanmu.
Ya, Bapak juga.
Song Chae Rin Sonsaeng-nim, mau pergi kemana?
Rapat akan segera dimulai.
Aku tidak apa-apa. Kau di sini saja.
Aku akan mengantarnya sampai dia naik mobilnya.
Bagaimana dengan rapatnya?
Aku akan segera kembali.
Ealah...
Kenapa kamu keukeuh ingin mengantarku?
Kamu pikir aku akan tersesat?
Bahkan orang dewasa pun bisa tersesat.
Bertahanlah, Song Sonsaeng!
Bertahan berarti menang.
Sebentar lagi sidang Cheol Joo yang berikutnya, kan?
Aku akan terus fokus pada persidangan Cheol Joo.
Kamu fokus saja pada anak-anak di sini.
Terutama, mereka yang akan pergi ke lokasi.
Anak-anak menyukai kelas woodworking.
Harus bagaimana sekarang?
Akan ada guru lain yang juga baik.
Sepertinya mereka sudah melakukan interview.
- Mereka memang gercep kalau soal beginian. - Iya, betul.
Aigoo, kenapa hujannya deras sekali?
Tidak ada lagi pemecatan yang tidak masuk akal dan tidak adil!
Kami ingin terus belajar dengan Kim Moo Kyung Sonsaeng-nim!
Tidak ada lagi pemecatan yang tidak masuk akal dan tidak adil!
Kami ingin terus belajar dengan Kim Moo Kyung Sonsaeng-nim!
Tidak ada lagi pemecatan yang...
Ssaem.
Dasar kau ini, Jin Jiwon! Tidak pernah menuruti perkataanku!
Ssaem, apa sungguh akan pergi seperti ini?
Tidak mungkin.
Aku akan berjuang sampai akhir.
Hey, Nak! Berjuang jika kamu mau, tapi kamu harus belajar di kelas.
Kamu wali kelasnya, seharusnya melarangnya.
Siapa yang bisa menghentikan Ji Won?
Kamu bilang kamu akan jadi pengrajin kayu terbaik di negara ini.
Mana bisa kamu berdiri di sini sekarang?
Aigoo!
Nih!
Sogokan.
Itu yang aku gunakan saat aku memenangkan Kejuaraan Nasional.
Jika kamu jadi terkenal suatu hari nanti,
beritahu mereka, bahwa kamu adalah muridku.
Ssaem.
Aigoo!
Semangat!
Cepat masuk ke kelas.
Cepat masuk!
Kita bisa pulang sekarang...
Apa pengobatan pergelangan kakimu yang cedera berjalan dengan baik?
Ya. Sudah jauh lebih baik.
Benar. Jangan terlalu memaksakan diri.
Bahkan jika tidak latihan, kamu tetap harus rehabilitasi, tahu 'kan?
Ya.
Jurusan woodworking?
Bagaimana di jurusan yang baru? Lumayan?
Ya.
Ya, semangat ya!
Tuh dia datang.
Bukannya dia yang tadi jatuh?
Karena cedera pergelangan kakiku,
aku berhenti dari taekwondo yang aku tekuni selama 11 tahun sejak SD.
Tapi aku dan Pak Pelatih sama-sama tahu bahwa pergelangan kakiku sudah membaik.
Waktunya mepet! Jaga berat badan kalian!
Aku...
tidak cukup berbakat.
Mulai pemanasan.
1, 2, 3, 4, 5, 6!
Sekarang, kemana aku harus pergi?
Apa ini?
Haduh!
Pokoknya, Jin Ji Won, kamu warbyazah!
Kamu berjuang sampai akhir.
Maaf, kita gak bisa nemenin kamu.
Gak apa-apa.
Atau nanti kalian bisa di blacklist sama sekolah.
Cuma Jin Jiwon yang perhatian sama kita.
Yoi!
- Oh! - Apa? Kenapa?
- Lapar banget! - Lapar?
Ke kantin kuy?
Ada anak anjing yang hidup di dalam perutku.
- Seekor anak anjing di perutnya. - Perutnya keroncongan...
Mau kemana?
Hey, Gong Ki Joon.
Mau kemana?
Pulang.
Tapi kok kayak mau bolos?
Tadi kamu bilang jangan ikut campur.
Kenapa sih dia?
Kabarmu baik?
Aku berhenti taekwondo.
Hey...
sekarang aku harus ngapain?
Aku merindukanmu.
Aku pergi, ya.
Kakek.
Selamat datang.
Sedang apa di sini? Katanya sakit pinggang.
Ya...
Kakek mau pakai tempat ini lagi?
Aku mau membersihkannya dulu.
Kenapa tiba-tiba?
Apa rumah itu sudah dilelang?
Ya.
Sudah ditawar sejak lama. Mungkin sekarang sudah beneran dilelang.
Tinggalkan itu, biar aku saja.
Ya.
Aku akan cari uang yang banyak dan membeli rumah ini lagi.
Kalau begitu aku harus panjang umur, sampai cucuku jadi orang sukses.
Tidak akan lama lagi.
Waktuku banyak...
dan aku butuh uang.
Yang jelas, ada banyak percobaan gagal di awal.
Itu benar-benar tidak bisa dihindari.
Jadi yang terpenting adalah...
aku menyadari, "aku menjadi seorang yang profesional di bidangku."
Pikiran itu membuatku merasa sangat bangga.
Dan jurusan desain arsitektur SMA Nulji dan kelas magang.
Aku banyak belajar saat sudah terjun langsung ke lapangan.
Cukup sekian, entah itu bisa membantu atau tidak.
Sekarang, masuk ke sesi tanya jawab.
Ya?
Jadi, apa Bapak bekerja full-time setelah mengambil kelas magang dan lulus dari sini?
Ya.
Waktu itu, aku menandatangani kontrak dengan perusahaan saat kelas 11,
aku kerja sekaligus sekolah...
dan diterima bekerja full-time sebelum lulus, dan sekarang masih bekerja di sana.
Ya?
Bukankah lebih baik lulus kuliah dulu baru bekerja?
Apa Bapak pernah merasa menyesal?
Tidak tahu ya...
Daripada kuliah tanpa berpikir panjang,
bukankah akan lebih efisien jika bekerja di perusahaan...
dan mulai kuliah saat memang diperlukan?
Kalian semua tahu P-TECH, 'kan?
Ya, kami tahu.
P-TECH?
Aku menggunakan P-TECH untuk mengikuti kelas perkuliahan di akhir pekan.
Tentu saja, tanpa melalui SNMPTN dan membayar biaya kuliah.
Ya?
Tapi cukup sulit bagi kami untuk mendapatkan sertifikat kami sekarang.
Bukankah magang terlalu berlebihan?
Benar, bekerja magang bisa lebih dari sekadar kurikulum biasa.
Tapi, coba pikirkan.
Kalian terjun langsung ke lapangan untuk belajar sambil bersekolah.
dan kalian dapat gaji yang disetorkan ke rekening bank kalian setiap bulannya.
Bagaimana? Bukankah ini benar-benar menarik?
Bukan memulai umur 20an dengan utang,
tapi memulai umur 20an dengan menabung.
Ya?
Berapa gaji bulanannya?
Gaji bulanan...
Gaji bulanan...
Setiap perusahaan berbeda.
Tapi aku jamin itu lebih dari UMR.
Termasuk 4 asuransi nasional.
Ya?
No comments yet. Be the first to leave one.