One Ordinary Day (One Day / Eoneunal / 어느날)

One Ordinary Day (One Day / Eoneunal / 어느날)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

One Ordinary Day E06 WEB-DL-LoveBug
ناشر Zams
Source: Viu

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
تاریخ انتشار: 2021-12-11
تعداد دانلود: 71
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

"Kim Soo Hyun"

"Cha Seung Won"

ONE ORDINARY DAY

"Adili Pembunuhnya!"

Tidak apa-apa. Jangan takut.

Ayo masuk.

Astaga, lihat para hiena ini.

Tidak apa-apa. Semua baik-baik saja.

Hei, Hyun Soo. Tidak apa-apa.

Lihat aku, Hyun Soo.

Hei, Hyun Soo.

Pemeriksaan ini bukan soal menang atau kalah.

Ini seperti drama panggung.

Mereka akan melakukan apa pun untuk memprovokasimu,

untuk mengguncangmu.

Jangan bereaksi pada hal yang mereka katakan atau tunjukkan.

Anggap saja ini sandiwara dan tonton mereka.

Mengerti?

Ya?

Baiklah.

Jaksa, silakan lanjutkan.

Pemeriksaan TKP ini

akan dilakukan

oleh Kepala Park Sang Bum dari Kantor Polisi Chungang.

Mari kita mulai.

Terdakwa dan korban

minum bersama di sini.

Seperti yang kalian lihat,

mereka hampir menghabiskan satu botol tequila.

LSD dan ketamin adalah

dua narkotika yang mereka konsumsi.

- Kepala Park, lihat ke sini! - Lihat ke kamera.

Di sebelah sini!

Hei, Pacar.

Sekitar tengah malam,

Terdakwa, yang mabuk,

mulai menyerang korban secara seksual.

Dia menelanjangi korban.

Menjadi makin brutal.

Korban melawan dengan kuat.

Jadi, akhirnya,

dia mulai mengancamnya dengan pisau.

Korban mendapat luka ini di telapak tangannya

saat bergumul dengan Terdakwa.

Ini adalah jejak yang Terdakwa tinggalkan

selagi berusaha menghancurkan bukti setelah insiden itu.

Mereka mulai

di sini,

dan melalui tangga ini,

mereka naik.

Ayo naik sekarang.

Setelah menjatuhkan korban,

Terdakwa mendorongnya ke ranjang dan mencoba memerkosanya.

Dalam proses ini,

lampu ini jatuh.

Korban terus melawan.

Jadi, Terdakwa, yang marah, menikamnya

di sisi kanan leher dan sisi kiri dada.

Dia menusuknya dua kali.

Lalu dia membalik korban, yang tidak punya kekuatan lagi untuk melawan,

dan menikamnya sepuluh kali dari belakang.

Seperti yang kalian lihat, luka tusuk di foto mengerikan ini

hasil dari ini.

Hyun Soo. Hei, ada apa?

Nebulizer!

Ada yang punya nebulizer?

- Nebulizer! - Panggil ambulans!

Ambilkan nebulizer.

Apa yang kalian lakukan? Enyahlah, Berengsek!

Hei, bernapas!

Bernapaslah! Hei!

Hyun Soo! Sial.

Sebelum pemeriksaan TKP, yang dimulai

- pukul 9.00 ini... - Wartawan Kang.

Minum, merokok, stres, dan berurusan dengan para reporter sampah.

Tebak apa yang terburuk untuk kulit dari keempat hal itu.

Astaga, jaga ucapanmu.

Aku bukan reporter sampah.

Dia hampir mati,

tapi kau sibuk merekamnya.

Itu benar-benar sampah.

Aku menyebutnya etos kerja yang kuat.

Meskipun cuacanya buruk, puluhan warga sipil datang

dan mengamati polisi

melakukan pemeriksaan TKP.

Nona Seo, sampai jumpa besok.

Bayar minumanmu!

Sial.

Anda tidak mengalami gagal jantung,

jadi, jangan cemaskan komplikasinya.

Jika semua baik-baik saja malam ini, Anda bisa pulang besok.

Jangan lupa membawa nebulizer.

Kurasa kau berpura-pura.

Itu pilihan terbaik yang bisa kau buat saat itu.

Aku sudah bertemu dengan banyak pria sepertimu,

yang menyembunyikan sifat asli dengan wajah polos mereka.

Aku sudah berurusan dengan orang sepertimu selama 30 tahun terakhir.

Kau yang terakhir, Hyun Soo.

Yang terakhir dalam karierku sebagai polisi.

"Firma Hukum Shin Joong Han"

"Episode 6, Wajah Ganda"

Apa ini?

Astaga.

Sial.

- Adili Pembunuhnya! - Adili Pembunuhnya!

"Kementerian Kehakiman"

"Transportasi Darurat"

Hyun Soo, aku sungguh minta maaf soal ini,

tapi seperti yang kau lihat,

aku tampak buruk.

Sial, ini menyebalkan.

Jadi, itu sebabnya...

- Nona Seo, silakan. - Benar.

Hyun Soo, aku akan menjadi pengacara utama di persidanganmu hari ini.

- Benar. - Ya...

Sejujurnya, ini sidang pertamaku sebagai pengacara,

jadi, aku sangat gugup.

Tapi aku akan melakukan yang terbaik.

Bisakah kau memercayaiku?

"Mahkamah Agung Korea"

"Titik Pemeriksaan Mengemudi Sambil Mabuk"

Apa yang Anda lakukan selanjutnya?

Aku memastikan bahwa dia bukan pemilik taksi

dan memerintahkan tes napas setelah mencium alkohol di tubuhnya.

Tapi saya tidak bisa karena baterainya habis.

Anda tidak bisa menjalankan tes,

jadi, bagaimana Anda tahu dia mabuk?

Matanya kehilangan fokus,

dan dia bau alkohol.

Pasti karena itu Anda membawanya ke kantor polisi.

Ya, mengemudi sambil mabuk melanggar hukum.

Sekian.

Anda bisa memeriksa silang saksi.

Semangat.

Semua akan baik-baik saja. Semoga berhasil.

"Pembela"

"Jaksa"

Opsir.

"Pembela"

"Hakim"

"Terdakwa"

Maaf. Maafkan saya.

"Mahkamah Agung Korea"

Opsir.

"Saksi"

Jika saya benar,

Anda harus menawarkan air selama tes napas.

Anda sudah menawarkannya?

Apa? Tidak.

Kami baru membersihkan pos pemeriksaan mengemudi saat mabuk.

Begitu rupanya.

Karena baterainya hampir habis,

Anda tidak sempat melakukan tes napas.

Benar.

Anda punya surat penangkapan?

- Tidak. - Ada perintah penangkapan darurat?

"Jaksa"

Apa? Tidak, Bu.

Tidak ada surat perintah penangkapannya

atau perintah penangkapan darurat,

dan tes napas tidak dilakukan,

tapi Anda tetap membawanya ke kantor polisi.

- Keadaan pada saat itu... - Selain itu,

dalam perjalanan ke stasiun,

Anda mengambil jalan memutar ke TKP.

- Ya. - Jadi, jelaskan.

Berapa banyak tindakan melanggar hukum

yang Anda lakukan malam itu?

- Apa? - Tindakan melanggar hukum?

Apa wanita itu

meninggal?

Apa wanita itu

meninggal?

"Apa wanita itu meninggal?"

Apa yang Anda pikirkan

saat mendengar pertanyaan itu?

Saat itu, saya tidak terlalu memikirkannya.

Tapi saat kami menemukan pisau di jaketnya,

saya menyadari apa yang dia maksud.

Apa itu?

Saya yakin dia mencari konfirmasi.

Jadi, dia ingin tahu

apakah korbannya tewas.

Benar.

Sekian.

"Apa wanita itu meninggal?"

Ini sebelum dia ditangkap sebagai tersangka,

jadi, kenapa dia menanyakan ini?

Ya...

Karena korbannya masih hidup

hanya akan menambah masalah baginya.

Mungkinkah dia menanyakan ini

karena mencemaskannya?

Ya...

Menurut saya, dia tidak terdengar khawatir.

Bagaimana dengan Anda?

Apa Anda mengasihani korban?

Apa?

Ya. Tentu saja, saya...

Mari kita lihat rekaman kamera dasbornya bersama.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left