نخستین 200 خط.
Untuk menghancurkan Kawahara Yuki...
Kita akan melaporkan tentang kepribadian dia.
Entah bagaimana dia secara mental tidak stabil.
Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku merasa ingin mati.
Aku seharusnya tak pernah...
menulis novel.
"Kematian akan membebaskan aku dari rasa sakit ini." Apa ini yang kau pikirkan?
Jika kau mati, aku tak akan pernah memaafkanmu.
Kawahara Yuki-san adalah....
Penulis...
Hantuku.
Ini...
adalah hukumanku.
Sensei... sensei!
Sensei.
Touno-san, bisakah anda ceritakan tentang sang penulis hantu?
Aku akan mengadakan jumpa pers suatu hari nanti.
Dengan pertimbangan ketenangan untuk para tetanggaku,
kumohon jangan untuk hari ini.
Aku minta maaf.
Kenapa anda berbohong di pengadilan?
Apakah penerbit anda tahu tentang ini?
Ini semua adalah salahku.
Anda tidak tahu apa-apa tentang keberadaan seorang penulis hantu,
jadi aku akan pastikan itu tidak akan mengganggu anda.
Aku akan pastikan fakta dari masalah itu...
Semua yang berkaitan dengan masalah penulis hantu, nanti kami akan berikan pernyataan resminya.
Aku benar-benar minta maaf. Aku harus pergi dulu.
Orang ini ingin meminta uangnya untuk novel kembali.
Pengemar yang tadi meminta kompensasi untuk sakit hati karena pengkhianatan dari Touno-sensei kepadanya.
Serius?
Halo, di sini penerbit Shunpo.
Oda!
Iya?
Aku ingin bertemu dengan Kawahara Yuki.
Eh?
Aku benar-benar minta maaf atas apa yang telah aku lakukan padamu selama ini.
Kumohon terimalah permintaan maaf dariku.
Kami akan menarik semua novelmu yang atas nama Touno Risa dari pasar dan
mencetak ulang dengan nama Kawahara-sensei.
Apa yang terjadi...?
Tiba-tiba, kau memanggil aku Kawahara-sensei?
Tentu saja, kami akan merevisi kredit filmnya menggunakan namamu.
Mulai sekarang Oda akan jadi editormu, dan kau akan mendapat dukungan 100%
dari penerbit Shunpo.
Aku kurang paham dengan apa yang kau katakan.
Bisakah kau segera menulis novel untuk kami?
Tunggu sebentar.
Menurutmu anda apa ini tidak keterlaluan?
Anda sudah menuntut dan menghancurkan dia jadi berkeping-keping.
Bagaimana bisa anda meminta dia menulis untuk anda? Itu tidak masuk akal.
Apakah anda pernah memikirkan bagaimana perasaannya?
Dia bilang dia tak mau menulis novel lagi,
seperti itulah yang dia...
Aku berjanji menerbitkan 50 ribu kopi untuk edisi pertama.
Apa anda ini mendengarkan aku...?
Akan ditempatkan di rak buku, yang akan paling menarik perhatian orang-orang,
novelmu akan disusun memperlihatkan covernya.
Oda-san, aku permisi dulu.
Baiklah.
Aku menunggu tanggapan positif darimu.
Aku benar-benar minta maaf.
Aku memanggilmu, karena Kepala Editor ingin meminta maaf kepadamu.
Tidak apa-apa.
Umm... Terlepas dari apa kau mau atau tidak menulis untuk kami,
Aku ingin kamu melanjutkan menulis novel.
Kenapa?
Huh?
Kenapa dia tiba-tiba mengakui semuanya?
Membicarakan tentang Touno-sensei?
Aku benar-benar minta maaf.
Ada apa?
Saat anda tak bisa menulis,
seharusnya aku menyarankan anda untuk beristirahat.
Meskipun kau lakukan itu, mungkin aku tak akan beristirahat.
Aku seharusnya tak membiarkan anda bertemu Kawahara-san.
Aku sangat menyesalinya.
Sekarang itu semua adalah masa lalu.
Bahkan tempat ini...
Aku harus bersih-bersih.
Kami akan menarik novelnya dari pasar dan mencetak ulang atas nama Kawahara Yuki.
Dan untuk filmnya, aku akan merevisi kreditnya dan meminta filmnya untuk kembali diputar.
Baiklah.
Dan juga, aku meminta Kawahara Yuki untuk menulis novel untuk kita.
Negosiasinya sedang berjalan, tapi aku akan membujuknya menulis untuk kita.
Apa kau yakin?
Iya. Aku yakin dia akan mau.
Itu tergantung dengan apa dia mau memaafkan dirimu
karena sudah membuat dia menjadi seorang penulis hantu...
Anda ini bicara apa?
Di penerbit Shunpo satupun tak ada yang tahu tentang penulis hantu.
Dengan kata lain, kita juga korban sama seperti Kawahara Yuki.
Aku akan meminta bagian humas membuat pernyataan atas masalah ini.
Itu adalah pilihan terbaik.
Ini adalah kesempatan bagus untuk menjual buku-buku.
Kawahara Yuki sudah dikenal oleh masyarakat.
Jika dia dalam sorotan, novel-novel yang dia tulis saat jadi penulis hantu akan laku.
Para pengemarku yang sudah mendukung aku,
mereka yang sudah membaca novelku,
mereka yang sudah menonton filmnya,
dan mereka yang peduli,
Aku sudah mengkhianati kalian semua.
Aku benar-benar minta maaf untuk itu
Hari ini, aku akan menjawab semua pertanyaan dengan terbuka.
Kenapa anda berbohong di pengadilan?
Aku... hanya berpikiran untuk melindungi diriku sendiri.
Anda merasa tak masalah sudah menipu banyak orang?
Hanya itulah satu-satunya cara...
Aku berusaha membuat diriku sendiri pecaya jadi.
Perusahaan penerbit menyatakan kalau mereka tak tahu apa-apa tentang anda menggunakan penulis hantu.
Apa itu benar mereka tidak mengetahui hal itu?
Iya.
Anda selama ini bekerja dengan Shunpo, tapi mereka tidak mengetahuinya sama sekali?
Itu benar.
Tak ada yang mengetahuinya.
Aku sendiri yang bertanggung jawab atas semuanya.
Oda.
Iya.
Anda tak mengatakan kepada siapapun kalau anda sudah tak bisa menulis lagi?
Apa yang dilakukan Kawahara Yuki?
Apa yang dia lakukan...?
Kau juga ingin menerbitkan novel dengan nama Kawahara sensei, kan?
Aku seharusnya memberitahu editor kalau aku tak bisa menulis lagi.
[Touno Risa- Kebenaran yang buruk dibalik topeng]
[Jumpa pers meminta maaf- Ratu dunia sastra, penuh dengan kebohongan]
[Touno Risa - Ratu dunia sastra sebenarnya adalah penipu]
Risa.
Kau sudah berusaha keras.
Sampai saat ini kau sudah berusaha keras.
Risa...
Kamu adalah putriku yang membanggakan.
Ibu...
Senang rasanya semua orang sudah tahu yang sebenarnya.
Berkat ini, aku sekarang bisa kembali pulang ke rumahku.
Eh? Apa kau mau kembali ke Nagano?
Aku tak bisa memutuskan apa yang akan aku lakukan, jadi
menurutku yang terbaik adalah kembali ke rumah untuk sementara ini.
Kau tahu,
Oda itu orang bodoh, iyakan?
Apa?
Tapi... Dia orang pertama yang menemukan bakatmu.
Sebagai rekan kerjanya, aku bangga dengan dia.
Tolong jangan katakan ini padanya, karena nanti dia akan GR.
Dia pria yang baik.
Yuki-chan?
Bukankah kau kemari untuk menemui aku?
Aku melihatmu dari jendela.
Aku akan membuatkanmu teh./ Tidak, terima kasih.
Kenapa kau mengakui semuanya?
Alasannya?
Aku tidak mengatakan itu demi kebaikanmu.
Aku lelah terus berbohong.
Jadi begitu.
Tapi, kau masih berbohong saat di jumpa pers.
Kau bilang Kepala Editor Kanzaki tidak tahu apa-apa tentang masalah penulis hantu.
Apakah kau mencoba melindungi Kepala Editor Kanzaki?
Aku tahu kalau kalian berdua punya hubungan
yang lebih dari sekedar seorang penulis novel dan seorang editor.
Kau masih belum mengerti, yah?
Meskipun aku mengatakan yang sejujurnya,
Penerbit Shunpo tetap akan menyangkal fakta itu.
Pada akhirnya, apa yang ingin dilindungi oleh penerbit Shunpo
adalah karyawannya, bukan si penulis novel.
Bukan hanya Shunpo, tapi
semua penerbit pada dasarnya sama.
Jadi kalau...
kau pernah punya kesempatan bekerja dengan penerbit,
jangan mengganggap Shunpo sebagai kawan ataupun lawan.
Kau harus tetap menjaga hubungan 'memberi dan menerima' dengan mereka.
Ada apa?
Kamu masih tetap...
cukup percaya diri memberi aku sebuah nasihat.
Aku membayangkan... kamu lebih mengenaskan.
Kamu kemari, karena kamu khawatir kepadaku?
Aku tidak khawatir.
Benarkah?
Aku tahu...
Aku sudah melakukan hal buruk kepadamu.
Aku tahu, itu tak bisa dimaafkan.
Tapi, aku benar-benar menyesal.
Setelah hari ini, mungkin aku tak akan pernah melihatmu lagi.
Aku permisi dulu.
Bagaimana perasaanmu...
saat kau kehilangan segalanya dan jatuh ke bawah?
Apa kau merasa ingin mati?
Kenapa kau mau tahu tentang itu?
Bukannya aku ingin tahu apakah kau ingin mati atau tidak.
Saat kau berada di bawah, berjuang untuk bertahan...
bukankah di sana ada dirimu sendiri yang kedua sedang menyaksikanmu?
Dirimu sendiri yang kedua yang mengamatimu...
Aku tahu ada dirimu yang lainnya.
Saat kau mengalami saat- saat sulit, serasa ingin mati.
dirimu yang lain sedang berpikir...
tragedi ini bisa menjadi sebuah novel yang bagus.
Aku berani bertaruh kau menyadarinya...
Entah bagaimana, sebagian dari dirimu menikmati tragedi ini.
Apa aku salah?
Kau tidak berubah...
Kau masih tetap Touno Risa.
Aku buang-buang waktu mengkhawatirkanmu.
No comments yet. Be the first to leave one.