نخستین 200 خط.
Kita akan masuk neraka karena ini.
Diam.
Dingin sekali disini.
Bersenamlah.
Kau tahu aku sensitif dengan suhu ini, David.
Dalam berkendara,
Kurasa ini yang paling jauh jarak
aku dengan Rebecca sejak kami menikah.
Aku yakin dia akan bertahan.
aku tidak merasa nyaman berbohong padanya seperti ini.
Aku tahu kau terbiasa dengan--
Aku tahu kau sudah terbiasa di dunia penipuan.
Hubungan kami bergantung pada ikatan kepercayaan.
Kau ingin teh?
Ya.
Bisa kau ambil susu di mobil?
Berapa takaran gulanya?
Menunjukkan betapa seringnya kau bikin aku teh.
Sudahlah. Kau membuat kepalaku pening.
Aku hanya menjelaskan faktanya, David.
Ambil saja susunya di mobil, tolong.
Ya Tuhan, apa yang kau lakukan, membuatku takut?
Kau lupa sesuatu?
Oh ya. aku tak terbiasa dengan ini, kan?
Berapa kali aku harus memberitahumu?
Dia baik-baik saja?
Masih tidak sadarkan diri.
Itu karna kloroform mu.
Sangat dingin di luar sana,
jadi jika aku boleh beri saran,
Kurasa kita harus membawanya masuk
agar dia tidak mati karna pneumonia.
Dengar, Peter, kita baru saja tiba. Aku sangat lelah.
Kita tidak berada di Islandia, dan dia tak akan mati karena--
Kenapa mengenakan itu lagi?
Karena aku kedinginan.
Aku tidak mau berbicara dengan matamu. Lepaskan.
Kau bukan bosku.
Dimana kau ini? Ayolah.
Singkirkan itu.
Apa?
Oh, sial, ya. Kau tidak suka ngengat, ya?
Singkirkan itu sekarang, atau aku akan pergi.
Aku tidak bilang membunuhnya.
Kau ingin aku lakukan apa dengannya ,
memeliharanya?
Kurasa aku ingin menelepon Rebecca sekarang. Ini saat yang tepat.
Karena kau melihat ngengat?
Tidak, kami ingin tahu bahwa kami berdua baik-baik saja.
Itulah yang kau lakukan dalam hubungan yang serius.
Tidak, itu disebut melaporkan.
Kau takut, jadi nelpon si gemuk.
Aku tidak takut.
Dia juga tidak gemuk.
Alasan mengapa Aku meneleponnya sekarang
apa dia sudah menidurkan Amy
dan itu akan masuk ke mesin penjawab.
Aku tidak mau dia bertanya. Aku tidak suka berbohong.
Jangan sering-sering.
Aku tidak ingat menaruh batas waktu pada panggilanmu.
Ini ponselku.
Kau selalu egois.
Dimana ponselmu?
- Di mobilku. - Kenapa?
Karena itu ponsel kerjaku. Ada di mobil kerjaku.
Kau lupa ponselmu?
- Ponsel kerjaku. - Bodoh.
Kau memanggilku apa?
Bodoh. Kau si botak bodoh.
Lebih baik rambut jarang
daripada tidak punya teman.
Aku tidak sabar sampai aku tak perlu melihat--
Hai Sayang, Aku hanya menelepon untuk mengecek.
Semuanya baik-baik saja, aku...
Selain kedingin.
Intinya, nanti aku telepon lagi.
Berikan Amy kecupan untukku. Aku sangat mencintaimu.
Ya, aku memberinya kecupan.
Jadi?
Dengar, jika dia tertidur,
Aku sarankan kita melakukannya setenang mungkin
Agar dia tetap tertidur.
Boleh aku memegang kakinya?
Ayo.
Aku sangat tidak suka diluar sini, David.
Kalau begitu, ayo cepat masuk.
Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. Aku harus istirahat.
Ayolah, tinggal tiga langkah lagi.
Aku tidak sekuat dirimu, David.
Oke, lanjut.
Sial.
Aku akan mengambil kuncinya di bawah.
Jangan jatuhkan dia.
Singkirkan tanganmu dariku!
bajingan sialan!
Lepaskan, kau mesum!
Dasar brengsek!
Kau hanya perlu menahannya.
apa yang kau lakukan?!
Kurasa dia mematahkan hidungku.
Ya, benar.
Apa yang harus kulakukan? Ini sangat sakit!
Kau harus berkonsentrasi.
Aku yakin--Aku yakin kau melihat payudaranya.
Tidak!
Dia berulang kali menyundulku!
Aku belum pernah disundul
oleh siapa pun selama hidupku!
Sekarang pernah.
Tolong bantu aku, Aku sangat kesakitan!
Tiap kali aku bersamamu, aku selalu terluka,
setiap saat, pasti.
Jangan salahkan aku. aku tidak bersamamu.
Itu yang kau katakan tentang rumah kaca.
Itu 20 tahun yang lalu.
Aduh!
Baik.
Aku akan membuatnya seperti semula.
Bagaimana? Aku tidak ingin kau melakukannya.
Diam dan tahan.
Tunggu, tunggu, tunggu, pelan-pelan!
Diterjemahkan oleh: SickoDude
Rambut yang bagus, Andrew. Baru selesai pangkas?
Rambut yang bagus, Andrew.
Andrew.
Minta Ayah menemuiku.
Potongan rambut yang bagus, Andrew.
Bayarnya pasti mahal.
Biarkan dia di luar sampai mereka menelepon lagi.
Donasi pulsa: 082311047544
Astaga.
Oke, waktunya bekerja.
Aku ingin kau berhenti merengek dan bereskan dirimu.
- Kenapa? - Karena kau akan berbicara dengannya.
- Pada siapa? - Brengsek...
wanita yang diatas.
Mengapa?
Sudah kukatakan dia mengenalku.
Dia selalu datang ke klub.
Itulah alasannya.
Oh ya, oke. Apa yang harus kukatakan?
Banyak yang harus kau katakan, tapi--
yang paling penting, kau harus terdengar seperti seseorang
yang akan membunuhnya jika dia main-main.
- Aku tak mau membunuhnya. - Aku tidak bilang, yakan?
Kau hanya harus terdengar begitu.
Ya, aku harus bilang apa, kalau begitu?
Kau harus memberitahunya jika dia main-main denganmu,
kau akan mematahkan semua jarinya.
Mudah bagiku mengatakannya.
Kenapa kau mempermasalahkannya?
Karena kau tak bisa menakut-nakuti seorang anak di kegelapan.
Kau harus mengatakannya dengan benar.
Kau harus-- terlihat sangat galak.
Oke, ayo mulai.
Sebentar.
Katakan padaku dulu.
Kenapa?
Hanya... katakan saja, ayolah.
Oke, baiklah.
Jika kau main-main lagi, nona,
aku akan mematahkan jarimu.
Oke, katakan lagi, lebih keras.
Kau main-main lagi, nona,
aku akan mematahkan jarimu.
Payah.
Bagaimana aku harus mengatakannya--?
Kau main-main lagi, jalang,
aku akan mematahkan jarimu!
Seperti itu.
Baik.
Sekarang aku mengerti.
Ada lagi omong kosong darimu, aku akan mematahkan jarimu!
Ya, itu tadi-- itu lebih baik.
Ya, akhirnya. Terima kasih. Ada yang lain?
Ya, ya...
kita harus membiarkannya berbicara dengan ayahnya,
dan kemudian kau akan ambil telepon darinya
dan katakan padanya kami ingin uangnya.
- Seratus ribu? - Ya.
- Sudah kukira itu. - Hanya mengingatkan.
Sekarang, bagian ini sangat spesifik,
jadi aku ingin kau membaca kertas ini padanya.
Oke.
Tidak tidak tidak tidak.
Bacalah sekarang,, agar kau mengetahuinya.
- Mengerti? - Tulisannya jelek.
Jangan mengejek.
Tentu saja.
Oke, sudah kubaca.
Baik.
Mari kita membuat teh.
Dasar bajingan!
Lepaskan tanganku, dan aku akan membunuhmu!
Dengar, jika kau begini terus
setiap saat bicara,
maka David di sini akan menggunakan pisaunya
untuk memberimu pelajaran.
Jadi bisakah diam?
Aku ingin kau minum ini.
No comments yet. Be the first to leave one.